Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Pendekatan Realistic Mathematics Education Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Tentang Penyajian Data Pada Siswa Kelas V SDN Poncowarno Tahun Ajaran 2021/2022 Aprilia Sekar Kinasih; Wahyudi Wahyudi; Ratna Hidayah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.84027

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk meningkatkan hasil belajar Matematika pada penyajian data siswa kelas V SDN Poncowarno tahun ajaran 2021/2022. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas tiga siklus, dengan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Metode pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan tes. Hasil riset menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar Matematika, meningkat dari 83,33% pada siklus I menjadi 87,5% pada siklus II dan III. Langkah-langkah RME, seperti memahami masalah kontekstual, menjelaskan masalah kontekstual, menyelesaikan masalah kontekstual, membandingkan dan mendiskusikan jawaban, dan menyimpulkan. Meskipun berhasil, penelitian menghadapi kendala, Solusi untuk kendala penerapan RME, seperti kesulitan dalam menyusun materi pembelajaran sesuai situasi nyata, adalah meningkatkan kerjasama guru matematika dengan praktisi industri atau ahli terkait. Dengan melibatkan mereka dalam penyusunan materi, guru dapat memperoleh wawasan langsung tentang situasi nyata dalam penerapan matematika, menjadikan materi pembelajaran lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi positif pada pengembangan metode pembelajaran Matematika yang lebih kontekstual melalui pendekatan RME, dengan mengidentifikasi dan mengatasi beberapa tantangan implementasinya.
Penerapan Model Predict Observe Explain (POE) dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Amalina Yusnani; Suhartono Suhartono; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.75962

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah model Predict Observe Explain (POE) dengan media konkret; (2) meningkatkan hasil belajar; dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi yang ditemukan dalam pembelajaran. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SDN Arjowinangun yang berjumlah 18 siswa dengan 8 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber data. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) peningkatan hasil belajar dengan menerapkan model Predict Observe Explain (POE) dengan media konkret; (2) persentase hasil belajar siswa pada siklus I=80,56%, pada siklus II=86,11%, dan pada siklus III=94,44%; dan (3)  kendala yang ditemui yaitu siswa sulit dikondisikan ketika kegiatan eksperimen. Kesimpulan penelitian ini adalah meningkatnya hasil belajar IPA melalui penerapan model Predict Observe Explain (POE) dengan media konkret materi pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda pada siswa kelas V SDN Arjowinangun tahun ajaran 2022/2023. 
Penerapan Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi Shinta Aulia; Uli Fathurrizqoh; Wahyudi Wahyudi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92180

Abstract

Angka korupsi di Indonesia sangat memprihatinkan, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam penanganannya dan keterlibatan banyak pihak salah satunya mahasiswa. Tujuan artikel ini, (1) menganalisis dan mengkaji mengenai pendidikan antikorupsi, (2) penerapan pendidikan antikorupsi di Perguruan Tinggi. Dalam artikel ini, digunakan metode studi pustaka dengan bersumber dari buku dan jurnal penelitian sebelumnya yang membahas tentang Pendidikan Antikorupsi. Proses pengumpulan literatur yang digunakan dalam artikel ini, dilakukan dengan mengkaji penelitian sebelumnya tentang korupsi dan pendidikan antikorupsi dalam lingkup Perguruan Tinggi. Penulis memberi opini dan didukung dengan literatur-literatur yang telah dikaji. Hasil dari artikel ini menyatakan (1) pendidikan antikorupsi merupakan proses pembelajaran untuk menghindari suatu penyakit politik yang telah membuat masyarakat menjadi miskin dan menderita sehingga terjadi kesenjangan sosial yang besar, (2) penerapan pendidikan antikorupsi dapat dilakukan dengan menjadikan pendidikan antikorupsi sebagai mata kuliah di perguruan tinggi, melakukan sosialisasi, dan mengadakan seminar. 
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Proses dan Hasil Belajar IPA Materi Perubahan Wujud Benda pada Siswa Elfrida Restuana Janti; Wahyudi Wahyudi; Rokhmaniyah Rokhmaniyah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.76183

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Problem Based Learning, meningkatkan keterampilan proses IPA, meningkatkan hasil belajar IPA. Keterampilan proses dan hasil belajar IPA siswa dapat meningkat karena guru telah melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan langkah-langkah model Problem Based Learning orientasi masalah,pengorganisasian belajar, pembimbingan siswa, menyajikan hasil kerja atau diskusi, analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah dengan baik dan dengan memberikan solusi dari kendala-kendala yang mengganggu proses pembelajaran sehingga siswa dapat fokus belajar dan keterampilan proses serta hasil belajar siswa dapat meningkat. Desan penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VA SDN Benerkulon. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan proses IPA dan hasil belajar IPA dengan model Problem Based Learning. Ketuntasan keterampilan proses IPA siklus I 87,49%, siklus II 89,16%, dan siklus III 93,33%. Ketuntasan hasil belajar siklus I 85%, siklus II 87,5%, dan siklus III 95%. Kendala yang ditemui yaitu terdapat sedikit siswa yang masih belum berani mengemukakan pendapat dan pasif dalam pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Poblem Based Learning dapat meningkatkan Keterampilan Proses IPA dan Hasil Belajar IPA materi perubahan wujud benda pada siswa kelas VA SDN Benerkulon tahun ajaran 2022/2023.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Pembelajaran Matematika tentang Bangun Ruang pada Siswa Kelas V di SD Negeri Sitibentar Tahun Ajaran 2022/2023 Tri Nurohmatul Hidayah; Moh Salimi; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.77511

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan media konkret (2) meningkatkan pembelajaran Matematika tentang bangun ruang pada siswa kelas V melalui penerapan model Problem Based Learning dengan media konkret. (3) mendeskripsikan kendala dan solusi pada penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan media konkret.  Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini ialah guru kelas dan siswa kelas V SDN Sitibentar. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, studi dokumen dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan  terjadi peningkatan pembelajaran Matematika tentang bangun ruang dengan model Problem Based Learning dengan media konkret, mendeskripsikan kendala dan solusi pada penerapan Model Problem Based Learning. Presentase ketuntasan hasil belajar matematika mengalami pada siklus I = 75,5%, siklus II = 80,5%, siklus III = 89,5%  Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran Matematika tentang bangun ruang pada siswa kelas V SDN Sitibentar tahun ajaran 2022/2023.
Analisis Kesalahan Siswa pada Tes Kemampuan Dasar Matematika Siswa Kelas III SD Negeri 1 Kedawung Tahun Ajaran 2019/2020 Monalisa Darma Wati; Wahyudi Wahyudi; Tri Saptuti Susiani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.77287

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis, faktor penyebab dan alternatif solusi mengatasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal Tes Kemampuan Dasar Matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu, tes, wawancara dan studi dokumen. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan dasar matematika dan pedoman wawancara. Subjek penelitian ini berjumlah 19 siswa dan 1 guru kelas III SD Negeri 1 Kedawung. Hasil penelitian menunjukkan: (1) jenis kesalahan siswa yaitu reading error sebesar 10,98%, comprehension error sebesar 11,53% , transformation error sebesar 16,48%, process skill error 48,90 %, dan encoding error sebesar 12,08%; (2) faktor penyebab yaitu (a) Reading error yaitu siswa kurang teliti dalam membaca soal (b) Comprehension error yaitu siswa  tidak memahami  apa  yang diketahui dalam soal. (c) Transformation error yaitu siswa salah dalam menggunakan rumus, siswa salah merubah satuan. (d) Process skill error yaitu siswa  salah   mengoperasikan  perhitungan. (e) Encoding error yaitu siswa   salah  menuliskan  jawaban akhir.
Pengaruh Implementasi Program Sekolah Penggerak Terhadap Softskill dan Hardskill dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Dewi Indrapangastuti; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.80459

Abstract

Persepsi masyarakat di Indonesia terhadap implementasi program sekolah penggerak terkesan hanya menunjukkan pembentukan sikap dan perilaku peserta didik, tetapi masih kurang pada penguasaan pengetahuan secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh sekolah penggerak terhadap softskill dan hardskill serta menganalsis dampak implementasi program sekolah penggerak terhadap softskill dan hardskill siswa dalam penguatan profil pelajar Pancasila. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar dengan metode kombinasi. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara variabel X (sekolah penggerak) terhadap variabel Y (softskill dan hardskill) memberikan sumbangan sebesar 70,7%. Artinya, implementasi program sekolah penggerak memberi pengaruh sebesar 70,7% terhadap softskill dan hardskill dalam penguatan profil  Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar. Simpulan hasil penelitian adalah implementasi program sekolah penggerak berpengaruh positif terhadap softskill dan hardskill dalam  penguatan profil pelajar Pancasila.
Penerapan Model Learning Cycle dengan Media Papan Pintar untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS tentang Organ Tubuh Manusia bagi Siswa Kelas V SDN Arjosari Tahun Ajaran 2023/2024 Rina Resiana Dewi; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85854

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Learning Cycle dengan media papan pintar, (2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui penerapan model Learning Cycle dengan media papan pintar, (3) meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Learning Cycle dengan media papan pintar, dan (4) mendeskripsikan kendala dan solusi yang dihadapi dalam penerapan model Learning Cycle dengan media papan pintar. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga siklus. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas V SDN Arjosari. Data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes dan nontes. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu: (1) penerapan model Learning Cycle dengan media papan pintar dilakukan dengan langkah engage (melibatkan) dengan media papan pintar, explore (mengeksplorasi) dengan papan pintar, explain (menjelaskan) dengan papan pintar, elaborate (penerapan) dengan papan pintar, dan evaluation (evaluasi), (2) penerapan model Learning Cycle dengan media papan pintar dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dibuktikan dengan persentase ketuntasan pada siklus I = 74,72%,  siklus II = 85,28%, dan siklus III = 87,64%, (3)  penerapan model Learning Cycle dengan media papan pintar dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibuktikan dengan persentase ketuntasan pada siklus I = 77,77%, siklus II = 88,88%, dan siklus III = 100%, dan (4) kendala yang dihadapi dalam penerapan model Learning Cycle dengan media papan pintar meliputi pengkondisian siswa yang sulit, siswa gaduh saat pembagian kelompok, dan siswa kurang aktif dalam menanggapi presentasi kelompok lain. Solusi yang diterapkan yaitu guru bersikap lebih tegas, guru mengajak siswa untuk membuat kesepakatan kelas, dan memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif dalam menanggapi presentasi kelompok lain. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle dengan media papan pintar dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS tentang organ tubuh manusia bagi siswa kelas V SDN Arjosari tahun ajaran 2023/2024. 
Implementasi Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS Tentang Aku dan Kebutuhanku pada Siswa Kelas IV SDN 1 Adikarso Ghazi Inzanul Ardiatama; Wahyudi Wahyudi; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah-langkah model inkuiri terbimbing, (2) meningkatkan kemampuan berpikir kritis, (3) meningkatkan hasil belajar, (4) mendeskripsikan kendala dan solusi. Penelitian ini merupakan PTK kolaboratif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SDN 1 Adikarso. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) implementasi model inkuiri terbimbing melalui langkah-langkah: (a) orientasi; (b) mengembangkan pertanyaan; (c) merencanakan penyelidikan; (d) eksplorasi untuk mengumpulkan data; (e) analisis dan interpretasi data; dan (f) membuat kesimpulan, (2) peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I=81,2%, siklus II=84,5%, dan siklus III= 86,7%, (3) peningkatan hasil belajar IPAS dengan ketuntasan siklus I= 84,22%, siklus II= 87,56%, siklus III= 89,07%. Hambatan yang terjadi antara lain suasana kelas yang kurang kondusif dan solusinya guru melakukan ice breaking. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model inkuiri terbimbing secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS.
Penerapan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Menggunakan Media Konkret untuk Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Pancasila Materi Kerja Sama pada Siswa Kelas IV SDN Arjosari Tahun Ajaran 2023/2024 Zahara Nur Oktaviani; Tri Saptuti Susiani; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.86043

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang wajib dilaksanakan oleh setiap manusia agar memiliki tujuan hidup. Tujuan penelitian ini adalah:(1) mendeskripsikan langkah-langkah model CTL menggunakan media konkret; (2) meningkatkan pembelajaran Pendidikan Pancasila materi kerja sama; (3) mendeskripsikan kendala dan solusi yang ditemukan. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas IV SDN Arjosari. Teknik triangulasi penelitian ini adalah triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) terjadi peningkatan pembelajaran dengan menerapkan model CTL menggunakan media konkret; (2) Persentase ranah afektif siklus I=78,47%, siklus II=89,58%, siklus III=95,06%. Ranah psikomotor siklus I=80,21%, siklus II=86,46%, siklus III=94,79%. Ranah kognitif siklus I=78,50%, siklus II=85,87% dan siklus III=90,53%; (3) kendala yang ditemui yaitu siswa sulit dikondisikan. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model CTL menggunakan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran Pendidikan Pancasila materi kerja sama pada siswa kelas IV SDN Arjosari tahun ajaran 2023/2024.