Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Problem Based Learning dengan Media Google Earth untuk Meningkat Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas V SD Ferdi Kurniawan; Suhartono Suhartono; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.96418

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian terbaru dengan memanfaatkan Google Earth dalam pembelajaran IPAS yang bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah-langkah model PBL dengan media Google Earth, (2) meningkatkan hasil belajar IPAS, (3) menguraikan kendala dan solusi penerapan model PBL. Penelitian ini merupakan PTK kolaboratif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri 1 Tlogosari. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) penerapan model PBL melalui langkah-langkah: (a) orientasi masalah, (b) pengorganisasian belajar, (c) pembimbing siswa, (d) penyajian hasil kerja, dan (e) analisis dan evaluasi; (2) penerapan model PBL yang tepat dapat meningkatkan hasil belajar IPAS dengan ketuntasan siklus I= 37,50%, siklus II= 87,50%, siklus III= 87,50%. Hambatan yang terjadi antara lain siswa kurang percaya diri, solusinya yaitu pemberian motivasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Menggunakan Multimedia untuk Meningkatkan Kerja Sama dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila pada Siswa Kelas V SDN 3 Krakal Tahun Ajaran 2023/2024 Gita Anggraeni; Moh Salimi; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.88107

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan PBL menggunakan multimedia, (2) meningkatkan kerja sama pendidikan pancasila, (3) meningkatkan hasil belajar pendidikan pancasila, (4) mendeskripsikan kendala dan solusi penelitian. PTK dilaksanakan tiga siklus. Subjek penelitian guru dan siswa kelas V. Data yang digunakan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data teknik nontes yaitu observasi dan wawancara, teknik tes berupa tes tertulis. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) penerapan model PBL menggunakan multimedia dilakukan 5 langkah, (2) peningkatan kerja sama. Siklus I = 78,89%, siklus II = 84,17% dan siklus III = 91,11%, (3) peningkatan hasil belajar. Siklus I = 70,59%, siklus II= 85,29, siklus III= 94%, (4) kendala penelitian yaitu siswa pasif, solusi yang diberikan yaitu ice breaking dan motivasi. Kesimpulan penelitian yaitu penerapan model PBL menggunakan multimedia meningkatkan kerja sama dan hasil belajar pendidikan pancasila
Pembelajaran penelitian tindakan kelas melalui model project-based learning pada calon guru sekolah dasar Wahyudi Wahyudi; Dewi Indrapangastuti; Rokhmaniyah Rokhmaniyah
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 8, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v8i3.90773

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan langkah penerapan Project-Based Learning (PjBL), (2) meningkatkan keterampilan menyusun proposal PTK, dan (3) meningkatkan hasil belajar metodologi PTK. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek 116 mahasiswa PGSD FKIP UNS yang menempuh mata kuliah metodologi PTK Tahun 2023. Sumber data yang digunakan adalah mahasiswa teman sejawat dosen, dan dokumen. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) langkah penerapan Project-Based Learning (PjBL) meliputi (a) penyajian masalah, (b) penyusunan rencana projek, (c) penyusunan jadwal projek, (d) monitoring pelaksanaan projek, (e) presentasi hasil projek, (f) evaluasi hasil projek; (2) penerapan PjBL dapat meningkatkan keterampilan menyusun proposal PTK, dan (3) penerapan model Project-Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar metodologi PTK bagi mahasiswa PGSD. Learning classroom action research through project-based learning model for prospective elementary school teachers Abstract: The aims of this study were (1) to describe the steps for implementing Project-Based Learning (PjBL), (2) to improve skills in preparing Classroom Action Research (CAR) proposals, and (3) to improve learning outcomes of the CAR methodology. This study used a Classroom Action Research design, with 116 PGSD FKIP UNS students taking the CAR methodology course in 2023 as subjects. The data sources used were students, fellow lecturers, and documents. Data collection techniques with observation, interviews, and tests. Data validity uses source and technique triangulation. The results of the study show that (1) the steps for implementing Project-Based Learning (PjBL) include (a) presenting the problem, (b) preparing a project plan, (c) preparing a project schedule, (d) monitoring project implementation, (e) presenting project results, (f) evaluating results project; (2) the application of PjBL can improve the skills of preparing CAR proposals, and (3) the application of the PjBL model can improve the learning outcomes of the CAR methodology for PGSD students.
Exploring Students' Mathematical Creative Thinking in the Context of Social Arithmetic Dewi Indrapangastuti; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Wahyudi Wahyudi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.5980

Abstract

Mathematics education aims to develop students' logical and creative thinking skills, which are essential for solving complex and non-routine problems. Creativity in mathematics is particularly important for problem-solving and critical reasoning. This study analyzes students' mathematical creative thinking abilities in social arithmetic, focusing on fluency, flexibility, originality, and elaboration. This study employed a descriptive qualitative method with a case study approach to explore the complexity of mathematical creative thinking. The research involved 40 second-semester students from the Elementary School Teacher Education program at the Faculty of Teacher Education and Educational Sciences, UNS. Participants were categorized into high, medium, and low academic ability groups. Data collection techniques included a validated test instrument (assessed using the Aiken index), with reliability determined by Cronbach’s Alpha coefficient. Interviews were conducted to supplement the test results. Data analysis followed a process of data reduction, presentation, interpretation, and verification. The findings revealed that students’ mathematical creative thinking abilities varied by indicator: fluency (57.5%, moderately creative), flexibility (75%, creative), originality (60%, moderately creative), and elaboration (52.5%, moderately creative). The overall average score was 61.25%, categorizing students as creative. The dominant indicator was flexibility, which fell into the creative category. These results suggest that students demonstrate adaptability in problem-solving but may require further development in originality and elaboration. Students' mathematical creative thinking abilities are strongest in flexibility. It is recommended that mathematics educators implement innovative learning models to enhance technological, pedagogical, content knowledge (TPCK) and scientific reasoning.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan LKPD Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas III SD Negeri 1 Adikarso Adelia Ayu Pertiwi; Suhartono Suhartono; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.87428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan LKPD berbasis STEAM dan meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini, penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian yaitu, guru dan peserta didik kelas III SDN 1 Adikarso. Data yang digunakan yaitu, data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan tes. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan langkah penerapan model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan LKPD Berbasis STEAM yaitu, (a) penentuan pertanyaan mendasar, (b) perencanaan pembuatan proyek dengan LKPD berbasis STEAM, (c) penyusunan jadwal, (d) pemantauan peserta didik dengan LKPD berbasis STEAM, (e) pengujian hasil dengan LKPD berbasis STEAM, (f) evaluasi. Penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan LKPD berbasis STEAM dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia persentase ketuntasan hasil belajar ranah kognitif siklus I=81,67%, siklus II=88,34%, siklus III=93,33%. Setelah dilakukan tindakan peserta didik menjadi lebih aktif dalam pembelajaran. Kesimpulannya, model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan LKPD Berbasis STEAM dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia peserta didik kelas III SDN 1 Adikarso.
Penerapan Model Pembelajaran Children Learning in Science dengan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas VI SD Hanifah Chairryn Nada; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.100129

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan penerapan model CLIS dengan multimedia interaktif, (2) meningkatkan kemampuan berpikir kritis, (3) meningkatkan hasil belajar, dan (4) mendeskripsikan kendala dan solusi.  Penelitian tindakan kelas kolaboratif dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian guru dan siswa kelas VI SD N 2 Jatisari. Data yang digunakan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penerapan model CLIS dilaksanakan dengan langkah-langkah: (1) orientasi dengan multimedia interaktif, (2) pemunculan gagasan dengan multimedia interaktif, (3) penyusunan ulang gagasan dengan multimedia interaktif, (4) penerapan gagasan, dan (5) pemantapan gagasan dengan multimedia interaktif. Kemampuan berpikir kritis siswa pembelajaran IPAS melalui model CLIS dengan multimedia interaktif pada siklus I = 74,50%, siklus II = 84,25%, siklus III = 87,00%, dan didukung hasil observasi siklus I = 71,66%, siklus II = 83,77%, siklus III = 86,93%. Hasil belajar siklus I = 74,99%, siklus II = 86,36%, dan siklus III = 95,45%. Kendala yang muncul selama pembelajaran yaitu siswa masih sulit mengemukakan gagasan. Berdasarkan hal tersebut, disimpulkan bahwa penerapan  model CLIS dengan multimedia interaktif dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas VI SD N 2 Jatisari tahun ajaran 2024/2025.
Implementasi Model Group Investigation dengan Media Online dalam Pembelajaran IPAS untuk Menumbuhkan Kerja Sama dan Hasil Belajar Ajeng Dewanty; Wahyudi Wahyudi; Kartika Chrysti Suryandari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.89930

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan penerapan model Group Investigation dengan media online; (2) meningkatkan profil pelajar Pancasila aspek kerja sama; (3) meningkatkan hasil belajar IPAS; (4) mendeskripsikan kendala dan solusi yang ditemui pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri 2 Jatisari. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi Teknik dan triangulasi sumber. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Langkah-langkah penerapan model Group Investigation yaitu: (1) menentukan topik dan mengelompokkan siswa, (2) perencanaan kerja sama, (3) investigasi, (4) analisis dan sintesis, (5) presentasi hasil, (6) evaluasi, Adanya peningkatan profil pelajar Pancasila aspek kerja sama dan hasil belajar Kendala yang dihadapi yaitu siswa kurang aktif selama pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model Group Investigation dengan media online dapat meningkatkan profil pelajar pancasia aspek kerja sama dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SDN  Jatisari. 
Implementasi Model Scientific Group Inquiry Learning (SGIL) dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS Pada Siswa Kelas IV SD Robbi Rizqi Nugroho; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.100378

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan langkah-langkah model scientific group inquiry learning (SGIL) dengan media konkret, (2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis  (3) meningkatkan hasil belajar, serta (4) mendeskripsikan kendala solusi. Penelitian ini merupakan PTK kolaboratif. Subjek penelitian adalah guru dan 17 siswa kelas IV SDN 6 Panjer. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif.. Analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan langkah implementasi model SGIL dengan media konkret, yaitu: (a) orientasi stimulus, (b) prosedur pembelajaran dan pengenalan media, (c) pelaksanaan dengan media, (d) eksplorasi dengan media, (e) analisis hasil, dan (f) komunikasi hasil, peningkatan ketuntasan keterampilan berpikir kritis siswa yang didasari atas hasil penilaian observasi, tes tertulis, dan produk pada siklus I= 64,71%, siklus II= 76,47%, siklus III= 88,24%, peningkatan ketuntasan hasil belajar IPAS berdasarkan penilaian soal evaluasi pada siklus I= 82,35%, siklus II= 88,24%, siklus III= 94,12%. Hambatannya antara lain suasana kelas kurang kondusif dengan solusi guru memberikan ice breaking. Kesimpulan dari penelitian menyatakan model SGIL dengan media konkret dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Ruang pada Siswa Kelas V Hafida Hidayati; Wahyudi Wahyudi; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.89629

Abstract

Tujuan penelitian : (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan PjBL dengan media konkret, (2) meningkatkan motivasi, (3) meningkatkan hasil belajar, (4) mendeskripsikan kendala dan solusi. Penelitian meliputi tiga siklus. Subjek penelitian yaitu guru dan siswa. Data meliputi kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data nontes berupa observasi dan wawancara, teknik tes berupa tes tertulis. Validitas data melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: (1) langkah-langkah PjBL yaitu merancang proyek dengan media konkret, merancang langkah-langkah penyelesaian proyek dengan media konkret, menyusun jadwal pelaksanaan proyek, menyelesaikan proyek dengan media konkret dan monitoring dari guru, menyusun laporan presentasi dengan media konkret; serta mengevaluasi proses dan hasil proyek; (2) peningkatan motivasi belajar siswa; (3) peningkatan hasil belajar siswa; (4) kendala yang sering muncul yaitu siswa kesulitan berpendapat dan kurang fokus, solusinya guru memotivasi dan memfokuskan siswa. Berdasarkan hal tersebut, disimpulkan bahwa penerapan model PjBL dengan media konkret dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V SDN 2 Kalibagor tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran pada Siswa Kelas II SD Rifhan Latifah; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.104401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model discovery learning dan menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif selama tiga siklus, dengan subjek 17 siswa kelas II SD Negeri Sitirejo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan tes evaluasi, sedangkan validitas data diuji melalui triangulasi. Analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Model discovery learning diterapkan melalui enam langkah utama: pemberian stimulus, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru dari 81,93% (siklus I) menjadi 90,62% (siklus III), serta peningkatan aktivitas siswa dari 79,68% menjadi 89,58%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar.
Co-Authors Adelia Ayu Pertiwi Agil Handayani Agus Fatkhurrohman Agustin Kharisma Dewi Ajeng Dewanty Ajeng Dwi Pertiwi Alfina Tri Buanawati Aliya Nur Wahidah Alva Nurul Faizah Amalina Yusnani Anis Hidayah Anisa Amalia Aprilia Sekar Kinasih Atika Purwaningsih Atikah Sofiana Ayu Ratnaningsih Cla Risa Amelia Dania Prasasti Dewi Indrapangastuti Dian Fitria Dinda Rizky Ikebayu Dinna Rosiana Diteana Rahmadani Dwi Indah Suryani Dwi Puji Lestari Elfrida Restuana Janti Eliya Dwi Rahmasari Elok Wulansari Fakhrul Sani Fatimah Zahro Febry Amalia Fera Indriyansyah Ferdi Kurniawan Fitri Kartika Sari Fitriyani Nurkhotijah Fonda Hidayah Prabaningrat Gayuh Adi Nugroho Ghazi Inzanul Ardiatama Gita Anggraeni Hafida Hidayati Hafidlotul Ummah Hanifah Chairryn Nada Hanifah Imannur Fadila Kartika Chrysti Suryandari Kharina Indah Rastra Siwi Moh Salimi Monalisa Darma Wati Muh Chamdani Muhamad Chamdani Muhammad Chamdani Murwani Dewi Wijayanti Muthi'ah Salma Nasikhah Afdila Ngatman, Ngatman Ningrum Rahmawati Priandita Mindiari Putri Oktaviani Raeza Pradeka Rahmawati Ragil Anin Ditya Rahayu Fitriyani Ratna Hidayah Restu Utari Ridha Zulvana Rifhan Latifah Rina Resiana Dewi Riyadhotul Mukaromah Rizki Setiorini Robbi Rizqi Nugroho Rokhmaniyah Rokhmaniyah, Rokhmaniyah Rumiati Rumiati Salma Oktavia Hening Puspita Shinta Aulia Suhartono, Suhartono Tri Nurohmatul Hidayah Tri Saptuti Susiani Trisnawati Trisnawati Uchti Fitriyaningsih Uli Fathurrizqoh Usvah Istikomah Wahyono Wahyono Widya Maharani Pramudita Yanti Riyanti Yoyan Ega Pradana Zahara Nur Oktaviani Zati Hulwani Mindandi