Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Tingkat Pertumbuhan Udang Putih Litopenaeus vannamei dengan Pemberian Tepung Batang Pisang melalui Pakan Adni Oktaviana; Dian Febriani
JSIPi (JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN) (JOURNAL OF FISHERY SCIENCE AND INNOVATION) Vol 6 No 2 (2022): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batang pisang merupakan limbah pertanian potensial dapat dimanfaatkan untuk budidaya perikanan. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat pengaruh pemberian tepung batang pisang melalui pakan terhadap pertumbuhan udang vaname (L. vannamei). Rancangan yang digunakan ialah RAL dimana perlakuan yang digunakan adalah sebagai berikut A: udang vaname yang diberikan pakan dengan penambahan tepung batang pisang 0 g/kg pakan, B: udang vaname yang diberikan pakan dengan penambahan tepung batang pisang 4 g/kg pakan, dan C: udang vaname yang diberikan pakan dengan penambahan tepung batang pisang 6 g/kg pakan. Parameter yang diamati adalah ABW, LPH, dan FCR. Hasil yang diperoleh adalah udang vaname yang diberikan perlakuan tidak memberikan pengaruh terhadap parameter pertumbuhan udang vaname. Namun perlakuan B yang diberikan mendapatkan ABW tertinggi yaitu sebesar 2,66 g dibandingkan perlakuan A dan C yaitu sebesar 2,4 g dan 2,53 g. Hasil yang sama juga diperoleh pada LPH dimana perlakuan B memberikan hasil tertinggi yaitu 3.93 %, dan perlakuan A dan C sebesar 3.59 dan 3.72%. Nilai FCR terbaik juga diperoleh perlakuan B sebesar 1,68, kemuadian perlakuan A dan C yaitu 1,74 dan 1,74.
IMPLEMENTASI METODE DEPURASI SEBAGAI UPAYA SANITASI KERANG HIJAU PADA KELOMPOK NELAYAN PANDAN ALAS DI DESA SRIMINOSARI LAMPUNG TIMUR Noor, Nuning Mahmudah; Hartono, Dwi Puji; Subhan, Rio Yusufi; Indariyanti, Nur; Oktaviani, Adni
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerang hijau merupakan salah satu komoditas perikanan yang banyak diragukan konsumen untukmengkonsumsinya karena sifat alaminya yaitu filter fider, sehingga kerang yang diambil langsung darialam memiliki risiko tinggi terpapar mikroorganisme berbahaya dan juga logam berat, hal tersebutmenimbulkan kehawatiran sehingga diperlukan teknologi penanganan yang lebih baik pada saatpanen dan pasca panen untuk dapat mengurangi resiko tersebut. Untuk memastikan keamananproduk kerang, cara paling ideal adalah dengan memastikan kerang tersebut hidup dandibudidayakan di wilayah bebas pencemaran lingkungan. Menteri Perikanan melalui KeputusanMenteri Perikanan dan Kelautan Nomor 17 Tahun 2004, mensyaratkan bahwa produk perairan harusmenjalankan prosedur yang higienis untuk menjamin keamanan pangan bagi konsumen. Kajian inibertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pembudidaya kerang hijaudalam pengolahan pasca panen dengan metode depurasi. Berdasarkan hasil pengamatan diketahuibahwa terdapat peningkatan pengetahuan tentang sanitasi kerang dan minat masyarakat terhadapaplikasi depurasi. Diharapkan nantinya, masyarakat akan menghasilkan kerang yang memenuhistandar sanitasi dan higienis sehingga mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yangmengkonsumsinya.
JUMLAH HEMOSIT TOTAL PADA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) YANG DIBERIKAN TAMBAHAN TEPUNG BATANG PISANG PADA PAKAN Adni Oktaviana; Dian Febriani
Jurnal Perikanan Unram Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v9i2.169

Abstract

This study aims to determine the total number of hemocytes and the survival of vaname shrimp (L. vannamei) which are fed with the addition of banana stem flour. This study consisted of three treatments with three replications. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) at an error level of 5%. The treatments taken are the maintenance of vaname shrimp by feeding them with the addition of banana stem flour with a dose of 0 gr / kg of feed (A), maintenance of vaname shrimp by feeding them which is given the addition of banana stem flour with a dose of 4 gr / kg of feed (B) and maintenance of vaname shrimp by feeding them with the addition of banana stem flour at a dose of 6 gr / kg of feed (C). The parameters observed were survival rate (SR), total hemocyte count (THC) and water quality measurements. Water quality parameters measured consisted of temperature, dissolved oxygen (DO), pH value, and ammonia content. SR values ??obtained in this study were B (91.30%), C (88.40%) and A (81.15%), respectively.
PENGGUNAAN DEDAK PADI SEBAGAI SUMBER KARBON ORGANIK PADA BUDIDAYA IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus var) DI BAK TERPAL Rahmadi Aziz; Aldi Huda Verdian; Adni Oktaviana
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i4.404

Abstract

Komoditas ikan air tawar yang memiliki potensi untuk dikembangkan yaitu ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus var). Upaya yang dilakukan agar dapat mengembangkan dan meningkatkan produksi ikan lele yaitu melakukan budidaya dengan teknologi penambahan sumber karbon organik dalam meningkatkan pertumbuha bakteri heterotrof untuk merombak bahan organik di lingkungan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan, kelangsungan hidup, feed convertion ratio (FCR), dan rasio C/N terhadap keberhasilan budidaya ikan lele sangkuriang di bak terpal. Perlakuan yang diterapkan adalah pemeliharaan ikan lele sangkuriang dengan rasio C/N 0, C/N 20, C/N 25, dan C/N 30 dengan padat pebaran ikan lele 500 ekor/m3. Hasil penelitian ini adalah penambahan rasio C/N 20 berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele yang dipelihara di bak terpal. Hasil yang terbaik terdapat pada perlakuan rasio C/N 20 dengan growth rate (0,68 gram/hari), survival rate (86%), dan feed convertion ratio (0,85). Selain itu, perlakuan rasio C/N 20 dapat menurunkan kandungan amoniak pada media budidaya ikan lele.
PREVALENSI PARASIT DAN PENYAKIT BENIH IKAN JELAWAT (LEPTOBARBUS HOEVENII) YANG DIPELIHARA DENGAN PADAT PENEBARAN BERBEDA Dian Febriani; Rahmadi Aziz; Adni Oktaviana; Aldi Huda Verdian
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i2.548

Abstract

Kendala yang sering dihadapi pada kegiatan budidaya ikan jelawat adalah serangan penyakit. Penyakit pada ikan merupakan merupakan kendala utama dalam kegiatan budidadaya ikan. Penyakit yang meyerang ikan jelawat berupa virus, bakteri, dan parasit. Salah satu jenis penyakit yang sering menyerang ikan jelawat yaitu parasit. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis-jenis parasit dan penyakit pada ikan jelawat (Leptobarbus hoevenii) dengan kepadatan yang optimal. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan. Penebaran benih ikan jelawat terdiri atas tiga percobaan, yaitu (A) 100 ekor/m3, (B) 300 ekor/m3, dan (C) 500 ekor/m3. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis parasit yang ditemukan ada 5 jenis yaitu Trichodina sp, Ichtyophtirius multifiliis, Lernaea sp, dan Acanthocephala. Nilai pevalensi yang menginfeksi ikan Jelawat berkisar 23,33 % - 63,33 %. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi yaitu pada percobaan A sebesar 93 %.
Implementation of Digital Image Processing to Determine The Body Dimensions of Nile Tilapia Fish Supriyatna, Agiska Ria; Oktaviana, Adni; Subyantoro, Eko
ABEC Indonesia Vol. 12 (2024): 12th Applied Business and Engineering Conference
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The present work aimed to use digital image processing techniques for identifying body dimensions of NileTilapia. The total number of exoskeleton measurements made on fish body dimension are high in aquaculture as it is usedto predict the weight, feeding schedule, breeding and market value. Current fish measuring methods can be time-consumingand susceptible to human error. In this research, an automated and effective fish measurement system with digital imageprocessing is proposed. It consists of taking images of the fish, segmenting the fish body from its background and finallyusing contour detection to measure a set of dimensions such as length, height and width. This analysis is applied on thesedimensions to find the weight of specific fish. Overall, the results reveal that the image processing methodology maysuccessfully reproduce manual measurements with a great degree of accuracy and hence can be a suitable tool forapplications in aquaculture practice. This may greatly cut down on operations.
Pendampingan Kegiatan Pendederan Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) pada Media Bak Terpal di Desa Notoharjo Kabupaten Lampung Tengah Huda Verdian, Aldi; Oktaviana, Adni; Aziz, Rahmadi; Astria, Qorie; fatimah, nurul; Astriawan, Deris
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 1 No 2 (2024): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v1i2.3943

Abstract

Program pendampingan budidaya ikan gurame (Osphronemus gouramy) di Desa Notoharjo, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas budidaya gurame melalui teknologi bak terpal yang inovatif. Desa ini memiliki potensi besar sebagai pusat budidaya perikanan dan agrowisata, namun saat ini masih menghadapi kendala teknik budidaya yang belum efisien. Kegiatan pendampingan yang dilaksanakan meliputi pemilihan benih berkualitas, pembuatan kolam bak terpal, pelatihan manajemen pakan, dan pengelolaan kesehatan ikan. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, demonstrasi, konsultasi, dan evaluasi berkala untuk memastikan ketercapaian tujuan. Dengan penerapan kolam terpal, pembudidaya diharapkan dapat mengatasi kendala sumber daya air terutama saat musim kemarau, karena kolam terpal dapat menjaga keberlanjutan suplai air. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pembudidaya dalam menerapkan teknologi bak terpal yang ekonomis dan praktis, serta peningkatan produksi benih ikan gurame. Keberhasilan ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan produksi budidaya gurame, memenuhi permintaan pasar sekitar, dan memperkokoh Desa Notoharjo sebagai pusat produksi gurame di Kabupaten Lampung Tengah.
PENAMBAHAN SINBIOTIK (Lactobacillus dan Ekstrak Ubi Jalar) UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) : indonesia happy, happymarlini; Oktaviana, Adni; Febriani, Dian
Jurnal Perikanan Terapan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Perikanan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/peranan.v3i1.2728

Abstract

Tilapia is an important part of freshwater aquaculture in Indonesia. This fish has a high survivability and tolerance for poor water quality and has become a leading commodity for freshwater aquaculture in several Southeast Asian countries including Indonesia. Probiotics are food additives in the form of live microbes that have a beneficial effect on the host by increasing the balance of microbes in the digestive tract. Tilapia rearing was using a cement pond 4x3 meters with a total of 2 pools. Preparation of the container begins with installing the tarpaulin. After that, clean or rinse the pool. Then the pond is filled with water as high as 30 cm from the beginning of maintenance to harvest and left for 1-2 days. Ponds are aerated to increase oxygen levels in the water. Maintenance was carried out for 30 days until the size was 6-8 cm, with commercial feeding in the form of pf800 which had been mixed with synbiotics. From the results of tilapia rearing, it was concluded that the addition of synbiotics in the feed to improve the health of tilapia seeds during 30 days of maintenance was normal. The addition of sweet potato extract and lactobacillus as probiotics is good for fish health.
PEMIJAHAN DAN PENDEDERAN IKAN (Channa asiatica) DI AKUARIUM SPAWNING AND BREEDING OF FISH (Channa asiatica) IN AN AQUARIUM Rahmadi; Saputra, Adi; Oktaviana, Adni
Jurnal Perikanan Terapan Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Perikanan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan Channa Asiatica merupakan ikan hias air tawar yang memiliki ukuran sedang hingga besar. Channa asiatica hidup di habitat rawa-rawa, aliran sungai berarus kecil bahkan mereka bisa ditemukan di genangan-genangan air di dalam hutan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pemijahan ikan Channa asiatica di akuarium. Teknik pemijahan merupakan proses perkawinan yang terjadi antara indukan jantan dan indukan betina yang mengeluarkan sel sperma dan sel telur dan terjadi diluar tubuh ikan (eksternal). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik pemijahan pada ikan Channa asiatica atau gabus hias dan mengetahui bahwa ikan jenis Channa asiatica dapat memijah dalam akuarium. Berdasarkan penelitian Pemijahan Ikan Channa asiatica dapat dilakukan di akuarium dengan cara telur dipisahkan pada akuarium yang berbeda dengan indukan untuk menghindari indukan ikan Channa asiatica memakan telur serta mendapat SR atau angka kehidupan yang lebih baik. Pemijahan Ikan Channa asiatica, telur dapat menetas dalam kurung waktu 24 jam dengan menghasilkan fekunditas 857 butir telur, derajat pembuahan (FR) 76,07%, derajat penetasan (HR) 65,18% dan tingkat kelangsungan hidup (SR) sebesar 74,82%. Kualitas air yang diukur selama penelitian antara lain suhu 27-28oC, pH 7 dan DO 4,3-6,3 mg.L-l dimana semua parameter masih dalam kisaran optimal untuk pemeliharaan ikan channa asiatica.
Bimbingan Teknis Pencegahan Penyakit Dan Manajemen Kualitas Air Yang Ramah Lingkungan Pada UPR Pujakela Farm Pesawaran Lampung febriani, dian; Oktaviana , Adni; faturrohman, kurnia; Supriyatna, Agiska Ria
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 2 No 1 (2025): Mei
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v2i1.4066

Abstract

Peningkatan produksi tersebut mengiringi kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi. Ikan lele masih menjadi ikan terfavorit di provinsi ini. Hal tersebut dilihat dari permintaan masyarakat yang terus meningkat. UPR Pujakela Farm adalah salah satu unit pembudidaya ikan lele sektor pembenihan ikan. Peningkatan atas permintaan membuat farm ini mulai memperbesar skala budidaya melalui peningkatan produksi. Namun beberapa tahun terakhir farm ini mulai menemui kendala. Kendala yang ada saat ini benih lele mengalami kematian yang sangat tinggi saat memasuki tahap pendederan. Hal tersebut membuat produksi benih lele tidak dapat kontinyu. Pemecahan permasalah tersebut dapat melalui peningkatkan keahlian dalam budidaya ikan lele melalui teknologi pencegahan penyakit ikan dan manajemen kualitas air sehingga jumlah benih yang dihasilkan dapat kontinyu agar dapat berpengaruh terhadap jumlah omset yang diperoleh. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Aspek pengembangan sumber daya manusia; Aspek peningkatan keberhasilan budidaya ikan lele; dan Aspek pencegahan penyakit dan manajemen kualitas air pada budidaya ikan lele.