Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan NIB untuk Kelegalitasan Usaha UMK Syahrini Snack di Lombok Tengah melalui OSS Komalasari, Husnita; rosikhu, muhammad; adinda putri, destiana; nalurita, indah; saufika hakim maharani, andika ellena; cahyadi, irwan
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Maret)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.369 KB) | DOI: 10.57248/jilpi.v1i3.88

Abstract

NIB is a business identity number, both individuals, business entities, and legal entities issued by OSS system. NIB can be created by new or existing business actors. The Community Service Program (PKM) is implemented at UMK Syahrini Snack located in Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency. The purpose of this activity is to increase public knowledge regarding the importance of NIB for Small Micro Enterprises (UMK) and obtain an NIB certificate. The learning method used in this activity is the lecture method, discussion and work instruction exercises. The results of this activity were an increase in participants' knowledge of socialization materials including business legality, introduction of NIB and OSS, the importance of a business having an NIB, the benefits of an NIB, the requirements and methods for making an NIB and the steps for making an NIB through OSS. Apart from that, the main objective of this activity was to issue the NIB certificate for Small Micro Enterprises (UMK) Syahrini snacks.
Analisa Kelayakan Usaha Produksi Dodol Buah Jambu Biji Merah (Studi Kasus di CV. Bagus Agriseta Mandiri Bumiaji-Kota Batu Jawa Timur) husnita komalasari; indah nalurita; aziza salsabilah; dwi aulia safitri; muhammad rosikhu
Paradigma Agribisnis Vol 5 No 2 (2023): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v5i2.8041

Abstract

Dodol buah Jambu Biji Merah (JBM) merupakan salah satu produk dari perusahaan CV. Bagus Agriseta Mandiri yang berlokasi di Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Pengetahuan terkait kelayakan usaha suatu perusahaan merupakan suatu hal yang penting untuk diketahui baik oleh perusahaan maupun investor. Analisa kelayakan usaha merupakan suatu analisa yang dilakukan terhadap beberapa aspek. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah produksi dodol JBM oleh perusahaan ini sudah layak untuk dijalankan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode  wawancara, observasi, dokumentasi dan analisis finansial berdasarkan data yang diperoleh baik dari catatan, website, media sosial dan dokumen. Berdasarkan hasil analisa diketahui bahwa legalitas usaha ini sudah lengkap mulai dari adanya PIRT, Halal, SNI dan sertifikat ISO 9001:2008. Dari aspek organisasi dan manajemen, perusahaan ini sudah baik dalam mengalokasikan pekerja dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dari segi teknis dan produksi usaha ini sudah memiliki lokasi produksi yang strategis dilihat dari jarak bahan baku, pekerja dan pemasaran, serta keberlangsungan produksi yang terjamin. Dari aspek finansial usaha ini memiliki BEP sebesar 105 unit dari 192 unit per produksi serta BEP rupiah sebesar Rp. 540.445 dari 988.416, nilai B/C Rasio sebesar 1,2 dan Payback Period sebesar 0,3 tahun dari 1 tahun masa investasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha ini sudah layak untuk dijalankan baik dari aspek hukum, organisasi dan manajemen, teknis dan produksi, finansial serta pasar dan pemasaran.
Karakteristik Profil Sate Rembiga dengan Metode Check-All-That-Apply dan Ideal Profile Method Arzani, Lalu Danu Prima; Komalasari, Husnita
Pro Food Vol. 11 No. 1 (2025): Pro Food (Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan)
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/profood.v11i1.470

Abstract

Sate Rembiga merupakan produk khas Pulau Lombok yang merupakan salah satu produk yang paling digemari wisatawan. Sebagai produk kuliner khas daerah, produk Sate Rembiga tidak memliliki standar baku sehingga penilaian karakteristik produk bergantung pada sifat sensorinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil sensori Sate Rembiga dan mengidentifikasi profil sensori idealnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Check-All-That-Apply dan Ideal Profile Method yang diujikan pada empat produk Sate Rembiga. Berdasarkan hasil pengujian profil ideal sate Rembiga adalah rasa daging panggang, pedas cabai, aroma asap dan tekstur empuk. Tingkat kesukaan panelis sangat dipengaruhi oleh flavor daging, daging panggang, rasa daging panggang dan tekstur empuk sedangkan tekstur alot merupakan atribut yang mengurangi tingkat kesukaan panelis terhadap produk Sate Rembiga. Atribut tekstur empuk dan rasa daging panggang termasuk pada atribut must have dan flavor daging panggang merupakan atribut nice to have sedangkan atribut tekstur alot masuk dalam kategori atribut must not have.
Penguatan Peran Kader Posyandu Dalam Penanganan Kasus Stunting Melalui Edukasi dan Pelatihan PMT Berbasis Sinbiotik Komalasari, Husnita; Yunita, Lina; Adinda Putri, Destiana; Komalasari, Zulkarnaen; Darasinta Arlina, Gehtin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5304

Abstract

Malnutrition is a category of disease that includes malnutrition, obesity or excess body weight and micronutrient deficiencies. Indonesia, especially Sintung village has a high percentage of malnutrition sufferers, especially malnutrition or stunting. In order to reduce the number of stunting sufferers and support the government's program, namely zero stunting, to realize an “Indonesia Emas 2045”, Community Service (PKM) activities are needed which aim to increase the role of posyandu cadres in dealing with stunting in Sintung village. The steps taken include conducting outreach and training regarding the knowledge of posyandu cadres and mothers of toddlers regarding stunting, probiotics and prebiotics as well as making synbiotic-based PMT, namely cookies and yoghurt, using lecture, discussion and work practice methods. To measure the success of the activity, pre and post-test questionnaires were filled out. The results showed that there was an increase in participants' knowledge regarding stunting, probiotics and prebiotics as well as how to make synbiotic-based PMT in the form of yoghurt and cookies according to the material presented by the resource person.
Efektivitas Antimikroba Ekstrak Daun dan Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) terhadap Staphylococcus aureus, Bacillus sp., dan Salmonella sp. : Antimicrobial Effectiveness of Averrhoa bilimbi L. Extracts from Leaves and Fruits on Pathogenic Bacteria: Staphylococcus aureus, Bacillus sp., and Salmonella sp. Naufali, Muhammad Nizhar; Husnita Komalasari; Kartika Gemma Pravitri; Imam Adriansyah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7814

Abstract

Pengendalian pertumbuhan mikroorganisme patogen merupakan salah satu prioritas utama dalam bidang pangan, kesehatan, dan lingkungan. Salah satu strategi yang semakin dikembangkan adalah pemanfaatan senyawa antimikroba alami yang berasal dari tanaman. Ekstrak daun dan buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi menghambat proliferasi mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas antimikroba dari ekstrak daun dan buah belimbing wuluh terhadap tiga jenis bakteri patogen, yaitu Staphylococcus aureus, Bacillus sp., dan Salmonella sp.. Metode yang digunakan adalah difusi agar dengan cakram kertas, di mana zona hambat yang terbentuk menjadi indikator aktivitas antibakteri. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak daun memberikan daya hambat lebih besar dibandingkan ekstrak buah, terutama terhadap S. aureus (6,6 mm vs 3,5 mm) dan Salmonella sp. (7,3 mm vs 5 mm). Kedua jenis ekstrak menunjukkan daya hambat sedang terhadap Bacillus sp. (7,9 mm dan 6,2 mm). Perbedaan efektivitas ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh perbedaan kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin yang lebih melimpah pada bagian daun. Meskipun aktivitas antibakterinya belum melampaui antibiotik sebagai kontrol positif, temuan ini memperkuat potensi ekstrak daun belimbing wuluh sebagai agen antimikroba alami yang dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai alternatif senyawa sintetis.
Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan PMT Berbasis Pangan Lokal Yunita, Lina; Komalasari, Husnita; Muhsinin, Muhammad; Meilina, Yeni; Venansius, Angeline Devon
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7159

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi serius di Indonesia, termasuk di Desa Bengkaung, Kabupaten Lombok Barat, dengan prevalensi balita stunting dan gizi kurang yang cukup tinggi. Kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat menghadapi keterbatasan pengetahuan tentang gizi, pencegahan stunting, serta pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu melalui edukasi gizi dan pelatihan pembuatan PMT berbasis pangan lokal fungsional berupa cookies prebiotik dari tepung mocaf, tepung kacang hijau, dan tepung ubi jalar putih. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi menggunakan Focus Group Discussion dan pelatihan praktis. Mitra kegiatan adalah kader posyandu Desa Bengkaung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan kader yang ditunjukkan melalui hasil pre-test dan post-test, serta keterampilan dalam menghasilkan produk cookies prebiotik yang sehat, bergizi, dan disukai anak-anak. Temuan ini menegaskan bahwa pemberdayaan kader melalui pemanfaatan pangan lokal tidak hanya mampu mendukung pencegahan stunting, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha bersama berbasis pangan lokal. Hasil pengabdian ini penting sebagai strategi berkelanjutan dalam mendukung program zero stunting dan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.
Kajian Ilmiah Sifat Fungsional dan Pemanfaatan Rumput Laut Coklat Sargassum sp. Dibidang Pangan: The Functional Properties and Utilization of Brown Seaweed Sargassum Sp. In the Food Sector – A Review Komalasari, Husnita; Karni, Ine
Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan Vol. 2 No. 1 (2023): JTMP: Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/jtmp.v2i1.3112

Abstract

Sargassum sp. is a seaweed that belongs to the brown seaweed which is commonly found in Indonesian. This seaweed can be utilized in various industrial fields including in the food and health sectors. This study aims to determine the functional properties and utilization of Sargassum sp. in the food sector. The method of this research is literature studies from various sources such as Google Scholar, Science Direct, Pubmed and Research Gate and other. The selection of cited literature has gone through a screening process based on inclusion, special and exclusion criteria. In the health sector, Sargassum sp. has been widely used because of the content of functional compounds including alkaloids, phenolics, pigments, steroids and terpenoids, as well as fucosterols. These functional compounds have various health benefits such as antibiotics, anti-inflammatories, anti-obesity, anti-cancer, antioxidants, as well as lowering cholesterol, blood sugar and blood pressure. Meanwhile, in the food sector, Sargassum sp. can be used as a stabilizer, emulsifier, thickening and gelling agent. This is because Sargassum sp. has alginate content of 20-27%. Alginate is a polymer compound that is colloidal, forms a gel and is hydrophilic. Alginate is also known to have the ability to bind to polyvalent compounds which have better viscosity with better gel strength. Based on the literature review data that has been carried out, it is known that Sargassum sp. has a wide range of functional compound content that is beneficial to health and has various benefits in the food sector.
Karakterisasi dan Pemetaan Profil Fisikokimia Dangke Susu Kuda Liar Khas Nusa Tenggara Barat: Characterization and Mapping of the Physicochemical Properties of Wild Horse Milk Dangke from West Nusa Tenggara Komalasari, Husnita; Afgani, Chairul Anam; Melandani, Astri
Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan Vol. 3 No. 2 (2025): JTMP: Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/jtmp.v3i2.4776

Abstract

Dangke, also known as soft cheese, is a food from Enrekang, South Sulawesi. In the West Nusa Tenggara region, dangke is also widely produced, one of which is made from wild horse milk, which is a local food of NTB. The aim of this research is to determine the characteristics and mapping of the physicochemical profile of dangke of West Nusa Tenggara. The research method used was experimental with a completely randomized design with single factor, namely the type of sample or region of origin of the sample with a Tukey follow-up test at a significance level of 5%. A multivariate Principal Component Analysis (PCA) analysis was carried out to map the physicochemical profile characteristics using the XLSTAT. The research results show that different types of sampling influence physicochemical properties such as protein, pH, and several color values, namely Lightness and Whiteness index. Based on the results of PCA analysis, it is known that dangke from Lombok is characterized by a low pH value with high protein, b*, °hue and chroma values. Meanwhile, dangke from Bima and Dompu have similar dangke physicochemical properties which are characterized by high Lightness, a* and whiteness index values. Meanwhile, Dangke from Sumbawa was not characterized by any parameters because its physicochemical characteristics were low. Overall, this study successfully mapped the differences in the characteristics of dangke based on its regional origins.
Sosialisasi dan Pendampingan Pembuatan Sertifikat Halal untuk Kelegalitasan Usaha UMK Dina Dewi Rosikhu, Muhammad; Karni, Ine; Komalasari, Husnita; Cahyadi, Irwan
Sehati Abdimas Vol 7 No 1 (2024): Prosiding Sehati Abdimas 2024
Publisher : PPPM POLTESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/sehati_abdimas.v7i1.913

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in Indonesia's economy. However, challenges related to legal status and halal certification often hinder the development of these businesses, particularly for MSMEs in the food and beverage sector. This community service activity aims to provide socialization and assistance in obtaining halal certification for UMK Dina Dewi in Peresak Village, West Lombok, using the Online Single Submission (OSS) system and Integrated One-Stop Service (PTSP-Halal). The methods employed include lectures, discussions, and work instructions. The results show an increase in participants' understanding of the importance of business and product legality, completion of administrative documents such as the Halal Product Guarantee System, and the issuance of halal certificates for three UMK Dina Dewi food products: keciprut, tempani, and kaliadem. Technical assistance successfully addressed challenges such as limited technology literacy and understanding of administrative processes, enabling MSMEs to independently manage their business legality. Registration for this certification was conducted through the government program, the free halal certification (SEHATI). This activity not only enhances the competitiveness of MSMEs in local and international markets but also serves as a strategic step in fostering inclusive and sustainable economic empowerment.
Analisa Kelayakan Usaha Produksi Dodol Buah Jambu Biji Merah (Studi Kasus di CV. Bagus Agriseta Mandiri Bumiaji-Kota Batu Jawa Timur) komalasari, husnita; nalurita, indah; salsabilah, aziza; safitri, dwi aulia; rosikhu, muhammad
Paradigma Agribisnis Vol 5 No 2 (2023): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v5i2.8041

Abstract

Dodol buah Jambu Biji Merah (JBM) merupakan salah satu produk dari perusahaan CV. Bagus Agriseta Mandiri yang berlokasi di Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Pengetahuan terkait kelayakan usaha suatu perusahaan merupakan suatu hal yang penting untuk diketahui baik oleh perusahaan maupun investor. Analisa kelayakan usaha merupakan suatu analisa yang dilakukan terhadap beberapa aspek. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah produksi dodol JBM oleh perusahaan ini sudah layak untuk dijalankan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode  wawancara, observasi, dokumentasi dan analisis finansial berdasarkan data yang diperoleh baik dari catatan, website, media sosial dan dokumen. Berdasarkan hasil analisa diketahui bahwa legalitas usaha ini sudah lengkap mulai dari adanya PIRT, Halal, SNI dan sertifikat ISO 9001:2008. Dari aspek organisasi dan manajemen, perusahaan ini sudah baik dalam mengalokasikan pekerja dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dari segi teknis dan produksi usaha ini sudah memiliki lokasi produksi yang strategis dilihat dari jarak bahan baku, pekerja dan pemasaran, serta keberlangsungan produksi yang terjamin. Dari aspek finansial usaha ini memiliki BEP sebesar 105 unit dari 192 unit per produksi serta BEP rupiah sebesar Rp. 540.445 dari 988.416, nilai B/C Rasio sebesar 1,2 dan Payback Period sebesar 0,3 tahun dari 1 tahun masa investasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha ini sudah layak untuk dijalankan baik dari aspek hukum, organisasi dan manajemen, teknis dan produksi, finansial serta pasar dan pemasaran.