Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGUKURAN PENGETAHUAN PELAKU UMKM TERHADAP PENTINGNYA SURAT IZIN USAHA BERDASARKAN UU CIPTA KERJA (Studi Kasus Di Desa Wonosalam) Denny Firmansyah; Kusuma Wardhani Mas'udah; Masteryna Maghfirahdina; Pande Yogam Sunaryang Putu; Dwi Zuhrotun Nisa'
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v2i3.99

Abstract

Business License is a legality that must be met by MSME actors. The purpose of making this business license is so that MSME actors can get convenience and clear legal protection as mandated by the Job Creation Omnibus Law. However, the functionality of the Business License still cannot be captured by MSME actors in Wonosalam Village. This is evidenced by the number of MSME actors who still do not know about the importance of a Business License and how to take care of it. From the reality of the problem above, the author conducts interviews and field observations. The results obtained in this study show that many MSME actors do not have business legality. So that it requires supervision by the closest stakeholders or related governments in providing information, escorting the management of business legality, to the creation of a Business License.
Inovasi Kesenjangan Informasi dan Branding Wisata Melalui Video Profil Wisata Desa Wonomerto Kusuma Wardhani Mas'udah, S.Si, M.Si; Hasri Maghfirotin Nisa, S.Sos; Sindi Astutik; Adhelia Salwa Sokhil Ababilluna; Villa Della Rose; Fuad Zakiya Ifa; Raden Shalehuddin Albawani
KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Juni
Publisher : KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tersedianya informasi yang berbasis teknologi saat ini merupakan sebuah kewajiban bagi berbagai pelaku usaha pariwisata, termasuk desa wisata. Adanya informasi pariwisata yang menarik, terpercaya dan terbaharukan yang sangat dibutuhkan agar suatu destinasi wisata dapat diketahui dan dikenal oleh masyarakat luas, khususnya bagi para wisatawan. Untuk mencapai hal itu maka perlu dilakukan sebuah upaya dari masyarakat, pihak pengelola wisata, pemerintah dan masyarakat. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah melalui pembuatan video profil wisata desa. Melalui video profil wisata desa, maka dapat disajikan informasi mengenai wisata yang ada di Desa Wonomerto dengan dikemas secara menarik dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dalam Rangka Pengembangan UMKM Desa Ngampungan Fadia Nur Rahma Budiarto; Kiki Sandra Amelia; Sherly Arindawati; Shelomitha Kumala Mawardhany; Hera Amalia Putri Belangi; Kusuma Wardhani Mas'udah; Yenny Wuryandari
KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Juni
Publisher : KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek yang sangat penting dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah adanya legalitas usaha. NIB merupakan nomor identitas berusaha yang digunakan oleh pelaku usaha untuk mendapatkan izin usaha dan izin komersial atau operasional. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan kelompok 100 KKN-T MBKM karena kurangnya antusisme di Desa Ngampungan dalam pembuatan Nomor Induk Berusaha. Tujuan yang ingin dicapai dari program pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM Desa Ngampungan terkait pembuatan akun dan tata cara pengurusan legalitas melalui Online Single Submission (OSS). Metode yang digunakan terdapat 3 tahapan, yaitu observasi atau survei, penyuluhan terkait NIB, dan pelaksanaan pendampingan dan pembuatan NIB. Jumlah UMKM yang telah didata oleh tim KKN-T MBKM kelompok 100 dapat diketahui sebanyak 18 UMKM dan yang berkenan dan berhasil dibuatkan NIB sebanyak 2 UMKM. UMKM yang berkenan dan berhasil didaftarkan pembuatan NIB hingga dapat memperoleh sertifikat legalitas NIB adalah usaha jamu tradisional “Njampi” dan usaha keripik singkong Ibu Heni.
Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kotoran Hewan Menjadi Pupuk Organik (Biocow) Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Galengdowo Alvina Aryanti; Detta Anugrah Heni; Resa Nabila Zartaleily Anugrah; Andri Setiawan; R. Vanji Abdillah Ubayyi; Kusuma Wardhani Mas'udah
KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Juni
Publisher : KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi tepat guna umumnya dikenal sebagai pilihan teknologi beserta aplikasinya yang mempunyai karakteristik terdesentralisasi, berskala relatif kecil, padat karya, hemat energi, dan berhubungan erat dengan kondisi lokal. Adanya wisata peternakan sapi di Desa Galengdowo menghasilkan beragam pengelolaan sebagai sumber ekonomi, pariwisata seperti hasil olahan susu, dan pengelolaan limbah kotoran ternak. Metode penelitian yang digunakan adalah FGD (Focus Group Discussion) dengan materi teori dan praktek serta pendampingan hingga pupuk organik dapat dipergunakan sebagai sumber pendapatan alternatif masyarakat di lokasi sasaran. Mengingat mayoritas mata pencaharian di Desa Galengdowo, yaitu petani dan peternak dan melihat permasalahan yang ada, yakni banyaknya sisa-sisa kotoran hewan yang terbuang sia-sia. Peneliti melakukan inovasi berupa pemanfaatan sisa-sisa kotoran menjadi pupuk organik melalui sosialisasi dan pelatihan bersama warga Desa Galengdowo. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Balai Desa Galengdowo dengan narasumber dari mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur. Sasaran sosialisasi warga desa Galengdowo khususnya warga yang bermata pencaharian sebagai peternak sapi. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pupuk organik ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga desa Galengdowo khususnya para peternak sapi perah dalam mengelola sisa kotoran hewan. Selain itu, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan diharapkan terus tumbuh, guna menjamin kelestarian lingkungan dari limbah kotoran sapi yang terus bertambah sehingga bisa berpengaruh baik bagi lingkungan.
Pendampingan UMKM dalam Meningkatkan Branding dan Legalitas di Desa Pulosari Kusuma Wardhani Mas'udah; Yenny Wuryandari; Yovita Nathania; Nova Andriani; Ratu Yusnita Zhalsabilla; Edo Pandu Pratama; Nauval Zakqy
KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Juni
Publisher : KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pendampingan UMKM dalam meningkatkan Branding dan Legalitas di Desa Pulosari ini bertujuan meningkatkan kualitas UMKM karena dalam branding produk dilakukan pengembangan seperti diversifikasi produk, marketing, desain produk yang dimodifikasi agar menjadi nilai tambah untuk produk UMKM. Kegiatan peningkatan branding UMKM dilakukan dengan tiga tahap yaitu yang pertama, desain logo, desain kemasan dan juga social media marketing. Pembuatan logo untuk produk bertujuan agar produk mudah dikenal dan mempunyai ciri khas tersendiri. Proses desain kemasan dilakukan untuk meningkatkan daya tarik konsumen, karena dengan kemasan yang menarik bisa mempunyai daya jual tinggi. Selanjutnya yaitu social media marketing yang dilakukan agar produk UMKM di Desa Pulosari dapat terjangkau di luar daerah Pulosari dan meningkatkan penjualan.  Legalitas usaha adalah salah satu komponen penting bagi pelaku UMKM karena legalitas usaha menjadi sebuah bukti bahwa suatu usaha telah layak dan lolos dari aspek-aspek yang membuat produk itu dapat dipastikan keamanannya. Salah satu perizinan dalam sebuah usaha adalah Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dapat membantu para pelaku usaha dalam mengajukan izin usaha dan izin komersial atau operasional.
Efektivitas Komunikasi Penyuluhan Pengembangan Desa Wisata Melalui Pembentukan Kelompok Sadar Wisata Berbasis Sapta Pesona Kusuma Wardhani Mas'udah; Zainal Abidin Achmad; Widiana Khurnia Permatasari; Devita Andriani; Anugrah Akbar Fitra Putra Adianti; Hasri Maghfirotin Nisa
KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Juni
Publisher : KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penyuluhan dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan mengenai pengembangan desa wisata yang berjalan kurang optimal oleh pemerintah desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Permasalahan berasal dari kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata yang ada di desanya. Adapun wisata-wisata yang belum dikoordinir secara kolektif, sehingga masih ada persaingan antar wisata di Desa Carangwulung. Hal tersebut berkaitan dengan organisasi Pokdarwis yang belum dibentuk oleh pemerintah desa, sehingga masih banyak kesenjangan jumlah wisatawan di tiap wisata. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyuluhan mengenai pengembangan desa wisata melalui pembentukan kelompok sadar wisata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai desa wisata yang ada di Desa Carangwulung. Metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan adalah metode survei dengan membagikan kuesioner pre-test dan post-test kepada beberapa pengelola wisata, pemuda-pemudi desa, dan perangkat desa pada saat sebelum . Berdasarkan data kuesioner, dapat ditunjukkan bahwa jalannya kegiatan penyuluhan berjalan efektif dengan menunjukkan beberapa indikator pengetahuan yang mengalami peningkatan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa masyarakat dan pemerintah desa memiliki peningkatan pengetahuan akan pentingnya kesadaran dalam mengembangkan desa wisata dengan diawali pembentukan Kelompok Sadar Wisata.
Pembuatan Spot Foto Wisata Pandansili Desa Ngampungan Dalam Meningkatkan Nilai Ekonomi Wisata Moch. Rizky Ramadhan; Kiki Sandra Amelia; Sherly Arindawati; Nur Lathifa Meida; Dynda Tri Widyastuti; Kusuma Wardhani Mas’udah; Zainal Abidin Achmad
KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Juni
Publisher : KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata merupakan sumber utama penghasilan Indonesia. Dengan peninggalan sejarah dengan keanekaragaman menjadi daya tarik tersendiri wisatawan mancanegara. Desa Ngampungan merupakan tempat yang terletak di 3 dusun yang memiliki potensi wisata pandansili. Wisata pandansili merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Desa Ngampungan,Kecamatan Bareng. Berbagai spot foto dimiliki wisata pandansili. Mahasiswa KKN-T MBKM Kelompok 100 UPNVJT membuat spot foto di Wisata Pandansili untuk meningkatkan nilai jual dari wisata tersebut, seperti spot foto love, jembatan dan juga gapura yang berbahan dasar dari kayu. Pembuatan spot foto, Mahasiswa UPNVJT bekerja sama dengan POKDARWIS dan BUMDES. POKDARWIS merupakan organisasi kelompok sadar wisata yang mengatur segala infrastruktur Wisata Pandansili. Dalam hal promosi wisata pandansili, kepala desa hingga masyarakat Desa Ngampungan memanfaatkan sosial media seperti tiktok,WhatsApp maupun Instagram. Promosi dilakukan agar wisata pandansili dapat dikenal diseluruh masyarakat Indonesia.
PENGEMBANGAN PENGGILING DAGING DENGAN BAHAN STAINLESS STEEL FOOD GRADE DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK KALDU UMKM Nur Aini Fauziyah; Reva Edra Nugraha; Ratna Yulistiani; Kusuma Wardhani Mas’udah; Primasari Cahya Wardhani; Mohammad Iqbal; Mei Syella Kurnia Putri Cahyo; Dona Avrilia Kristanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10438

Abstract

ABSTRAKPersiapan peralatan foodgrade merupakah salah satu hal yang penting dalam menjaga kualitas produk pangan yang sehat dan bebas dari kontaminasi secara kimiawi, biologi, maupun yang lainnya. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memebrikan wawasan kepada masyarakat tentang pemanfaatan fasilitas yang sesuai standar kesehatan pangan wajib dipenuhi, terutama pada Usaha  Mikro  Kecil  dan  Menenga (UMKM) yang bergerak pada bidang pangan. Kerjasama antara insan Dikti dan Dunia Industri (UMKM) menjadi salah satu terobosan untuk akselerasi hilirisasi teknologi. Salah satu yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini adalah kerjasama dengan CV. Pawon Ibun dengan mengembangkan alat penggiling daging berbahan stainless steel sehingga lebih aman (foodgrade). Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah bantuan pengadaan alat alat penggiling daging dari bahan stainless steel dalam menunjang proses produksi kaldu sehat pada CV. Pawon Ibun dan dilanjutkan dengan demo penggunaan alat. Kegiatan demonstrasi dan praktek yang dilakukan dapat dikatakan berhasil karena 15 orang (100%) pelaku UMKM yang mengikuti demonstrasi dapat melakukan proses penggilingan daging dengan baik hingga pada tahap pembersihan alat giling. Selain itu, peningkatan pengetahuan karyawan CV. Pawon Ibun mencapai 75 % dalam hal pentingnya menggunakan peralatan yang terstandar dan aman terhadap produk makanan. Sehingga kegiatan kegiatan ini diharapkan dapat berdampak secara nyata dalam meningkatkan daya saing industri. Kata Kunci: pendayagunaan; foodgrade; kaldu; alat giling. ABSTRACTPreparation of foodgrade equipment is one of the important things in maintaining the quality of food products that are healthy and free from chemical, biological, and other contamination. Therefore, the use of facilities that are in accordance with food health standards must be met, especially for UMKM engaged in the food sector. The collaboration between Dikti personnel and the Industrial World (UMKM) is one of the breakthroughs for accelerating the downstream technology. One of the activities carried out in this service activity was a collaboration with CV. Pawon Ibun by developing a meat grinder made of stainless steel so that it was safer (food grade). This community service was carried out by developing a meat grinder made of stainless steel in supporting the healthy broth production process at CV. Pawon Ibun and accompanied by a demo of using the tool. The demonstration activities and practices carried out can be said to be successful because 15 people (100%) of MSME actors who participated in the demonstration were able to carry out the meat grinding process well up to the stage of cleaning the grinder. In addition, the increase in employee knowledge of CV. Pawon Ibun reached 75% in terms of the importance of using standardized and safe equipment for food products. So that these activities were expected to have a real impact in increasing the competitiveness of the industry. Keywords: utilization; foodgrade; broth; grinder.
Peningkatan Pengetahuan Pelaku UMKM Mengenai Urgensi NIB di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang Claressia Sirikiet Wibisono; Rani Melati Oktadifa; Kusuma Wardhani Mas’udah
Jurnal Dedikasi Hukum Vol. 2 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jdh.v2i2.21792

Abstract

Kemudahan untuk memperoleh legalitas usaha sudah mencapai titik baik. Bersamaan dengan diterbitkannya Online Single Submission (OSS), pemerintah Indonesia memberikan sarana bagi para pelaku usaha di Indonesia untuk dapat mendaftarkan usaha mereka. Proses pendaftaran dan pendataan usaha ini akan menghasilkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang berguna untuk memberikan legalitas di dalam menjalankan usaha sekaligus sebagai sarana agar pemerintah dapat mendata kepemilikan usaha masyarakat Indonesia. Urgensi mengenai kepemilikan NIB dicantumkan kembali dalam Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2022. Terbentuknya Undang-Undang yang terhitung masih baru, sangat mungkin banyak pelaku usaha yang belum memahami urgensi serta belum mengerti bagaimana cara untuk mendapatkan NIB. Maka dari itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk memberikan wawasan mengenai mengenai urgensi NIB dan langkah yang perlu dilakukan untuk mendapatkan NIB melalui OSS. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dilaksanakan pada bulan Mei menggunakan metode diseminasi yang dilanjutkan dengan pendampingan pembuatan NIB secara langsung atau door-to-door ke rumah pelaku UMKM yang berlokasi di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.   Increase The Knowledge of UMKM Actors about The urgency of NIB in The Bareng Village, Jombang Regency The ease of obtaining business legality has reached a good point. Along with the Online Single Submission (OSS) issuance, the Indonesian government provides a platform for business actors in Indonesia to register their businesses. This business registration and data collection process will produce a Business Identification Number (NIB) which is useful for providing legality in running a business and a means for the government to record business ownership of the Indonesian people. The urgency of NIB ownership is reiterated in the Government Regulation Law Number 11 of 2021 concerning Job Creation. Since the regulation is still relatively categorized as the new law, it is very possible that many business actors do not understand the urgency and do not understand how to get a NIB. Therefore, this community service activity is carried out to provide insight into the urgency of NIB and the steps that need to be taken to obtain NIB through OSS. The service activity was held in May 2022 and carried out using the dissemination method followed by assistance in making NIB directly or door-to-door to the homes of business owners located in Bareng Village, Bareng District, Jombang Regency.
IMPLEMENTASI KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) DI DUSUN BANJARSARI DESA BARENG KECAMATAN BARENG KABUPATEN JOMBANG Ardyan Anjar Wahyudi; Mohammad Afthon Naharuzzen; Mochammad Mirza Saputra; Kusuma Wardhani Mas'udah
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan lahan kosong di setiap rumah dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satu caranya dengan mengimplementasi kan kawasan rumah pangan lestari di setiap rumah. Kawasan rumah pangan lestari adalah program pemanfaatan lahan kosong serta program pemenuhan kebutuhan pangan di tingkat rumah tangga. Tujuan dari program kawasan rumah pangan lestari ini adalah meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan memotivasi warga sekitar untuk memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan yang dapat meningkatkan taraf ekonomi dan bisa menjadi sumber pangan keluarga dan memberi pengetahuan tentang bagaimana penanaman secara sederhana dan teknik pemeliharaan yang dapat diimplementasikan dengan mudah oleh masyarakat. Pelaksaan program kawasan rumah pangan lestari ini dimulai dengan survei serta pembelian bibit tanaman dan kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan maksud dan tujuan kepada perangkat dusun serta karang taruna Dusun Banjarsari dan dilanjutkan dengan proses pengerjaan yang dibantu oleh karang taruna Dusun Banjarsari. Hasil dari program ini adalah terdapat 450 bibit tanaman yang berhasil di buat dan diserahkan kepada warga Dusun Banjarsari. Program kawasan rumah pangan lestari ini merupakan program untuk meningkatkan ketahanan pangan setiap rumah dan dalam program ini diimplementasikan dalam bentuk bibit tanaman.
Co-Authors Adhelia Salwa Sokhil Ababilluna Adinda Solinaputri Nurfadhila Agung Budi Wicaksono Alief Faza Anugerah Alifta Putri Alvina Aryanti Andarini, Sonja Andre Zakariya Putra Andri Setiawan Anugrah Akbar Fitra Putra Adianti AR Yelvia Sunarti Ardyan Anjar Wahyudi Arlin Khozinatud Durriyah Claressia Sirikiet Wibisono Darminto Darminto Denny Firmansyah Detta Anugrah Heni Devita Andriani Didiek Tranggono Diella Arinta Dona Avrilia Kristanti Dwi Wahyuningtyas Dwi Zuhrotun Nisa' Dyah Suci Perwitasari Dynda Tri Widyastuti Edo Pandu Pratama Eka Restu Justitian Eka Restu Justitian Euis Nurul Hidayah Fadia Nur Rahma Budiarto Fuad Zakiya Ifa Gita Laksmi Zalsabilla Hasri Magfirotun Nisa Hasri Maghfirotin Nisa Hasri Maghfirotin Nisa Hasri Maghfirotin Nisa, S.Sos Hera Amalia Putri Belangi Intan Novitasari Intan Sari Ira Kaestiningtyas Ita Sabilah Putri Chayani Jariyah Juwito Juwito Kiki Sandra Amelia Kindriari Nurma Wahyusi Masteryna Maghfirahdina Mayang Dwi Sayekti Mei Syella Kurnia Putri Cahyo Moch. Rizky Ramadhan Mochammad Mirza Saputra Mochammad Mirza Saputra Mohammad Afthon Naharuzzen Mohammad Iqbal Muhammad Abdussalam Nabila Alysia Multazam Nailul Hasan Nauval Zakqy Ni Ketut Sari Nova Andriani Nur Aini Fauziyah Nur Lathifa Meida Pande Yogam Sunaryang Putu Pardi Sampe Tola Prahasti Ken Dewani Putu Nandhika Pratama Artana R. Vanji Abdillah Ubayyi Raden Shalehuddin Albawani Ramadhani Mahendra Kusuma Rani Melati Oktadifa Rani Melati Oktadifa Ratih Mustika Dewi Ratna Fransiska Anggraeni Ratna Yulistiani Ratu Yusnita Zhalsabilla Resa Nabila Zartaleily Anugrah Reva Edra Nugraha Ricky Fajar Adi Putra Rizqi Silviana Dewi Roziana Febrianita Salmadina Putri Purnama Sari salmadina Salsabyla Kirana Gani Famulya Savira Apriliana Shafira Suci Utami Shafira Zalfa Adiningrum Shelomitha Kumala Mawardhany Sherly Arindawati Shofwan Mohammad Firmansyah Sindi Astutik Sri Tjondro Winarno, Sri Tjondro Syahrul Munir Tria Puspa Sari Vigati Wandan Lestari Villa Della Rose Widiana Khurnia Permatasari Windi Putri Lestari Yenny WURYANDARI Yovita Nathania Yuli Setyaningsih Yuyun Septiani Zainal Abidin Achmad