Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PREVALENSI PARASIT DAN PENYAKIT BENIH IKAN JELAWAT (LEPTOBARBUS HOEVENII) YANG DIPELIHARA DENGAN PADAT PENEBARAN BERBEDA Dian Febriani; Rahmadi Aziz; Adni Oktaviana; Aldi Huda Verdian
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i2.548

Abstract

Kendala yang sering dihadapi pada kegiatan budidaya ikan jelawat adalah serangan penyakit. Penyakit pada ikan merupakan merupakan kendala utama dalam kegiatan budidadaya ikan. Penyakit yang meyerang ikan jelawat berupa virus, bakteri, dan parasit. Salah satu jenis penyakit yang sering menyerang ikan jelawat yaitu parasit. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis-jenis parasit dan penyakit pada ikan jelawat (Leptobarbus hoevenii) dengan kepadatan yang optimal. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan. Penebaran benih ikan jelawat terdiri atas tiga percobaan, yaitu (A) 100 ekor/m3, (B) 300 ekor/m3, dan (C) 500 ekor/m3. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis parasit yang ditemukan ada 5 jenis yaitu Trichodina sp, Ichtyophtirius multifiliis, Lernaea sp, dan Acanthocephala. Nilai pevalensi yang menginfeksi ikan Jelawat berkisar 23,33 % - 63,33 %. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi yaitu pada percobaan A sebesar 93 %.
Implementation of Digital Image Processing to Determine The Body Dimensions of Nile Tilapia Fish Supriyatna, Agiska Ria; Oktaviana, Adni; Subyantoro, Eko
ABEC Indonesia Vol. 12 (2024): 12th Applied Business and Engineering Conference
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The present work aimed to use digital image processing techniques for identifying body dimensions of NileTilapia. The total number of exoskeleton measurements made on fish body dimension are high in aquaculture as it is usedto predict the weight, feeding schedule, breeding and market value. Current fish measuring methods can be time-consumingand susceptible to human error. In this research, an automated and effective fish measurement system with digital imageprocessing is proposed. It consists of taking images of the fish, segmenting the fish body from its background and finallyusing contour detection to measure a set of dimensions such as length, height and width. This analysis is applied on thesedimensions to find the weight of specific fish. Overall, the results reveal that the image processing methodology maysuccessfully reproduce manual measurements with a great degree of accuracy and hence can be a suitable tool forapplications in aquaculture practice. This may greatly cut down on operations.
Pendampingan Kegiatan Pendederan Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) pada Media Bak Terpal di Desa Notoharjo Kabupaten Lampung Tengah Huda Verdian, Aldi; Oktaviana, Adni; Aziz, Rahmadi; Astria, Qorie; fatimah, nurul; Astriawan, Deris
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 1 No 2 (2024): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v1i2.3943

Abstract

Program pendampingan budidaya ikan gurame (Osphronemus gouramy) di Desa Notoharjo, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas budidaya gurame melalui teknologi bak terpal yang inovatif. Desa ini memiliki potensi besar sebagai pusat budidaya perikanan dan agrowisata, namun saat ini masih menghadapi kendala teknik budidaya yang belum efisien. Kegiatan pendampingan yang dilaksanakan meliputi pemilihan benih berkualitas, pembuatan kolam bak terpal, pelatihan manajemen pakan, dan pengelolaan kesehatan ikan. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, demonstrasi, konsultasi, dan evaluasi berkala untuk memastikan ketercapaian tujuan. Dengan penerapan kolam terpal, pembudidaya diharapkan dapat mengatasi kendala sumber daya air terutama saat musim kemarau, karena kolam terpal dapat menjaga keberlanjutan suplai air. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pembudidaya dalam menerapkan teknologi bak terpal yang ekonomis dan praktis, serta peningkatan produksi benih ikan gurame. Keberhasilan ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan produksi budidaya gurame, memenuhi permintaan pasar sekitar, dan memperkokoh Desa Notoharjo sebagai pusat produksi gurame di Kabupaten Lampung Tengah.
PENAMBAHAN SINBIOTIK (Lactobacillus dan Ekstrak Ubi Jalar) UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) : indonesia happy, happymarlini; Oktaviana, Adni; Febriani, Dian
Jurnal Perikanan Terapan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Perikanan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/peranan.v3i1.2728

Abstract

Tilapia is an important part of freshwater aquaculture in Indonesia. This fish has a high survivability and tolerance for poor water quality and has become a leading commodity for freshwater aquaculture in several Southeast Asian countries including Indonesia. Probiotics are food additives in the form of live microbes that have a beneficial effect on the host by increasing the balance of microbes in the digestive tract. Tilapia rearing was using a cement pond 4x3 meters with a total of 2 pools. Preparation of the container begins with installing the tarpaulin. After that, clean or rinse the pool. Then the pond is filled with water as high as 30 cm from the beginning of maintenance to harvest and left for 1-2 days. Ponds are aerated to increase oxygen levels in the water. Maintenance was carried out for 30 days until the size was 6-8 cm, with commercial feeding in the form of pf800 which had been mixed with synbiotics. From the results of tilapia rearing, it was concluded that the addition of synbiotics in the feed to improve the health of tilapia seeds during 30 days of maintenance was normal. The addition of sweet potato extract and lactobacillus as probiotics is good for fish health.
PEMIJAHAN DAN PENDEDERAN IKAN (Channa asiatica) DI AKUARIUM SPAWNING AND BREEDING OF FISH (Channa asiatica) IN AN AQUARIUM Rahmadi; Saputra, Adi; Oktaviana, Adni
Jurnal Perikanan Terapan Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Perikanan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan Channa Asiatica merupakan ikan hias air tawar yang memiliki ukuran sedang hingga besar. Channa asiatica hidup di habitat rawa-rawa, aliran sungai berarus kecil bahkan mereka bisa ditemukan di genangan-genangan air di dalam hutan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pemijahan ikan Channa asiatica di akuarium. Teknik pemijahan merupakan proses perkawinan yang terjadi antara indukan jantan dan indukan betina yang mengeluarkan sel sperma dan sel telur dan terjadi diluar tubuh ikan (eksternal). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik pemijahan pada ikan Channa asiatica atau gabus hias dan mengetahui bahwa ikan jenis Channa asiatica dapat memijah dalam akuarium. Berdasarkan penelitian Pemijahan Ikan Channa asiatica dapat dilakukan di akuarium dengan cara telur dipisahkan pada akuarium yang berbeda dengan indukan untuk menghindari indukan ikan Channa asiatica memakan telur serta mendapat SR atau angka kehidupan yang lebih baik. Pemijahan Ikan Channa asiatica, telur dapat menetas dalam kurung waktu 24 jam dengan menghasilkan fekunditas 857 butir telur, derajat pembuahan (FR) 76,07%, derajat penetasan (HR) 65,18% dan tingkat kelangsungan hidup (SR) sebesar 74,82%. Kualitas air yang diukur selama penelitian antara lain suhu 27-28oC, pH 7 dan DO 4,3-6,3 mg.L-l dimana semua parameter masih dalam kisaran optimal untuk pemeliharaan ikan channa asiatica.
Bimbingan Teknis Pencegahan Penyakit Dan Manajemen Kualitas Air Yang Ramah Lingkungan Pada UPR Pujakela Farm Pesawaran Lampung febriani, dian; Oktaviana , Adni; faturrohman, kurnia; Supriyatna, Agiska Ria
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 2 No 1 (2025): Mei
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v2i1.4066

Abstract

Peningkatan produksi tersebut mengiringi kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi. Ikan lele masih menjadi ikan terfavorit di provinsi ini. Hal tersebut dilihat dari permintaan masyarakat yang terus meningkat. UPR Pujakela Farm adalah salah satu unit pembudidaya ikan lele sektor pembenihan ikan. Peningkatan atas permintaan membuat farm ini mulai memperbesar skala budidaya melalui peningkatan produksi. Namun beberapa tahun terakhir farm ini mulai menemui kendala. Kendala yang ada saat ini benih lele mengalami kematian yang sangat tinggi saat memasuki tahap pendederan. Hal tersebut membuat produksi benih lele tidak dapat kontinyu. Pemecahan permasalah tersebut dapat melalui peningkatkan keahlian dalam budidaya ikan lele melalui teknologi pencegahan penyakit ikan dan manajemen kualitas air sehingga jumlah benih yang dihasilkan dapat kontinyu agar dapat berpengaruh terhadap jumlah omset yang diperoleh. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Aspek pengembangan sumber daya manusia; Aspek peningkatan keberhasilan budidaya ikan lele; dan Aspek pencegahan penyakit dan manajemen kualitas air pada budidaya ikan lele.
Suplementasi HYPEROL untuk Peningkatan Pertumbuhan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Nurul Fatimah; Fatimah, Nurul; Verdian, Aldi Huda; Faturrohman , Kurnia; Siburian, Arif Faisal; Astria, Qorie; Prastiti, Linuwih Aluh; Oktaviana , Adni
Jurnal Intek Akuakultur Vol. 7 No. 1 (2023): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneleitian ini bertujuan untuk megevaluasi efek suplementasi kombinasi kalsium, magnesium, dan vitamin D3 (HYPEROL) pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang vaname. Selama 60 hari udang diberi pakan dengan perlakuan yang berbeda yaitu kontrol (tanpa suplementasi kombinasi kalsium, magnesiun dan vitamin D3) dan empat tingkat suplementasi kombinasi kalsium, magnesiun dan vitamin D3 yaitu 0.25%; 0.50%; 0.75%; 1,00%. Pemeliharaan udang dilakukan di dalam akuarium dengan ukuran 40x25x30cm yang berisi 4 L air laut yang didesinfeksi pada kepadatan tebar 100 larva m-2. Penelitian ini menunjukkan bahwa suplementasi HYPEROL pada konsentrasi hingga 10 mL Kg-1 secara signifikan dapat meningkatkan pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup udang vaname.
EVALUASI PERTUMBUHAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) YANG DIBERI PAKAN DENGAN SUPLEMENTASI KOMBINASI KALSIUM, MAGNESIUM, DAN VITAMIN D3 Fatimah, Nurul; Verdian, Aldi Huda; Oktaviana, Adni; Prastiti, Linuwih Aluh; Subhan, Rio Yusufi; Kurniawan, Agung; Siburian, Arif Faisal
Jurnal Riset Akuakultur Vol 17, No 4 (2022): (Desember 2022)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.17.4.2022.227-234

Abstract

Kalsium, magnesium dan vitamin D3 adalah komponen yang penting untuk pertumbuhan udang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup dan kualitas air media pemeliharaan udang Litopenaeus vannamei setelah pemberian pakan dengan suplementasi kombinasi kalsium, magnesium dan vitamin D3 pada dosis yang berbeda. Udang diberi pakan dengan perlakuan yang berbeda yaitu kontrol (tanpa suplementasi HYPEROL yang berisi kombinasi kalsium, magnesium dan vitamin D3) dan empat tingkat suplementasi kombinasi HYPEROL yaitu 2,5 mL kg-1; 5 mL kg-1 ; 7,5 mL kg-1; 10 mL kg-1 pakan. Selama penelitian udang dipelihara dalam akuarium dengan ukuran 40x25x30 cm3 yang berisi 25 L air laut yang didesinfeksi pada kepadatan tebar 100 larva m-2. Penelitian ini menunjukkan bahwa suplementasi kombinasi kalsium, magnesium dan vitamin D3 pada konsentrasi hingga 10 mL kg-1 secara signifikan dapat meningkatkan pertumbuhan udang vaname. Kombinasi kalsium, magnesium, dan vitamin D3 yang terkandung dalam HYPEROL memiliki peran sinergis untuk memastikan keseimbangan kalsium yang optimal, sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan udang vaname.Calcium, magnesium, and vitamin D3 are vital feed components to support shrimp growth. This study aimed to evaluate the growth performance, survival rate, and water quality culture of Pacific whiteleg shrimp Litopenaeus vannamei fed with dietary supplementation of a combination of calcium, magnesium and vitamin D3 with different dosages. The treatments in this study consisted of shrimp fed with a control diet (without supplementation of HYPEROL containing a combination of calcium, magnesium and vitamin D3) and four levels of HYPEROL supplementation, i.e., 0; 2,5 mL kg-1; 5 mL kg-1; 7,5 mL kg-1; 10 mL kg-1. Larvae were reared in the tank with a dimension of 40x25x30 cm3 containing 25 L of disinfected seawater at a stocking density of 100 larvae m-2. The present study demonstrated that dietary supplementation of HYPEROL concentrations up to 10 mL kg-1 could significantly improve the growth of Pacific whiteleg shrimp. Combination of calcium, magnesium, and vitamin D3 contained in HYPEROL has an important role in ensuring calcium balance, which affects to the growth of Pacific whiteleg shrimp.
Evaluation of stocking density effects in closed wet transport on juvenile Asian Redtail catfish (Mystus nemurus) Aldi Huda Verdian; Adni Oktaviana; Kevin Dony Kesuma; Nurul Fatimah; Irzal Effendi; Iis Diatin; Tatag Budiardi
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica, Vol. 13: No. 1 (April, 2026)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v13i1.25354

Abstract

This study aims to evaluate the effect of stocking density variation on the survival rate of Asian Redtail catfish juveniles (Mystus nemurus) in a closed wet transportation system for 12 hours and post-transportation maintenance for 4 days. The method used a completely randomized design with three density treatments: 83, 167, and 250 fish per liter, each replicated three times. The results showed that a stocking density of 167 fish per liter provided the best survival rate, reaching 100% at the end of transportation and 95,45% after post-transportation maintenance. At the highest density of 250 fish per liter, a significant decline in survival to 64,39% was observed, accompanied by decreased water quality, lowered dissolved oxygen levels, increased ammonia concentration, and physiological stress symptoms in the juvenile. The decline in water quality and accumulation of metabolic waste at high densities contributed to increased stress and mortality. Besides the biological aspects, the business analysis indicated that a stocking density of 167 fish per liter was optimal in terms of economic efficiency, generating a net profit of IDR 21.467 and an R/C ratio of 1,09, making this scenario commercially viable. This study offers valuable recommendations for the sustainable management of Asian Redtail catfish juvenile transportation, promoting increased production and profitability in aquaculture. Keywords: Asian Redtail Catfish; Juvenile Transport; Profitability; Stocking Density; Survival Rate
Dietary Supplementation of Zinc to Improve Pacific White Shrimp (Litopenaeus vannamei) Immune System Adni Oktaviana
Journal of Aquaculture Science Vol 3 No 2 (2018): Journal Of Aquaculture Science
Publisher : Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31093/joas.v3i2.54

Abstract

This study aimed to determine the effect of zinc supplementation to improves immune responses on the pacific white shrimp (L. vannamei).This study consist of two treatments with four replicates. Dietary zinc supplementation 45 mg/kg of feed (P) anda without dietary zinc supplementation (C). This study was conducted for five weeks. The result showed significantly different on growth performance and haemocytes total. However, its has no significantly different on survival rate of the shrimp.   Keywords: Pacific White Shrimp, Total Haemocyte Count, Zinc