Claim Missing Document
Check
Articles

The Differences Influence of Health Education Demonstration and Video Methods on Knowledge, Attitude, and Ability of Adolescent Practices about the Breast Self-Examination Achmad Wahdi; Dewi Retno Puspitosari; Eppy Setiyowati
Journal for Quality in Public Health Vol. 4 No. 1 (2020): Journal for Quality in Public Health
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v4i1.145

Abstract

Background: Breast self-examination is very important for women and it would be better if the teenagers already have the knowledge and practical ability to realize. Therefore breast self-examination is very important to do in adolescents as early detection of breast cancer. The study aims to determine the differences in the influence of health education demonstration methods and video screenings on the knowledge, attitudes, and abilities of youth practice about BSE. Methods: The research design used queasy-experimental, the population of the study at Darul Ulum 1 High School was 325 respondents, and a sample of 60 respondents (demonstration group n= 30, video playback group n = 30) were taken using the Stratified Random Sampling technique. Statistical tests using Wilcoxon and Mann Whitney with significance level α ≤ 0.05. Results: The results showed there was an influence of health education demonstration and video playback methods on knowledge, attitudes, and practice abilities with a value of p= 0,000 (p<α), there were differences in the influence of health education demonstration methods and video playback on knowledge, attitudes and practice abilities with p value= 0.001 (p<α). Discussion: Demonstration and video playback methods can improve knowledge, attitudes, and practice abilities compared to before being given treatment, so adolescents experience behavioral changes and expect health values ​​to be well embedded, health status to be good, and finally teens able to be independent in health problems
Dampak Toxic Game Terhadap Trash Talking Remaja Putri, Firdaus; Trixie Sonia Hakim; Carenin Coshilia Firmanda; Irsanti Joenitasari Bercha Akbar; Devita Srihandayani; Eppy Setiyowati
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 8 No. 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v8i2.686

Abstract

Pendahuuan: Suatu ruang komunkasi game online dapat berupa chatting (ketikan langsung) atau voice note yang berupa rekaman suara, yang keduanya umumnya tidak ada peraturan atau hukum penggunaan. Seiring waktu chatting serta voice note pada game online menjadi ruang terbuka terjadinya pelontaran kata tidak sopan dan kasar. Tujuan: mengetahui dampak atau efek apa saja dari toxic game pada trash talking pada remaja serta pengendalian trash talking pada diri seorang remaja. Metode: Penelitian ini didesain kualitatif mengacu pada data yang dikumpulkan melalui wawancara pribadi mendalam dengan responden. Hasil dan Pembahasan: Kecanduan terhadap game online juga berperan dalam penurunan kualitas moral yang disebabkan oleh remaja yang terlalu menghabiskan sangat banyak kesehariannya untuk menghadap layer gadget untuk bermain game online. Lalu pengaruh luar telah berhasil membaur dengan konsep diri individu maka akan ambil peran dalam kehidupannya dan menjadi sebuah perilaku. Pengulangan trash talking yang diterima player game akan membentuk sebuah sugesti dalam diri hingga membentuk perilaku yang sudah dibiasakan pada sifatnya. Minimnya dari control diri seseorang menjadi factor yang paling mendukung dalam terjadinya kecanduan game online terjadi hingga terbiasa trash talking. Oleh karena itu perlu adanya dukungan pula dari orang sekitar untuk mengendalikan perilaku negative remaja akibat game online. Kesimpulan: Terbebasnya ruang komunikasi dalam game online memberikan dampak yang signifikan terhadap perilaku trash talking pada remaja. Kata Kunci: Game toxic, game online, trash talking, perilaku, dampak, remaja.
HEALTH EDUCATION PENGENDALIAN PENULARAN PENYAKIT TUBERCULOSIS PARU DI KELURAHAN KEBONSARI SURABAYA Eppy Setiyowati; Mulyadi Mulyadi; Erika Martining Wardani; Priyo Mukti Winoto
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.180

Abstract

Permasalahan yang terjadi terkait dengan peningkatan penyakit tuberculosis paru adalah faktor penyebab penularan penyakit tersebut yaitu faktor lingkungan rumah. Berdasarkan masalah yang ada penulis dan tim pengabdian masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah kelurahan kebonsari Surabaya pada bulan Juli 2022. Terdapat beberapa informasi dari kegiatan tersebut yaitu pengetahuan warga masyarakat terkait dengan penularan tuberkulosis paru dan kondisi rumah sehat yang belum sesuai dengan syarat kesehatan. Terkait dengan hal tersebut, sangat penting untuk dilakukan edukasi terkait dengan pengendalian penukaran penyakit tuberculosis paru dan bakti social penataan rumah sehat bersama warga di kelurahan Kebonsari Surabaya. Hasil yang diperoleh dari kegiatan masyarakat tersebut adalah kepadatan hunian, pencahayaan, kelembaban rumah dan ventilasi udara bukan menjadi penyebab terjadinya penularan penyakit tuberculosis paru. Warga masyarakat yang mempunyai anggota keluarga menderita penyakit tuberculosis paru selayaknya selalu menjaga kondisi rumah dan lingkungan menjadi rumah sehat.
Gerakan Masyarakat Peduli HIV/AIDS Dalam Upaya Pencegahan Dan Penularan HIV/AIDS Erika Wardani; Riezky Nugroho; Eppy Setiyowati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5244

Abstract

HIV/AIDS merupakan suatu penyakit menular yang sangat mematikan dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat sampai saat ini. Bertambahnya jumlah penderita HIV/AIDS disebabkan oleh resiko penularan dari penyakit tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini dengan meningkatkan pengetahuan terkait deteksi dini, pencegahan dan penularan HIV/AIDS melalui gerakan masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini, dilakukan gerakan masyarakat peduli HIV/AIDS dalam upaya pencegahan dan penularan HIV/AIDS. Tahapan pengabdian dilakukan meliputi tahap survei kelompok sasaran pengabdian, persiapan sarana dan prasarana, pelaksanaan kegiatan/ aksi dan evaluasi. Peningkatan pengetahuan target sasaran menjadi salah satu indikator keberhasilan program yang  dievaluasi  melalui kuesioner pre test dan post test, perubahan perilaku sehat yang dievaluasi dengan lembar observasi pada saat sebelum dan setelah pengabdian dilaksanakan. Kegiatan pengabdian masyarakat dapat meningkatkan kemampuan kognitif maupun psikomotor masyarakat dan kader kesehatan  untuk  melakukan  deteksi dini sebagai  upaya  pencegahan dan penularan HIV/AIDS
E-health HIV Sebagai Strategi Pencegahan Dini Penyakit Menular Seksual Human Immunodeficiency Virus Erika Wardani; Riezky Nugroho; Eppy Setiyowati; Lono Wijayanti; Nunik Purwanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9440

Abstract

E-health tentang bagaimana strategi PMS HIV ditularkan dan dicegah adalah senjata utama melawan secara dini PMS HIV, karena tidak ada pengobatan atau vaksin yang dapat mencegah penyebaran penularan PMS HIV. E-health mengenai strategi pencegahan dini PMS HIV dilakukan di masyarakat lingkungan kelurahan yang merupakan salah satu komunitas yang dapat dijadikan sebagai contoh upaya pencegahan PMS HIV secara dini. Pencegahan dilakukan dengan e-health yang berupa diskusi dan sesi tanya jawab dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan yang jelas bagi masyarakat mengenai strategi pencegahan penularan PMS HIV. Sebelum dan sesudah penyuluhan, diadakan pre-test dan post-test untuk menilai apakah ada perubahan dalam pengetahuan mengenai strategi dini dalam pencegahan PMS HIV. Kegiatan diikuti peserta sebanyak 88 orang. Secara keseluruhan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat peserta mengenai deteksi dini PMS HIV, pencegahan PMS HIV, penularan PMS HIV dan individu yang berisiko tertular PMS HIV setelah mengikuti kegiatan e-health. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tujuan kegiatan penyuluhan telah tercapai.
Resilience Terhadap Anxiety Lansia Dengan Diabetes Mellitus Urafidah, Sifa; Eppy Setiyowati; Ananda Yulistiya Kartini; Sitti Lathifatul Isniah; Riska Puspita Rahmawati; Cindy Fareza; Lailiyatul Fitri
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.716 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.767

Abstract

Seiring bertambahnya usia seseorang, kondisi fisiknya akan memburuk. Kecemasan dapat mengakibatkan perubahan pada kondisi fisik dan psikis. Tujuan Penelitiaan ini bertujuan menganalisis suatu hubungan antara resilience terhadap anxiety pada lansia dengan diabetes mellitus. Metode penelitian menerapkan desain cross sectional. Populasi penelitian ialah lansia di Desa Klurak, Candi, Sidoarjo. Dengan menggunakan metode total sampling, jumlah sampel sebesar 33 responden. Instrumen yang digunakan adalah angket Connor and Davidson Resilience Scale (CD-RISC) dengan 5 indikator untuk mengukur resilience dan kuesioner  Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dengan 14 indikator penilaian untuk mengukur kecemasan. Hasil penelitian uji statistik p-value 0,018 dengan menggunakan uji Spearman, artinya terdapat hubungan signifikan antara resilience terhadap anxiety pada lansia dengan diabetes mellitus. Kesimpulan, semakin baik resilience yang dimiliki oleh lansia dengan diabetes mellitus maka kecemasan akan semakin berkurang, begitu pula sebaliknya. Saran yang diharapkan kepada peneliti selanjutnya yaitu dapat melakukan penelitian yang lebih intensif pada lansia dengan jumlah sampel yang lebih besar, yang akan memperoleh hasil lebih signifikan dan dapat menjadi acuan teori dimasa mendatang
HUBUNGAN CITRA TUBUH DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA REMAJA DI INDONESIA Oky Istiowati; Eppy Setiyowati; Lucky Ramadhani; Yuliawati, Yuliawati; Sal Sabilla Heni Nurdia; Firda Datil Amalia; Dessy Eka Safitri
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1285.04 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.791

Abstract

Body image is a view of the individual's psychology of the physical the individual perceives and gives an assessment of things that have been observed by a person, from perceptions and judgments of other individuals. The purpose of this research is to determine the relationship between body image and adolescent self-adjustment in Indonesia. Quantitative method with Croos Sectional research using purposive sampling technique. The research population is teenagers, totaling 38 teenagers. The inclusion criteria were healthy youth, able to read and write, literate and aged between 10-24 years. The instrument uses a questionnaire, the results of the respondents' answers are processed using SPSS Ver. 27. The results of the study conclude Appearance Evaluation, Strongly disagree (5.3%), Disagree (13.2%), Neutral (28.9%), Agree (36.8%), Strongly agree (15.8%) ), Control over excessive emotions with the number of respondents who answered as much as (44.7%), Realistic and objective attitudes of the number of respondents (52.6%). The conclusion is that body image problems with obesity in Indonesia are still relatively high, 31.6% are obese, while 57.9% are not obese. Which has an impact on a teenager's self-adjustment, which aims to determine the relationship between body image and adolescent self-adjustment.
RESILIENCE TERHADAP SELF AWARENESS TENTANG KADAR GULA DARAH PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS Rahmawati, Andini; Eppy Setiyowati; Rizma Yuhana Defitri; Naadiyah Roebbi Musfirah; Putri Nur Fadilah; Afdhol Mufassirin
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.654 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i1.768

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan kelainan..pada seseorang yang biasanya ditandai.dengan peningkatan gula darah. Resilience digambarkan sebagai proses beradaptasi dengan baik dalam menghadapi sikap positif dan strategi yang efektif termasuk mengembangkan kesadaran diri. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan self awareness pada lansia DM. Metode Penelitian menggunakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional, dengan 33 subjek memenuhi..kriteria yaitu inklusi dan ekslusi pada lansia. Analisis data penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan.bahwa lansia dengan resiliensi sedang sebanyak 20 responden (60,6%), dan lansia dengan self awareness kurang sebanyak 25 responden (75,8%). Pada correlation ditemukan adanya hubungan antara resiliensi dengan self awareness dengan nilai p-value sebesar 0,016 (p < 0,05). Kesimpulan. Dengan demikian dapat disimpulan penelitian ini adanya hubungan resiliensi dengan self awareness, dimana semakin rendah tingkat resiliensi pada lansia, maka semakin.rendah juga self awareness yang dimiliki lansia dengan DM tersebut.
Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Kebersihan Alat Vital Moh. Lutfi Nurfatoni Amirudin; Nabilah Gita Cahyani; Eppy Setiyowati; Vivi Alimatuzzain; Nanda Elvina Firdaus; Alfina Mahgfiroh; Intan Priyaningtyas
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.96 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i1.785

Abstract

Kesehatan merupakan dasar yang harus dimiliki oleh manusia dan faktor yang menentukan kualitas sumber daya manusia. Merawat kebersihan bagian tubuh yang vital memang tidak selayaknya menjaga kebersihan bagian tubuh yang lain, dan memerlukan perhatian khusus. Pada bagian tubuh yang penting ini, keringat diproduksi secara berlebihan. Tujuan: meneliti pengetahuan remaja putri terhadap kebersihan alat vital. Metode: jenis kuantitatif dengan desain penelitian Analitik dan pendekatan Cross Sectional. Hasil penelitian: tidak ada hubungan pengetahuan remaja putri terhadap kebersihan alat vital pada mahasiswa semester 3 S1 Keperawatan UNUSA. 16 mahasiswi (44,4%) responden berpengetahuan tinggi, 17 mahasiswi (47,2%) responden berpengetahuan sedang, dan 3 mahasiswi (8,3%) responden berpengetahuan rendah. Kesimpulan: sebagian besar responden mempunyai pengetahuan yang baik terkait kebersihan alat genitalia.
Upaya Pencegahan Diabetes Tipe 2 dengan Edukasi Asupan Gizi Seimbang di PP Wahid Hasyim Bangil Achmad Yarziq Mubarak; Lea Maera Shanty; Farah Nuriannisa; Eppy Setiyowati; Nur Sophia Matin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1262

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dimana masyarakatnya mengalami banyak perubahan gaya hidup dan pola makan. Obesitas adalah akibat dari gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik, makan makanan yang tidak sehat, dan pola makan yang tidak sehat. Hal ini menyebabkan banyak penyakit di dalam tubuh, salah satunya adalah penyakit Diabetes Melitus (DM). Prevalensi DM di dunia meningkat dengan sangat signifikan dalam dua dekade terakhir, khususnya DM tipe 2 yang meningkat lebih cepat. Hal ini dikarenakan terjadinya peningkatan angka obesitas, penurunan tingkat aktivitas harian, dan populasi lansia. Fenomena ini mendorong FK UNUSA untuk mengadakan sosialisasi pencegahan DM tipe 2, salah satunya targetnya kepada PP Wahid Hasyim Bangil. Tema yang diangkat adalah upaya pencegahan DM tipe 2, membahas tentang asupan gizi seimbang. Dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pretest sebelum materi dan posttest setelah materi. Dari hasil yang didapat, dilakukan uji paired sample T test, secara statistik diperoleh hasil terdapat perbedaan yang tidak signifikan. Dapat diambil kesimpulan bahwa penyuluhan yang diberikan tidak memberi pengaruh yang bermakna, sehingga diperlukan pengabdian dan pendampingan lebih lanjut kepada para santri.
Co-Authors Abdul Manan Achmad Dani Nur Cahya Wibawa Achmad Wahdi Achmad Wahdi Achmad Yarziq Mubarak Salis Salamy Afdhol Mufassirin Agus Aan Adriansyah Aizatun Nisa Akas Yekti Pulih Asih Al Silinia Kurnia R Aldila Ayu Widya Alfin Hidayatur Rahman Alfina Mahgfiroh Alvianita Suherman Ami Ardianti Amilia, Yunita Ananda Yulistiya Kartini Anie Tri Indiartinie Anis Muthaharoh Anisah Muzdahiroh Annisa Rummana M Aprilia Nurika Putri Arief Candra Purnama Arum Edytia Fitrianis Budhi Setianto Caesario Dimas Aditya Carenin Coshilia Firmanda Chilyatis Zahroh Cholila Cindy Fareza Desi Emilyati Dessy Eka Safitri Devita Srihandayani Devy Vatma Rositasari Dewi Retno Puspitosari Diba Adiba Difran Nobel Bistara Dikry Yusuf Pratama Dwiyanti Nur Fadilah Ebeth Jeremy Selly Elok Mazida Mazida Erika Wardani Erna Ni’matus Sa’diyyah Fadlan Tamami Faizatur Rokhman Farah Nuriannisa Farhatu Aini Fauziyyah, Idda Feri Agus Andriawan Firda Datil Amalia Fitriyah, Elly H Zuhrotul Ilmiyah Handayani Handayani Hartatik Nila Karmila Intan Priyaningtyas Ira Trio Wahyuni Irfa Khikmatul Khuluq Irsanti Joenitasari Bercha Akbar jamila, Nur Khofifatur Roosyidah Kombih, Muhammad Fifin Laili Ihda Isrina Lailil Ika Feby Lailiyatul Fitri Lea Maera Shanty Lucky Ramadhani Lu’lu’ul Farodissa Madjid Madjid Maya Purnia Sari Melky Malae Miftakhul Dwi Ersanti Mochammad Agung Hamzah Wicaksono Moh. Lutfi Nurfatoni Amirudin Mufidatun Nisak Muhammad Basuni Muhammad Basuni MULYADI Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mutmainnah Mutmainnah Naadiyah Roebbi Musfirah Nabilah Gita Cahyani Nada Fakhriya Anjali Nadatien, Ima Naila Ferdia Putri Nailah Tri Iswira Nanda Elvina Firdaus Nesta Adewata Ni Njoman Juliasih Nike Ni’amil Akmalia Nikmatus Sa’adah Nor Laily Novia Trisnasari Amini Novianti Fatimatus Zahro Nur Hidayah Nur Hidayat Nur Sophia Matin Nurul Khasanah Nyoto Nyoto Oky Istiowati Permana, Arief Candra Permata Izza Maghfira Priyo Mukti Winoto Priyo Susilo Purwanti, Nunik Putri Nur Fadilah Putri, Firdaus Rahayu Anggraini Rahmawati, Andini Ratna Sri Wahyuni Renny Mareta Sari Reny Mareta Sari Reny Mareta Sari Riezky Nugroho Rinda Roihatul Jannah Riska Puspita Rahmawati Risti Puji Listari Risti Puji Listari Rizma Yuhana Defitri Rofi’usyani Rofi’usyani Rohematussoleha Rohmatul Khasanah Rony, Zahara Tussoleha Rusdianingsih Rusdianingsih Sailanur Rohmah Sal Sabilla Heni Nurdia Salsa Dinda Sabila Salsabillah Danoe Adjani Selvya Alamsyah Septianingrum, Yurike Shelly Nursofya Lestari Sholaikha Khusnul K Sindy La H Singgih Singgih Siti Hardianti Siti Nur Hasina Siti Sulaiha Sitti Lathifatul Isniah Sri Wilujeng Tintin Sukartini Sukartini, Tintin Sukartini Trixie Sonia Hakim Umi Hanik Umi Hanik Umi Hanik Urafidah, Sifa Veronika Amanda Nirwaningsih Vivi Alimatuzzain Wardani, Erika Martining Wijayanti, Lono Wulandari Kusuma Ningsih Yashinta Elma Gustiyani Yunita Rizkia Pratiwi Zahroh, Chilyatiz Zsuryana Aprilla Mustika Sura