Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : KERTHA WICAKSANA

PENYELESAIAN SENGKETA UTANG PIUTANG MELALUI PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG (PKPU) DI PENGADILAN NIAGA (Studi Kasus PKPU PT.Rendamas Realty dan Jane Christina Tjandra, Putusan No.4/Pdt-Sus/PKPU/2017/PN.Niaga Sby) Arjaya, I Made; Dewi, A.A Sagung Laksmi
KERTHA WICAKSANA Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kw.12.1.418.46-55

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kewenangan Pengurus/Kuratordan Prosedur Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU)/ Kepailitan PT. Rendamas Realty dan Jane Christina Tjandra di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya. Jenis penelitian yang dipergunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil yang diperoleh adalah Kewenangan Pengurus dalamPenundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT. Rendamas Realty dan Jane Christina Tjandra di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya adalah mengumumkan Putusan, menyelenggarakan Rapat-rapat,menerima dan menyiapkan Daftar Tagihan Kreditor,menyiapkan Rencana Perdamaian,menyiapkan Daftar Voting dan membuat Laporan.Prosedur Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang diawali dengan adanya Permohonan yang diajukan oleh Debitor atau oleh Kreditor. Permohonan tersebut harus dikabulkan oleh Pengadilan dengan menerbitkan Putusan yang berisi Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara (PKPUS) paling lama 45 hari dan dapat diperpanjang dengan menerbitkan Putusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Tetap (PKPUT) paling lama 270 hari. Putusan PKPU harus menunjuk Hakim Pengawas dari hakim pengadilan serta mengangkat 1 (satu) atau lebih Pengurus yang bersama dengan Debitor mengurus harta Debitor. Kata kunci: Kepailitan, Kurator, Debitor, Kreditor Abstract The purpose of the research is to know the authority of administrator and the prosedures of rescheduling debt payment/ bankruptcyPT. Rendamas Realty dan Jane Christina Tjandra at Surabaya Comercial Court. The type of research is normative law research with statute approach and case approach. The result is The Administrator/Receiver have authority to announced court statement, organizing meetings, receive registration, prepare the creditor bill list, preparing settelmen plan, prepare a voting list and make a report. The procedures of rescheduling debt payment begins with an application filed by a debtor or creditor. The application must be granted by the court by issuing a statement for 45 days and can be extended up to 270 days. Keywords: Bankrupcy, Receiver, Debtor, Creditor
PENYELESAIAN SENGKETA UTANG PIUTANG MELALUI PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG (PKPU) DI PENGADILAN NIAGA (Studi Kasus PKPU PT.Rendamas Realty dan Jane Christina Tjandra, Putusan No.4/Pdt-Sus/PKPU/2017/PN.Niaga Sby) I Made Arjaya; A.A Sagung Laksmi Dewi
KERTHA WICAKSANA Vol. 12 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kw.12.1.2018.46-55

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kewenangan Pengurus/Kuratordan Prosedur Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU)/ Kepailitan PT. Rendamas Realty dan Jane Christina Tjandra di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya. Jenis penelitian yang dipergunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil yang diperoleh adalah Kewenangan Pengurus dalamPenundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT. Rendamas Realty dan Jane Christina Tjandra di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya adalah mengumumkan Putusan, menyelenggarakan Rapat-rapat,menerima dan menyiapkan Daftar Tagihan Kreditor,menyiapkan Rencana Perdamaian,menyiapkan Daftar Voting dan membuat Laporan.Prosedur Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang diawali dengan adanya Permohonan yang diajukan oleh Debitor atau oleh Kreditor. Permohonan tersebut harus dikabulkan oleh Pengadilan dengan menerbitkan Putusan yang berisi Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara (PKPUS) paling lama 45 hari dan dapat diperpanjang dengan menerbitkan Putusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Tetap (PKPUT) paling lama 270 hari. Putusan PKPU harus menunjuk Hakim Pengawas dari hakim pengadilan serta mengangkat 1 (satu) atau lebih Pengurus yang bersama dengan Debitor mengurus harta Debitor. Kata kunci: Kepailitan, Kurator, Debitor, Kreditor Abstract The purpose of the research is to know the authority of administrator and the prosedures of rescheduling debt payment/ bankruptcyPT. Rendamas Realty dan Jane Christina Tjandra at Surabaya Comercial Court. The type of research is normative law research with statute approach and case approach. The result is The Administrator/Receiver have authority to announced court statement, organizing meetings, receive registration, prepare the creditor bill list, preparing settelmen plan, prepare a voting list and make a report. The procedures of rescheduling debt payment begins with an application filed by a debtor or creditor. The application must be granted by the court by issuing a statement for 45 days and can be extended up to 270 days. Keywords: Bankrupcy, Receiver, Debtor, Creditor
Pelaksanaan Rencana Kegiatan Tahunan yang Mengatur CSR Pada BPR di Kabupaten Badung I Made Arjaya; Desak Gede Dwi Arini; P. B. Pramana
KERTHA WICAKSANA Vol. 14 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1312.245 KB) | DOI: 10.22225/kw.14.1.2020.39-46

Abstract

This study focuses on the application of Corporate Social Responsibility (referred in CSR) in Bank Perkreditan Rakyat (BPR), in Badung Regency. This BPR is expected to be able to prosper the surrounding community and carry out the mandate of PERDA Badung Regency No. 6 of 2013 concerning Corporate Social Responsibility. This research has two problem formulations, namely how is the arrangement of CSR in the BPR annual activity plan in Badung Regency and how is the implementation of the annual activity plan governing CSR in the BPR in Badung Regency. The method used is the empirical research method. This research is directly looking for data to the field. The results of the study show that corporate social responsibility is a company's commitment in improving the community's economy which is beneficial to the company and the general public. The regulation of corporate social responsibility at BPRs in Badung Regency, namely Law No. 40/2007 concerning Limited Liability Companies, PP No. 47/2012, and Badung Regency Regulation No. 6/2013. In the implementation of CSR in BPR in Badung Regency, it has been running well as in terms of education, scholarships for outstanding students and introduction of banking products to the local community.
Co-Authors A.A Sagung Laksmi Dewi A.A. Putu Yudha Maha Putra Anak Agung Istri Agung Anandia, I Gusti Agung Ayu Sita Arini , Desak Gede Dwi Arini, Desak Gde Dwi Arini, Desak Gede Dwi Cinta Saraswati Desak Gde Dwi Arini Desak Gede Dwi Arini Dewi, A.A Sagung Laksmi Diah Gayatri Sudibya Faikotul Masruchah Frederika Ni Made Dwita Noviyanti Gede Amatya Ananta Gusti Ayu Ade Diah Gamatri I Gede Ardian Paramandika I Ketut Kasta Arya Wijaya I Ketut Widia I Made Minggu Widyantara I Made Pria Dharsana, I Made Pria I Made Suwitra I Nengah Laba I Nyoman Gede Sugiartha I Nyoman Gilang Wayska Prastika I Putu Angga Permana I Putu Esha Wiryana Putra I Putu Gede Seputra I wayan Denny Syaputra I Wayan Rideng I Wayan Wesna Astara I Wayan Wesna Astara Ida Ayu Gita Dehardha Ida Bagus Erwin Ranawijaya Ida Bagus Gumilang Galih Sakti Indah Permatasari Johannes Ibrahim Kosasih Joniada, I Made Wisnu Juliantini, Ni Nyoman Kadek Widhiantari Ningsih Karma, Ni Made Sukaryati Leomardo Ebedkena Tabuni Lia Siti Sawaliah Lia Siti Sawaliah Luh Made Mahendrawati Made Dwi Surya Suasa Mahawira, Made Dananjaya Manuaba, Ida Bagus Triwikrama Sena Ni Komang Arini Styawati  Ni Komang Dewi Novita Indriyani Weda Ni Komang Mahyuni Gita Paramita Ni Luh Made Mahendrawati Ni Luh Putu Sri Laksemi Dharmapadmi Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Yuyeni Gita Sari Ni Putu Diah Kurniawandari Ni Wayan Umi Martina Ni Wayan Umi Martina NI WAYAN UMI MARTINA, NI WAYAN UMI Nyoman Putra Suhambara P. B. Pramana Pramana, I Gede Aris Eka Pramana, I Putu Bayu Putra, I Ketut Wira Cipta Putu Suryani . Ramadika, I Ketut Gede Adi Sahadewa, Anak Agung Gede Ananta Wijaya Sandi Herintus Kabba Santosa, I Putu Bagus Eko Hadhi SETIAWAN, Armand Setyawan, I Putu Hendra Styawati, Ni Komang Arini Sudibya, Diah Gayatri Umi Martina, Ni Wayan Widiati, Ida Ayu Putu Wisnumurti, Anak Agung Gede Oka