Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

STUDENT CLUSTER ANALYSIS AS AN EFFORT TO OPTIMIZE CAMPUS PROMOTION Aulia, Romy; Khomarudin, Agus Nur; Laksmana, Indra; Jamaluddin, Jamaluddin; Novita, Rina
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 10 No. 4 (2024): September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v10i4.3412

Abstract

Abstract: This research tries to describe student cluster analysis, as an effort to optimize campus promotion to various schools and regions. It is known that every year, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, abbreviated as PPNP, brings in students from various regions in Indonesia. Regarding the campus promotion strategy process, the PPNP promotion section has not been based or referred to the results of processing existing student data. So that the budget used by the campus promotion team has not been right on target with the results of students who can be brought to campus. In addition, the existing student database has not been processed or explored further, so that it has not produced knowledge that is very useful as material to support the decisions of the academic and student affairs department and the campus promotion team. The method used in this research is CRISP-DM which stands for Cross- Industry Standard Process for Data Mining. Based on the characteristics of each cluster, the PPNP Promotion Team in conducting the next socialization is advised to prioritize provinces such as West Sumatra and North Sumatra. Currently, managerial circles in this context, university leaders are expected to be able to make data-based decisions. Data-based decision making can foster a culture of sustainable innovation, produce customer-centric offerings and drive long-term business growth.            Keywords: cluster analysis; student data; k-means clustering; campus promotion  Abstrak: Penelitian ini mencoba untuk mendeskripsikan analisis cluster mahasiswa, sebagai upaya optimalisasi dalam melakukan promosi kampus ke berbagai sekolah dan daerah. Diketahui bahwa setiap tahunnya, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh disingkat PPNP mendatangkan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Terkait dengan proses strategi promosi kampus, bagian promosi PPNP belum didasarkan pada hasil pengolahan data mahasiswa yang ada. Sehingga anggaran yang digunakan tim promosi belum tepat sasaran dengan hasil mahasiswa yang dapat didatangkan ke kampus. Selain itu database mahasiswa yang ada selama ini belum diolah atau digali secara jauh, sehingga belum menghasilkan pengetahuan yang bermanfaat sebagai bahan untuk mendukung keputusan bagian akademik dan kemahasiswaan serta tim promosi kampus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu CRISP-DM merupakan singkatan dari Cross-Industry Standart Process for Data Mining. Berdasarkan karakteristik setiap cluster, maka untuk Tim Promosi PPNP dalam melakukan sosialisasi berikutnya disarankan memprioritaskan pada provinsi seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Saat ini kalangan manajerial yaitu pimpinan perguruan tinggi diharapkan dapat melakukan pengambilan keputusan berbasis pada data. Pengambilan keputusan berbasis data dapat menumbuhkan  budaya  inovasi  yang berkelanjutan, menghasilkan penawaran yang berpusat pada pelanggan dan mendorong pertumbuhan bisnis jangka panjang. Kata kunci: analisis cluster; data mahasiswa; k-means clustering, promosi kampus
Analisis User Interface dan User Experience Design Pada Website https://www.politanipyk.ac.id Berdasarkan 8 Golden Rules of Interface Design NOVITA, RINA; Rabby Nazli; Amrizal; Agus Nur Khomarudin
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 10 No 1 (2024): SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/stn.v10i1.1059

Abstract

Abstrak Penggunaan website dewasa ini memiliki perananan yang amat penting dalam menyampaikan informasi bahkan mengalahkan media cetak dengan jangkauan yang terbatas. Website Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh yang selanjutnya disebut dengan PPNP sebagai pada perguruan tinggi negeri yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam berbagai rumpun ilmu pengetahuan dan/atau teknologi dengan menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu yang terletak di Kabupaten Lima puluh Kota, Sumatera Barat. Dalam penelitian ini dilakukan analisis dengan metode 8 Golden Rules of Interface Design. Berdasarkan penelitian yang telah dilakuakn pengunjung atau user menginginkan agar tata kelola website lebih animatif lagi, update dalam menyajikan informasi terbaru dan berkala menjadi harapan dari users terutama data program studi agar dapat selalu update. Website prodi yang update dapat menjadi salah sarana promosi dan pengenalan program studi bagi pihak luar atau masyarakat sekitar maupun di berbagai wilayah. Grafik tertinggi terdapat pada harapan user agar perbaikan tampilan yang lebih responsif dan mudah dipahami. Abstract The use of websites today has a very important role in conveying information, even beating print media with its limited reach. Payakumbuh State Agricultural Polytechnic website, hereinafter referred to as PPNP, is a state university that provides vocational education in various fields of science and/or technology by preparing students for jobs with certain applied skills located in Limapuluh Kota Regency, West Sumatra. In this research, analysis was carried out using the 8 Golden Rules of Interface Design method. Based on research that has been carried out, visitors or users want website management to be more animated, updates in presenting the latest and regular information are the hope of users, especially study program data, so that it can always be updated. An updated study program website can be a means of promotion and introduction of study programs to outside parties or local communities and in various regions. The highest graphics are in user expectations for improved displays that are more responsive and easy to understand.
Designing An E-Teacher Application as A Method of Digitizing Learning in SMKN 1 Ampek Angkek Novita, Rina; Lestari, Vania Rizkya
Knowbase : International Journal of Knowledge in Database Vol. 2 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/ijokid.v2i1.5675

Abstract

ABSTRACTAn electronic teacher is an alternative form that teachers and students can use to conduct online learning. The focus of this research is to build a valid, practical, and effective research product in the form of an e-teacher application that can be used to digitize learning in the midst of the COVID-19 pandemic in SMKN 1 Ampek Angkek. This research uses research and development (RnD) methods. System development in this research refers to the waterfall model with five stages: requirements definition, system and software design, implementation and unit testing, integration and system testing, operation and maintenance. Furthermore, the product is tested with three types of product testing: validity, practicability, and effectiveness. The research results from the design of an e-teacher application to assist teachers and students in the learning process in the form of a website where teachers can add learning materials, learning tools, and exam questions. Students can also use the internet to access learning materials and take tests. The results of the validity test on 5 experts were 0.79, which was declared valid; the practicality test on 4 practitioners was 93, which was declared very practical; and the effectiveness test on 8 students was 0.79, which was declared effective. Based on the product test results, it is possible to conclude that the product of this research is worth to use in the learning process by teachers and students.Tujuan perancangan aplikasi e-guru ini adalah untuk membantu guru dan siswa dalam melakukan proses pembelajaran apabila tidak bertatap muka langsuang agar pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Reseacrh and Development) versi ADDIE (Analyze-Design-Develop- Impelentation-Evaluation). Model pengembangan sistem yang digunakan adalah model pengembangan sistem Waterfall dengan lima tahap, yaitu Definisi persyaratan, Perancangan sistem dan perangkat lunak, Implentasi dan pengujian unit, Integrasi dan pengujian sistem, Operasi dan pemeliharaan. Uji produk yang digunakan adalah Uji Validitas, Uji Praktikalitas, dan Uji Efektifitas. Hasil penelitian dari perancangan aplikasi e-guru untuk membantu guru dan siswa dalam melakukan proses pembelajaran yang berupa website yang mana guru dapat menambahkan materi pembelajaran, perangkat pembelajaran dan soal-soal pembelajaran. Sedangkan siswa dapat mengakses materi pembelajaran dan mengerjakan soal-soal secara online. Sedangkan, uji validitas yang terdiri dari 5 orang ahli diperoleh nilai0,79 dinyatakan valid (berdasarkan perhitungan validitas dengan formula aiken’s), uji praktikalitas yang terdiri dari 4 orang praktisi di peroleh nilai 93 yang dinyatakan sangat praktis dan untuk uji efektifitas yang terdiri dari 8 orang siswa di peroleh nilai 0,79 yang dinyatakan efektif.
OPTIMISASI TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK EFISIENSI LAYANAN: STUDI KASUS PADA SISTEM ANTRIAN RSIA BATUSANGKAR Khomarudin, Agus Nur; Aulia, Romy; Novita, Rina; Nazli, Rabby; Putri, Ega Evinda; Amrizal, Amrizal; Putera, Perdana
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5509

Abstract

Abstract: The implementation of information technology in healthcare services has become a strategic necessity for improving service efficiency and quality, particularly in patient queue management systems. RSIA Batusangkar, a medium-scale hospital, has experienced operational challenges related to manual queue management, including prolonged waiting times, service irregularities, and decreased patient satisfaction. This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat) aimed to optimize the use of information technology through the implementation of a web-based digital queue system integrated with the hospital’s internal service workflow. A participatory, community-driven approach was employed by involving hospital management, service staff, and patients throughout the stages of needs assessment, system design, implementation, and evaluation. The system was developed using the Agile methodology. Evaluation was conducted through quantitative pre- and post-implementation measurements, complemented by qualitative assessments. The results indicate that the digital queue system reduced the average patient waiting time by 44.4%, increased service throughput by approximately 50%, and improved patient satisfaction levels from moderately satisfied to satisfied–highly satisfied. These findings demonstrate that optimizing information technology through a digital queue system effectively enhances operational efficiency and the overall quality of healthcare services. This program is expected to serve as a practical reference model for digital transformation in regional hospital services. Keyword: digital queue system, information technology, service efficiency, hospital services, community service. Abstrak: Penerapan teknologi informasi dalam layanan kesehatan menjadi kebutuhan strategis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan, khususnya pada sistem antrian pasien di rumah sakit. RSIA Batusangkar sebagai rumah sakit skala menengah masih menghadapi permasalahan antrian manual yang berdampak pada lamanya waktu tunggu, ketidakteraturan layanan, serta menurunnya kepuasan pasien. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi melalui implementasi sistem antrian digital berbasis web yang terintegrasi dengan alur layanan internal rumah sakit. Metode PkM yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan (community-driven), melibatkan manajemen rumah sakit, petugas layanan, serta pasien. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metodologi Agile, sementara evaluasi dilakukan melalui pengukuran kuantitatif pra dan pasca implementasi serta evaluasi kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem antrian digital mampu menurunkan waktu tunggu pasien rata-rata sebesar 44,4%, meningkatkan throughput pelayanan hingga 50%, serta meningkatkan skor kepuasan pasien dari kategori cukup puas menjadi puas–sangat puas. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi teknologi informasi melalui sistem antrian digital efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan kesehatan. Program PkM ini diharapkan menjadi model transformasi digital layanan rumah sakit di daerah. Kata kunci: sistem antrian digital, teknologi informasi, efisiensi layanan, rumah sakit, pengabdian kepada masyarakat.
PENGEMBANGAN APLIKASI WISTLE BLOWING SYSTEM (WBS) PPNP DENGAN AGILE METHOD Khomarudin, Agus Nur; Amrizal, Amrizal; Novita, Rina; Aulia, Romy
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4772

Abstract

Abstract: The effective implementation of a Whistleblowing System (WBS) reflects an organizations commitment to the principles of good governance and compliance with applicable laws and regulations. In order to realize good governance at Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP), various efforts are required to overcome barriers that may hinder the achievement of the institutions vision. One such barrier may take the form of violations. Therefore, any potential violations within the PPNP environment need to be prevented and identified at an early stage. As a preventive and early detection measure against misconduct, PPNP needs to implement a Whistleblowing System as a reporting medium for violations committed by members of the academic community. This study aims to develop a WBS application that can be used as a reporting platform for violations within the PPNP environment. The research adopts stages from the Agile Method, which include the following phases: Plan, Design, Develop, Test, Deploy, Review, and Launch. In general, this study has produced a product in the form of a WBS system for PPNP, which has been tested for both validity and effectiveness. The validity test of the product yielded a score of 0.90, categorized as Valid, while the effectiveness test produced a score of 0.91, classified as High-g or highly effective. Based on these test results, it can be concluded that the WBS developed in this study is feasible and can be implemented at Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh as a means to support the realization of good governance within the institution.Keyword: Whistleblowing System; Good Governance; Agile Method.Abstrak: Implementasi Whistleblowing System (WBS) secara efektif mencerminkan komitmen organisasi terhadap prinsip good governance dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam rangka mewujudkan tata kelola yang baik di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, diperlukan berbagai upaya untuk mengatasi hambatan yang dapat menghalangi pencapaian visi institusi. Salah satu hambatan tersebut dapat berupa terjadinya pelanggaran. Oleh karena itu, pelanggaran yang mungkin terjadi di lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh perlu dicegah dan diidentifikasi sejak dini. Sebagai langkah preventif dan deteksi awal terhadap pelanggaran, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh perlu mengimplementasikan sistem Whistleblowing sebagai media pelaporan pelanggaran yang dilakukan oleh warga kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi wbs yang dapat digunakan sebagai media pelaporan pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS) di lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan tahapan yang diadopsi dari tahapan pada Agile Method, yang terdiri dari tahap: Plan, Design, Develop, Test, Deploy, Review dan Launch. Secara umum penelitian ini telah menghasilkan sebuah produk yaitu sistem WBS pada PPNPdan telah diuji meliputi uji validitas dan efektifitas. Hasil uji validitas produk memperoleh nilai 0,90 dengan kategori Valid dan Uji efektifitas memperoleh nilai 0,91 dengan kriteria High-g atau efektifitas tinggi. Berdasarkan hasil uji produk maka dapat disimpulkan bahwa sistem WBS dalam penelitian ini layak dan dapat diterapkan pada kampus PPNP dalam rangka mewujudkan tata kelola yang baik di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.Kata kunci: Whistleblowing System; Good Governance; Agile Method.
INKUBATOR CERDAS TELUR PUYUH BERBASIS IOT DENGAN ESP32-CAM DAN INTEGRASI TELEGRAM Irawan, Wendi; Khomarudin, Agus Nur; Aulia, Romy; Novita, Rina; Putri, Ega Evinda
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3780

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan sumber protein hewani yang bergizi dan memiliki harga terjangkau terus mengalami peningkatan. Salah satu komoditas unggas yang memiliki prospek menjanjikan adalah burung puyuh, yang dikenal mampu menghasilkan daging dan telur dengan kandungan gizi tinggi serta nilai jual yang kompetitif. Meski demikian, peluang ini masih dihadapkan pada tantangan serius, yaitu rendahnya tingkat keberhasilan dalam penetasan telur puyuh. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah proses inkubasi yang belum berjalan secara optimal, terutama jika masih dilakukan secara manual. Penelitian ini dilakukan sebagai bentuk problem solving dengan melakukan atau merancang alat inkubator otomatis untuk telur puyuh berbasis ESP32-CAM yang terhubung dengan aplikasi Telegram. Metode penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang merupakan singkatan dari (Analysis – Design – Development – Implementation – Evaluation). Hasil uji inkubator dalam penelitian ini yang dilakukan secara per unit, meliputi: uji sensor, uji aktuator, dan uji komunikasi dengan telegram menunjukkan bahwa semua komponen berjalan dengan baik. Dan selanjutnya dilakukan uji coba inkubasi dengan 100 butir telur puyuh, didapatkan hasil bahwa 83 dari 100 telur menetas (85%). Tingkat penetasan ini meningkat dibanding metode manual yaitu (±65%). Dengan kata lain inkubator cerdas ini dapat meningkatkan persentase penetasan ±20% dibandingkan metode manual.
Perancangan Mobile Apps Monitoring Dan Penyiraman Tanaman Terong Pada Mandiri Farm Simalanggang Putra, Surya; Novita, Rina; Jamaluddin, Jamaluddin; Khomarudin, Agus Nur
Technologica Vol. 5 No. 1 (2026): Technologica
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/technologica.v5i1.389

Abstract

Meningkatnya kebutuhan akan praktik pertanian yang efisien dan berbasis data mendorong integrasi teknologi dalam budidaya tanaman hortikultura. Penelitian ini menyajikan perancangan dan pengembangan aplikasi mobile berbasis Internet of Things (IoT) untuk monitoring dan penyiraman tanaman terong (Solanum melongena) di Mandiri Farm Simalanggang. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor kelembapan tanah, sensor intensitas cahaya BH1750, serta pompa air mini yang dikendalikan secara otomatis. Data sensor dikirimkan secara real-time dan divisualisasikan melalui aplikasi blynk, yang menyediakan dua mode penyiraman yaitu otomatis dan manual. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan agile, meliputi tahapan Planning, Design, develop, testing, Deployment, dan Review. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi penyiraman, mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual, serta mempermudah petani dalam memantau kondisi tanaman secara jarak jauh. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan solusi smart farming yang aplikatif bagi petani hortikultura skala kecil.