Claim Missing Document
Check
Articles

Arketipe Tokoh Lengkara Dalam Novel 00.00 Karya Ameylia Falensia : Teori Carl Jung Lestari, Ayu; Juidah, Imas; Kohar, Dadun; Winata, Nana Triana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3490

Abstract

Novel 00.00 karya Ameylia Falensia merepresentasikan dinamika psikologis remaja melalui tokoh utama yang mengalami konflik batin akibat tekanan lingkungan dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur kepribadian tokoh utama dalam novel tersebut melalui pendekatan psikologi sastra khususnya merujuk pada teori arketipe Carl Gustav Jung. Fokus kajian diarahkan pada tiga aspek utama dalam teori Jung yakni persona, shadow, dan anima/animus yang dianggap mencerminkan lapisan terdalam dari perjalanan psikologis tokoh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka dan baca catat sebagai strategi dalam pengumpulan data serta analisis teks secara mendalam.
Citra Wanita Tokoh Utama dalam Novel Cerita Tentang Rani Karya Herry Santoso Siswanto, Asep; Juidah, Imas; Kohar, Dadun; Tarsinih, Eny
Salingka Vol 22, No 1 (2025): SALINGKA, Edisi Juli 2025
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/salingka.v22i1.1115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji citra diri dan citra sosial tokoh perempuan utama, yaitu Rani dalam novel Cerita Tentang Rani karya Herry Santoso. Representasi perempuan dianalisis melalui pendekatan kritik sastra feminis dengan menyoroti aspek fisik, psikis, dan sosial. Pendekatan ini digunakan untuk menelusuri relasi kuasa, stereotip gender, serta posisi perempuan dalam sistem sosial patriarki. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi. Sumber data utama adalah novel Cerita Tentang Rani edisi pertama terbitan tahun 2017. Data diperoleh melalui pembacaan intensif dan pencatatan kutipan dalam novel yang mencerminkan representasi perempuan. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi untuk mengungkap makna eksplisit dan implisit dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rani direpresentasikan sebagai sosok perempuan yang cantik, sabar, tangguh, dan bertanggung jawab dalam berbagai peran sosial. Meskipun mengalami ketidakadilan dalam rumah tangga dan tekanan sosial, Rani tetap menunjukkan keteguhan dan idealisme. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel tersebut merepresentasikan kompleksitas pengalaman perempuan dalam sistem sosial patriarki dan menggambarkan perjuangan perempuan untuk memperoleh ruang dan eksistensi dalam masyarakat.This research aims to examine the self-image and social image of the main female character, Rani, in the novel Cerita Tentang Rani by Herry Santoso. Women's representation is analyzed through a feminist literary criticism approach by highlighting physical, psychological, and social aspects. This approach is used to explore power relations, gender stereotypes, and the position of women in patriarchal social systems. The method used is qualitative descriptive with documentation techniques. The main source of data is the novel Cerita Tentang Rani, the first edition published in 2017. Data were obtained through intensive reading and recording of quotes in novels that reflected women's representations. Analysis is carried out using content analysis techniques to uncover explicit and implicit meanings in the text. The results of the study show that Rani is represented as a beautiful, patient, tough, and responsible woman in various social roles. Despite experiencing injustice in the household and social pressure, Rani still shows steadfastness and idealism. This study concludes that the novel represents the complexity of women's experiences in patriarchal social systems and depicts women's struggle to gain space and existence in society.
CNN Indonesia's Framing Strategy in Influencing Public Opinion Juidah, Imas; Pratiwi, Veronika Unun
J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture Vol. 5 No. 1 (2025): J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/j-lelc.2025.21607

Abstract

This study analyzes media framing in political reporting by CNN Indonesia from January to July 2024, focusing on how the media frames political events related to the government's position. Media framing plays a role in shaping public opinion, but studies on framing patterns in Indonesia's mainstream media are still limited. This study aims to identify CNN Indonesia's framing patterns on political issues and how the media builds narratives that strengthen or challenge the government's legitimacy. Using Entman's (1993) and Pan & Kosicki's (1993) framing analysis with a qualitative approach, this study found that CNN Indonesia tends to support the government on issues of democratic stability, while on controversial issues such as the change in the age limit for regional head candidates, the framing emphasizes public reaction and policy criticism. The conclusion of this study shows that media framing influences public opinion, both in strengthening the government's position and highlighting dissatisfaction with controversial policies, making it important to critically analyze political media coverage in Indonesia.
Konflik Batin pada Novel Kemelut Rondasih dan Dua Anaknya Karya Minanto Hakim, Frizy Azizul; Juidah, Imas; Logita, Embang
GERAM Vol. 13 No. 1 (2025): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2025.22430

Abstract

This study aims to reveal the inner conflict of the main character in the novel Kemelut Rondasih dan Dua Anaknya by Minanto through a literary psychology approach, especially Abraham Maslow's humanistic theory. Rondasih is described as a woman who grew up in an incomplete family environment and faced psychological, social, and economic pressures. This study uses a qualitative descriptive method with listening and note-taking techniques, as well as content analysis to trace quotations that reflect the character's inner conflict. The results of the analysis show that the conflict is closely related to the unfulfilled physiological needs, sense of security, love and belonging, and self-esteem. Failure to meet these needs hinders Rondasih's psychological balance. This study concludes that Maslow's theory is effective in understanding the inner conflict of literary characters. Practically, these findings are useful in learning literature and can be applied in bibliotherapy to develop empathy and self-reflection in readers.
SOSIOLOGI SASTRA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PETUALANGAN TOM SAWYER KARYA MARK TWAIN Juidah, Imas
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v4i2.53

Abstract

Tujuan yang akan dicapai penulis dalam penelitian ini, yaitu (1) mendeskripsikan struktur intrinsik novel Petualangan Tom Sawyer karya Mark Twain dan (2) mendeskripsikan aspek sosiologi sastra tokoh utama novel Petualangan Tom Sawyer karya Mark Twain. Data dalam penelitian ini kata-kata, kalimat, dan kutipan yang terdapat dalam novel Petualangan Tom Sawyer. Sumber data primer berupa novel Petualangan Tom Sawyer karya Mark Twain diterbitkan oleh Penerbit Narasi Yogyakarta, dengan tebal 412 halaman. Sumber data sekunder berupa buku-buku acuan tentang teori sastra, teori sosiologi, artikel-artikel dari internet, dan novel Petualangan Tom Sawyer karya Mark Twain. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak catat. Teknik analisis data menggunakan metode Content Analysis atau teknik analisis isi. Tokoh utama dalam novel Petualangan Tom Sawyer adalah Tom Sawyer. Dari pembahasan data, penulis memperoleh kesimpulan bahwa aspek sosiologi sastra tokoh utama dalam novel Petualangan Tom Sawyer karya Mark Twain dari sudut pandang sosiologi sastra yaitu aspek moral dalam hal ini yang diungkap adalah perbuatan, sikap, budi pekerti, susila para tokoh utama; aspek etika membahas tentang kesusilaan yang menentukan tentang bagaimana manusia hidup dalam masyarakat; aspek sosial ekonomi terbagi atas tiga golongan (1) golongan ekonomi rendah, (2) golongan ekonomi menengah, (3) golongan ekonomi atas; aspek cinta kasih membahas hubungan rasa cinta kasih antara Tom Sawyer dan Becky Tathcher ; aspek agama yang terdapat dalam novel Petualangan Tom sawyer adalah seorang anak yang diwajibkan untuk beribadah kepada tuhan; aspek pendidikan yang ditampilkan mencakup pendidikan formal dan pendidikan dalam keluarga dan masyarakat.
TRANSFORMASI TOKOH PEWAYANGAN DALAM BUKU PUISI SAKUNTALA KARYA GUNAWAN MARYANTO SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR DAN MODEL PEMBELAJARANNYA DI SMA Anisah, Haviatun; Juidah, Imas
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i1.67

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan siswa dalam menulis puisi, rendahnya kemampuan apresiasi puisi, bahan ajar yang disajikan pembelajarannya monoton siswa hanya dikenalkan pada puisi-puisi yang umum dan pengarang terdahulu. Dalam penelitian ini puisi tertarik untuk menganlisis transformasi tokoh pewayangan Sakuntala dalam buku puisi Sakuntala karya Gunawan Maryanto sebagai alternatif bahan ajar dan model pembelajarannya di SMA”. Rumusan Masalah dalam penelitian ini (1) Apa sajakah bentuk-bentuk transformasi pewayangan tokoh Sakuntala ke dalam kumpulan puisi Sakuntala karya Gunawan Maryanto? (2) Apakah kumpulan puisi Sakuntala karya Gunawan Maryanto dapat dijadikan bahan ajar di SMA? (3) Bagaimana gambaran model pembelajaran berdasarkan hasil dari analisis intertekstualitas dalam puisi Sakuntala karya Gunawan Maryanto?. Metode yang digunakan dalam peneilitan ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka, teknik baca catat, studi dokumentasi, dan teknik analisis. Teknik pengolahan data dilakukan dengan cara membaca puisi, menganalisis unsur-unsur pembangun puisi, membandingkan kisah dalam pewayangan tokoh Sakuntala dalam buku kumpuluan puisi Sakuntala dan merumuskan simpulan analisis. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Bentuk transformasi dalam puisi Sakuntala karya Gunawan Maryanto terdapat pentransformasian dalam karakteristik tokoh; (2) Isi puisi-puisi dapat dijadikan sebagai bahan ajar di SMA baik dari segi bahasa yaitu bahasanya yang baku dan kepuitisan bahasanya, segi psikologi siswa yaitu sesuai dengan perkembangan siswa yakni adanya sikap kritis dan adanya stimulus dalam berpikir siswa untuk memahami yang disampaikan oleh penyair dan dari segi latar budaya yaitu sesuai dengan tingkat keadaan dilingkungan sekitar; (3) Model Advance Organizer sangat menarik dalam pembelajaran di sekolah karena menguatkan kembali kemampuan kognitif siswa.
FENOMENA GENDER VIOLENCE TOKOH UTAMA PEREMPUAN DALAM NOVEL TELEMBUK KARYA KEDUNG DARMA ROMANSHA: SEBUAH KAJIAN FEMINISME SASTRA Juidah, Imas; Herlina, Eli
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i2.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha yang meliputi tema, alur, latar, dan penokohan; (2) bentuk gender violence yang dialami tokoh utama perempuan dalam novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha yang meliputi physical violence, psychological violence, dan sexual violence tokoh utama novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha. Data dalam penelitian ini berwujud kata, frase, kalimat, dan ungkapan yang terdapat dalam novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha. Sedangkan, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha. Hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut. (1) Unsur intrinsik novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha meliputi: (a) tema novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha yaitu perlawanan perempuan dalam menghadapi berbagai ketidakadilan karena kodrat dan jenis kelamin, serta kekerasan gender; (b) alur yang digunakan dalam novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha yaitu alur mundur; (c) latar novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha meliputi latar tempat, waktu, dan sosial; (d) tokoh novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha yaitu terdapat satu tokoh utama dan tiga puluh dua tokoh tambahan; (e) sudut pandang novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha yaitu menggunakan sudut pandang orang pertama “aku”. (2) Bentuk gender violence yang dialami tokoh utama perempuan dalam novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha meliputi: (a) physical violence yang dialami tokoh utama perempuan novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha yaitu berupa dorongan dan pukulan; (b) psychological violence yang dialami tokoh utama perempuan novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha yaitu berupa penyelewengan dan pengucapan kata-kata yang tidak menyenangkan; dan (c) sexual violence yang dialami tokoh utama perempuan novel Telembuk karya Kedung Darma Romansha yaitu berupa pemerkosaan.
KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL API TAUHID KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY: KAJIAN PSIKOLOGI ERIK ERIKSON Yuliyani, Apri; Juidah, Imas; Logita, Embang
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v6i1.109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur-unsur intrinsik dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy; (2) kepribadian tokoh utama dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy berdasarkan kajian psikologi Erik Erikson. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata, frasa, kalimat, dan kutipan yang terdapat dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy. Sedangkan, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy. Hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut. (1) Unsur intrinsik novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy meliputi: (a) tema novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy adalah perjuangan Badiuzzaman Said Nursi menghidupkan agama Islam di Turki Utsmani.; (b) alur yang digunakan dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy yaitu alur maju; (c) latar novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy meliputi latar tempat, waktu, dan sosial; (d) tokoh novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy yaitu terdapat satu tokoh utama dan empat puluh dua tokoh tambahan; (e) sudut pandang novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy yaitu menggunakan sudut pandang orang ketiga “Dia”. (2) Kepribadian tokoh utama dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy meliputi: (a) kepercayaan dasar versus ketidakpercayaan dasar yang terdapat pada kepribadian tokoh utama yaitu kepercayaan dasar yang ditandai dengan kemudahan makannya, yaitu mendapat asi atau menyusu pada ibunya; (b) otonomi versus rasa malu dan keraguan yang terdapat pada tokoh utama yaitu ditandai dengan tumbuhnya kemauan baik salah satunya perilaku mau bertanya; (c) inisiatif versus perasaan bersalah yang terdapat pada tokoh utama yaitu ditandai dengan adanya perkembangan rasa ingin tahu dan keterampilan bahasa; (d) Industri versus inferioritas yang terdapat pada tokoh utama yaitu ditandai dengan adanya kontak dan pengalaman baru di dunia sosial; (e) identitas versus kebingungan peran yang terdapat pada tokoh utama yaitu ditandai dengan perilaku tokoh yang sudah mulai sibuk dengan dirinya sendiri dan adanya identitas ego yang cukup baik; (f) intimasi versus pengasingan yang terdapat pada tokoh utama yaitu ditandai dengan adanya keakraban yang terbangun pada Badiuzzaman Said Nursi dan pengikutnya; (g) generativitas versus stagnasi yang terdapat pada tokoh utama yaitu ketika Badiuzzaman Said Nursi mulai menempatkan dirinya di masyarakat untuk memberikan pengajaran dan juga memberikan ide atau gagasan dalam menyumbang pembangunan dunia menjadi lebih baik; dan (h) integritas ego versus keputusasaan yang terdapat pada tokoh utama yaitu ditandai ketika Badiuzzaman Said Nursi berusaha mereflesikan kehidupannya di masa lalu. Namun, ia merasa putus asa karena telah ditinggal ibu dan keponakannya yang sangat ia sayangi.
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL LELAKI HARIMAU KARYA EKA KURNIAWAN: TINJAUAN PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD Juidah, Imas; Nofrahadi, Nofrahadi; Sultoni, Achmad
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v6i1.111

Abstract

Novel Lelaki Harimau karya Eka Kurniawan merupakan novel yang sangat menarik karena dipenuhi dengan konflik dan intrik yang dibawakan begitu apik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik batin tokoh utama dalam novel Lelaki Harimau karya Eka Kurniawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang ada di dalam novel Lelaki Harimau karya Eka Kurniawan. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu novel Lelaki Harimau karya Eka Kurniawan yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2019 (cetakan kesepuluh). Sedangkan, sumber data sekunder yang digunakan yaitu buku, jurnal, artikel, dan berbagai sumber data lain yang relevan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik baca catat, studi pustaka, dan teknik analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel Lelaki Harimau karya Eka Kurniawan terdapat konflik batin yang dialami oleh tokoh utama, yaitu Margio yang diwujudkan dalam id, ego, dan superego.
KONTRUKSI NILAI SOSIAL DALAM KUMPULAN CERPEN TAWA GADIS PADANG SAMPAH KARYA AHMAD TOHARI Sultoni, Achmad; Juidah, Imas; Saufan Hilmi, Hubbi
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v6i2.119

Abstract

Manusia sejatinya merupakan makhluk sosial. Manusia tidak dapat hidup sendiri dan selalu membutuhkan orang lain. Namun akhir-akhir ini ditengarai bahwa nilai-nilai sosial yang sesungguhnya telah lama terjiwai dan menjadi laku hidup manusia Indonesia eksistensinya mulai terkikis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan kontruksi nilai sosial yang terkandung dalam kumpulan cerpen Tawa Gadis Padang Sampah karya Ahmad Tohari. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif dengan kekhasannya mendeskripsikan data yang diperoleh secara mendalam. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tahapan pembacaan teks cerpen secara seksama, mengklasifikasikan data, menafsirkan hasil analisis data, mengkonfirmasi hasil analisis, kemudian menyimpulkan hasil analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen Tawa Gadis Padang Sampah karya Ahmad Tohari. Pendekatan strukturalisme genetik Lucien Goldmann digunakan sebagai upaya mengetahui data-data yang berkaitan dengan kontruksi nilai sosial dalam teks cerpen. Kontruksi nilai sosial tersebut merupakan representasi pandangan dunia pengarang, sementara fakta sosial adalah hal melatarbelakangi pandangan dunia tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontruksi nilai sosial yang terdapat dalam kumpulan Tawa Gadis Padang Sampah karya Ahmad Tohari yaitu: nilai sosial bersolidaritas, nilai sosial bertoleransi, dan nilai sosial bekerja sama. Fakta sosial yang melatarbelakangi pandangan dunia pengarang adalah interaksi sosial masyarakat pinggiran atau masyarakat kecil yang mencirikan pola kehidupan bersolidaritas, bertoleransi, dan saling bekerja sama.