Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PEMASARAN MINYAK GORENG KELAPA “NYIUR HIJAU” DI UKM BERINGIN PUTRI KOTA SINGKAWANG Juanda Juanda; Nurliza Nurliza; Eva Dolorosa
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36652

Abstract

Minyak Goreng Kelapa “Nyiur Hijau” merupakan produk unggulan dari UKM Beringin Putri di Kota Singkawang yang memiliki potensi untuk di tingkatkan pemasarannya. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor lingkungan internal dan eskternal, merumuskan alternatif strategi serta menganalisis prioritas strategi yang dapat di jalankan UKM Beringin Putri Kota Singkawang. Jumlah sampel 23 responden yang terdiri dari 7 responden pakar dan 16 responden stakeholder. Hasil analisis SWOT menunjukan bahwa strategi yang sebaiknya diterapkan oleh UKM Beringin Putri ialah menggunakan strategi Weakness-Opportunity (strategi W-O), alternatif pilihan strategi ialah: meningkatkan promosi dengan penggunaan teknologi informasi, mengupayakan modal melalui kerjasama dengan pemerintah dan menerapkan sistem informasi manajemen.Kata Kunci: UKM Beringin Putri, minyak goreng kelapa, strategi pemasaran, Analisis SWOT.
ANALISIS STRUKTUR DAN MARJIN PEMASARAN KARET DI KABUPATEN KAPUAS HULU Fasyofi Dahrul Ulum; Nurliza Nurliza; Rakhmad Hidayat Rakhmad Hidayat
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.9605

Abstract

Karet merupakan salah satu komoditi perkebunan yang diperdagangkan secara internasional memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap penerimaan devisa negara. Marjin yang diperoleh lembaga pemasaran karet sesuai dengan karateristik pasar yang dicerminkan, salah satunya adalah prilaku pasar dan jumlah lembaga pemasaran yang terlibat langsung. Tujuan penelitian adalah menganalisis struktur pasar dan marjin lembaga pemasaran karet. Metode yang digunakan adalah metode survey yang dianalisis secara deskriptif.Untuk melihat struktur pasar digunakan analisis Indeks Herfindahl, sedangkan untuk melihat marjin digunakan analisis marjin pemasaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwastruktur pasar yang terjadi pada lembaga pemasaran karet di Kabupaten Kapuas Hulu mengarah padapasar persaingan tidak sempurna (oligopsoni). Hal ini dicerminkan oleh Indeks Herfindahl  (0< IH < 1), kemudian marjin pemasaran yang diperoleh berkisar antara Rp 2.000 sampai dengan Rp 2.500 per kg. Lembaga pemasaran seharusnya dapat memperoleh informasi pasar secara akurat, sehingga mengetahui saluran pemasaran karet yang lebih menguntungkan, serta perlu adanya peranan pemerintah dalammengatasi persoalan-persoalan pada perkebunan karet. Kata kunci: Karet, Marjin, Struktur Pasar, Analisis Indeks Herfindahl  
Analisis Lingkungan Eksternal dalam Menghadapi Persaingan Bisnis pada PT. Telkom Indonesia Tbk Sari, Kuspita; Nurliza, Nurliza; Fatimah, Mari Fahtul Nur; Melvia, Vera; Putri, Annie Mustika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Telkom Indonesia Tbk menjadi salah satu perusahaan yang terkena dampak pandemi covid-19. Untuk beradaptasi di tengah pandemi covid-19, perusahaan bertransformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital (digital telco) yang berfokus pada digital services, digital platform, dan digital connectivity. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui lingkungan eksternal perusahaan dan strategi yang dapat diambil dalam menghadapi persaingan pada PT. Telkom Indonesia Tbk. Penelitian ini menggunakan model penelitian analisis kualitatif deskriptif karena menggunakan tabel dan grafik untuk menjelaskan untuk menjelaskan hasil penelitian dan di analisis menggunakan analisis lingkungan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi perusahaan terhadap llingkungan eksternal memiliki posisi yang kuat dengan mendapatkan persentase laba bersih teratas setiap tahunnya dibandingkan perusahaan telekomunikasi sejenis. Berdasarkan analisis lingkungan eksternal, perusahaan menerapkan strategi konsep Build, Borrow, dan Buy dalam menghadapi pesaing.
Pengaruh Manfaat, Modal, Motivasi dan Edukasi Terhadap Minat dalam Berinvestasi di Pasar Modal Nurliza, Nurliza; Pitri, Pitri; Erisya, Yulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2677

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh manfaat investasi terhadap minat berinvestasi di pasar modal. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda. Populasi pada penelitian ini adalah Fakultas Ekonomi Universitas penelitian ini adalah mahasiswa yang telah Muhammadiyah Riau. Sedangkan sampel dari mendapatkan edukasi dan sosialisasi tentang pasar modal sebanyak 100 orang. Hasil penelitian ini diperoleh manfaat investasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap minat berinvestasi, modal investasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat berinvestasi, motivasi investasi berpengaruh signifikan terhadap minat berinvestasi, edukasi investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berinvestasi dan Secara simultan atau bersama _ sama variabel manfaat, modal, motivasi dan edukasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap minat berinvestasi di pasar modal (Studi Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan bisnis Universitas Muhammadiyah Riau).
The Psychological Determinants toward The Value of Healthy Food among Type 2 Diabetes Mellitus Consumers Nurliza, Nurliza
Media Gizi Indonesia Vol. 17 No. 2 (2022): JURNAL MEDIA GIZI INDONESIA (NATIONAL NUTRITION JOURNAL)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v17i2.122-135

Abstract

Adults and middle-aged food consumers are the most at risk of type 2 diabetes, and these consumers are varied across demographics. While few and fragmented studies are associated with psychological determinants and healthy food value through food choices. Few consumer roles are involved in research for business success. The psychological determinants toward the value of healthy food for type 2 diabetes consumers used consumer behavior and psychological theories of consumer choices. An associative method with purposive sampling was conducted from 165 adults and middle-aged consumers with type 2 diabetes using Structural Equation Modeling/SEM. The finding showed that the belief, attitude, and mood affected the value of healthy food through food choice, but not psychological distress. The attitude had the greatest effect on food choice and toward the value of healthy food, and the causal of the highest result effect of life experiences. The belief was directly affected food choice and value, and the causal for the highest effect of self-consciousness and health maintenance. The mood negatively affected both food choice and value of healthy food mood and the causal for the smallest effect of health maintenance. The food choice affected the values of healthy food. Life experience was the most direct and indirect effect of food choice and self-consciousness was the most direct effect of the value of healthy food. Some highlights of this study were (i)market segmentation and segmentation variable; (ii)social marketing; (iii)mass media campaign by considering attitude, belief, and mood; and (iv)human capital management strategy with targeted audiences.
Peningkatan Akses Informasi Teknologi Pemasaran UMKM Makanan Olahan Kota Singkawang Sandini, Sari; Nurliza, Nurliza; Fitrianti, Wanti
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 13, No 2 (2024): December
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jsea.v13i2.88268

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a significant role in driving the wheels of the community's economy, serving as a foundation for generating income for their livelihoods. However, many actors in the food MSME sector still face challenges due to their low ability to access marketing technology information. The aim of this study is to formulate improvements in the access to marketing technology information for food MSMEs. This research employs a quantitative descriptive method with Multidimensional Scaling on 58 food MSMEs in Singkawang City. The results indicate that the key attributes for enhancing access to marketing technology information are the content of marketing technology messages and the channels of marketing technology information.
PENINGKATAN KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP KUALITAS LAYANAN WISATA ALAM BATU JATO KABUPATEN SEKADAU Denut, Yupita; Nurliza, Nurliza; Suharyani, Anita
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Wisata alam Batu Jato merupakan salah satu wisata alam yang terletak di Desa Pantok, Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau. Daya Tarik yang dimiliki wisata alam Batu Jato yaitu aliran sungai yang masih jernih, tempat masih sangat alami, tierhampar biebatuan biesar disiepanjang sungai, tierdapat pasar tradisional yang biasa digunakan untuk miemasarkan sayur-sayuran hasil piertanian, digunakan untuk miemasarkan anyaman hasil kierajinan.Tujuan dalam pienielitian ini yaitu untuk mieningkatkan kualitas layanan wisata alam Batu Jato yang miemuaskan. Piengambilan sampiel mienggunakan non probability sampling diengan tieknik accidiental sampling. Jumlah sampiel dalam pienielitian ini adalah siebanyak 100 orang piengunjung wisata alam Batu Jato di Kabupatien Siekadau. Pieningkatan kiepuasan piengunjung tierhadap kualitas layanan dalam pienielitian ini dikaitkan diengan dua variabiel antara lain Manajiemien Layanan dan Kiepuasan. Variabel Manajemen Layanan di dalam penelitian ini memiliki pengaruh sebesar 91%, sementara variabel Kepuasan memiliki pengaruh sebesar 39,4%. Manajemen Layanan dan Kepuasan secara bersama-sama berpengaruh terhadap peningkatan kepuasan pengunjung.
Effects of Sociographic and Personal Factors on Food Purchasing in Traditional Markets Nurliza, Nurliza
ETIKONOMI Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Economic and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/etk.v24i1.38288

Abstract

Research Originality: The current literature lacks a structured analysis of how interactions between lifestyle factors and sociodemographic changes impact food purchasing behavior in traditional markets. By analyzing these factors, businesses can optimize product selections, refine marketing strategies, and enhance customer engagement to align with the diverse preferences and requirements of their target market, adapting to both current trends and future changes.Research Objectives: This study employs a psychodynamic approach, the theory of personality traits, two-way physical and perceptual interactions, and household assumptions to examine how sociographic lifestyle, household characteristics, and personality traits influence food purchasing behavior. Research Methods: The mixed methods, which included in-depth interviews with 183 household customers, utilized non-probability sampling and partial least squares structural equation modeling.Empirical Results: Increased food purchasing behavior is caused by changing sociographic lifestyles rather than personality traits and household characteristics. A greater sociodemographic lifestyle, personality traits, and household characteristics correspond to increased friendship, values, responsible spending, and household size.Implications: Food safety regulations must be implemented effectively, which includes appointing market management authorities, as agencies in the informal food sector are often underfunded and unregulated.JEL Classification: D1, E21, L66, R2How to Cite:Nurliza. (2025). Consumers in Traditional Markets: Sociographic Lifestyle, Household Features, and Personality Traits. Etikonomi, 24(1), 205 – 220. https://doi.org/10.15408/etk.v24i1.38288.
PELATIHAN CONTENT DISCOVERY ONLINE MARKETING PELAKU UMKM MAKANAN Nurliza, Nurliza
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v9i1.7283

Abstract

Tujuan PKM adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan kompetensi content discovery pelaku UMKM makanan di Kota Pontianak dengan metode pelatihan dan demonstrasi. Hasil menunjukkan mayoritas masing-masing use behavior, engagement, dan seo adalah users; likes and shares; keyword ranking dan backlinks. Company revenue ROI rerata 10-40%, cost per acquisition rendah, mayoritas new leads generated menengah kebawah, existing leads nurtures dan conversions dengan Instagram dan whatsapp. Terbatas suggested variations, monthly search volume and competition metrics, dan low-hanging fruit terms. Monthly organic search traffic dan domain authority score distribution by traffic rendah, average time on site 1-5 menit, estimated number of top keywords maksimum 7 tanpa estimated number of backlinks. Sebagian besar terbatas komunikasi/partisipasi industri karena hanya menguasai pemasaran online mendasar, atau menengah dengan website/media sosial. Website site traffic terbatas dengan rerata 2-7 menit, tetapi sudah secure, navigatable, mobile-friendly, Instagram post and story sebagai top pages, organic walaupun sebagian tidak ada referral dan direct.
Strategi E-Commerce Rumah Tangga Produsen Produk Olahan Pangan Lokal Di Shopee Fatahillah, Akbar Salahudin; Nurliza, Nurliza
Jurnal Bisnis Tani Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Bisnis Tani Volume 11 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbt.v11i1.11995

Abstract

The marketing strategies of local food-processing household industries increasingly leverage e-commerce platforms, particularly Shopee, to boost sales amidst intense market competition. By applying the 4P marketing mix theory (product, price, place, promotion) and Porter’s strategy framework, effective strategies. Results indicate that promotion has the most significant impact on increasing sales and market demand, with key indicators including free shipping programs, cashback offers, and the "choose local" campaign. Additionally, informative product descriptions, product variety, competitive pricing, and accessible distribution enhance household industry competitiveness. Optimizing promotional elements is pivotal to strengthening competitive advantage, ensuring business sustainability, and fostering growth in the digital era.