Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER MATA KULIAH PENGANTAR PENYUNTINGAN Utami, Santi Pratiwi T; Juidah, Imas; Muharudin, Eko; Syam, Suhendi; Yuda, Ramadhan Kusuma; Sumarwati
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v6i2.121

Abstract

This study aims to describe the quality of the odd semester final exam items for the Introduction to Editing course for the 2020/2021 academic year at the Indonesian Literature Program, Universitas Negeri Semarang. This research is a quantitative research with descriptive method. The research subjects were 60 students. Data collection techniques were carried out by documenting. Quantitative data analysis based on level of difficulty, discriminating power, quality of distractors, validity, and reliability with 100 questions. The results of the analysis show that the quality of the odd semester final exam items in the Introduction to Editing course has a moderate level of difficulty, sufficient discriminating power, and very good distracting qualities. In addition, there are 68 valid items and 0.78 reliability in the high category. The conclusion of the study is that the odd semester final exam items for the Introduction to Editing subject need to be revised to improve the quality of the items.
KEPRIBADIAN TOKOH KARMAN DALAM NOVEL KUBAH KARYA AHMAD TOHARI: SEBUAH KAJIAN PSIKOANALISIS CARL GUSTAV JUNG Juidah, Imas; Sultoni, Achmad; Bahri, Samsul
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v7i1.162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh utama dalam novel Kubah karya Ahmad Tohari berdasarkan kajian psikoanalisis Carl Gustav Jung. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata, frasa, kalimat, dan kutipan yang terdapat dalam novel Kubah karya Ahmad Tohari. Sedangkan, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu novel Kubah karya Ahmad Tohari. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini psssikoanalisis menggunakan teori arketipe dari Carl Gustav Jung menunjukkan bahwa Topeng, Shadow, Anima-animus, dan Self dalam diri tokoh Karman telah menjadi dasar psikologis perilaku Karman dalam menghadapi tantangan hidup. Kekuatan-kekuatan bawah sadar ini membuat tokoh Karman tetap tabah, kokoh, dan berpikir rasional. Ia dapat membuktikan bahwa dirinya ingin memperbaiki diri lagi setelah perbuatan masa lalu yang kurang pantas.
VARIASI BAHASA PEDAGANG SEBAGAI SALAH SATU BENTUK KERAGAMAN BAHASA: (Kajian Deskriptif Analitis terhadap Penggunaan Bahasa Pedagang Pasar Baru Kabupaten Indramayu Jawa Barat) Logita, Embang; Juidah, Imas
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v7i1.218

Abstract

With the existence of Indonesia as the national language and accompanied by various regional languages, the Indonesia people have a very rich variaty of languages. So we need to take care of this form so that it is not eroded by the times. The trader of pasar baru Indramayu are part of the Indramayu community who speak Javanese-Sundanese language in communicating because geographically it is on the border of Sunda and Java, so that majority of the population is mixed between Sundanese and Javanese. Likewise, on of the language variations that exist in the Pasar Baru Indramayu merchants communtity which has diversity, where based on research it out that the Pasar Baru Indramayu merchants community that we know in general in their language use javanese but it turns out that communicating there are other regional languages, namely Sundanese and Indonesian according to the context they are spoken to. Based on the result of the study, that in the speech of traders, especially those of Pasar baru traders, there are language variations. Language variations that occur in the speech of these traders generally ocuur because of the language user factor itself and the factor of its use. In terms of language users, language variations occur due to geographical factor that cause regional variations (dialects). In additions, in terms of users, language variations also occur because of the influence of the interlocuter. In terms of language use, language variation in terms of the topic of the problem, generally trades always say quantiti (amount).
SEMIOTIKA RIFFATERRE DALAM PUISI “MAK” KARYA KEDUNG DARMA ROMANSHA Lestari, Ayu; Juidah, Imas; Bahri, Samsul
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v8i1.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan semiotika Riffaterre yang meliputi: 1) ketidaklangsungan ekspresi, 2) pembacaan heuristik dan hermeneutik, 3) matriks, model, varian, dan 4) hipogram dalam kumpulan puisi rahi(i)m karya Kedung Darma Romansha. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang digunakan berupa sajak bait, dan baris dalam puisi. Sumber data penelitian ini adalah puisi yang berjudul “Mak” dalam kumpulan puisi Rahi(i)m karya Kedung Darma Romansha, dengan metode penelitian deskriptif analitik. Pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Hasil penelitian analisis sajak “Mak”dalam kumpulan puisi rahi(i)m yaitu: ketidaklangsungan ekspresi, pembacaan heuristik dan hermeneutik, matriks, model, varian, dan hipogram. Sajak “Mak” ekspresi tidak langsung meliputi penggantian arti yang terdapat kata kiasan seperti metafora, metonimia, personifikasi, alegori dan sinekdoke. Penyimpangan arti yang disebabkan oleh ambiguitas, dan kontradiksi. Penciptaan arti berupa rima, enjambemen, dan tipografi. Pembacaan heuristik dan hermeneutik pada sajak “Mak” menghasilkan interpretasi arti berdasarkan konvensi Bahasa yang sedikit, belum sampai pada makna puisi seutuhnya. Sedangkan pada pembacaan tingkat kedua banyak menghasilkan konvensi sastra, dengan menitik beratkan pada ketidaklangsungan ekspresi yang banyak menggunakan penggantian arti. Matriks sajak “Mak” yakni nasib seorang anak. Model sajak “Mak” nasib masing-masing anak yang dibawa semenjak lahir dari rahim ibu (orang tuanya). Ada dua varian dalam sajak “Mak” ada pada bait kedua dan keempat. Hipogram pada sajak “Mak” memiliki hubungan intertekstual dengan sajak “Ayah dan Ibu Tercinta”, memiliki makna sama tentang nasib seorang anak yang terlahir dari rahim ibunya. Maka makna, bahwa setiap anak yang lahir dari rahim ibunya (Mak) pasti akan memiliki nasib masing-masing dan takdir yang berbeda, garis takdir yang membawanya hidup sampai dengan mati.
PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DALAM NOVEL SEGALA YANG DIISAP LANGIT KARYA PINTO ANUGRAH : KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Melinda, Ike Jihan; Juidah, Imas; Bahri, Samsul; Logita, Embang
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i1.440

Abstract

Novel Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah memuat tema yang di dalamnya terdapat fenomena sosial budaya masyarakat Minangkabau. Fenomena tersebut berisikan persoalan pertentangan yang terjadi akibat adanya perubahan sosial budaya seperti; adat istiadat, ekonomi, agama, dan sistem matrilineal. Perubahan-perubahan yang dilakukan masyarakat Minangkabau dalam novel  Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah sangat melaju pesat dan dapat dilihat mulai dari kehidupan sehari-hari mereka mulai dari pola pikir, tingkah laku dan kebiasaan hidup. Menurut pandangan peneliti kisah sosial budaya yang disampaikan dalam novel ini sangat menarik karena memunculkan beberapa sudut pandang yang berbeda ketika membacanya. Oleh karena itu masalah dalam penelitian ini apa sajakah bentuk-bentuk perubahan sosial budaya dalam novel Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah berdasarkan kajian sosiologi sastra? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, dan kutipan dalam novel. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka, analisis, baca dan catat. Teknik pengolahan data dilakukan dengan cara membaca novel. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan untuk mengetahui dan mendeskrisipkan bentuk-bentuk perubahan sosial budaya yang terjadi pada masyarakat Minangkabau dalam novel Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor (1) internal: ekonomi (2) eksternal: adat istiadat, pemberontakan atau revolusi yang dilakukan oleh tokoh Magek Takangkang yang melawan saudara perempuannya sendiri yaitu Bungo Rabiah sebagai penerus keturunan bangsawan Minangkabau pada generasi ketujuh.
SEMIOTIKA PEIRCE DALAM KUMPULAN CERPEN MENGHARDIK GERIMIS KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO Kaniroh, Kaniroh; Juidah, Imas; Logita, Embang
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.990

Abstract

Penelitian ini berjudul Semiotika Peirce dalam Kumpulan Cerpen Menghardik Gerimis Karya Sapardi Djoko Damono. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan ikon, indeks, dan simbol yang terdapat dalam kumpulan cerpen Menghardik Gerimis karya Sapardi Djoko Damono. Bagaimana relasi antara tanda-tanda dalam cerpen tersebut, yang berupa ikon, indeks dan simbol, karena itulah yang ingin penulis jelaskan dan deskripsikan pada penelitian ini. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Peirce dengan metode deskriptif kualitatif dan data yang diperoleh menggunakan teknik pengumpulan data yaitu teknik baca dan catat agar mengetahui isi cerpen yang akan dianalisis, sehingga dapat disimpulkan hasil pada penelitian ini mengenai semiotika Peirce yang terdapat dalam Kumpulan cerpen Menghardik Gerimis karya Sapardi Djoko Damono.