Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Sistem Pakar Diagnosa Troubleshooting Komputer Menggunakan Metode Naïve-Bayes dan Certainty Factor Berbasis Web Pada PT. Naga Jaya Tama Nugraha, Angga
IKRAM: Jurnal Ilmu Komputer Al Muslim Vol. 2 No. 2 (2023): IKRAM: Jurnal Ilmu Komputer Al Muslim
Publisher : IKRAM: Jurnal Ilmu Komputer Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diagnosa troubleshooting komputer masalah yang dihadapi adalah hardware atau software. Sistem pakar dengan metode naïve-bayes dan certainty factor dapat membantu pengguna dalam menentukan masalah yang terjadi dengan melihat gejala atau indikator yang terjadi pada komputer. Metode ini juga dapat mengurangi kesalahan diagnosa dan meningkatkan akurasi penyelesaian masalah komputer. Dengan adanya sistem pakar diagnosa troubleshooting komputer diharapkan pengguna dapat menyelesaikan masalah komputer dengan lebih mudah dan cepat, sehingga dapat menghemat biaya jika harus menggunakan jasa teknisi. Sistem pakar ini juga dapat membantu pengguna memahami masalah komputer lebih dalam dan cara untuk mengatasinya. Penambahan fitur chatting online antara pengguna dengan teknisi spesialis komputer atau pakar yang ahli dalam bidang komputer.
EVALUASI TINGKAT PENERAPAN BIOSEKURITI PADA PETERNAKAN AYAM BROILER DI KECAMATAN MAIWA KABUPATEN ENREKANG: EVALUATION OF THE LEVEL OF IMPLEMENTATION OF BIOSECURITY IN BROILER CHICKEN FARMING IN MAIWA DISTRICT ENREKANG REGENCY Rahmi, Helmi Rafia; Nugraha, Angga; Purnomo, Nurul
Tropical Animal Science Vol. 7 No. 1 (2025): TROPICAL ANIMAL SCIENCE
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/tas.v7i1.1844

Abstract

This study aimed to evaluate the level of biosecurity implementation in broiler chicken farms in Maiwa District, Enrekang Regency. Biosecurity is an important component on the livestock health management system that aims to prevent the entry and spread of diseases, and maintain productivity of livestock businesses. The study was conducted descriptively and quantitatively with a survey approach to the entire population of broiler chicken farmers in the area, which amounted to 27 people. Data collection was conducted through direct observation, through direct observation, interviews, and questionnaires. The aspects studied include three main components of biosecurity: traffic control, sanitation, and isolation. The results of this study showed that the implementation of biosecurity by farmers was generally in the sufficient category. The sanitation aspect was the most dominantly implemented, marked by waste management, which had been carried out very well by all respondents (100%). The isolation aspect also showed quite good implementation, with most farmers having separated sick and dead chickens and isolation cages. However, the implementation of biosecurity in the aspect of traffic control is still not optimal, Particularly in relation to guest entry procedures and vehicle disinfectant spraying. Farmers’ characteristics such as education level, farming experience, and gender are known to influence variations in biosecurity implementation. This study is expected to provide a real picture of the field and be a consideration for farmers, the government, and related parties in improving the implementation of biosecurity as a whole.
PENGARUH BLADDER TRAINING TERHADAP RETENSI URIN PADA PASIEN POST OPERASI BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA (BPH) DI RUMAH SAKIT SITI AISYAH KOTA LUBUKLINGGAU Susanti, Devi; Rusiandy, Rusiandy; Nugraha, Angga
INJECTION : Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Intervensi nonfarmakologis keperawatan yang bersifat independent dan dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya inkontinensia urine antara lain dengan Bladder training. Masalah penelitian adalah masih banyaknya pasien post operasi BPH yang mengalami susah dalam melakukann eliminasi urin. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh Bladder training terhadap retensi urin pada pasien post operasi Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.Metode : Metode Penelitian yang digunakan yaitu pra-experiment, dengan rancangan one group pre-test and post test. Populasi sebanyak 135 orang dan sampel sebanyak 10 orang. Jenis data penelitian adalah data primer dan sekunder. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik uji t-test.Hasil : Hasil penelitian ini adalah retensi Urin Pada Pasien Post Operasi Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) Sebelum  Bladder training Di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau adalah 810 ml/jam. Retensi Urin Pada Pasien Post Operasi Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) Sebelum  Bladder training adalah 1.360 ml/jam. Ada pengaruh Bladder training terhadap retensi urin pada pasien post operasi Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau (p = 0,000<α).Simpulan : Bagi RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau, penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam bekerja terutama dalam melakukan tindakan bladder training dan sebagai acuan dalam membuat SOP (Standar Operasional Prosedur)  khusunya dalam teknik Bladder training yang tepat pada pasien post operasi BPH.Kata Kunci :  Bladder Training, Retensi Urin, Benign Prostatic Hyperplasia (BPH). ABSTRACTBackground :  Non-pharmacological nursing interventions that are independent and can be performed to prevent urinary incontinence include Bladder training. The research problem is that there are still many postoperative BPH patients who have difficulty eliminating urine. The aim of the study was to determine the effect of Bladder training on urinary retention in postoperative Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) patients at Siti Aisyah Hospital, Lubuklinggau City.Methods: The research method used was pre-experiment, with a one-group pre-test and post-test design. The population is 135 people and the sample is 10 people. The types of research data are primary and secondary data. Data analysis in this study used statistical t-test.Results : The results of this study were urine retention in patients with postoperative benign prostatic hyperplasia (BPH) before bladder training at Siti Aisyah Hospital, Lubuklinggau City, which was 810 ml/hour. Urinary retention in patients with postoperative benign prostatic hyperplasia (BPH) before bladder training was 1,360 ml/hour. There is an effect of Bladder training on urinary retention in postoperative Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) patients at Siti Aisyah Hospital, Lubuklinggau City (p = 0.000<α).Conclusion:For Siti Aisyah Hospital, Lubuklinggau City, this research is expected to be a guide in work, especially in carrying out bladder training actions and as a reference in making SOPs (Standard Operating Procedures) especially in the right Bladder training technique in postoperative BPH patients. Keywords: Bladder Training, Urinary Retention, Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)
PENGARUH TINGGI NOZZLE TERHADAP DIMENSI AKHIR DAN KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA PADA PROSES PEMOTONGAN MENGGUNAKAN PLASMA ARC CUTTING Nugraha, Angga; Hilmy , Zakwan; Susilo, Trisno; Adi, Fajar Tyas
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tinggi nozzle pada proses pemotongan menggunakan Plasma Arc Cutting (PAC) terhadap dimensi akhir dan kekasaran permukaan benda kerja. Plasma Arc Cutting adalah metode pemotongan yang menggunakan busur plasma untuk memtong berbagai jenis material, yang populer dalam industri manufaktur. Tinggi nozzle, yang merupakan jarak antara nozzle plasma dengan permukaan benda kerja, diyakini mempengaruhi kualitas pemotongan. Penelitian ini mengevaluasi perubahan dimensi potongan dan kekasaran permukaan benda kerja pada variasi tinggi nozzle yang berbeda, serta memberikan gambaran mengenai hubungan antara parameter tersebut dengan hasil pemotongan.
PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN CLICKHEART HOTOGRAPHY JAKARTA TAHUN 2023 Safari, Budi; Nugraha, Angga; Lestari, Dwi
Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 19, No 1 (2024): ALIANSI : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/aliansi.v19i1.572

Abstract

Unit Usaha ClickHeart Photography adalah perusahaan yang bergerak dibidang fotografi dansocial media management. Jika perusahaan ingin meningkatkan kinerja karyawan, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membuat  karyawan merasa puas dalam bekerja.  Saat ini masih ada karyawan yang belum merasa puas dalam bekerja terlebih jika dilihat dari indikator kepuasan kerja itu sendiri, seperti lingkungan kerja, sifat pekerjaan, kepemimpinan, rekan kerja, dan gaji. Ini adalah penelitian dengan  jumlah responden sebanyak  34  orang.  Analisis  yang digunakan adalah analisis kuantitatif, dilakukan dengan menggunakan rumus regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa uji hipotesis perhitungan diperoleh nilai tingkat signifikansi sebesar 0,000 untuk variable kepuasan kerja  dan t hitung sebesar 7,330 t tabel 0,349 dan 0,627 untuk nilai R square. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,627 atau 62,7%. Perhitungan regrtesi sederhanya  menjadi   Y = 10.525 + 0,448 X, berarti ada pengaruh yang positif antara kepuasa kerja dengan kinerja karyawan di     ClickHeart Photography. Hasil penelitian menunjukan bahwa sifat pekerjaan dan gaji  menyebabkan karyawan menjadi kurang puas dalam bekerja, sedangkan dari sisi kualitas kerja menyebabkan karyawan berkinerja rendah.   Kata Kunci: Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan
Specific Species DNA Amplification as a Halal Authentication Method in Sausage Based on Genetic Markers Purnomo, Nurul; Mansur, Musdalifa; Nugraha, Angga; Dagong, Muh. Ihsan A.; Natsir, Asmuddin
Jurnal Agripet Vol 23, No 2 (2023): Volume 23, No. 2, Oktober 2023
Publisher : Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v23i2.26595

Abstract

ABSTRACT. Sausage is a processed meat food that is susceptible to counterfeiting by mixing non-halal meat, so a valid, fast and cheap halal authentication method is needed for sausages. This study aims to determine the specific species genes of Cytochrome-b in target DNA amplification as a halal authentication method in sausages. In this study, the samples used were beef sausage, chicken sausage, and pork sausage. The stages of this research consisted of DNA purification, measuring DNA quality, amplifying object DNA using Cytochrome-b, electrophoresis, and visualization of the gel documentation. The DNA purification results from beef sausage, chicken sausage, and pork sausage respectively obtained concentrations of 3 (ng/l), 2.6 (ng/l), and 2.8 (ng/l), and purity of 1.15, 0.76, and 0.88. Meanwhile, DNA amplification produced fragments with lengths for beef sausage, chicken sausage, and pork sausage, namely the Cytochrome-b gene 274 bp, 227 bp, and 398 bp. Based on this study, it's concluded that the Cytochrome-b genes could amplify target DNA from beef sausage, chicken sausage, and pork sausage so that they could be used as gene markers for authenticating halal sausages.(Amplifikasi DNA Spesifik Spesies sebagai metode autentikasi halal pada sosis berdasarkan penanda genetic)ABSTRAK. Sosis merupakan makanan olahan daging yang rentan terhadap pemalsuan dengan mencampurkan daging non halal, sehingga diperlukan metode autentikasi halal yang valid, cepat dan murah untuk sosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gen spesies spesifik Cytochrome-b pada amplifikasi DNA target sebagai metode autentikasi halal pada sosis. Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan adalah sosis sapi, sosis ayam, dan sosis babi. Tahapan penelitian ini terdiri dari pemurnian DNA menggunakan Quick-DNA Plus Kits, Zymo Research, pengukuran kualitas DNA, amplifikasi pada DNA target menggunakan gen Cytochrome-b, elektroforesis, dan visualisasi pada gel dokumentasi. Hasil pemurnian DNA sosis sapi, sosis ayam, dan sosis babi masing-masing diperoleh konsentrasi 3 (ng/l), 2,6 (ng/l), dan 2,8 (ng/l), dan kemurnian 1,15, 0,76, dan 0,88. Sedangkan amplifikasi DNA menghasilkan fragmen dengan panjang untuk sosis sapi, sosis ayam, dan sosis babi yaitu gen Cytochrome-b 274 bp, 227 bp, dan 398 bp. Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa gen Cytochrome-b dapat mengamplifikasi DNA target dari sosis sapi, sosis ayam, dan sosis babi sehingga dapat digunakan sebagai penanda gen untuk autentikasi sosis halal.
PERANAN GAYA KEPEMIMPINAN VISIONER DALAM PENCAPAIAN VISI DAN MISI ORGANISASI PADA KANTOR KECAMATAN ILIR TIMUR TIGA KOTA PALEMBANG Suryani, Riza Adelia; Nugraha, Angga
Jurnal Ilmiah Administrasi Dan Sosial Vol 18, No 2 (2023): JURNAL ILMIAH ADMINISTRASI DAN SOSIAL
Publisher : STIA SATYA NEGARA PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62128/jiads.v18i2.73

Abstract

Berdasarkan observasi penulis Pada Kantor Kecamatan Ilir Timur Tiga Palembang maka,penulis mengidentifikasi permasalahan yaitu gaya kepemimpinan  visioner belum diterapkan misal masih kurangnya komunikasi pimpinan dan kurangnya kemampauan beraksi secara tepat pimpinanan dengan para pegawainya seperti dalam hal pengambil keputusan sehingga menyebabkan pelayanan jadi kurang maksimal dan tidak sesuai dengan visi dan misi yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peranan Gaya Kepemimpinan Visioner dalam Pencapaian visi dan misi organisasi pada Kantor Kecamatan Ilir Timur Tiga Palembang.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan bentuk penelitian deskriptif dengan analisa data kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan, maka peneliti dapat mengambil simpulan bahwa secara keseluruhan peranan gaya kepemimpinan visioner dalam pencapaian visi dan misi organisasi pada Kantor Kecamatan Ilir Timur Tiga Palembang belum terlaksana dengan baik dan ini terlihat seperti kompetensi kepemimpinan visioner, seperti komunikasi pimpinan yang masih kurang sehingga antara pimpinan dan para pegawai terlihat kaku, kemampuan bereaksi secara tepat dalam hal ini Camat masih kurang bereaksi secara tepat ini terlihat masih seperti belum siap jika ada perubahan dari luar sehingga belum terlaksananya peranan gaya  kepemimpinan visioner pada Kantor Camat Kecamatan Ilir Timur Tiga Kota Palembang. Kata kunci: Gaya Kepemimpinan Visioner, Visi dan Misi Organisasi
PERSEPSI PETERNAK SETELAH MENGADOPSI VAKSINASI PMK ( PENYAKIT MULUT & KUKU ) PADA SAPI BALI DI DESA BULO WATTANG KECAMATAN PANCARIJANG KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG: FARMER’S PERCEPTION AFTER ADOPTING FMD (FOOT AND MOUTH DISEASE) VACCINATION ON BALI CATTLE IN BULO WATTANG VILLAGE, PANCARIJANG DISTRICT, SIDENRENG RAPPANG REGENCY Nurhafizah, Alya; Nugraha, Angga; Mansur, Musdalifa
Tropical Animal Science Vol. 7 No. 2 (2025): TROPICAL ANIMAL SCIENCE
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/tas.v7i2.1864

Abstract

This study aims to determine the perception of farmers after adopting Foot and Mouth Disease (FMD) vaccination in Bali cattle in Bulo Wattang Village, Pancarijang District, Sidenreng Rappang Regency. This study uses a descriptive quantitative approach. Data were obtained through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The research sample consisted of 35 farmers selected purposively. The results showed that farmers' perceptions of FMD vaccination were relatively high, especially in terms of benefits and motivation. However, limitations were still found in the skills of implementing vaccination independently and the availability of supporting facilities. Farmers' awareness of the importance of vaccination is quite good, but its technical implementation is still very dependent on the government and extension workers.
Perlindungan Hukum Terhadap Alat Musik Tradisional Toleat Dalam Perspektif Warisan Budaya Takbenda Dan Indikasi Geografis Nugraha, Angga; Suharna, Moh. Asep; Herawati, Tuti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12247

Abstract

Toleat merupakan alat musik tradisional khas Kabupaten Subang yang memiliki nilai historis, sosial, dan estetis, namun saat ini menghadapi ancaman kepunahan akibat minimnya regenerasi, keterbatasan dokumentasi, dan lemahnya regulasi pelestarian. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap Toleat sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) serta menelaah urgensi penerapan skema Indikasi Geografis (IG) sebagai instrument perlindungan tambahan. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, didukung data sekunder berupa pereaturan, literatur akademik, serta wawancara dengan pelestari budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan Toleat sebagai WBTB melalui SK Dirjen Kebudayaan No. 372/M/2021 hanya memberikan legitimasi administratif, tanpa jaminan perlindungan substantif. Instrumen hukum yang ada belum mampu mencegah eksploitasi, menjamin keberlanjutan pelestarian, ataupun memberikan perlindungan komunal secara menyeluruh. Skema IG dinilai relevan karena Toleat memiliki keterkaitan erat dengan faktor geografis, bahan baku lokal bambu tamiang, serta teknik pembuatan khas Subang. Dengan demikian, diperlukan regulasi daerah dan pendaftaran IG untuk memastikan perlindungan hukum yang konkret, mencegah klaim pihak luar, serta memperkuat identitas budaya dan keberlanjutan Toleat.
Persepsi peternak terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha ternak sapi potong di desa Ciro-Ciroe Kabupaten Sidenreng Rappang Uni, Sri Wahyuni; Nugraha, Angga; Purnomo, Nurul
AVES: Jurnal Ilmu Peternakan Vol. 19 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/5mqxjs38

Abstract

This study aims to identify the factors influencing the income of beef cattle farming businesses in Ciro-ciroe Village, Watang Pulu District, Sidenreng Rappang Regency. The research employs a quantitative method with a sample size of 17 respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS 16.0 for Windows. The results show that the feed variable (X1) has a significance value of 0.029 < 0.05, maintenance management (X2) is 0.048 < 0.05, and livestock health (X4) is 0.027 < 0.05. This indicates that these three variables have a significant effect on the income of beef cattle farmers. Meanwhile, the marketing variable (X3) has a significance value of 0.451 > 0.05, indicating no significant effect on income. Simultaneously, the F-test results show a significance value of 0.001 < 0.05, which means that all four variables collectively have a significant influence on the income of beef cattle farming businesses.