Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perbedaan Tarif Riil dengan INA-CBG'S Pelayanan Operasi Bedah Plastik di Rumah Sakit Universitas Andalas Fory Fortuna; Yurniwati Yurniwati; Rima Semiarty
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i10.15099

Abstract

ABSTRACT Since BPJS Kesehatan and INA-CBG’s were being applied in Indonesia, various groups were worried about the difference phenomenon with the real rates invented by previous researchers. Plastic surgery services at UNAND Hospital have fluctuated in the last three years. The phenomenon of the difference between the real RS rates and the large INA-CBG's rates was also found. The purpose of the study was to see and to describe the differences between real rates and INA-CBG's in reconstructive plastic surgery patients at UNAND Hospital. This study used secondary data from medical records of 72 cases. The independent variables consist of age, gender, insurance class, action class, length of stay, service, drugs/BMHP, real hospital rates and INA-CBG's rates. The variable that depends on this research is the difference between the real RS rate and the INA-CBG's rate. Characteristics of respondents with an average age of 28,20 ± 19,88 years, more men than women (59.7%:40.3%, n=72), average length of stay was 2,34±1,95 days, average cost of medicine/BMHP was Rp. 884,968, -, average services cost was Rp. 2,393,800. The most treatment class used was class 3, with the most treatment done was khusus 1. Length of stay, operation class and drug/BMHP were significantly related to the difference in both rates (p=0.00, p=0.012, p=0.00). The conclusion that there was a significant difference between the real hospital rates and INA-CBG's rates in plastic surgery cases at UNAND Hospital. Length of stay, class of operation and drug/BMHP were significantly related to the difference in rates. Keywords: Real Rates, INA-CBG's Rates, Service Cost Component  ABSTRAK Sejak BPJS kesehatan dan INA-CBG’s diberlakukan, berbagai kalangan khawatir karena ditemukannya beberapa fenomena selisih tarif oleh peneliti terdahulu. Pelayanan bedah plastik di RS UNAND mengalami fluktuasi tiga tahun terakhir. Ditemukan juga fenomena selisih antara tarif riil RS dengan tarif INA-CBG’s yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan antar tarif riil dan INA-CBG’s pada pasien bedah plastik rekonstruksi di RS UNAND. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu sebanyak 72 kasus. Variabel independen terdiri atas umur, jenis kelamin, kelas jaminan, kelas tindakan, lama rawat, jasa pelayanan, obat/BMHP, tarif riil RS dan tarif INA-CBG’s. Variabel dependen pada penelitian ini adalah selisih tarif riil RS dengan tarif INA-CBG’s. Hasil pada penelitian ini didapatkan rerata umur dalam tahun yaitu 28,20 ± 19,88, laki-laki lebih banyak dari perempuan (59,7%:40,3%, n=72), rerata lama rawat 2,34±1,95 hari, rerata biaya obat Rp.884,968,-, rerata jasa pelayanan Rp.2,393,800. Kelas rawatan terbanyak adalah kelas 3, dengan tindakan terbanyak adalah khusus 1. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan bermakna antar rerata tarif riil dengan INA-CBG’s (p=0,00). Lama rawat, kelas tindakan dan obat/BMHP berhubungan signifikan dengan selisih tarif. Kata Kunci: Tarif Riil, Tarif INA-CBG’s, Komponen Biaya Pelayanan 
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM REMUNERASI JASA PELAYANAN DI SEBUAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Fadlan Hartono; Nur Afraininsyah; Yurniwati Yurniwati
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2919

Abstract

Implementasi sistem remunerasi jasa pelayanan di sebuah RSUD X yang telah berjalan sejak 2016.Hingga saat ini masih terjadi penolakan dari sejumlah pihak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisiskomponen input, proses dan output dari implementasi kebijakan sistem remunerasi. Penelitian Kualitatifdengan pendekatan studi kasus di sebuah RSUD melalui wawancara semi terstruktur, observasi, telaahdokumen dan FGD. Pemilihan informan dengan teknik purposive sampling sebanyak 17 orang. Hasilpenelitian menunjukkan pentingnya keterlibatan Pemerintah Daerah dalam mengatur kebijakan terkaitRemunerasi di sebuah RSUD. Keberadaan SOP juga dapat membantu setiap alur kegiatan yang akandilaksanakan berjalan sesuai aturan. Dengan keterbatasan SDM dan Sarana/Prasarana yang ada, prosespelaksanaan remunerasi di RSUD akan tetap dapat berjalan semestinya. Dimulai dari tahapan sosialisasi,brainstorming dan simulasi namun karena masih dalam skala yang sangat terbatas, sehingga tidak semuastaf terpapar dengan konsep kebijakan remunerasi ini. Meskipun telah dilakukan beberapa kali tahapanrevisi setelah tahun 2016, sistem remunerasi jasa pelayanan dirasa masih sesuai untuk dilaksanakan disebuah RSUD. Kesimpulan, Implementasi kebijakan remunerasi di RSUD yang telah berlangsung cukupbaik namun dengan beberapa kekurangan yang terjadi perlu untuk diperhatikan dalam proses perbaikankedepannya.Kata kunci : Jasa pelayanan; remunerasi; sistem.
Co-Authors - Andasuryani Ade Dwi Utami Ajisman Ajisman Ali Nursal Ali Nursal Alya Azilah Ardhani Andes Setia Anne Putri Annisa Fitri Arief Arief Asniati Bahari Benni Satria Billy Febrima Hidayat Defriko Gusma Putra Djunid, Amsal Elda Simitra Elvira Luthan Ersya Syahira Fadlan Hartono FAISAL MADANI Faujiah, Evi Febrian Febrian Ferry Lismanto Syaiful Fikra Riberta Fitri Handayani Fitriyeni Oktaviani Fortuna, Fory Frida Amelia Ghaitsa Nashwa Ghina Armya Ginting Gusti Yarmi Hermiyati, Nurul Ike Roza Mardian Ilham Setiawan Jonhar Jonhar Karsih Kartika, Kartikasari Kevry Ramdany Khalilul Rahman Kori Nofianti Lenny Wahyuni Lensi Hariyani Luciana Luthan M Fany Alfarisi Martha, Lidya Masyhuri Hamidi, Masyhuri Mazelfi, Ihsani Medelyn Sonya Mikoshi Menkher Manjas Mirnawati Mirnawati monica bellandina abolla Muhammad Wafiq Nadya Putri Nasha Naufal Dwi Febiansyah Neswati Neswati Neswati Neswati Nika Saputra Nini Syofriyeni Nini Syofriyeni Novi Amelia Novizar Nazir Nur Afraininsyah Poppy Veone Helsya Rahayu, Lisa Rahmat Febrianto Rahmat Kurniawan Ramadhani, Popi Ratih Ressa Oasthttamadea Rima Semiarty Rinaldi Munaf Rinawati Rio Syaputra Riza Reni Yanti Riza Reni Yanti Rizanda Machmud Roni Ekha Putera RR. Ella Evrita Hestiandari Shinta Riani Silmi Silmi Silvy Astari Suci Rahmasari Syahyan Raesi Syahyan Raesi Tengku Rika Valentina Tiara, Sonita Tirza Haqia Purnama Verni Juita Vima Tista Putriana Warnida Warnida Warnida Warnida Widiya Wati Yessel Pissi Yohana, Denny Yulianissa Alvina Zahran Mabrukah Tomimi Zuhri Syam Zuli Falida Folza