Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

DESAIN PANDUAN TARI RINDU MUHAMMAD BAGI ANAK USIA DINI BERBASIS KEARIFAN LOKAL MANDAILING Syarifah Aini; Kholidah Nur; Sartika Dewi Harahap
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4801

Abstract

Penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan penelitian R&D yang dikembangkan oleh Borg & Gall menurut Sugiyono yang meliputi 10 langkah yaitu analisis potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk, validasi desain, refisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi pemakaian, Produk Masal, dan Implementasi. Analisis menunjukkan kurangnya ketertarikan anak terhadap tari, terutama di era digital yang lebih mempopulerkan hiburan modern. Untuk mengatasi masalah ini, Panduan Tari Rindu Muhammad dirancang khusus untuk anak usia dini di RA Darussalam Kota Siantar, mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Mandailing untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya tari di kalangan generasi muda. Validasi desain panduan dilakukan oleh ahli media dan ahli materi. Hasil dari ahli media menunjukkan persentase kevalidan sebesar 85,71%, menandakan bahwa media audio visual tersebut valid dan efektif dalam meningkatkan daya ingat anak. Validasi oleh ahli materi menghasilkan persentase 75,38%, menegaskan materi video untuk pembelajaran. Uji coba panduan di RA Darussalam menunjukkan efektivitas materi; anak-anak antusias dan cepat memahami gerakan, sementara pengajar menemukan panduan jelas dan mudah dipahami. Setelah revisi pemakaian, uji coba ulang dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas perbaikan. Hasilnya menunjukkan peningkatan keterlibatan anak-anak yang menikmati aktivitas interaktif dan memberikan umpan balik positif. Implementasi panduan di RA Darussalam menghasilkan nilai 92,85% dari guru, menandakan efektivitas tinggi dalam pembelajaran dan harapan untuk memperkenalkan budaya lokal Mandailing kepada anak-anak
Kreatifitas Mahasiswa PIAUD dalam Merancang APE (Alat Pembelajaran Edukatif) sebagai Media Belajar Anak Usia Dini: Creativity of PIAUD Students in Designing APE (Educational Learning Tools) as Early Childhood Learning Media Harahap, Sartika Dewi; Wahyuni, Annisa
JURNAL TILA ( Tarbiyah Islamiyah Lil Athfaal ) Vol. 1 No. 2 (2021): Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal- Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/tila.v1i2.557

Abstract

Pendidikan anak usia dini (Paud) ataupun taman kanak-kanak sejatinya adalah wadah belajar dengan cara bermain. Maka sudah semstintya seorang guru paud maupun TK harus menawarkan ragam permainan namun tidak meninggalkan sisi edukasi. Bagi sebagain orang tua menitipkan anaknya di Paud ataupun TK merupakan cara penunjang pembentukan karakter, religius, sosial dan budaya sebagai pengalaman tambahan diluar rumah. Hal ini tentunya menjadi PR penting bagi guru dan calon guru di PAUD/PIAUD ataupun TK/RA. Penelitian ini dirumuskan dari realisasi teori dan hasil praktek pembelajaran mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dalam mengikuti mata kuliah Pembelajaran Alat Permainan Edukatif di semester V (lima) STAIN Mandailing Natal. Mata kuliah ini disusun sesuai dengan kurikulum yang digunakan di Prodi tersebut untuk memberikan keterampilan, stimulasi, kecakapan untuk menghadapi dunia kerja yakni mengajar Anak Usia Dini dimasa yang akan datang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran dan memdeskripsikan pemahaman tentang sejauh apa kreatifitas Mahasiswa dalam merancang Alat Pembelajaran Edukatif sebagai media belajar anak usia dini. Mahasiswa membuat sendiri APE dan mempresentasikannya dikelas diikuti dengan nama, fungsi, cara menggunakan, serta kelebihan dan kekurangan APE yang dibuat sendiri oleh 11 Mahasiswa tersebut. Penelitian ini ditulis dengan metode deskripsi dengan memaparkan hasil dari observasi langsung tentang keberhasilan mahasiswa pada saat presentasi APE tersebut. Di akhir mata kuliah mahasiswa memberikan kesimpulan bahwa menghadirkan APE yang mereka rancang akan memberikan kontribusi pengalaman belajar sambil bermain menjadi lebih menarik, inovatif, penting, tepat guna. APE juga dapat mengembangkan kemampuan meyerap dan menghasilkan pembelajaran baik secara kognitif, afektif, konatif maupun psikomotorik. untuk anak usia dini.
Meningkatkan Pemahaman dan Mengenal Islam Lebih Dekat melalui Bahasa Dakwah dalam Bingkai Digital Harahap, Sartika Dewi; Harahap, Siti Rahma
Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Welfare : June 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/welfare.v1i2.550

Abstract

Internet users around the world, especially in Indonesia, are dominated by Millennials. The search for identity and even religious knowledge, which is crucial, has made millennials choose the internet as a source of knowledge that is currently in demand. A preacher, through his official channels, spreads his da'wah through several social media platforms that are considered close to all levels of society. Youtube is one of the social media platforms that is in great demand by many millennial viewers who cannot be stopped today. This community service aims to explain the language of da'wah in a digital frame, which sees the YouTube phenomenon as a social media that conveys da'wah messages to get to know Islam better. Language, in a broad sense, is a mediator for conveying messages from speakers to listeners. The information that arrives can be full, half-full, or even lost. But for whatever reason, the delivery of Islamic da'wah messages cannot be underestimated. Especially in a digital frame that spreads like a virus. Millennials must get full information so they can get to know Islam more closely and be able to apply it in the right language and habits in their lives.
Kreatifitas Mahasiswa PIAUD dalam Merancang APE (Alat Pembelajaran Edukatif) sebagai Media Belajar Anak Usia Dini: Creativity of PIAUD Students in Designing APE (Educational Learning Tools) as Early Childhood Learning Media Harahap, Sartika Dewi; Wahyuni, Annisa
JURNAL TILA ( Tarbiyah Islamiyah Lil Athfaal ) Vol. 1 No. 2 (2021): Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal- Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/tila.v1i2.557

Abstract

Pendidikan anak usia dini (Paud) ataupun taman kanak-kanak sejatinya adalah wadah belajar dengan cara bermain. Maka sudah semstintya seorang guru paud maupun TK harus menawarkan ragam permainan namun tidak meninggalkan sisi edukasi. Bagi sebagain orang tua menitipkan anaknya di Paud ataupun TK merupakan cara penunjang pembentukan karakter, religius, sosial dan budaya sebagai pengalaman tambahan diluar rumah. Hal ini tentunya menjadi PR penting bagi guru dan calon guru di PAUD/PIAUD ataupun TK/RA. Penelitian ini dirumuskan dari realisasi teori dan hasil praktek pembelajaran mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dalam mengikuti mata kuliah Pembelajaran Alat Permainan Edukatif di semester V (lima) STAIN Mandailing Natal. Mata kuliah ini disusun sesuai dengan kurikulum yang digunakan di Prodi tersebut untuk memberikan keterampilan, stimulasi, kecakapan untuk menghadapi dunia kerja yakni mengajar Anak Usia Dini dimasa yang akan datang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran dan memdeskripsikan pemahaman tentang sejauh apa kreatifitas Mahasiswa dalam merancang Alat Pembelajaran Edukatif sebagai media belajar anak usia dini. Mahasiswa membuat sendiri APE dan mempresentasikannya dikelas diikuti dengan nama, fungsi, cara menggunakan, serta kelebihan dan kekurangan APE yang dibuat sendiri oleh 11 Mahasiswa tersebut. Penelitian ini ditulis dengan metode deskripsi dengan memaparkan hasil dari observasi langsung tentang keberhasilan mahasiswa pada saat presentasi APE tersebut. Di akhir mata kuliah mahasiswa memberikan kesimpulan bahwa menghadirkan APE yang mereka rancang akan memberikan kontribusi pengalaman belajar sambil bermain menjadi lebih menarik, inovatif, penting, tepat guna. APE juga dapat mengembangkan kemampuan meyerap dan menghasilkan pembelajaran baik secara kognitif, afektif, konatif maupun psikomotorik. untuk anak usia dini.
Penerapan Metode Drill pada Praktek Ibadah untuk Anak Usia Dini di RA Darussalam Huta Siantar: Application of the Drill Method on Worship Practices for Early Childhood in RA Darussalam Huta Siantar Harahap, Sartika Dewi
JURNAL TILA ( Tarbiyah Islamiyah Lil Athfaal ) Vol. 3 No. 1 (2023): Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal- Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/tila.v3i1.1356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana cara guru mendidik anak sejak usia dini tentunya merupakan proses kreatifitas dan keteladanan dalam mendorong sikap yang positif terhadap tumbuh kembang dan sikap yang jauh lebih baik terhadap masa depan yang tidak mudah diterapkan. Perjalanan tersebut membutuhkan kesabaran dan keteguhan hati, selain itu harus dipadukan dengan metode pembelajaran yang dapat membantu anak memahami setiap materi yang ditawarkan. Metode demonstrasi dan praktik yang diterapkan di RA Darussalam Huta Siantar merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan praktik ibadah, khususnya dalam ibadah sholat bagi siswa usia dini. Dengan penghiburan ini diharapkan mereka menjadi hamba Allah yang rajin beribadah.
Students’ Perception of The Talking Stick Technique in Enhancing Students’ Speaking Skills Putri, Putri Amanda; Apriyanti Hasibuan; Sartika Dewi Harahap
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12856

Abstract

This study investigates students’ perceptions of the Talking Stick technique in enhancing English-speaking skills among seventh-grade students at MTsN 4 Mandailing Natal. The technique was implemented as an alternative teaching strategy to promote active, confident, and motivated speaking participation. This research applied a descriptive qualitative method supported by quantitative data. Data were collected from 32 students of class VII-J through observation, questionnaires, interviews, and documentation. The findings showed that students’ perceptions toward the Talking Stick technique were dominantly positive, with a mean percentage of 89.7%, indicating a very high level of positive response. Students agreed that the technique made English learning more enjoyable (100%), improved confidence (91%), and reduced fear of making mistakes (78%). Furthermore, it significantly increased students’ motivation and self-confidence, with an average score of 90.6%. However, several challenges remained, including nervousness when speaking (68.8%), limited vocabulary (78.2%), and grammatical concerns (71.9%). Overall, the Talking Stick technique effectively enhanced students’ speaking participation, confidence, and classroom interaction. It is recommended that English teachers use this strategy to create an interactive and supportive learning environment that fosters students’ communicative competence.
Does ChatGPT Support Student’s English Writing? Perception Study in Islamic Education Management Harahap, Sartika Dewi; Hidayani, Syarifah; Hasanah, Nurul
Journal of English Language and Education Vol 10, No 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i6.1663

Abstract

The growing use of artificial intelligence (AI) tools has reshaped language learning, offering new opportunities for students to enhance their writing skills. This qualitative study explores the experiences of 27 first-semester students from the Islamic Education Management Department at Institut Jam’iyah Mahmudiyah, Tanjung Pura, in learning English writing through ChatGPT. The study aims to understand how students use ChatGPT as a problem-solving tool when facing difficulties in grammar, vocabulary, and sentence construction. Data were collected through questionnaires and written reflections. The findings reveal that students use ChatGPT to find examples, clarify grammatical rules, and practice sentence formation in various contexts. Many students reported feelings of curiosity, engagement, and self-reflection during the process. The study implies that ChatGPT can serve as an effective learning companion, fostering learner autonomy and motivation in developing writing skills among beginner students in Islamic higher education settings.