Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : eCo-Buss

Intensi Kewirausahaan Sosial Wirausaha Muda di Indonesia: Studi Masa Pandemi Covid-19 Citrawati Jatiningrum; Bernaditha H. S. Utami; Suarni Norawati; Silvany Silvany
eCo-Buss Vol. 4 No. 2 (2021): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v4i2.247

Abstract

Kewirausahaan sosial (social entreprenuership) menjadi solusi menghadapi perekonomian yang terpuruk pada saat pandemi Covid-19 di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi determinan faktor intensi kewirausahaan sosial para wirausaha muda di Indonesia. Berbagai faktor diuji untuk membuktikan motivasi yang mendorong para pengusaha melakukan kewirausahaan sosial. Penelitin ini menggunakan survei sebanyak 280 para pengusaha muda. Analisis pada penelitian ini menggunakan metode statistik SEM. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kewajiban moral, self-efficacy kewirausahaan dan dukungan sosial sebagai faktor penentu intensi kewirausahaan sosial. Hasil temuan ini memberikan bukti faktor penentu yang mempengaruhi kewirausahaan sosial yang perlu untuk pembinaan berkelanjutan sebagai salah satu solusi bisnis di masa pandemi dan akan meningkatkan perekonomi di Indonesia
Analisis Faktor Berwirausaha dan Literasi Kewirausahaan terhadap Intensi Kewirausahaan: Studi di Indonesia Musdalifah Dimuk; Citrawati Jatiningrum
eCo-Buss Vol. 2 No. 2 (2020): Building a Customer-Centric Service Culture
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v2i2.517

Abstract

Penelitian tentang wawasan kewirausahaan dan literasi kewirausahaan pada universitas di Indonesia saat ini sedang berkembang. Tujuan dari pengembangan berbagai literasi kewirausahaan adalah untuk menumbuhkan lebih banyak wirausahawan dan menciptakan usahawan muda.yang sukses. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah sikap, norma subjektif, kontrol perilaku yang dirasakan dan literasi kewirausahaan berpengaruh terhadap intensi kewirausahaan. Data primer penelitian ini dikumpulkan melalui survei kuesioner. Koefisien Korelasi Pearson dan Analisis Regresi Berganda digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel memiliki hubungan positif yang signifikan dengan Intensi Kewirausahaan. Kontribusi kajian ini adalah merekomendasikan bahwa beberapa factor tersebut dan literasi kewirausahaan merupakan hal penting sebagai peningkatan kemampuan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha yang menjadi modal utama seseorang untuk sukses dalam usahanya dan dapat menumbuhkan intensi kewirausahaan
Analisis Faktor Penentu Kemandirian Kewirausahaan Inklusif Penyandang Disabilitas: Studi Pada Kota Tangerang Propinsi Banten Lia Dama Yanti; Vivin Hanitha; Rina Aprilyanti; Citrawati Jatiningrum
eCo-Buss Vol. 5 No. 1 (2022): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v5i1.506

Abstract

Inclusive entrepreneurship in Indonesia is one of the strategic issues that is the government's priority target. Inclusive business independence through Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) with disabilities is believed to be one of the solutions to increase the productivity and welfare of persons with disabilities. The purpose of this study is to analyze the determinants of entrepreneurial independence in inclusive businesses for persons with disabilities in the city of Tangerang. This study uses the statistical analysis method of probit regression and multiple linear regression and interview results. The results reveal that several factors influence inclusive entrepreneurship where evidence shown that expertise or skill of disabilities, information access and social support are the most important factors. In addition, inclusive microfinance and digital marketing for persons with disabilities have also proven significant in increasing business independence. This finding has contribute to the government in providing policies and regulations for the entrepreneurial of MSMEs for people with disabilities in Indonesia