Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Variasi dan Pola Pewarisan Karaktersitik Eksterior pada Populasi Ayam Kedu (Gallus gallus domesticus Mustaqiem, Muhammad; Pradista, Luthfi Adya; Pambuko, Galih; Kusumaningrum, Rahayu; Sumarno, Lanjar; Widyas, Nuzul; Ratriyanto, Adi; Prastowo, Sigit
Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jstp.v6i1.4197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi karakteristik warna tubuh ayam kedu menggunakan uji Wilcoxon dan Principal Component Analysis (PCA). Riset ini menggunakan ayam kedu jantan sebanyak 146 ekor dan ayam kedu betina sebanyak 185 ekor, dimana ayam kedu jantan dan betina tersebut berasal dari keluarga 12 pejantan ayam kedu dari dalam dan luar satker. uji Wilcoxon dilakukan pada parameter warna bulu kepala, badan, ekor, jengger/pial, dan shank, menunjukkan perbedaan signifikan (P<0,05). Analisis PCA mengidentifikasi tiga pola penyebaran antara ayam kedu hitam dan kedu putih, dimana warna bulu badan dan shank menjadi klaster pembeda antara ayam kedu hitam dan kedu putih. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapatnya klaster perbedaan warna bulu menandakan masih tingginya variasi parameter yang diturunkan oleh tetua dari 12 ekor pejantan baik didalam maupun diluar satker. Penelitian lanjutan mengenai penerapan seleksi untuk menyusun program breeding bagi ayam kedu penting dilakukan untuk menghasilkan commercial stock ayam lokal dengan variasi parameter yang terkontrol.
Karakterisasi Fenotipe Ayam Arab dan Lingnan di Populasi Tertutup Balai Pembibitan dan Budidaya Ternak Ayam Temanggung Jawa Tengah Novitasari, Erliana Dwi; Kusumaningrum, Ayu; Sumarno, Lanjar; Widyas, Nuzul; Ratriyanto, Adi; Prastowo, Sigit
Jurnal Peternakan Vol 21, No 2 (2024): September 2024
Publisher : State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jupet.v21i2.26666

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi fenotipe kualitatif dan kuantitatif Ayam Arab dan Lingnan di Balai Pembibitan dan Budidaya Ternak Ayam Temanggung. Sampel penelitian menggunakan 60 ekor Ayam Arab dan 70 ekor Ayam Lingnan jantan maupun betina, dengan  penentuan sampel secara  proportionate stratified random sampling. Data diambil pada observasi bagian-bagian dan ukuran-ukuran tubuh ayam, dan selanjutnya dianalisa secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan warna bulu Arab jantan dan betina secara berurutan didominasi warna putih kekuningan dan putih (kepala), lurik (badan), hitam dan lurik (ekor) serta shank dominan hitam dan abu-abu. Lingnan jantan dan betina secara berurutan didominasi warna coklat kemerahan dan coklat keemasan (kepala), coklat tua dan coklat muda (badan dan ekor), serta shank dominan putih dan kuning. Bentuk jengger dan pial kedua galur dominan single. Warna pial dominan lebih gelap dibandingkan warna jengger. Warna mata Ayam Arab dominan hitam kecoklatan dan Ayam Lingnan dominan hitam kekuningan. Analisis PCA menunjukkan karakteristik Ayam Arab dan Lingnan terbagi ke dalam kelompok yang berbeda. Hasil uji T-test menunjukkan ukuran tubuh ayam jantan pada kedua galur lebih besar (p<0,05) dibandingkan betina. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa perbedaan karakteristik sifat kualitatif dan kuantitatif ayam Arab dan Lingnan dapat digunakan sebagai salah satu kriteria dasar untuk seleksi.Kata kunci: Ayam lokal, kualitatif, kuantitatif, kriteria seleksiCharacterization of Arabic and Lingnan Chicken Phenotypes in a Closed Population of Chicken Breeding and Rearing Unit in Temanggung Central JavaABSTRACT. The purpose of this study was to describe the qualitative and quantitative characteristics of Arabian and Lingnan chickens at the Temanggung Center of Breeding and Rearing in Central Java. A total of 60 male and 70 female Arabian and Lingnan chickens were selected at random using proportionate stratification. Data were gathered by observing and measuring the chicken's body parts, followed by descriptive statistical analysis. Male and female Arabian chickens' feather colors were discovered to be dominated by yellowish white and white (head), striated (body), black and striated (tail), and black and gray dominant shank.Lingnan males and females have reddish brown and golden brown heads, dark brown and light brown bodies and tails, and dominant white and yellow shanks. Both breeds have predominantly single-shaped combs and wattles. The dominant wattle has a darker color than the comb. Arabian chickens have brownish black eyes, whereas Lingnan chickens have yellowish black ones. The PCA analysis also revealed that the characteristics of Arabian and Lingnan chickens were classified into separate groups. Male chickens in both breeds had significantly larger body sizes (p<0.05) than females, according to T-test results. To summarize, the qualitative and quantitative trait differences between Arabian and Lingnan chickens can be used as a basic selection criterion.
Integrating phosphate-solubilizing fungi and moderate phosphorus application for sustainable corn production Prastowo, Sigit; Wulanjari, Distiana; Kurnianto, Agung Sih; Kusumawati, Ati; Widjayanthi, Lenny; Ibanah, Indah
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 53 No. 2 (2025): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v53i2.62734

Abstract

Corn (Zea mays) is a vital staple crop and the second-largest agricultural commodity in Indonesia. However, productivity remains suboptimal, often due to nutrient imbalances, particularly in phosphate-rich soils where availability to plants is limited. This study aimed to assess the effects of reducing phosphate fertilizer by 50% in combination with bioagents Trichoderma harzianum, Metarhizium anisopliae, and arbuscular mycorrhizal fungi on key agronomic traits of corn. A randomized block design was employed to measure parameters including root volume, root-to-shoot ratio, leaf width, and seed sphericity. Results showed that applying 50% phosphate fertilizer alone yielded the highest root volume (70.00±18.19 mL) and root-to-shoot ratio (0.50±0.32), suggesting improved root development. In contrast, treatment with Metarhizium produced the widest leaves (10.14±0.30 cm) but showed the lowest values for root volume and root-to-shoot ratio. These findings highlight the potential of combining moderate phosphate input with beneficial bioagents to improve corn performance in marginal soils. The approach offers a cost-effective and environmentally sustainable alternative for managing nutrient imbalances. Further studies on long-term effects and economic feasibility are recommended to support wider adoption of these practices in sustainable agriculture. Keywords: maize; Metharizium; nutrient management; sustainable agriculture; Trichoderma
Pendampingan Petani untuk Mendorong Perubahan Menuju Praktek Pertanian Berkelanjutan Kusmiati, Ati; Ibanah, Indah; Widjayanthi, Lenny; Kurnianto, Agung Sih; Wulanjari, Distiana; Prastowo, Sigit; Wijayanto, Yagus
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 2 (2023): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i2.3629

Abstract

Saat ini umumnya petani menggunakan bahan kimiawi relatif berlebihan pada kegiatan budidaya pertanian pangan. Hal ini akan menimbulkan kerusakan lingkungan dan penurunan pendapatan petani dalam jangka panjang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pertanian berkelanjutan menjadi salah satu upaya untuk mengembalikan kondisi lingkungan sehingga keberlanjutan ekonomi dan ekologi tetap terjaga. Namun, butuh pendampingan untuk merubah perilaku petani dalam menggunakan bahan kimiawi menjadi bahan organik. Adapun tujuan pengabdian ini adalah untuk memotret praktek pertanian berkelanjutan yang telah dilakukan petani dan meningkatkan motivasi petani dalam menerapkan pertanian berkelanjutan. Sasaran pengabdian ini adalah Gapoktan Pontang Makmur Sejahtera Desa Pontang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan penyuluhan dan pendampingan selama bulan Juni sampai September 2023. Penyampaian materi disampaikan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan konsultasi. Petani menerapkan beberapa praktek pertanian berkelanjutan seperti penggunaan pupuk organik, rotasi tanaman, pengolahan lahan dan agroforestry. Hasil penyuluhan dan pendampingan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi petani dalam menerapkan berbagai praktek pertanian berkelanjutan.
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Desa Mrahu melalui Pembuatan Pupuk Organik Ramah Lingkungan Berbahan Dasar Daun Bambu Fawnia, Antesa Farah; Putri, Azzahra Purwo Sugito; Arsanti, Titania; Hutapea, Fredella; Ulfa, Laila Badriyah; Verdaningsih, Yasmin; Aryahya, Mayisya Najmuts Zahra; Mawla, Ega Fazle; Ananta, Rizqi Candra Yuda; Prastowo, Sigit
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): IJPM - Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.894

Abstract

Program BAMFERT (Bambu Fertilizer): Pemanfaatan Daun Bambu sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN di Desa Mrahu, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan. Desa ini memiliki potensi besar berupa melimpahnya vegetasi bambu di sepanjang bantaran sungai, namun limbah daun bambu selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung dibakar. Kondisi tersebut menimbulkan masalah lingkungan sekaligus peluang untuk inovasi pengelolaan limbah organik. Program BAMFERT dilaksanakan melalui empat tahap utama, yakni observasi, perencanaan, persiapan, serta pelatihan dan sosialisasi. Pelatihan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai peserta utama, dengan metode penyampaian materi dan praktik langsung pembuatan pupuk organik dari daun bambu menggunakan bahan tambahan EM4, molase, dan tanah gembur. Hasil pelaksanaan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berdiskusi dan berpartisipasi dalam praktik. Dampak positif program terlihat dari sisi lingkungan melalui berkurangnya pembakaran daun bambu, dari sisi pertanian melalui ketersediaan pupuk organik yang memperbaiki kesuburan tanah, dari sisi ekonomi melalui penghematan biaya pupuk, serta dari sisi sosial melalui peningkatan kerja sama warga. Meskipun terdapat keterbatasan waktu fermentasi dan sarana pelatihan, program BAMFERT berpotensi berkelanjutan serta dapat direplikasi di wilayah lain sebagai solusi pengelolaan limbah organik yang ramah lingkungan dan produktif.
Utilization of water mimosa (Neptunia oleracea) leaf meal in concentrate feed to improve the growth of Kalimantan swamp buffalo calves Sumantri, Ika; Hadian, Gloria Rida; Rizal, Muhammad; Widi, TriSatya Mastuti; Prastowo, Sigit
TROPICAL WETLAND JOURNAL Vol 9 No 1 (2023): Wetland Agricultural Issues
Publisher : Postgraduate Program - Lambung Mangkurat University (ULM Press Academic)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/twj.v9i1.119

Abstract

Swamp buffalo on Kalimantan island is reared under an extensive production system. Minimum farmer input and decreasing swamp grass availability during the wet season lead to lower buffalo morphometrics, lower reproductive performances, and a higher calf mortality rate. This participatory study was conducted to evaluate the calf's performance after receiving a concentrate feed formulated using water mimosa (Neptunia oleracea) leaf meal as a protein source. Results of the study showed that water mimosa leaf meal has high crude protein content (>30%). After 4 months of observation, feeding concentrate feed formulated with water mimosa leaf meal as a protein source improved the growth of swamp buffalo calves. The calves in concentrate feed group showed body weight gain of 14.84 kg/month, growths of chest girth 13.6 cm, and height at wither 5.6 cm those improved compared to those in the group that did not offer concentrate feed that had the growths in chest girth 9.2 cm and height at wither 5.2 cm. This study provides valuable insights into the potential of using water mimosa leaf meals as a protein source for concentrate feed, which can enhance the growth of buffalo calves while resolving the issue of water mimosa invasion in the swamp area.
Pengaruh Keberadaan Corpus Luteum terhadap Kualitas dan Tingkat Maturasi Oosit Domba Lokal Umur Pubertas Awal Secara In Vitro Widyastuti, Rini; Syamsunarno, Mas Rizky Anggun Adipurna; Yusuf, Alvin; Ridhlo, Muhammad Rosyid; Prastowo, Sigit
Jurnal Agripet Vol 18, No 2 (2018): Volume 18, No. 2, Oktober 2018
Publisher : Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v18i2.12103

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh keberadaan corpus luteum (CL) pada ovarium domba umur pubertas awal terhadap kualitas oosit hasil koleksi dan tingkat maturasinya secara in vitro (IVM). Sebanyak 279 oosit digunakan, terbagi pada kelompok tanpa CL (CL-) sebanyak 143 dan dengan CL (CL+) sebanyak 136. Oosit dipilih berdasarkan homogenitas sitoplasma dan dikelompokkan sesuai jumlah lapisan sel kumulus yaitu grade 1 (4 lapis), grade 2 (34 lapis) dan grade 3 (02 lapis). Media IVM menggunakan Tissue Culture Media 199 ditambah antibiotik, Follicle Stimulating Hormone, dan 10% Fetal Bovine Serum. Maturasi dilakukan pada inkubator 38,5C, 5% CO2 selama 24 jam. Pasca IVM, tingkat kematangan oosit dievaluasi berdasar kemunculan Polar Body I (PB I). Hasil menunjukkan bahwa keberadaan CL tidak berpengaruh terhadap kualitas oosit yang dikoleksi pada semua grade. Keberadaan CL berpengaruh pada tingkat kematangan oosit pada grade 1 sebesar 48,64% dibandingkan CL- sebesar 47,19% (p0,05). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa berpengaruh pada tingkat kematangan oosit setelah IVM. Hasil penelitian menggambarkan potensi penggunaan oosit ternak umur pubertas awal untuk digunakan lebih lanjut dalam program produksi embrio secara in vitro.(Effect of the presence of corpus luteum on oocytes quality and in vitro maturation rate of ewes at early puberty)ABSTRACT. This study aims to know effect of presence of corpus luteum (CL) to collected oocytes quality and its maturation rate post in vitro maturation (IVM), on local ewes ovary at early puberty. In total 279 oocytes were collected, 143 without CL (CL-) and 136 with CL present (CL+). Oocytes were selected according to sitoplasma hemogenity, divided into 3 grades according to cumulus cell (CC) layer namely Grade 1, 2 and 3 indicated by 4, 34, and 02 CC layers, respectively. The IVM media was Tissue Culture Media 199 supplemented with antibiotic, Follicel Stimulating Hormone, and 10% Fetal Bovine Serum following culture at 38.5C and 5% CO2. Twenty four hours post IVM, oocytes were evaluated on the presence of Polar Body I. Result showed that oocytes quality were not different among group in all grades. The present of CL gives better maturation rate in grade 1 compared to CL- (48.64 vs 47.19%; p0.05). The present finding show that the presence of CL improves oocytes maturation rate post IVM. Moreover, this study shows the potency of using oocytes from ewes ovary at early puberty for further in vitro embryo production program
OPTIMALISASI LIMBAH ORGANIK DESA KLURAHAN MENJADI ECOENZYME GUNA MENCEGAH HAMA TIKUS Zikri, Fahrul; Prastowo, Sigit; Anindya Salsabilla; Ani Toshiba; Fadilla Rahma Aulia; Fathurrohmah Putri Dzikriyah; Indah Kurniasari; Teni Wahyuningsih; Purwa Desriyandi; Khansa Bashira Pondavi; Nurlita Pratiwi
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Klurahan, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan limbah organik sekaligus hama tikus yang merajalela di area pertanian. Limbah organik rumah tangga berupa sisa sayur dan buah seringkali terbuang sia-sia dan menimbulkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, tim KKN UNS melaksanakan program edukasi dan pelatihan pembuatan ecoenzyme sebagai solusi ramah lingkungan. Metode kegiatan mencakup penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, serta pendampingan bagi kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan petani tentang pengelolaan limbah organik, tingginya partisipasi masyarakat dalam praktik pembuatan ecoenzyme, serta terbukanya peluang pemanfaatan ecoenzyme sebagai pupuk organik cair, pembersih alami, dan pengendali hama tikus. Kendala yang dihadapi adalah minimnya fasilitas fermentasi dan rendahnya minat sebagian masyarakat karena proses fermentasi membutuhkan waktu relatif lama. Namun demikian, dukungan pemerintah desa, ketersediaan bahan baku limbah organik, serta manfaat nyata ecoenzyme menjadi faktor pendorong keberhasilan program.  
Co-Authors . Jihan . Jihan . Suharto Adi Ratriyanto Agung Sih Kurnianto Agung, Sih Al Musa, Akmalus Salam Alfarisy, Fariz Kustiawan Ali Wafa Ambar Susanti Ananta, Rizqi Candra Yuda Anggara, Yudistira Dwi Ani Toshiba Anindya Salsabilla Ankardiansyah Pandu Pradana ARI SUSILOWATI Arsanti, Titania Artamevia, Adella Vadia Aryahya, Mayisya Najmuts Zahra Aryo Fajar Sunartomo Ati Kusmiati Ayunda, Berliana Dwi Bagaskara, Septian Tri Cahyo Basuki, Basuki Chandra, Vegarico Darusalam, Zulfan Riski Distiana Wulanjari Fadilla Rahma Aulia Fahrani, Dinda Inggar Farok, Ahfas Syahdan Anwar Fathurrohmah Putri Dzikriyah Fawnia, Antesa Farah Fermansyah, Mahatir Muhammad Febi Gabrillo, Christina A. Hadian, Gloria Rida Handayani, Nurika Hari PURNOMO Hasjim, Saifuddin Hoesain, Mohammad Hutapea, Fredella Ibanah, Indah Ika Sumantri Indah Kurniasari Khansa Bashira Pondavi Kusumaningrum, Ayu Kusumawati, Ati Laily Dwi Dzulhijja Laily Dwi Dzulhijja Lanjar Sumarno Lenny Widjayanthi Mas Rizky A.A. Syamsunarno Maulidyanu, Firdaus Putra Mawla, Ega Fazle Moh. Wildan DJADMIKO Mubarok, Ananda Nur Ichwan Muhammad Hoesain MUHAMMAD RIZAL Mukarromah, Dilayatul Mustaqiem, Muhammad Muwahidi, Amirul Nafis, Muhammad Novitasari, Erliana Dwi Nugraheni, Dita Fauziah Nurlita Pratiwi Pambuko, Galih Pradiar Ikhsanu Pradista, Luthfi Adya Pratama, Andhika Surya Pratama, Yoga Surya Purwa Desriyandi Purwandarini, Anggi Arsy Putra, Muhammad Agustin Akhirul Putri, Azzahra Purwo Sugito Rachmi Masnilah Rahayu Kusumaningrum Rasidi, Ahmad Haris Ridhlo, Muhammad Rosyid Rini Widyastuti S, Setiyono Saviera, Shavya Sarah Shohab MABDUH Sitio, Raffly Pandapotan Suharto Suharto Sutarno Sutarno Teni Wahyuningsih Tri Candra Setiawati Tri Satya Mastuti Widi Tristianto Nugroho Ulfa, Laila Badriyah Vanessa, Rebecca Verdaningsih, Yasmin Wachju Subchan Wagiyana Wagiyana Wagiyana Wagiyana, Wagiyana Widi, TriSatya Mastuti Widyas, Nuzul Widyas, Nuzul Wulanjani, Distiana Wulanjari, Distiana Yagus Wijayanto Yusuf, Alvin Zahra, Ayu Fatimatus Zikri, Fahrul