Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

MANAJEMEN BEBAN KERJA UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS ANGGOTA IPNU-IPPNU Irwan Desyantoro; Dewi Puspita Sari; Agung Santoso Pribadi
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 5, No 1 (2026): JURNAL DEDIKASI UNTUK NEGERI (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v5i1.5105

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis anggota IPNU-IPPNU melalui pelatihan manajemen beban kerja. Pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2024 ini melibatkan 15 peserta. Metode yang digunakan mencakup sesi teori, simulasi, dan studi kasus dengan fokus pada teknik manajemen waktu, pengelolaan stres, dan strategi self-care. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta, yang dibuktikan melalui uji beda pre-test dan post-test menggunakan paired samples t-test (t = -5.436, p < 0.001). Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa publikasi media massa, pendaftaran modul pelatihan untuk HaKI, dan rencana publikasi ilmiah. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi peserta dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka.
Meningkatkan Budaya Rasa Syukur Di Kalangan Guru SMA Laboratorium UPGRIS Melalui Pelatihan Psikologi Positif Rusmalia Dewi; Gusti Yuli Asih; Yudi Kurniawan; Agung Santoso Pribadi
TEMATIK Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v6i2.15332

Abstract

Abstract: The purpose of this community service (PkM) is to improve the psychological well-being and professionalism of high school teachers at the UPGRIS Laboratory through positive psychology training focused on a culture of gratitude. This training aims to maintain the mental health of teachers by exploring their potential for gratitude, thereby improving their mental and emotional well-being. Through techniques such as gratitude journaling, mindfulness exercises, and group discussions, the training is expected to help teachers appreciate small moments, create a positive atmosphere in the workplace, and strengthen relationships with colleagues. With a positive perspective, teachers are expected to experience a significant impact in their teaching, bring better energy to the classroom, and promote a culture of gratitude at school and at home. Teacher mental health is also crucial for the well-being of their families and communities. The PkM team from the psychology faculty conducted this training as a solution to improve teachers' self-understanding and skills, who had previously felt resigned to daily activities. The training process included lectures, discussions, and practice. The results of the community service program showed a 40% increase in understanding of gratitude, resulting in teachers being more mentally healthy and able to overcome challenges in daily activities, as well as better understanding themselves and their surroundings. Keywords: Positive Psychology Training, culture of gratitude, high school teachers   Abstrak             Tujuan pengabdian masyarakat (PkM) ini adalah meningkatkan kesejahteraan psikologis dan profesionalisme guru SMA Laboratorium UPGRIS melalui pelatihan psikologi positif yang fokus pada budaya rasa syukur. Pelatihan ini bertujuan menjaga kesehatan mental para guru dengan menggali potensi rasa syukur dalam diri mereka, sehingga kesejahteraan mental dan emosional meningkat. Melalui teknik seperti penulisan jurnal rasa syukur, latihan mindfulness, dan diskusi kelompok, pelatihan diharapkan dapat membantu guru menghargai momen-momen kecil, menciptakan suasana positif di tempat kerja, dan memperkuat hubungan antar rekan sejawat. Dengan perspektif positif, para guru diharapkan merasakan dampak signifikan dalam pengajaran, menghadirkan energi lebih baik ke dalam kelas, dan mempromosikan budaya rasa syukur di lingkungan sekolah dan rumah. Kesehatan mental guru juga penting untuk kesejahteraan keluarga dan lingkungan. Tim PkM dari fakultas psikologi mengadakan pelatihan ini sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan diri guru, yang selama ini merasa pasrah dengan aktivitas sehari-hari. Proses pelatihan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman tentang rasa syukur hingga 40%, sehingga guru lebih sehat secara mental dan mampu mengatasi tantangan dalam kegiatan sehari-hari serta lebih baik memahami diri dan lingkungan sekitar. Kata Kunci: Pelatihan Positif Psikologi, budaya syukur, guru SMA
Pengaruh Resiliensi dan Stres Kerja terhadap Produktivitas Kerja pada Pendidik Sri Kandariyah Nawangsih; Dewi Puspitasari; Agung Santoso Pribadi
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 4 No. 4 (2026): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v4i4.1878

Abstract

Peran pendidik di era Society 5.0 mengalami pergeseran dari sekadar pemberi informasi menjadi fasilitator. Bekerja secara produktif untuk mencapai target yang ditentukan, beradaptasi dalam situasi kerja yang relatif sulit, melakukan penyesuaian terhadap perubahan, dan mempertahankan kualitas hasil capaian bahkan meningkatkannya merupakan tantangan tersendiri bagi pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh resiliensi dan stres kerja terhadap produktivitas kerja pada pendidik. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda yang melibatkan semua pendidik di panti asuhan berjumlah 60 orang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan resiliensi dan stres kerja mempengaruhi produktivitas kerja pendidik secara sangat signifikan (nilai F sebesar 13,423 dan taraf signifikansi 0,000). Secara parsial diketahui resiliensi berpengaruh terhadap produktivitas kerja (nilai t sebesar 5,039 > t tabel 2,00247) sedangkan stres kerja  tidak memberikan pengaruh terhadap produktivitas kerja (nilai t sebesar 1,470 < t tabel 2,00247)). Penelitian ini membuktikan bahwa resiliensi memengaruhi produktivitas kerja, tetapi stres kerja tidak memengaruhi produktivitas kerja. Selain itu diketahui nilai R square sebesar 0,320 yang berarti resiliensi berpengaruh sebesar 32% terhadap produktivitas kerja, sementara 68% dipengaruhi oleh faktor lainnya.
Peningkatan Kemampuan Operasional Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika dengan Mengunakan Media Gambar pada Siswa Kelas III Tunagrahita Ringan SDLB Negeri Semarang Agung Santoso Pribadi
EXPERIENTIA : Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/exp.v4i2.895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasional penjumlahan mata pelajaran matematika dengan menggunakan media gambar pada siswa kelas III SLB Negeri Semarang. Hipotesis yang diajukan adalah ada peningkatan kemampuan operasional penjumlahan mata pelajaran matematika dengan menggunakan media gambar pada siswa kelas III SDLB Negeri Semarang. Subjek penelitian ini berjumlah 9 orang siswa kelas III tuna grahita ringan SDLB Semarang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest desain. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t = -6,275 (p
PERBEDAAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA Agung Santoso Pribadi; Rini Sugiarti
EXPERIENTIA : Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/exp.v6i1.1786

Abstract

Penelitian ini ini bertujuan menguji perbedaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan tipe Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMA. Subjek Penelitian ini berjumlah 69 siswa kelas X IPS. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala kepercayaan diri. Rancangan penelitiannya adalah eksperimen dengan menggunakan static group design. Analisis data dilakukan menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung (-0,026, p 0,980>0,05). maka hipotesis diterima. Rata-rata (mean) untuk kelas yang mengunakan model pembelajaran koperatif tipe Numbered Head Together adalah 0,49 dan kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share adalah 0,53. Disimpulkan bahwa kepercayaan diri siswa di kelas dengan model pembelajaran koperatif tipe think Pair share lebih tinggi daripada kepercayaan diri siswa di kelas dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together.
DESKRIPSI GANGGUAN KEPRIBADIAN PADA ANAK DIDIK LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK KELAS II A KUTOARJO Utami, Retno Ristiasih; Pribadi, Agung Santoso
MANASA Vol. 2 No. 1 (2013): Juni, 2013
Publisher : Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe personality disorders of prisoners from Kutoarjo Children Penitentiary. The descriptive method is used to analyze data that conducted with Millon’s Adolescent Clinical Inventory (MACI). Population of this research is 117 prisoners from Kutoarjo Children Penitentiary, the subjects were determined through an incidental sampling technique (n = 59), 13 – 20 years, male and female. Result reveal based on average score of 30 indicators of MACI that types of clinical personality are negativistic, depressive and histrionic. The problems that occurred are family discord, social insensitivity and peer insecurity. Clinical syndromes are delinquent predisposition, impulsive propensity, substance abuse proneness and depressive affect
Keterkaitan Dukungan Sosial Orang Tua Dengan Minat Belajar Siswa Kelas XI Di SMK Bhakti Nusantara Mranggen Fahmi Hafaizh; Agung Santoso Pribadi
Reswara Journal of Psychology Vol. 3 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Program Studi Magister Psikologi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v3i1.10540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan minat belajar. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan minat belajar pada siswa. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 160 siswa kelas XI. Penelitian ini menggunakan cluster random sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan dua skala, yaitu skala minat belajar dan skala dukungan sosial orang tua. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman Rho. Hasil analisis data menunjukkan adanya korelasi sebesar 0,195 dengan nilai p = 0,013 dan (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara dukungan sosial orang tua dengan minat belajar, sehingga hipotesis didalam penelitian ini diterima