Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh Media Diorama Satwa Terhadap Hasil Belajar IPA Tema Ekosistem Kelas V Di SDN 08 Sungai Raya Nurul Huda; Muhammad Aqmal Nurcahyo; Yuni Listiarini
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 12: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i12.6342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media diorama satwa terhadap hasil belajar IPA tema ekosistem di kelas V SDN 08 Sungai Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, sedangkan desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design. Variabel bebas (X) dalam penelitian ini adalah pengaruh media diorama satwa, sedangkan variabel terikat (Y) adalah hasil belajar IPA. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V A sebagai kelas eksperimen dan kelas V C sebagai kelas kontrol di SDN 08 Sungai Raya. Kelas V A berjumlah 26 peserta didik yang terdiri dari 15 laki-laki dan 11 perempuan. Sedangkan kelas V C berjumlah 22 pesert didik yang terdiri dari 8 laki-laki dan 14 perempuan. Teknik yang digunakan untuk penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan sample random sampling (sampel acak). Kelas V A (kelas eksperimen) menggunakan media diorama, sedangkan kelas V C menggunakan media gambar satwa. Pengujian hipotesis menggunakan rumus t-test (independent sample test) yang didahului dengan uji prasyarat analisis, yaitu dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji n-gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA kelas eksperimen menggunakan media diorama satwa dan kelas kontrol menggunakan media gambar satwa. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata perolehan nilai post-test kelas eksperimen sebesar 85,33. Sedangkan rata-rata nilai post-test kelas kontrol yaitu sebesar 84,22.
ANALISIS MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) PADA BUKU SISWA TEMA 1 KELAS V SEKOLAH DASAR Cyndiani, Siti; Asmah, Siti Nur; Nurcahyo, Muhammad Aqmal
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Kiprah Pendidikan | April 2023
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v2i2.126

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Muatan Model Project Based Learning (PJBL) Pada Buku Teks Siswa Tema 1 Pada Kelas V. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif, teknik analisis data yang digunakan yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata pembelajaran pada subtema 1 (organ gerak hewan) diperoleh hasil sebesar 61% yang berkategori “cukup”. Selanjutnya nilai rata-rata pembelajaran padasubtema 2 (manusia dan lingkungan) diperoleh hasil rata rata sebesar 39% yang berkategori “kurang sekali”. Dan terakhir nilai rata-rata pembelajaran pada subtema 3 (lingkungan dan manfaat) diperoleh hasil nilai rata-rata sebesar 72% yang berkategori “cukup”
Upaya Guru Mengatasi Kendala dalam Pembelajaran Matematika Selama Pandemi Covid-19 di Kelas V SDN 14 Sungai Raya Kristina, Heliani; Suriyana; Nurcahyo , Muhammad Aqmal
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 2 No. 01 (2022): Artikel Riset Edisi April 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v2i01.1416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala dalam pembelajaran Matematika di kelas V SDN 14 Sungai Raya selama pandemi Covid-19 dan upaya guru dalam mengatasinya.  Sehingga guru mengalami banyak kendala dalam pembelajaran matematika yang diajarkan secara daring. Kendala-kendala dari orang tua/wali tersebut berupa latar belakang orang tua/wali yang berbeda. Contoh dari segi pendidikan adalah kurangnya pengetahuan orang tua/wali terhadap materi ajar, dari segi matapencaharian adalah pekerjaan atau kesibukan yang beragam dari orang tua/wali, dan lain sebagainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan subjeknya adalah guru kelas V A, B, dan C SDN 14 Sungai Raya Kubu Raya, Teknik pengumpualn data observasi, wawancara dan dokumentasi. Upaya gurumenunjukan bahwa pembelajaran Matematika selama pandemi Covid-19 kelas V SDN 14 Sungai Raya dilaksanakan secara daring/online dengan 100% memanfaatkan WhatsApp, 66,67%. Dari hasil penelitian yang bahwa upaya guru dalam mengatasi kendala dalam belajar matematika pada saat masa covid sebagi berikut (1) guru mencari sumber belajar lain seperti You Tube, Google dan televisi (2) kendala pengawasan orang tua diminimalisasi dengan melakukan kompromi dengan orang tua, meminta perwakilan untuk mengawasi siswa belajar dari rumah, dan mendatangi orang tua di rumah bagi siswa yang tidak mengumpulkan tugas (3) kendala penilaian diminimalisasi dengan melakukan kesepakatan bersama orang tua untuk menentukan nilai, melakukan croscek di sekolah secara perseorangan dan dari hasil croscek diambil untuk menjadi nilai siswa.
Analisis Literasi Sains pada Buku Siswa Tema 3 Kelas 6 di Sekolah Dasar Roberto, Heri Susanto; Setyowati, Dessy; Nurcahyo, Muhammad Aqmal
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 02 (2023): Artikel Riset Edisi Agustus 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i02.2558

Abstract

Penelitian berjudul “Analisis Literasi Sains pada Buku Siswa Tema 3 Kelas VI Di Sekolah Dasar”. Buku kelas VI Tema 3 dipilih sebagai objek penelitian karena pada umumnya peserta didik kelas VI dapat dikategorikan sebagai peserta didik yang telah mampu berpikir menggunakan pemikiran dengan baik, sehingga dengan penelitian ini dapat diketahui komponen yang ada pada buku siswa apakah sudah menunjukan tingkat literasi yang baik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian bertujuan mengetahui informasi mengenai tingkat literasi sains pada buku siswa tema 3 kelas VI, data yang diperoleh dijaring dengan menggunakan lembar instrumen pedoman aspek literasi sains yang berisikan indikator-indikator kemudian setiap indikator kemunculan akan di persentase untuk memperoleh jumlah kemunculan setiap aspek literasi sains pada objek penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa sains sebagai jalan untuk menyelidiki memiliki persentase kemunculan terbanyak yakni 35,95%, kemudian aspek Interaksi sains teknologi dan masyarakat yakni 24,77%, aspek Sains sebagai batang tubuh ilmu pengetahuan yakni 21,14%, aspek sains sebagai cara untuk berfikir 18,12%. Kesimpulan dari penelitian dapat diketahui bahwa seluruh aspek literasi memiliki tingkat literasi sains yang berbeda-beda, namun secara keseluruh buku siswa tema 3 kelas VI di sekolah dasar sudah dibuat dengan baik terlihat dari perbedaan persentase kemunculan yang tidak jauh berbeda.
Generation Alpha in the Era of Digital Radiation: A Literature Review on the Impact of Mobile Phone Exposure on Children's Health Muhammad Fadli Ramadhansyah; Muhammad Aqmal Nurcahyo; Hanung Nurany; Ike Rachmawati; Intan Sekar Arumdani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57034

Abstract

The rapid development of digital technology has made mobile phones an inseparable part of everyday life, including for Generation Alpha children. Although these devices provide educational and social benefits, exposure to the electromagnetic radiation they emit has the potential to cause various health impacts. Children are more vulnerable because their bodies are still growing and developing. This study aims to examine scientific findings related to the impact of mobile phone radiation exposure on the physical and psychological health of Generation Alpha children. A narrative literature review was conducted using 12 articles from databases such as Scopus, PubMed, ScienceDirect, MDPI, PlosONE, Google Scholar, and SINTA. The included articles were published between 2015 and 2025 and discussed the effects of electromagnetic radiation on children and adolescents. The results show that prolonged and unsupervised mobile phone use can affect visual function, sleep quality, and concentration, and may trigger digital addiction and psychological stress. Several studies also indicate possible long-term effects on the nervous system and hormonal balance. Exposure to mobile phone radiation in Generation Alpha children therefore requires serious attention, along with effective prevention and education strategies and further research to strengthen the evidence on its mechanisms and long-term impact on child development.
Kesiapan Teknologi Digital dalam Menunjang Pembelajaran Mendalam di Sekolah Dasar Dessy Setyowati; Muhammad Aqmal Nurcahyo; Yunika Afryaningsih
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 7 No 2 (2025): JURNAL RISET PENDIDIKAN DASAR DAN KARAKTER
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59701/pdk.v7i2.506

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan integrasi teknologi digital dalam mencapai kedalaman melalui paradigma pembelajaran mendalam di tingkat satuan pendidikan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat kesiapan teknologi digital dalam menunjang pembelajaran mendalam di Kecamatan Sungai Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis survei terhadap guru di sekolah dasar negeri. Data terkumpul dengan skala Likert yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan variasi kesiapan yang meliputi indikator kompetensi pedagogis guru berada pada kategori "Siap" (75%), sedangkan ketersediaan jaringan internet masuk dalam kategori "Cukup Siap" (58%). Secara keseluruhan, infrastruktur fisik, literasi digital siswa, dan efektivitas deep learning berada pada kategori "Siap". Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran mendalam memerlukan "kesiapan fungsional" daripada sekadar "kesiapan fisik". Kesiapan fisik berkaitan dengan ketersediaan sarana dan infrastruktur pembelajaran, sedangkan kesiapan fungsional merujuk pada kemampuan guru dan sekolah dalam memanfaatkan sarana tersebut secara efektif melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang bermakna, aktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Emerging EdTech media impact: Enhancing science learning engagement in junior high school Dessy Setyowati; Muhammad Aqmal Nurcahyo; Novaria Nusantara; Arie Susanty; Hendra Wijaya
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v15i1.10614

Abstract

This study aims to analyze the impact of Emerging Educational Technology (Emerging EdTech) media on student engagement in science learning at junior secondary schools located in the rural–urban transitional area of Kubu Raya Regency. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The sample consisted of 205 seventh-grade students divided into an experimental group (utilizing Emerging EdTech media) and a control group (utilizing H5P interactive video). Student engagement data were collected through a questionnaire based on Keller’s ARCS motivational model and behavioral observation sheets. The results indicated that the mean engagement score of students in the experimental group reached 3.26, which was higher than that of the control group at 2.98. The Independent Samples T-Test yielded a significance value of 0.000 (ρ < 0.05), indicating a statistically significant difference between the two groups. These findings suggest that the integration of Emerging EdTech media can influence student engagement in science learning. The study recommends the provision of immersive technology-based digital hands-on experiences as a strategic approach to transforming science education in secondary schools.
The Role of Argumentation in Advancing Critical Thinking Skills Across Multiple Academic Levels in Science Learning Annisa Nurramadhani; Muhammad Aqmal Nurcahyo
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/jppguseda.v8i3.21

Abstract

The aims of this research is to investigate critical thinking skills improvement of elementary school students in different level academic of students, there are excellent class and regular class in environmental pollution theme using Argument-Driven Inquiry (ADI) learning model. This research use method Quasi Experiment with design The Matching-Only Pretest-Posttest Comparison Group Design. Research subject are 65 students of fifth grader in elementary school. Data analysis are using N-Gain test to draw student’s critical thinking skills improvement, student’s real grade criteria analysis to draw the criteria of pretest and posttest average grade of student’s critical thinking skills. The result of whole student’s critical thinking skills in both of classes has the same result of improvement criteria, there is middle criteria, but for posttest real grade average criteria in both of classes has different result, in excellent class has high criteria and regular class has middle criteria. The lowest number of critical thinking skills aspect improvement for excellent class is information aspect with middle criteria, while regular class is assumption aspect with low criteria. The greatest number of critical thinking skills aspect improvement for both of classes is implementation and consequences aspect with high criteria. It can be conclude that critical thinking skills in excellent class and regular class has the improvement to the positive way after implementation of Argument-Driven Inquiry (ADI) learning model, but excellent class has outperformed than regular class.
Analisis Literasi Pendidikan STEM pada Siswa dan Pemahaman Konsep IPA Melalui Peta Konsep di SDN Palasari II Oktian Fajar Nugroho; Muhammad Aqmal Nurcahyo
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 1, No 2 (2018): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v1i2.4395

Abstract

Di banyak negara di seluruh dunia, ada peningkatan penekanan pada peningkatan pembelajaran sains melalui pendidikan STEM. Literasi pendidikan STEM harus lebih banyak dianalisa di Indonesia. Sebagai contoh, mengembangkan beberapa metode atau pendekatan tentang pendidikan STEM masih dikembangkan oleh banyak peneliti dapat meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan STEM. Namun, pra-penelitian tentang literasi siswa tentang pendidikan STEM harus dilakukan untuk mengetahui karakteristik murid Indonesia. Tulisan ini menyajikan fakta tentang pendidikan STEM di salah satu Sekolah Dasar di Tangerang. Penelitian ini dilakukan dengan randomized control group pretest and posttest. Hasil penelitian ini memberikan beberapa bukti indikator pendidikan STEM yang dapat membantu peneliti lain untuk mengembangkan pendidikan STEM di Indonesia. Ada kebutuhan untuk penelitian tentang pendidikan STEM untuk memberikan para siswa dengan keterampilan abad 21. Namun, kami menyarankan untuk mengembangkan STEM Education yang berfokus pada siswa Indonesia dan kondisi fasilitas sekolah.