Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Bahan Bacaan Melalui Buku Cerita Anak Dwibahasa Produk Penerjemahan Suriadi Suriadi; Lili Nur Lisdawati; Asma Nur; Muhammad Ilham; Andi Fatimah Yunus
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2567

Abstract

Peningkatan literasi anak merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang cerdas dan berkarakter, terutama dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Salah satu strategi yang efektif untuk mendukung penguatan literasi adalah penyediaan bahan bacaan berkualitas, termasuk buku cerita anak dwibahasa yang mampu memadukan nilai edukatif, keterbacaan, dan pelestarian budaya. Kegiatan Revisi dan Finalisasi Buku Cerita Anak Dwibahasa Produk Penerjemahan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan penulis, penyunting, ilustrator, pengatak, serta narasumber dari instansi terkait seperti Pusat Perbukuan dan Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diselenggarakan dalam bentuk lokakarya intensif yang mencakup sosialisasi kebijakan, penyuntingan terstruktur, revisi konten dan ilustrasi, finalisasi produk, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas terjemahan, kesesuaian konteks budaya, keterbacaan, serta integrasi antara unsur visual dan naratif, sehingga buku-buku yang dihasilkan layak diterbitkan dan didistribusikan secara nasional. Selain menghasilkan produk bacaan yang bermutu, kegiatan ini juga memperlihatkan model kerja kolaboratif yang efektif dalam pengembangan bahan bacaan anak yang inklusif, edukatif, dan mendukung pelestarian bahasa daerah. Buku cerita anak dwibahasa yang dihasilkan dapat menjadi media yang efektif dalam meningkatkan minat baca, kemampuan literasi, dan pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Resepsi Pembaca terhadap Representasi Kekerasan Masyarakat Adat Kajang dalam Novel Kalihara: Perspektif Teori Johan Galtung Aswati Asri; Hajrah Hajrah; Fitriansal Fitriansal; Andi fatimah Yunus
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): On Proses
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/n5p92b27

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan resepsi pembaca terhadap representasi kekerasan pada masyarakat adat Kajang dalam novel Kalihara karya Jusiman Dessirua berdasarkan teori kekerasan Johan Galtung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-interpretatif. Data berupa kutipan naratif novel dan respons tertulis pembaca terhadap kekerasan, trauma, resistensi, serta relasi agama, adat, dan identitas. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, pembacaan cermat, dan kuesioner terbuka, lalu dianalisis berdasarkan kategori kekerasan langsung, struktural, dan kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaca meresepsi kekerasan dalam Kalihara sebagai kekerasan berlapis. Kekerasan langsung tampak melalui pembantaian, penembakan, pemerkosaan, pembakaran, dan pembunuhan. Kekerasan struktural dipahami melalui kerentanan masyarakat Kajang akibat ketimpangan kuasa dan lemahnya perlindungan terhadap adat, tanah, dan hutan. Kekerasan kultural dimaknai melalui fanatisme, pemaksaan keyakinan, dan delegitimasi budaya lokal. Novel ini memperluas kesadaran pembaca tentang trauma kolektif, martabat masyarakat adat, toleransi, dan keberagaman.
KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN CERITA RAKYAT MAKASSAR “I KUKANG” SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PALLANGGA KABUPATEN GOWA Dian Sastra; Andi Fatimah Yunus; Abd Rahim
Panrita: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah serta Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2026): PANRITA: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jp.v6i1.85605

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dalam pembelajaran bahasa daerah karena mendukung peningkatan literasi siswa sekaligus pelestarian budaya lokal melalui pemahaman terhadap cerita rakyat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman teks cerita rakyat Makassar “I Kukang” pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pallangga Kabupaten Gowa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 44 siswa dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes tertulis berbentuk esai yang mengukur kemampuan siswa dalam memahami unsur intrinsik dan ekstrinsik cerita rakyat, meliputi tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, gaya bahasa, sudut pandang, amanat, serta nilai-nilai yang terkandung dalam cerita. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif melalui perhitungan skor, frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa terhadap cerita rakyat Makassar “I Kukang” berada pada kategori baik, meskipun sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami gaya bahasa dan makna tersirat dalam cerita. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran cerita rakyat daerah memiliki peranan penting dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa serta dapat menjadi sarana pelestarian nilai moral dan budaya lokal di lingkungan pendidikan.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Bugis Kelas VI UPT SD Negeri 8 Pangkajene Kabupaten Sidrap Sri Wahyuni Suyuti; Syamsudduha Syamsudduha; Andi Fatimah Yunus
Panrita: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah serta Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2026): PANRITA: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jp.v6i1.86007

Abstract

This study aims to determine students' mastery of Bugis vocabulary before and after using the Quizizz application and to determine the effect of this application on the vocabulary mastery of sixth-grade students at the UPT SD Negeri 8 Pangkajene, Sidrap Regency. This study was quantitative with a quasi-experimental approach using a One Group Pretest-Posttest design. The sample consisted of 25 students selected using a total sampling technique. Data collection techniques used pre-tests and post-tests, while data analysis was conducted using descriptive and inferential statistics using paired sample t-tests. The results showed that the average pre-test score was 64.16, categorized as sufficient, while the average post-test score increased to 94.00, categorized as very good. The hypothesis test results obtained a significance value <0.05, thus H₀ was rejected and H₁ was accepted. This indicates that there is a significant effect of using the Quizizz application on students' Bugis vocabulary mastery. Therefore, using the Quizizz application can improve students' Bugis vocabulary mastery and create more interactive and enjoyable learning.
Penguatan Kompetensi Kerja Mahasiswa melalui Program Magang di Bank BNI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Universitas Hasanuddin Bungatang Bungatang; Suarni Syam Saguni; Andi Fatimah Yunus; Ranakati Ranakati; Andira Putri Ramadhani; Aida Butsainah
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.737

Abstract

PkM ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program magang di Bank BNI dalam meningkatkan kompetensi kerja mahasiswa serta kontribusinya terhadap operasional perbankan. Program magang ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses layanan perbankan, seperti pelayanan nasabah, pengelolaan administrasi, dan pemahaman prosedur operasional bank. PkM menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa magang di Bank BNI mampu meningkatkan keterampilan praktis mahasiswa, termasuk kemampuan komunikasi, ketelitian dalam bekerja, dan pemahaman alur layanan perbankan. Selain itu, keberadaan mahasiswa magang turut membantu memperlancar aktivitas pelayanan di bank, terutama dalam mendukung tugas-tugas front office dan administrasi harian.
The Utilization of the Mappadendang Ritual as a Local Wisdom Based Learning Resource: Penelitian Ita Rosvita; Filawati; Andi Fatimah Yunus
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6746

Abstract

This study aimed to describe the local wisdom values embedded in the Mappadendang ritual and to examine its potential as a local wisdom-based learning resource. The study employed a qualitative approach with a descriptive design and was conducted from April to May 2026 in Jampuserengnge Village, Liliriaja District, Soppeng Regency, South Sulawesi, Indonesia. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving traditional leaders, community leaders, and local community members who participated in the implementation of the Mappadendang ritual. Data trustworthiness was ensured through source and technique triangulation, while data were analyzed using the interactive model proposed by Miles, Huberman, and Saldaña, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the Mappadendang ritual embodies various local wisdom values, including mutual cooperation, togetherness and social solidarity, religiosity, cultural preservation, and environmental awareness. These values are reflected throughout every stage of the ritual, which involves active, collective, and sustainable community participation. Furthermore, the study found that Mappadendang has considerable potential to be utilized as a learning resource in Indonesian Language, Pancasila Education, Social Studies, and Arts Education. The integration of this ritual into learning activities can create more contextual, meaningful, and culturally relevant learning experiences for students.
NILAI BUDAYA MAKASSAR DALAM NOVEL NATISHA PERSEMBAHAN TERAKHIR KARYA KHRISNA PABICHARA: MAKASSAR CULTURAL VALUES IN THE NOVEL NATISHA PERSEMBAHAN TERAKHIR BY KHRISNA PABICHARA Nur Alifya Muchtfadiana; Andi Fatimah Yunus; Aswati Asri
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 3 (2026): FEBRUARI-MARET TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i3.5119

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai budaya Makassar dalam novel Natisha Persembahan Terakhir karya Khrisna Pabichara dengan menggunakan pendekatan pragmatik dan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui teknik baca dan catat dari novel setebal 424 halaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel tersebut merepresentasikan delapan nilai budaya utama, yaitu sirik, pacce, sipakatau, panngalik, panngadakkang, lambusuk, toddopuli, dan reso. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam dialog, tindakan tokoh, serta konflik sosial dan adat, yang menggambarkan pentingnya harga diri, empati, saling menghormati, kepatuhan adat, kejujuran, keteguhan, dan etos kerja dalam kehidupan masyarakat Makassar.
PENGUATAN KREATIVITAS MELALUI PEMBELAJARAN DRAMA DI MTS AL-HIDAYAH Suarni Syam Saguni; Hafifah Nur Azizah; Rahma Muwinda; Adriana Adriana; Andi Fatimah Yunus
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui pembelajaran sastra berbasis drama di MTs Al-Hidayah. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran Bahasa Indonesia yang masih cenderung berfokus pada aspek teoritis sehingga belum memberikan ruang yang optimal bagi siswa untuk mengekspresikan ide, emosi, dan kreativitas secara aktif. Pengabdian dilaksanakan melalui program asistensi mengajar pada Februari sampai selesai dengan menerapkan pembelajaran drama melalui pendekatan partisipatif. Kegiatan dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, praktik pementasan drama, serta pendampingan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran drama mampu meningkatkan kreativitas, keterampilan berbahasa, rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, serta keberanian siswa dalam mengekspresikan gagasan dan perasaan. Selain itu, pembelajaran drama menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, komunikatif, menarik, dan menyenangkan. Siswa menjadi lebih antusias mengikuti pembelajaran serta lebih berani tampil dan berinteraksi di depan kelas. Dengan demikian, pembelajaran drama dapat menjadi media yang efektif dalam mengembangkan kemampuan akademik, karakter, dan keterampilan sosial siswa di MTs Al-Hidayah.