Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Fe di Puskesmas Dasan Agung Kota Mataram Yunika, Regina Pricilia; Komalasari, Husnita
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v1i2.977

Abstract

Ibu hamil dapat beresiko mengalami anemia terutama anemia karena kekurangan zat besi. Anemia terjadi akibat rendahnya kandungan hemoglobin dalam tubuh semasa hamil atau kurangnya sel-sel darah merah di dalam darah daripada biasanya, dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr%. Dampak yang dapat ditimbulkan akibat anemia pada ibu hamil adalah perdarahan pada saat melahirkan, bayi berat lahir rendah (BBLR), penurunan IQ, bayi mudah terinfeksi dan mudah menderita gizi buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe di PuskesmasDasan Agung Kota Mataram. Jenis penelitian adalah penelitian kuntitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan simple random sampling, didapatkan sampel sebanyak 35 responden. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square menunjukkan hubungan kepatuhan ibu hamil dengan pengetahuan (p=0,000), motivasi (p=0,004), dan sikap (p=0,000). Simpulan penelitian ini terdapat hubungan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet fe dengan pengetahuan, motivasi, dan sikap. Peneliti menyarankan bagi tenaga kesehatan perlu melakukan penyuluhan akan pentingnya tablet Fe selama masa kehamilan.
Identifikasi Potensi Bakteri Asam Laktat dari Dangke Susu Kuda Liar di Nusa Tenggara Barat Sebagai Kandidat Probiotik Lokal Komalasari, Husnita; Anam Afgani, Chairul; Melandani, Astri
Pro Food Vol. 11 No. 2 (2025): Pro Food (Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan)
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/profood.v11i2.540

Abstract

Dangke is a traditional food from Enrekang, South Sulawesi, and in the West Nusa Tenggara (NTB) region, dangke is also produced from local food which is wild horse milk. This study aimed to identify and characterize the microbiological profile of dangke of NTB to assess its potential as an indigenous probiotic candidate. The research used an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD), considering the area of sample origin as the factor with Tukey's post-hoc test was applied at a 5% significance level. Multivariate Principal Component Analysis (PCA) was conducted using XLSTAT to map the microbiological characteristics. The results showed that sampling areas significantly affected microbiological properties such as total lactic acid bacteria (LAB), growth tolerance to bile salt, NaCl, and pH 2.5, as well as antimicrobial activity against E. coli and S. aureus. PCA revealed that dangke from Bima and Sumbawa had similar characteristics, which differed from those of Lombok and Dompu. These findings indicated that LAB from wild horse milk dangke had potential as indigenous probiotic candidates. In conclusion, this study identified and mapped the regional differences in dangke characteristics and highlighted their probiotic potential.
Peningkatan Kualitas Layanan Posyandu Desa Sintung Melalui Perbaikan Alat Ukur Perkembangan Balita dan Bayi: Improving the Quality of Posyandu Services in Sintung Village Through the Improvement of Toddler and Infant Growth Measurement Tools Putri, Destiana Adinda; Komalasari, Husnita; Yunita, Lina; Abdilla, Anna
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9612

Abstract

Posyandu merupakan salah satu layanan kesehatan berbasis masyarakat yang dituntut mampu menyediakan data tumbuh kembang yang akurat. Hanya saja ketersediaan alat ukur yang terstandarisasi masih menjadi kendala di beberapa daerah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan Posyandu di Desa Sintung melalui penyediaan alat ukur antropometri yang memadai dan sesuai kebutuhan. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah asesmen kondisi alat, yaitu identifikasi kelayakan timbangan, alat ukur panjang atau tinggi badan, pengukur lingkar kepala, serta perangkat antropometri lain yang tersedia di setiap pos. Tahap kedua adalah pengadaan dan perbaikan alat ukur digital yang sesuai standar. Tahap ketiga mencakup pelatihan dan pendampingan teknis, mulai dari demonstrasi penggunaan alat, praktik pengukuran secara langsung, hingga simulasi pencatatan data perkembangan anak. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada mutu layanan posyandu. Alat ukur yang tersedia kini sesuai jumlah pos sehingga proses pelayanan menjadi lebih cepat dan tidak menimbulkan antrean panjang. Kepuasan masyarakat meningkat seiring tersedianya sarana yang akurat, bersih, dan mudah digunakan. Selain itu, kualitas data pertumbuhan balita menjadi lebih konsisten dan valid sehingga mendukung pengambilan keputusan kesehatan di tingkat desa. Program ini membuktikan bahwa kombinasi antara penyediaan alat yang tepat dan peningkatan kapasitas kader mampu memperkuat layanan kesehatan dasar berbasis masyarakat.