Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

EDUKASI KESEHATAN SALURAN CERNA SEBAGAI UPAYA DALAM MENCEGAH STUNTING PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 11 SANUR Nursini, Ni Wayan; Lestari, Putu Indah; Dewi, Ni Nyoman Ari Indra; Yogeswara, Ida Bagus Agung
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.1956

Abstract

Stunting is a condition of stunted physical growth in children due to malnutrition, a serious problem that can have a long-term impact on the health, education and development of school-age children. In addition, the incidence of stunting is also related to the health condition of the gastrointestinal tract, especially the balance of the normal flora population. When a child's digestive tract is healthy and nutrient absorption is maximized, it indirectly reduces the risk of nutritional problems, especially stunting. This PKM activity aims to provide education, training and assistance to teachers, students and parents regarding stunting prevention so that they can contribute to realizing the Golden Generation 2045.  Community Development is the method used in PKM, technically the activities are carried out by socialization, education, training, mentoring and monitoring. This PKM activity targets 5th and 6th grade students of SDN 11 Sanur who are early adolescents who need to get education and knowledge related to stunting. Based on the activities that have been carried out, an increase in understanding related to stunting is 76,63%. The increase in understanding related to gastrointestinal health has also increased by 84,09%. This community service program is very beneficial for the partner community and is able to increase the partner community's understanding of things to improve health status in an effort to prevent stunting.
Penguatan Branding dan Pemasaran Digital Pada IRT Swasti, Desa Jasri, Karangasem Gunawan, Putu Wida; Kusumawati, I Gusti; Yogeswara, Ida Bagus Agung; Nursini, Ni Wayan
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7902

Abstract

Industri Rumah Tangga Swasti telah memproduksi dodol nangka sejak tahun 1996. Dodol yang diproduksi menggunakan bahan alami dan tanpa pengawet buatan serta diproses secara tradisional. Dodol nangka Swasti merupakan salah satu oleh-oleh khas desa Jasri, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Dodol Swasti memiliki kualitas produk yang baik dan rasa yang disukai oleh para konsumennya, akan tetapi pemasaran masih terbatas pada wilayah lokal seperti di pasar tradisional di daerah Karangasem dan desa wisata Jasri. Kagiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan strategi penguatan branding dan pemasaran digital untuk memperluas daerah pemasaran. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan mengenai desain kemasan dan pengenalan media sosial serta pemasaran melalui aplikasi WhatsApp bisnis. Kegiatan PKM ini menghasilkan peningkatan kualitas kemasan dan perluasan jangkauan pemasaran sehingga dapat menjangkau konsumen hingga ke luar kabupaten Karangasem. Penerapan pemasaran digital dapat meningkatkan penjualan produk sehingga dapat memperkuat daya saing berbasis potensi lokal.
Melangkah lebih jauh dengan mie kelor gud: Eksplorasi tepung, rasa dan bumbu instan yang menggugah selera Nursini, Ni Wayan; Yogeswara, Ida Bagus Agung; Kusumawati, I Gusti Ayu Wita
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i1.19378

Abstract

Kelor (Moringa oleifera) adalah tanaman bernilai tinggi yang dapat ditemui di daerah tropis dan subtropis yang dapat dinikmati dalam bentuk olahannya. Bapak I Wayan Sumerta Dana Arta yang biasa disapa Pak Wayan Mokoh dari Desa Buahan, Tabanan, merintis usaha memanfaatkan daun kelor menjadi mie dengan nama “mie kelor gud” sejak tahun 2019. Permasalahan yang dihadapi yaitu daun kelor cepat rontok dan tidak tahan lama, sedikitnya varian rasa yaitu goreng dan kuah serta bumbu mie yang terasa kurang bervolume. Metode yang digunakan yaitu community development dengan cara sosialisasi, pelatihan pendampingan dan evaluasi. Melalui kegiatan pengabdian ini kami menawarkan solusi: 1) pengolahan daun kelor menjadi tepung, 2) penambahan varian rasa yaitu varian rasa betutu dan ikan, 3) penambahan maltodekstrin pada bumbu. Hasil yang didapatkan dari kegiatan PKM ini 1)Peningkatan pengetahuan sebesar 76,36% terkait pembuatan dan manfaat penggunaan tepung kelor, 2) Meningkatnya jumlah varian rasa menjadi mie kelor goreng, mie kelor kuah, mie kelor betutu dan mie kelor ikan, 3) peningkatan pengetahuan terkait maltodekstrin dan pemanfaatannya sebesar 76,63% dan menghasilkan bumbu yang lebih bervolume. Disimpulkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan terhadap bahan baku, varian rasa dan bumbu yang lebih baik.
Okara Yogurt Formulation as Functional Food to Prevent Stunting Putri, Syadila Nugraheny Muliya; Nursini, Ni Wayan; Wiradnyani, Ni Ketut
International Journal of Natural and Health Sciences Vol. 2 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijnhs.v2i2.1801

Abstract

Okara is the waste produced during soybean tofu production. To reduce okara waste, it is converted into functional food. Okara yogurt is formulated as a functional food to prevent stunting. The problem in this study is how the okara yogurt formulation can produce protein levels, fat levels, carbohydrate levels, water levels, ash levels, and acidity for the nutritional fulfilment of stunting, how the lactic acid bacterial population in okara yoghurt, and how organoleptic testing of okara yogurt products. This study uses RAL with 6 treatments and 3 repetitions. The data was analyzed statistically using analysis of variance (ANOVA) and continued with the tukey test. Organoleptic tests on selected formulas are Y5 color with value (3.47), Y3 texture with value (3.50), Y3 aroma with value (3.50), Y3 taste with value (3.67) and Y5 liking with value (3.67) per 100 grams. In making okara yogurt, it is recommended to use the selected formula, namely Y3
Peningkatan Pengetahuan Pola Asuh Orang Tua Untuk Mencegah Stunting Pada Orang Tua Siswa Sekolah Dasar Di Sanur Bali Ari Indra Dewi, Ni Nyoman; Nursini, Ni Wayan; Lestari, Putu Indah
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3783

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai oleh tinggi badan anak berada di bawah standar usia. Kondisi stunting tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik anak, namun juga berdampak pada perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang. Pola asuh orang tua memiliki peran yang krusial untuk mencegah terjadinya stunting pada anak. Pola asuh tidak hanya mencakup pemberian makanan yang bergizi, tetapi juga cara orang tua mendukung perkembangan anak secara menyeluruh melalui stimulasi kognitif, emosional, dan sosial. Oleh karena itu, pengetahuan orang tua mengenai pola asuh yang tepat dan gizi yang seimbang sangat penting untuk memastikan anak tumbuh optimal tanpa risiko stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat pengaruh pemberian psikoedukasi pola asuh untuk mencegah stunting terhadap tingkat pengetahuan pola asuh orang tua. Penelitian ini, menggunakan metode true experimental pretest-posttest design, sehingga dapat mengetahui suatu keberhasilan dari intervensi. Sampel penelitian berjumlah 21 orang, yang diawali dengan pemberian pretest kemudian dilanjutkan pemberian psikoedukasi dengan ceramah dan diskusi dan pada tahap akhir pemberian posttest. Hasil penelitian menunjukkan, ada pengaruh pemberian psikoedukasi terhadap tingkat pengetahuan orang tua mengenai pola asuh yang tepat dalam pencegahan stunting. Didapatkan hasil Rata-rata posttest (75,714) lebih tinggi dibandingkan rata-rata pretest (59,048), dengan perbedaan rata-rata sebesar 16,67 poin. Ini menunjukkan bahwa pemberian psikoeduksi yang dilakukan berhasil meningkatkan performa peserta. Hasil Uji T signifikan menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti perbedaan antara pretest dan posttest signifikan secara statistik. Ini menegaskan bahwa peningkatan performa pengetahuan orang tua setelah mendapatkan psikoedukasi.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENATALAKSANAAN DIET RENDAH GARAM TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KUTA UTARA KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG Damayanti, Ni Made Rai; Nursini, Ni Wayan
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2941

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kelainan sistem sirkulasi darah yang dapat mengakibatkan peningkatan tekanan darah di atas nilai normal > 140/90 mmHg. Hipertensi seringkali tidak menimbulkan tanda dan gejala sehingga disebut dengan silent killer. Upaya yang dapat dilakukan untuk pencegahan komplikasi hipertensi tersebut adalah dengan adanya penatalaksanaan hipertensi yang baik dengan diet rendah garam. Kurangnya pengetahuan tentang diet rendah garam akan berdampak pada asupan natrium yang tinggi, sehingga dapat memicu peningkatan tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Penatalaksanaan Diet Rendah Garam Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. Rancangan penelitian cross sectional dan sampel berjumlah 41 orang orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode deskriptif observasional, berdasarkan data sekunder, analisis data statistik uji rank spearman dengan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan dari 41 sampel terdapat berjenis kelamin perempuan sebanyak 28 orang (68,3%), berdasarkan rentang usia, responden berusia 50-60 tahun sebanyak 18 orang (43,9%), berdasarkan pendidikan terakhir, responden berpendidikan Sekolah Dasar (SD) yaitu sebanyak 23 orang (56,1%), berdasarkan pekerjaan yaitu 51,2% responden tidak bekerja. Jenis kelamin, rentang usia dan pekerjaan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan responden, sedangkan tingkat pendidikan berhubungan secara signifikan terhadap tingkat pengetahuan responden mengenai penatalaksanaan diet rendah garam dengan p value yaitu 0,02
PERBAIKAN PENANGANAN PASCA PANEN KAKAO BAGI PETANI DI DESA ASAHDUREN KECAMATAN PEKUTATAN KABUPATEN JEMBRANA, BALI Singapurwa, Ni Made Ayu Suardani; Nursini, Ni Wayan; Suariani, Luh; Sudewa, I Ketut Agung; Viani, Agata; Jiwantara, Gusti Ngurah Oka; Winduyasa, I Wayan; Djelantik, Sang Ayu Made Agung Prasetiawati
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1129

Abstract

Cocoa is the main commodity produced in Asahduren Village, Pekutatan District, Jembrana Regency, Bali. The PM-UPUD program aims to increase the development of farmer groups and Micro, Small, and Medium Enterprises to increase the empowerment of community members based on cocoa plantations which include cocoa cultivation technology and post-harvest technology for cocoa plants. The farmer groups as PM-UPUD partners are the Mekar Nadi Farmer Group and the Tunas Jaya Farmer Group, both of which are located in Asahduren Village, Pekutatan District, Jembrana, Bali. Partner problems include the quality of the cocoa beans produced and the lack of skills in the cultivation and post-harvest handling of cocoa plants. The activity methods used are surveys, counseling, direct practice, monitoring, and evaluation. The results of the PM-UPUD activities are that the Mekar Nadi Farmer Group and the Tunas Jaya Farmer Group have the ability and skills in cocoa cultivation and post-harvest handling of cocoa plants in an integrated and integrated manner. The skills that have been implemented by the partner group from the PM-UPUD program in 2023 include the application of cocoa cultivation technology and the application of cocoa bean fermentation technology. Farmer groups have been able to produce fermented cocoa beans which have a higher selling value.
Pelatihan Penyusunan Menu Sehat dan Seimbang Bagi Penyandang Cerebalpalcy dan Disabilitas di Yayasan Peduli Kemanusiaan Bali ., Komalawati; Trimurti, Christimulia Purnama; Mertayasa, I Gede Agus; Nursini, Ni Wayan; Ginting, Maria Fransiska
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 4 No. 2 (2020): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.988 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v4i2.1375

Abstract

ABSTRAKYayasan Peduli Kemanusiaan terletak di Denpasar Timur, kira-kira 15 km dari kampusUniversitas Dhyana Pura. Yayasan ini memberikan pelayanan bagi penyandang disabilitaskhususnya bagi orang yang tidak mampu. Adapun pelayanan yang sudah dilakukan, berupapelayanan terapis bagi orang dewasa hingga anak-anak dan pendidikan bagi anak anakpenyandang disabilitas yang tidak mampu. Pelatihan ditujukan kepada para orang tua penyandangdari Yayasan Peduli Kemanusiaan, para guru kelas serta karyawan lainnya. Pelatihan ini berupapendampingan untuk menyusunan menu yang sehat sesuai dengan kondisi penyandang disabilitasmaupun cerebalpalcy dimana orang tua mereka kurang dalam pengetahuan dalam menyusunmenu. Untuk itu, diperlukan pengetahuan tentang: 1) Pengetahuan tentang menu bagi orang tuaagar bisa menyediakan manakan yang tepat bagi anak anaknya; 2) Cara memasak bahan makananyang sehat; dan 3) Jumlah makanan (kuantitas) dan berapa kali makanan itu harus diberikankepada anaknya. Target luaran kegiatan ini adalah: 1) Para orang tua dapat menyediakan makanansehat melalui menu makanan yag disediakan orang tuanya; 2) Orang tua penyandang cerebalpalcydan disabilitas bisa megembangkan menu yang bervariasi. Berdasarkan hasil observasi selamapelatihan membuat menu peserta antusias, jika dilihat dari hasil kuesioner ada peningkatanpengetahuan tentang makanan apa yang sudah dan belum diberikan kepada anak-anaknya.Kata kunci: penyandang disabilitas, pelatihan, menu sehat, pengetahuan bertambahABSTRACTYayasan Peduli Kemanusiaan is located in East Denpasar, bout 15 km from the UniversityDhyana Pura. This foundation provides services for people with disabilities especially for thosewho cannot afford the care services. Services that carried out until now is in the form of therapistservices for adults to children and education for disabled children. The training is aimed atparents of patients from the YPK Foundation, class teachers and other employees. This trainingis delivered in assistance to develop healthy menus accordingly to conditions of persons withdisabilities and CP, where their parents are lack of knowledge in preparing menus. Therefore,knowledge needed by parents patient covers: (1) knowledge of menus so that parents provide theright food for their children. (2) how to cook healthy food, dan (3) how many meals (quantity)and how many times the food should be given to their children. The target outputs of theseactivities are: (1) parents can provide healthy food through their parents' food menu, and (2)parents with CP and disability can develop a varied menu. Based on the observations during thetraining, the participants were enthusiastic about the menu. It resulted from the questionnairethere were an increase in knowledge about what kind of foods have been or have not beendistributed to their children.Key words: disabilities children, training, healthy menus, added knowledge
Edukasi Pemahaman Stop Boros Pangan kepada Siswa Sekolah Dasar Dawan Kaler, Kabupaten Klungkung Kusumaningsih, Purwaningtyas; Agung Yogeswara, Ida Bagus; Ayu Wita Kusumawati, I Gusti; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Nursini, Ni Wayan; Mantra, Ida Bagus Ketut; Utari Sumadewi, Ni Luh; Kurniati , Ni Made; Wasita, Rai Riska Resty
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 1 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i1.3012

Abstract

Penanaman prilaku untuk tidak membuang makanan, menyimpan makanan dengan baik dan menggunakan atau mengolah makanan secukupnya merupakan salah satu implementasi gerakan “Stop Boros Pangan” yang sedang di laksanakan didalam kegiatan GENIUS (Gerakan Edukasi Dan Pemberian Pangan Bergizi Untuk Siswa). Kegiatan pengabdian ini menyasar pada Siswa-Siswi Sekolah dasar di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Bali. Salah satu Sekolah Dasar yang ditunjuk sebagai perwakilan di Provinsi Bali adalah Sekolah Dasar Dawan Kaler, Kabupaten Klungkung. Pelaksanaan kegiatan GENIUS meliputi pemberian edukasi tentang pengertian boros pangan dan bagaimana untuk tidak berprilaku boros pangan. Pengabdian ini melibatkan Program Studi Ilmu Gizi, Universitas Dhyana Pura dengan mengerahkan 10 dosen dan 50 mahasiswa. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk memberikan pemahaman tentang prilaku stop boros pangan. Metode yang digunakan dengan penyuluhan tentang pengertian boros pangan dan sikap tidak boros pangan. Pelaksanaan pengabdian dimulai dengan sosialisasi kegiatan kepada siswa sekolah dasar SDN Dawan Kaler Klungkung dan penyuluhan menggunakan media bergambar agar mudah untuk dipahami oleh siswa. Siswa belajar memahami untuk tidak boros pangan dengan menyimpan kudapan yang tidak habis dimakan dengan disimpan secara baik untuk dikonsumsi di jam makan siang.
Edukasi Pangan dan Gizi Pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri Besan Klungkung Agung Yogeswara, Ida Bagus; Ayu Wita Kusumawati, I Gusti; Kusumaningsih, Purwaningtyas; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Sulistyadewi, Ni Putu Eny; Nursini, Ni Wayan; Mantra, Ida Bagus Ketut; Wasita, Rai Riska Resty; Kurniati, Ni Made; Utari Sumadewi, Ni Luh
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 1 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i1.3014

Abstract

Stunting dapat terjadi akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama. Mengkonsumsi asupan yang bergizi sangat penting untuk diketahui anak usia sekolah guna mencegah terjadinya permasalah gizi pada anak. Tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini adalah melakukan edukasi pangan gizi kepada siswa SD Negeri Besan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode penyuluhan dan pemberian kudapan bergizi yang tinggi kandungan protein hewani. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman siswa untuk mengkonsumsi makanan bergizi terutama makanan yang memiliki kandungan protein hewani. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menurunkan prevalensi kejadian stunting di Kabupaten Klungkung.
Co-Authors ., Komalawati Agung Yogeswara, Ida Bagus Aimatun Nisfia Rizqy Aldy Wulang Kambombu Alfredo Umbu Londong Anak Agung Ayu Kanaka Mutiara Laksmi Ari Indra Dewi, Ni Nyoman Ate, Olyn Tien Ayu Wita Kusumawati, I Gusti Carolina Widyawati Christimulia Purnama Trimurti Cok. Istri Dewiyani Cakrawati Damayanti, Ni Made Rai Dewa Ayu Amira Budinitri Dewi, Ni Nyoman Ari Indra Djelantik, Sang Ayu Made Agung Prasetiawati Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum Ela Tara Wini Bira Eunike Grace Br. Sinambela Fransiska Sisilia Bheni Fukuda Kenji Ginting, Maria Fransiska I Gede Mustika I Gede Mustika I Gede Mustika I Gede Putu Sedana Putra I Gusti Agung Ayu Dewi Landari I Gusti Ayu Wita Kusumawati I Ketut Agung Sudewa I Komang Krisna Praskadewa I Made Wisnu Adhi Putra I Nengah Sujaya I Putu Krisna Indrayana I Wayan Surya Aryasa Adiprawira Ida Bagus Agung Yogeswara Ida Bagus Ketut Mantra Ida Bagus Mantra Indra Tirta Saman Jeany Ingnadea Sabuin Jessica Putri Lulu Budiarsa Jiwantara, Gusti Ngurah Oka Ketut Ayu Widiantini KOMANG AYU NOCIANITRI Krisantus Markus Dede Kurniati , Ni Made Kusumawati, I Gusti Luh Putu Melly Purnama Dewi Luh Suariani Luh Suariani, Luh Mantra, Ida Bagus Ketut Marcianus Raya Goa Maria Adensiani Dola Bili Maria Reinaldis Jebaut Subin Mertayasa, I Gede Agus NI KADEK YUNITA SARI Ni Ketut Wiradnyani Ni Luh Made Ema Juliasari Ni Luh Okta Ayuni Ni Luh Putu Suariani Ni Luh Utari Sumadewi Ni Made Ayu Suardani Singapurwa Ni Made Kurniati Ni Made Utami Dwipayanti Ni Putu Desy Aryantini Ni Putu Eny Sulistyadewi Ni Putu Suariani Ni Putu Widarini Ni Wayan Deswiniyanti Noviana Bili Petronela Yuyun Kurniawati Purwaningtyas Kusumaningsih Purwaningtyas Purwaningtyas Putri, Syadila Nugraheny Muliya PUTU INDAH LESTARI Putu Wida Gunawan Rafly Arisanto Rai Riska Resty Wasita Siti Zamiatun Zarah Sri Endah K, Natalia Sudewa, I Ketut Agung Sulatri, Ni Luh Sumadewi, Ni Luh Utari Tadashu Urashima Viani, Agata Winduyasa, I Wayan Y. Ayu Fitria Adi Pravitasari Yan Ramona Yoanita Theresia Sina Yogeswara, Ida Bagus Yoshitake Orikasa Yuji Oda