Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN CONTENT DISCOVERY ONLINE MARKETING PELAKU UMKM MAKANAN Nurliza, Nurliza
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v9i1.7283

Abstract

Tujuan PKM adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan kompetensi content discovery pelaku UMKM makanan di Kota Pontianak dengan metode pelatihan dan demonstrasi. Hasil menunjukkan mayoritas masing-masing use behavior, engagement, dan seo adalah users; likes and shares; keyword ranking dan backlinks. Company revenue ROI rerata 10-40%, cost per acquisition rendah, mayoritas new leads generated menengah kebawah, existing leads nurtures dan conversions dengan Instagram dan whatsapp. Terbatas suggested variations, monthly search volume and competition metrics, dan low-hanging fruit terms. Monthly organic search traffic dan domain authority score distribution by traffic rendah, average time on site 1-5 menit, estimated number of top keywords maksimum 7 tanpa estimated number of backlinks. Sebagian besar terbatas komunikasi/partisipasi industri karena hanya menguasai pemasaran online mendasar, atau menengah dengan website/media sosial. Website site traffic terbatas dengan rerata 2-7 menit, tetapi sudah secure, navigatable, mobile-friendly, Instagram post and story sebagai top pages, organic walaupun sebagian tidak ada referral dan direct.
Strategi E-Commerce Rumah Tangga Produsen Produk Olahan Pangan Lokal Di Shopee Fatahillah, Akbar Salahudin; Nurliza, Nurliza
Jurnal Bisnis Tani Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Bisnis Tani Volume 11 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbt.v11i1.11995

Abstract

The marketing strategies of local food-processing household industries increasingly leverage e-commerce platforms, particularly Shopee, to boost sales amidst intense market competition. By applying the 4P marketing mix theory (product, price, place, promotion) and Porter’s strategy framework, effective strategies. Results indicate that promotion has the most significant impact on increasing sales and market demand, with key indicators including free shipping programs, cashback offers, and the "choose local" campaign. Additionally, informative product descriptions, product variety, competitive pricing, and accessible distribution enhance household industry competitiveness. Optimizing promotional elements is pivotal to strengthening competitive advantage, ensuring business sustainability, and fostering growth in the digital era. 
Strategi Bersaing Benih Padi Berlabel Unit Pengembangan Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (UPBTPH) Provinsi Kalimantan Barat Budihandayani, Emilia Farida; Nurliza, Nurliza; Imelda, Imelda
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 14 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.977 KB) | DOI: 10.18202/jam23026332.14.1.11

Abstract

Agency for food plantation and horticulture seed development (UPBTPH) in Wes  Kalimantan has faced competetion on industry of labeled rice seed. This research aims in studying on industrial circle and competitive advantages strategies that could be used by UPBTPH in West Kalimantan. Respondents are selected through purposive sampling method. Meanwhile, data analyzed use Delphi Method. Industrial circle described on Porter Model and General Electric Matrix. The analysis result of Porter Model shows that UPBTPH is good on cost leadeship strategy. It means that UPBTPH could be the lowest cost producer. The analysis result of General Electric Matrix shows that UPBTPH as a company on selective growth segmentation. It affects UPBTPH should be more selective in growth segmentation. Therefore the company should: (1) generate on production capacity, (2) keep on management and product standardization, (3) doing well on collaboration with executive for primary seed (UPBS) and an Agency for Controlling and Seeds Certification (BPSB) in West Kalimantan are competitive advantage strategies that suitable for UPBTP 
PELATIHAN PEMILIHAN DAN LABEL KEMASAN PADA PRODUK TERASI UDANG REBON KELOMPOK WANITA NELAYAN Nurliza, Nurliza
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3262

Abstract

Udang rebon (Mysis sp.) adalah salah satu hasil perikanan yang sangat diandalkan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, terutama pada musim togok, yaitu bulan Februari-Mei. Hasil tangkapan kelompok nelayan dapat mencapai 0,5-1 ton/hari, kecuali musim hujan. Namun, tangkapan menjadi cepat membusuk akibat infrastruktur untuk mengawetkan hasil tangkapan sangat terbatas. Salah satu upaya menaikkan nilai jual dan daya simpannya, maka udang rebon dioleh menjadi terasi oleh kelompok wanita nelayan. Proses pembuatan terasi tersebut masih sangat sederhana karena menggunakan kemasan kertas koran, daun atau plastik biasa sehingga menurunkan mutu produk serta lazim dijual dalam bentuk kering di pasar tradisional di wilayah sekitar. Kondisi ini dimanfaatkan oleh pedagang untuk mengambil nilai tambahnya dengan penggunaan kemasan yang lebih baik. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah pelatihan pada kelompok wanita nelayan agar memiliki pengetahuan dan praktek terkait pemilihan dan label kemasan yang lebih menarik dan aman. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 18 orang wanita nelayan di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas dengan analisis deskriptif, dan distribusi frekwensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat ketercapaian pengetahuan adalah tinggi dan cukup, tetapi masih ada kesenjangan dengan keterampilannya terutama terkait persyaratan kemasan. Oleh sebab itu, keseriusan dan kemauan untuk memperoleh informasi terkait kebutuhan dan keinginan konsumen, pemasaran dan promosi melalui pameran dan kerjasama stakeholders’ serta dukungan dan peran serta pemerintah daerah melalui pembinaan, penyuluhan, pelatihan, kemudahan akses modal, bantuan alat pengawetan hasil tangkapan serta perbaikan infrastrukur sangat diperlukan untuk mendorong berkembangnya usaha secara berkelanjutan
Dukungan Keluarga dengan Kelancaran Asi Pada Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesma Kuta Baro Aceh Besar Khaira Rizki; Nurul Amna; Nurliza Nurliza
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 6 (2023): November : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v1i6.229

Abstract

Mother's milk (ASI) is rich in nutrients and is the key to baby's health. Breast milk is the best food that babies aged 0-6 months need for optimal growth and development, increasing body resistance, protecting against infection, forming a healthy digestive system and increasing intelligence. The aim of this research is to determine the relationship between family support and smooth breastfeeding for breastfeeding mothers in the Kuta Baro Aceh Besar Community Health Center working area. This research is quantitative with an analytical design using a cross-sectional study method. The population in this study were all breastfeeding mothers who had babies aged 0-6 months, totaling 139 people, using a sampling technique, namely proportional random sampling, of 58 people. Data analysis used chi square with the research results showing that there was a relationship between family support and smooth breastfeeding with a value of p = 0.011. It is hoped that respondents can use this as input to increase knowledge, understanding and information regarding family support which influences the smooth flow of breastfeeding.
Studi Kelayakan Vapor Recovery Unit (Vru) Untuk Megurangi Evaporation Loss Pada Tangki Timbun TBBM XYZ Fadliy, Muchammad Arief; Zakiyyah, Annisa; Nurliza, Nurliza
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 7 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i7.2599

Abstract

Minyak bumi, sebagai sebagai salah satu aset krusial dalam era modern. Terbentuk secara alami dari sisa-sisa organisme laut dan darat yang terperangkap di dalam lapisan-lapisan bumi selama jutaan tahun. Namun, dalam proses distribusinya, kehilangan kuantitas BBM, yang dikenal sebagai losses, menjadi masalah serius. Salah satu faktor utama yang menyebabkan losses adalah evaporation loss, yang tak dapat dihindari. Evaporation loss dibagi menjadi dua jenis yaitu breathing loss dan working loss yang dimana setiap jenis memiliki penyebab yang berbeda-beda. Breathing loss merupakan sirkulasi losses yang diakibatkan adanya pemuaian serta penyusutan karena pengaruh lingkungan, sedangkan Working loss merupakan sirkulasi losses yang diakibatkan operasi penerimaan dan penimbunan. Penelitian ini berfokus pada cara mengurangi evaporation loss pada tangki timbun di TBBM menggunakan Vapor Recovery Unit (VRU) serta perhitungan biaya investasi dengan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI), serta Payback Period (PP). Penelitian ini berfokus pada dampak pada perusahaan serta lingkungan apabila menggunakan Vapor Recovery Unit guna mengurangi evaporatin loss pada tangki timbun.
Peningkatan Keterampilan Praktik Pertanian yang Baik Petani Sawit Swadaya di Kabupaten Sambas Lestari, Herades Difa; Nurliza, Nurliza; Oktoriana, Shenny
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 29 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.29.2.244

Abstract

Good oil palm cultivation contributes to the progress of the national economy by earning foreign exchange and income, creating jobs, and increasing welfare. However, independent palm oil farming has low productivity and quality due to limited knowledge and skills of GAP (Good Agriculture Practices). The research aims to formulate improvements in GAP skills, including technical skills, human skills, and conceptual skills, using skills theory and the concept of sustainability. The research method was descriptive-quantitative with Multidimensional Scaling using the Rap-Palm Oil program on 100 respondents in Sambas Regency, one of the centers of independent oil palm smallholders in West Kalimantan. The results showed that conceptual skills through extension activities are prioritized in improving GAP skills. Therefore, counseling methods through demonstration plots, comparative studies, and field schools can be an effort to improve GAP skills for sustainable management of oil palm farming. Keywords: good agriculture practices, multidimensional scaling, palm oil, skills
PENGEMBANGAN PRODUK PANDAN DURI MELALUI QUADRUPLE HELIX DI KABUPATEN KUBU RAYA Fatmala, Kiki; Nurliza, Nurliza; Aritonang, Marisi
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 39 No. 2 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v39i2.7368

Abstract

Kerajinan pandan duri merupakan produk kerajinan tradisional masyarakat. Namun, kerajinan pandan duri menghadapi tantangan pemasaran, keterbatasan desain, minimnya pengetahuan, terbatasnya informasi, teknologi pengelolaan sumber bahan baku, dan informasi pasar. karena keterbatasan tingkat pendidikan, keterbatasan pengembangan produk dan inovasi. Tujuan penelitian mengintegrasi peran pemerintah, akademisi, bisnis, dan masyarakat  dalam industri kreatif melalui pendekatan Quadruple Helix, menggunakan survey, dianalisis dengan Multidimensional Scalling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah, Akademisi, Bisnis, dan masyarakat secara bersama-sama sudah berperan optimal dalam pengembangan produk industri kreatif. Namun, Terdapat atribut sensitif dihasilkan oleh Leverage attributes. Sehingga perlu melakukan perbaikan pada bagian peraturan pemerintah dalam melindungi produsen, menerapkan konsep manajemen pada produsen, serta mengkhususkan dana untuk modal industri kreatif.
Pemilihan Informasi terhadap Risiko Produksi Usahatani Padi Sawah Widiya, Widiya; Nurliza, Nurliza
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.20257

Abstract

The agricultural sector, particularly rice farming, is a primary source of food and income. However, rice farming faces various challenges in increasing productivity due to the limited awareness of the important role of information related to production. The aim of the research is to analyze the selection of information regarding production risks in rice farming. The research method is a sequential mixed method involving 96 rice paddy farmers. Data analysis using structural equation modeling (SEM) with SMART PLS 3.0 software. The research results indicate that the selection of information, which includes information quality, information benefits, and information sources, significantly affects the management of production risks. Meanwhile, information costs have an insignificant impact on managing production risks in rice farming. Therefore, the government and related institutions need to improve access to quality information that is beneficial and from trustworthy sources. More frequently hold training and outreach programs so that farmers become more active and aware of the importance of information, enabling them to continuously seek information to improve the quality of their decision-making.
DAMPAK PENYULUHAN MELALUI KARAKTERISTIK PENYULUH DAN PETANI Irdiana, Enny; Nurliza, Nurliza; Kurniati, Dewi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.2.247-261

Abstract

Penyuluhan pertanian merupakan sistem penyampaian informasi, inovasi dengan komunikasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta merubah sikap maupun perilaku petani. Keberhasilan pembangunan pertanian didukung oleh kualitas sumberdaya manusia khususnya penyuluh sebagai pelaku utama, dan petani sebagai sasaran. Sumberdaya manusia yang terdiri dari faktor ekternal maupun internal individu merupakan pengerak dan penyinergi sumberdaya lainnya untuk mencapai tujuan penyuluhan. Tujuan penelitian adalah merumuskan keberhasilan penyuluhan melalui karakteristik petani dan penyuluh dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teori Speech Communication Model. Data primer dengan wawancara dan kuisioner terstruktur terhadap 65 orang penyuluh dan petani menggunakan proportionate stratified random sampling di 9 Kecamatan, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, sementara populasi penyuluh diambil seluruhnya, selanjutnya dianalisis dengan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik penyuluh berpengaruh positif dilihat dari demografi, kompetensi dan input layanan, serta karakteristik petani dilihat demografi, karakteristik, dan keterjangkauan komunikasi yang berpengaruh tinggi terhadap keberhasilan penyuluhan. Karakteristik petani dan penyuluh berkorelasi positif terhadap kegiatan penyuluhan, yang artinya semakin tinggi kemampuan, kompetensi, keterampilan, dan motivasi, petani dan penyuluh maka keberhasilan penyuluhan dapat meningkat untuk mencapai tujuan penyuluhan, sehingga terwujudnya peningkatan kehidupan dan kesejahteraan petani. Upaya yang dapat dilakukan dengan melalui kegiatan pelatihan, bimbingan teknik dan sebagainya secara berkelanjutan dan sesuai kebutuhan. Selain itu dukungan pemerintah dalam penyediaan pembiayaan, sarana, prasarana, serta program