Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Kemampuan Daya Ingat Anak Usia Dini Melalui Media Kartu Angka di TK Bina Kasih Nurhidaya, Andi Rezky; Tulilla, Porlak; Kurnia, Rika
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 6 No 2 (2024): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/pengabdian.v6i2.8420

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan daya ingat anak usia dini di TK Bina Kasih melalui penggunaan media kartu angka. Metode yang digunakan meliputi kegiatan pembelajaran interaktif dengan pendampingan dari guru, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung proses pembelajaran di rumah. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan anak mengenali dan mengingat angka, menyusun urutan angka secara mandiri, serta mempercepat waktu pengingatan. Selain itu, anak-anak juga mengalami perkembangan dalam keterampilan sosial, seperti berkolaborasi dalam kelompok. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan daya ingat anak melalui media visual yang menarik. Rekomendasi yang diberikan meliputi penggunaan media pembelajaran yang lebih beragam, pendampingan intensif bagi anak yang memerlukan, pelatihan guru, dan evaluasi berkala. Pengembangan program ini diharapkan dapat diperluas ke kelas-kelas lain untuk memberi manfaat yang lebih luas di TK Bina Kasih
PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK MELALUI KEGIATAN MENDONGENG USIA 5-6 TAHUN DI TK IHYA AL-ILUM UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR Wulan Ainayyah; Andi Rezky Nurhidaya; Ashar
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kemampuan bahasa pada anak usia 4-6 tahun tidak jarang mengalami kendala dalam percakapan, penyampaian atau pengutaraan serta berbicara dengan orang lain. Permasalahan yang terjadi pada anak usia 4-6 tahun di TK Ihya Al-Ulum Makassar adalah peningkatan kemampuan bahasa anak ditinjau dari segi bahasa reseptif dan bahasa ekspresif anak masih belum berkembang dengan baik. Tujuan dari kegiatan mendongeng adalalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kemampuan bahasa yang dimiliki anak. Metode penelitian menggunakan metode Penilitian Tindakan Kelas. Tempat penelitian di TK Ihya Al-Ulum Makassar. Waktu penelitian dari 16 Februari 2023 sampai Rabu 25 Agustus 2023. Subjek penelitian adalah 15 orang dengan rentang usia 4-5 tahun dengan sumber data dari 17 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan selama kurang lebih 2 minggu dengan sampel 15 anak menunjukkan bahwa melalui mendongeng dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 4-6 tahun dengan memberikan tahap di siklus I dan siklus II terjadi peningkatan, Siklus I dengan nilai rata-rata indikator kemampuan anak melalui kegiatan mendongeng yaitu 46% sedangkan di siklus II indikator kemampuan anak melalui kegiatan mendongeng yaitu 79%.Dari nilai rata-rata keseluruhan indikator kemampuan anak melalui kegiatan mendongeng telah menjadi bukti bahwa kegiatan mendongeng sangat penting untuk kemampuan bahasa anak usia dini.
Implementasi Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Melalui Eksperimen Lilin Uap Di Raudhatul Athfal Nurhidaya, Andi Rezky; Naba, Abdul Hakim; Ruswiyani, Endang; Nirwana, Nirwana
Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal Vol 2 No 2 (2024): Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ihyaulum.v2i2.270

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of vapor candle experiments in improving critical thinking skills in early childhood at RA Mardhati, Makassar. Early childhood education plays an important role in children's cognitive, social and emotional development. Critical thinking skills, such as analysis and problem solving, need to be developed early on. Based on observations at RA Mardhati, the critical thinking skills of group A children are still less than optimal, so a more interactive learning method is needed. The steam candle experiment was chosen because it allows children to observe the physical changes of the candle, stimulating them to ask questions, make hypotheses, and analyze the results. This research used descriptive qualitative method with observation, interview, and documentation techniques. Data analysis was conducted through data reduction, presentation, verification, and triangulation. The results showed that the vapor candle experiment effectively improved children's critical thinking skills. Of the 15 participants, 70% experienced significant improvement, with 47.33% in the Developing As Expected (BSH) category and 24.33% Developing Very Well (BSB). The experiment not only improved cognitive skills but also introduced a spiritual dimension by linking natural phenomena, making a significant contribution to science-based learning methods in ECD.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN KINESTETIK MELALUI PERMAINAN OUTBOUND PADA ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK BUNDA KECAMATAN BIRINGKANAYA KOTA MAKASSAR Nashirah, Ulfa Nur Nashirah; Nurhidaya S, A.Rezky Nurhidaya S
ALENA : Journal of Elementary Education Vol 1 No 1 (2023): ALENA : Journal of Elementary Education (January)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jee.v1i1.12

Abstract

Ulfa Nur Nasrhirah, et al, Improving Children's Gross Motor Skills through Outbound Games for Children Aged 5-6 Years at Mother's Kindergarten. Children's gross motor skills are skills that involve large muscles in various parts of the body. One of the learning methods that can develop gross motor skills is a boardwalk. The aim of the researchers was to find out how to develop gross motor skills through outbound activities in children aged 5-6 years at Bunda Kindergarten. This type of research is classroom action research. The research data from Cycle I obtained a percentage of 64.2% and Cycle II obtained an increase in the percentage of 82%. Improving gross motor skills through outbound activities can be seen by children playing happily, children are motivated to win and children still hope that the game will be repeated/continued.
Pedagogical Competence of Teachers in Integrating Science and Technology in Early Childhood Education: A Case Study of Raudhatul Athfal in Rappocini District, Makassar NURHIDAYA, ANDI REZKY; Azisah, St; Ibrahim, Misykat Malik; Rahman, Ulfiani
Journal of Research and Multidisciplinary Vol 7 No 2 (2024): Journal of Research and Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Sembilan Tiga Community

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jrm.v7i2.95

Abstract

This dissertation aims to: (1) Describe teachers' pedagogical competence at Raudhatul Atfhal in designing and implementing educational activities using Science Technology Society (STS); (2) Analyze the use of technology and communication through STS; (3) Evaluate students' learning outcomes based on teachers' pedagogical competence. This qualitative research uncovers the pedagogical competence of RA teachers in applying STS, using observations, interviews, and documentation. Four teachers from RA Mardhati and Hasirah Home School participated. Data analysis followed steps of condensation, presentation, and conclusion. Findings show that RA Mardhati and Hasirah teachers demonstrate strong competence in planning, implementing, utilizing ICT, and evaluating learning outcomes. Teachers at RA Mardhati create supportive and dynamic learning environments, while Hasirah teachers plan structured lessons through daily and weekly plans. The use of ICT (e.g., Wi-Fi, laptops) enhances the learning process, making it more engaging and interactive. Teachers evaluate learning daily and report progress comprehensively, focusing on both process and outcomes. The implications emphasize the need for continued development of pedagogical competence. RA institutions should support teacher training to adapt teaching methods to students' needs. Teachers are encouraged to enhance professionalism through external training. Future research should explore deeper variations of methods to provide a more comprehensive understanding of pedagogical competence at RA.
Pembinaan Sosial Emosional Anak Melalui Pembentukan Karakter dengan Media Kartu Hati di RA Ihya Al-Ulum Nurhidaya, Andi Rezky; Mulyadi, Mulyadi; Nasaruddin, Nasaruddin; Sari, Andi Suryang; Herlina, Andi; Hernawati, Hernawati; Nurhisma, Nurhisma; Harmilawati, Harmilawati; Kasmawati, Kasmawati
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 6 No 2 (2024): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sosial emosional anak melalui pembentukan karakter menggunakan media kartu hati di RA Ihya Al-Ulum 1 Universitas Islam Makassar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan melibatkan 10 anak kelompok B sebagai subjek penelitian. Dalam proses pembelajaran, setiap anak diberikan kartu hati yang berfungsi untuk menilai perilaku mereka. Jika anak tidak mematuhi aturan atau menunjukkan perilaku yang kurang baik, guru memberikan titik hitam pada kartu hati, sementara perilaku yang positif diberi simbol hati cerah atau bintang. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada indikator kepatuhan terhadap aturan, kemampuan mendengarkan arahan guru, empati terhadap teman, dan pengendalian emosi. Pada siklus pertama, sebagian besar anak menunjukkan perkembangan ke kategori "Mulai Berkembang" (MB), dengan 30% anak mencapai kategori "Berkembang Sesuai Harapan" (BSH). Pada siklus kedua, 80% anak mencapai kategori "Berkembang Sesuai Harapan" (BSH) dan 10% anak mencapai "Berkembang Sangat Baik" (BSB), dengan tingkat keberhasilan keseluruhan mencapai 90%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media kartu hati dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam membina sosial emosional anak usia dini. Umpan balik yang diberikan secara langsung melalui media ini membantu anak memahami dan memperbaiki perilaku mereka dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran berbasis karakter, khususnya dalam konteks pendidikan Islam.
Permainan Tradisional untuk Perkembangan Kemampuan Sosial dan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Miskiyah, Miskiyah; Nurhidaya, Andi Rezky; Ashar, Ashar
Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal Vol 3 No 1 (2025): Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ihyaulum.v3i1.453

Abstract

This study aims to understand how the implementation of traditional games supports the social and emotional development of early childhood children at TK Aisyiyah Bustanul Athfal Jatia, Gowa Regency.This study uses a qualitative approach with a descriptive method.The subjects of the study include the school principal, classroom teachers, and students.Data were collected through observation, interviews, and documentation to obtain a comprehensive picture of the implementation of traditional games in learning activities.The study findings indicate that traditional games play a crucial role in shaping children's social and emotional skills.After participating in traditional games, children learn to follow rules, cooperate in groups, and understand the concepts of sharing and effective communication.In addition, these games help children manage their emotions, boost their self-confidence, and build better social relationships with their peers.The implementation of traditional games at TK Aisyiyah Bustanul Athfal is carried out in a structured manner through learning planning, from annual programs to daily implementation plans.Therefore, this study emphasizes that traditional games can be an effective learning method in supporting early childhood development, and thus need to be continuously implemented and developed in children's education curricula.
PERKEMBANGAN PERGURUAN TINGGI ISLAM DI INDONESIA Nurhidaya, A Rezky; Akbar, Azaz; Ashar, Ashar; Prabu, Ince; Ondeng, Syarifuddin
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Perguruan tinggi Islam di Indonesia telah berlangsung sejak dibukanya Sekolah Tinggi Islam (STI) di Jakarta pada bulan Juli 1945 menjelang Indonesia merdeka. Sejak saat itu dinamika dan perkembangan perguruan Tinggi Islam dimulai. Setelah terbentuknya STI berubah menjadi UII (Universitas Islam Indonesia). Perkembangan berikutnya fakultasagama UII dinegerikan menjadi PTAIN (Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri), kemudian fase berikutnya muncullah IAIN dan STAIN, selain itu muncul pula pendidikan tinggi Islam swasta, baik berbentuk universitas, institut, maupun sekolah tinggi. Paradigma baru perguruan tinggi itu pada dasarnya bertumpu kepada tiga tungku utama, yakni Pertama, kemandirian lebih besar (greater autonomy) dalam pengelolaan atau otonomi. Kedua, akuntabilitas atau tanggung urai (greater accountability), bukan hanya dalam hal pemanfaatan sumber-sumber keuangan secara lebih bertanggungjawab, tetapi juga dalam pengembangan keilmuan, kandungan pendidikan dan program-program yang diselenggarakan. Ketiga, jaminan lebih besar terhadap kualitas (greater quality assurance) melalui evaluasi internal (internal evaluation) yang dilakukan secara kontinu dan berkesinambungan; dan evaluasi eksternal (external evaluation) oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN).Kata Kunci: Akuntabilitas PTAI, Perguruan Tinggi; Sejarah pendidikan
MUHAMMADIYAH DALAM PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Akbar, Azaz; Nurhidaya, A Rezky; Ali, A Muh.; Ondeng, Syarifuddin
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah merupakan organisasi yang didirikan oleh Kiai Ahmad Dahlan yang banyak bergerak pada amal usaha dibidang pendidikan seperti sekolah PAUD/, TK, SD, SLTP, SLTA, dan Perguruan Tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan kajian singkat dari beberapa artikel penelitian yang membahas tentang pergerakan muhammadiyah dari latar belakang berdirinya hingga pengaruhnya dalam dunia pendidikan islam di Indonesia. Metode penelitian ini yaitu studi kepustakaan Kerena pada akhirnya seluruh bahan yang telah dibaca harus ditarik sebuah kesimpulan dalam bentuk laporan. Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemunculan organisasi muhammadiyah merupakan respon dari penegakkan ajaran islam yang berangkat dari al-Quran dan Sunnah. Juga dari sekian factor yang dikemukakan dari kedua penelitian tersebut di atas adalah tentang pemurnian tauhid yang dipengaruhi oleh colonialism tentang syirik, takhyul, bid’ah dan khurafat dan dhidup dalam kemiskinan, kemelaratan dan kebodohan. organisasi Muhammadiyah  sangat memperhatikan kondisi masyarakat yang majemuk dalam pengembangan kurikulum Pendidikan di Indonesia. Kata Kunci: Muhammadiyah; Pendidikan Islam; Indonesia
Training of Mover Teachers in Improving the Quality of Learning in Kindergarten, Mallusetasi District Fitri, Riskal; R, Nasaruddin; Imran, Muhammad Chairil; Nurhidayah, A. Resky; Ashar, Ashar
Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat : JPPM Vol. 1 No. 2 (2025): 31 Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A Mover teacher is a learning leader who plays an important role in educational transformation in Indonesia. This community service activity aims to improve teacher competence at TK District Mallusetasi in applying the concept of Mover teachers through comprehensive training. The method used is participatory training with an andragogy approach which includes interactive lectures, group discussions, teaching practice simulations, and continuous mentoring. The activity was carried out for three months involving 15 teachers from TK Kecamatan Mallusetasi. The instruments used included teacher competency tests, teaching practice observation sheets, and program evaluation questionnaires. The results of the activity showed a significant increase in teacher competence by 78.5% from pre-test to post-test scores. Teachers' ability to design child-centered learning increased from 65.2% to 89.7%. Innovative and collaborative learning practices also experienced substantial improvement. This activity has a positive impact on the quality of learning at TK Kecamatan Mallusetasi and can be a replication model for other similar schools.