Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM)

Kebijakan Perlindungan Hukum Kawasan Suci Pura Goa Lawah Di Kabupaten Klungkung Manuaba, Ida Bagus Triwikrama Sena; Wisnumurti, Anak Agung Gede Oka; Arjaya, I Made
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss1pp22-32

Abstract

This thesis research analyzes the Legal Protection Policy of the Sacred Area of Goa Lawah Temple in Klungkung Regency. The focus of this research study is about (1) what is the policy of the Klungkung Regency Government in protecting the sacred place area? (2) how is law enforcement against violations of space use in the area of the sacred site of Goa Lawah Temple, Klungkung Regency? The type of research used is empirical by choosing the type of research with the aim of finding out the legal protection policy of the sacred site area in Klungkung Regency and how to enforce violations of space use in the Goa Lawah temple holy area. The author examines with the theory of legal certainty, the theory of the legal system and the theory of law enforcement, from the three analysis knives the author produces the conclusion (1) With the rapid expansion of the tourism sector, Klungkung Regency faces great challenges to carry out spatial planning, so the Klungkung Regency Government issued a policy in the form of a Regional Regulation on the protection of the sacred place area, in Regional Regulation Number 1 of 2024 concerning the Klungkung RTRWK, The Regional Regulation is a form of protection of sacred sites in Klungkung Regency (2) law enforcement in spatial planning in the form of supervision and the application of sanctions in Regional Regulation Number 1 of 2024 RTRWK Klungkung and Law Number 26 of 2007 concerning Spatial Planning dividing it into administrative, civil, and criminal.
Menangkal Prostitusi dan Judi On Line Berbasis Hukum Lokal untuk Pariwisata Berkelanjutan Skema Penelitian Dasar Arjaya, I Made; Widia, I Ketut
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss1pp230-238

Abstract

Sebagai destinasi wisata kelas dunia, Bali, yang juga dikenal sebagai Pulau Dewata, secara konsisten dikunjungi oleh wisatawan asing dan domestik, dengan jumlah pengunjung yang terus meningkat signifikan dari tahun ke tahun. Tidak hanya itu, pada awal tahun 2017, Bali juga dipilih sebagai tempat berlibur oleh para pemimpin dunia seperti Raja Salman dari Arab Saudi, Barack Obama, Presiden Amerika Serikat ke-44, dan Perdana Menteri Malaysia, yang semuanya datang untuk menikmati panorama indah Bali serta seni budaya yang unik yang tidak ada duanya di dunia. Kedatangan tokoh-tokoh global ini semakin meningkatkan citra Bali, yang kemudian berujung pada peningkatan jumlah wisatawan yang mengunjungi pulau tersebut. Industri pariwisata yang gemerlap di Bali memang terbukti meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali. Namun, di sisi lain, hal ini juga menimbulkan masalah yang memprihatinkan. Karena promosi wisata seks dan perjudian daring yang tersebar luas namun tertutup, telah terjadi peningkatan signifikan dalam kasus pelecehan seksual terhadap anak setiap tahunnya, serta meningkatnya jumlah korban perjudian daring dengan akibat yang tragis. Penyebab utama fenomena ini adalah kemiskinan struktural, yang sulit diberantas. Meskipun demikian, penegakan hukum terkait pelecehan seksual anak dan perjudian daring mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat internasional atas upaya penegakan hukum di Bali. Seiring dengan terus meningkatnya kejahatan terkait pelecehan seksual anak dan perjudian daring, para pemimpin masyarakat, tokoh budaya, tokoh agama, dan akademisi telah menyuarakan kekhawatiran yang kuat dan mengusulkan inisiatif besar untuk memberdayakan hukum lokal dalam bentuk Perarem (dekrit hukum adat) untuk mencegah dan menangani kejahatan seksual terhadap anak serta kerugian yang ditimbulkan oleh perjudian daring. Penelitian ini, yang berlangsung selama satu tahun, bertujuan untuk menjawab dua masalah pokok, yaitu bagaimana mendidik masyarakat hukum adat agar tidak permisif terhadap wisata seks dan perjudian daring, serta membangun kesadaran dan komitmen untuk menolak wisata berbasis seks, dan bagaimana merancang hukum lokal dalam bentuk Perarem yang melarang prostitusi dan perjudian daring dalam wilayah hukum adat sebagai dukungan terhadap pariwisata yang berkelanjutan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, penelitian empiris, dan metode campuran. Pendekatan penelitian meliputi kajian dokumen, studi hukum, observasi lapangan, keterlibatan partisipatif, dan wawancara. Analisis yang digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah analisis kualitatif, dengan penyajian data melalui pendekatan sistematis deskriptif.
Co-Authors A.A Sagung Laksmi Dewi A.A. Putu Yudha Maha Putra Anak Agung Istri Agung Anandia, I Gusti Agung Ayu Sita Arini , Desak Gede Dwi Arini, Desak Gde Dwi Arini, Desak Gede Dwi Cinta Saraswati Desak Gde Dwi Arini Desak Gede Dwi Arini Dewi, A.A Sagung Laksmi Diah Gayatri Sudibya Faikotul Masruchah Frederika Ni Made Dwita Noviyanti Gede Amatya Ananta Gusti Ayu Ade Diah Gamatri I Gede Ardian Paramandika I Ketut Kasta Arya Wijaya I Ketut Widia I Made Minggu Widyantara I Made Pria Dharsana, I Made Pria I Made Suwitra I Nengah Laba I Nyoman Gede Sugiartha I Nyoman Gilang Wayska Prastika I Putu Angga Permana I Putu Esha Wiryana Putra I Putu Gede Seputra I wayan Denny Syaputra I Wayan Rideng I Wayan Wesna Astara I Wayan Wesna Astara Ida Ayu Gita Dehardha Ida Bagus Erwin Ranawijaya Ida Bagus Gumilang Galih Sakti Indah Permatasari Johannes Ibrahim Kosasih Joniada, I Made Wisnu Juliantini, Ni Nyoman Kadek Widhiantari Ningsih Karma, Ni Made Sukaryati Leomardo Ebedkena Tabuni Lia Siti Sawaliah Lia Siti Sawaliah Luh Made Mahendrawati Made Dwi Surya Suasa Mahawira, Made Dananjaya Manuaba, Ida Bagus Triwikrama Sena Ni Komang Arini Styawati  Ni Komang Dewi Novita Indriyani Weda Ni Komang Mahyuni Gita Paramita Ni Luh Made Mahendrawati Ni Luh Putu Sri Laksemi Dharmapadmi Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Yuyeni Gita Sari Ni Putu Diah Kurniawandari Ni Wayan Umi Martina Ni Wayan Umi Martina NI WAYAN UMI MARTINA, NI WAYAN UMI Nyoman Putra Suhambara P. B. Pramana Pramana, I Gede Aris Eka Pramana, I Putu Bayu Putra, I Ketut Wira Cipta Putu Suryani . Ramadika, I Ketut Gede Adi Sahadewa, Anak Agung Gede Ananta Wijaya Sandi Herintus Kabba Santosa, I Putu Bagus Eko Hadhi SETIAWAN, Armand Setyawan, I Putu Hendra Styawati, Ni Komang Arini Sudibya, Diah Gayatri Umi Martina, Ni Wayan Widiati, Ida Ayu Putu Wisnumurti, Anak Agung Gede Oka