Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Suhu dan Waktu Destilasi Pada Ekstraksi dan Destilasi Sederhana Tape Singkong Husin, Hasanuddin; Susanti, Desi; Masykur, Masykur; Athaillah, Teuku
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 8, No 2 (2022): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmkn.v8i2.7609

Abstract

Destilasi yang paling sering digunakan secara sederhana adalah destilasi air dan uap, karena dengan metode ini hasil ekstrak yang didapatkan lebih banyak dibandingkan metode destilasi yang lain. Pada penelitian kali ini juga digunakan destilasi sederhana untuk mengekstrak etanol yang terdapat dalam tape singkong. Metode penelitian berdasarkan pada titik didih komponen yang terkandung dalam bahan. Parameter yang diamati dalam proses destilasi ini adalah jenis bahan (tape ketan putih, tape ketan hitam, tape singkong), suhu dan volume etanol dalam variasi waktu. Suhu destilasi yang digunakan adalah 80oC, 85oC dan 90oC dengan variasi waktu selama 1 jam, 1,5 jam, 2 jam dan 2,5 jam. Variasi suhu dan waktu yang digunakan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecepatan destilasi dengan kualitas destilat yang dihasilkan. Hasil Penelitian rata-rata konsentrasi etanol dalam destilat dari destilasi sederhana adalah 70,19%, sedangkan dari destilasi rotary vacuum evaporatory adalah 75,87%.  Destilasi rotary vacuum evaporator memiliki kondensor yang lebih baik dibandingkan dengan kondensor pada destilasi sederhana. Sedangkan pada destilasi sederhana uap etanol ada yang  menguap ke luar karena proses pendinginan kondensornya kurang sempurna, sehingga konsentrasi etanol yang dihasilkan juga relatif rendah.
Analisis Kimia dan Karakteristik Organoleptik Puding dengan Penambahan Ekstrak Daun Kelor dan Susu Kacang Merah Angraeni, Lia; Elfika, Fifi; Rahmi, Suci; Husin, Hasanuddin; Anggriawin, Mirza
EDUFORTECH Vol 10, No 1 (2025): March 2025 (IN PROGRESS)
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v10i1.80613

Abstract

Puding digemari karena rasa manis dan teksturnya yang lembut. Tren kesehatan mendorong inovasi puding bernutrisi tinggi. Penelitian ini mengembangkan puding fungsional dengan ekstrak daun kelor yang kaya gizi serta susu kacang merah sebagai substituen susu hewani. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik kimia dan organoleptik puding dengan berbagai kombinasi ekstrak daun kelor dan susu kacang merah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan (F0–F4). Hasil menunjukkan nilai pH berkisar antara 6,23–6,45. Total padatan terlarut meningkat seiring dengan peningkatan susu kacang merah, dengan nilai tertinggi pada F4. Uji organoleptik menunjukkan F4 sebagai perlakuan terbaik. Kombinasi ini berpotensi dikembangkan sebagai alternatif pangan fungsional.
Edukasi Penyembelihan Hewan Secara Halal di Gampong Suak Ribee, Aceh Barat Husin, Hasanuddin; Maryati, Sri; Febriansyah, Muhammad Irfan; Puteri, Nafisah Eka; Rahmi, Suci
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 2 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 2 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v2i2.74

Abstract

Penyembelihan adalah mematikan hewan dengan cara memotong saluran nafas dan saluran makanan serta urat nadi utama yang terdapat pada leher hewan. Tujuannya agar hewan tersebut menjadi halal dimakan dagingnya. Akan tetapi, terkadang masyarakat kurang memahami metode penyembelihan yang baik agar kualitas daging terjaga serta tetap mempertimbangkan animal welfare. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan panitia kurban serta perangkat desa di Gampong Suak Ribee, Aceh Barat, mengenai penyembelihan hewan kurban yang memenuhi prinsip halal, higienis, dan kesejahteraan hewan (animal welfare). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan tiga tahap: (1) pra-penyembelihan (pemilihan, pengangkutan, dan pemeliharaan hewan), (2) penyembelihan (persiapan lokasi, alat, dan teknik perobohan serta penyembelihan), dan (3) pasca-penyembelihan (pengelolaan daging). Hasil menunjukkan bahwa kesalahan umum seperti teknik perobohan kasar, penyembelihan tidak tepat, dan penanganan daging tidak higienis berhasil diatasi melalui edukasi. Peserta diajarkan teknik perobohan humanis (seperti rope casting), penyembelihan syar’i (memotong tiga saluran leher dengan pisau tajam sambil membaca basmalah), serta tata kelola daging yang higienis. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta. Kegiatan ini tidak hanya menjamin kualitas daging kurban (pH stabil, warna merah cerah, dan daya simpan lebih lama), tetapi juga memperkuat ketahanan pangan halal di masyarakat. Rekomendasi untuk kegiatan serupa adalah pendampingan langsung saat penyembelihan Idul Adha untuk memastikan praktik berkelanjutan.
Pemanfaatan Daun Ruku-Ruku (Ocimum tenuiflorum L.) sebagai Bahan Aktif pada Hand Sanitizer Anggriawin, Mirza; Husin, Hasanuddin; Kamal, Mustafa; Hayuningtyas, Afwa; Maryati, Sri; Yuliani, Hilka; Rasyid, Maya Indra
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 19, No 1 (2025): TEKNOTAN, April 2025
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol19n1.8

Abstract

Tanaman ruku-ruku (Ocimum tenuiflorum L.) telah dimanfaatkan dalam berbagai aspek, seperti, bumbu masakan, minyak atsiri, serta penghasil antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi ekstrak daun ruku-ruku dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus epidermidis, yang sering ditemukan pada permukaan kulit. Salah satu aplikasi potensialnya adalah sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer. Dalam penelitian ini, ekstraksi daun ruku-ruku dilakukan dengan menggunakan tiga jenis pelarut, yaitu etil asetat, etanol, dan metanol, dalam menentukan pelarut yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri uji. Pengujian daya hambat dilakukan menggunakan metode difusi cakram menggunakan media Mueller Hinton Agar (MHA). Pengujian ini dilakukan dengan cara menginokulasikan 100µL suspensi bakteri uji ke media MHA dan 50µL ekstrak daun ruku-ruku dengan konsentrasi 2%, 2,5%, 3% ke cakram uji, untuk selanjutnya dilakukan pengukuran zona hambat yang terbentuk di sekitar cakram uji setelah inkubasi 1x24 jam pada suhu 37°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol dengan konsentrasi 2.5% memiliki aktivitas penghambatan tertinggi terhadap E. coli dengan diameter daya hambat 11,29 mm (kategori kuat), sementara ekstrak etil asetat dengan konsentrasi 2,5% menunjukkan aktivitas penghambatan tertinggi terhadap S. epidermidis dengan diameter daya hambat 2,92 mm (kategori lemah). Ekstrak dengan daya hambat tertinggi selanjutnya digunakan untuk formulasi hand sanitizer yang dikemas dalam botol spray untuk kemudahan penggunaan. Penelitian ini menunjukkan potensi ekstrak daun ruku-ruku sebagai bahan alami dalam produk pembersih tangan.
Edukasi Pemanfaatan dan Praktik Pengolahan Pangan Budidaya Lokal Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Provinsi Aceh: Education on the Utilization and Practice of Locally Cultivated Food Processing as an Effort to Prevent Stunting in Aceh Province Pakpahan, Novriaman; Yuliani, Hilka; Rasyid, Maya Indra; Maryati, Sri; Husin, Hasanuddin; Angraeni, Lia
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 6 (2023): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v8i6.4557

Abstract

Aceh Province is one of district that has a very high stunting prevalence rate in Indonesia. Community service activities was aimed to provide knowledge and public awareness of the importance of the health of pregnant women and children as an effort to prevent stunting. Community service activities also carried out food processing practices aimed at providing community skills in processing food as nutritious food intake for mothers and children. The target participants of the community service activities are villagers, village apparatus and posyandu officials. The total number of participants who took part in the community service activities was 120 participants consisting of 35 men and 85 women. Meanwhile, based on the group of participants, it consisted of 101 villagers, 12 village officials and 7 posyandu delegation. Based on evaluation, the activity succeeded in providing understanding and awareness of the community regarding the importance of food intake for the health of mothers and children and also succeeded in increasing the participants' skills in processing several nutritious processed food products. Furthermore, the assessment of the results of the written test showed that the average participant obtained a fairly good score. It shows that the participants understand the learning material quite well. However, the ability to answer the written test can be improved by repeating reading the learning module. Guidance from stakeholders towards villagers on an ongoing basis needs to be programmed in order to have a wider positive impact.
Pengaruh Substitusi Penambahan Tepung Daging Buah Pala (Myristica Afragrans Houtt) Terhadap Kualitas Brownies Kukus Husin, Hasanuddin; rasyid, maya indra; maryati, sri; rahmi, suci
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v6i1.9515

Abstract

Brownies merupakan salah satu jenis cake yang berwarna cokelat kehitaman. Daging buah pala yang merupakan bagian terbesar dari hasil panen sangat besar untuk dimanfaatkan. Dalam 100 gram daging buah pala terkandung, protein 0,3 %, lemak 0,2 %, vitamin A 29,5 UI, vitamin C 22 mg. Salah satu pemanfaatan daging buah pala yaitu dengan mengolahnya menjadi tepung sebagai substitusi brownies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas brownies kukus dengan penambahan daging buah pala dengan perlakuan yang berbeda ditinjau aspek warna, rasa, aroma, tekstur. Serta untuk mengetahui kandungan kadar air pada brownies kukus dengan penambahan daging buah pala. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pembuatan brownies kukus subsitusi tepung daging buah pala berpengaruh nyata terhadap uji organoleptik dan uji kadar air brownies kukus. Berdasarkan uji organoleptik secara overall, penambahan 10 gram tepung daging buah pala perlakuan B1 merupakan formula dengan penerimaan tertinggi sebesar 5.33 menunjukan agak suka. Kadar air brownies kukus dengan substitusi penambahan tepung daging buah pala sebesar 24.1%, memenuhi ketetapan SNI kadar air brownies kukus yaitu sebesar 40%. Semakin banyak tepung daging buah pala yang ditambahkan maka kadar air pada brownies kukus akan semakin meningkat.Kata Kunci : Brownies, tepung daging buah pala, organoleptik, uji kadar air
Analisa kualitas Crude Palm Oil (CPO) pada vacuum dryer di PT. Socfin Indonesia Kebun Seunagan Susanti, Lusi; Husin, Hasanuddin
Agrokompleks Vol 23 No 2 (2023): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v23i2.535

Abstract

Produk yang dihasilkan di pabrik kelapa sawit (PKS) PT. Socfin Indonesia Kebun Seunagan adalah minyak kelapa sawit kasar atau Crude Palm Oil (CPO) dan inti kelapa sawit (kernel). Proses pengolahan kelapa sawit melalui beberapa stasiun antara lain stasiun penerimaan buah, stasiun perebusan, stasiun penebah, stasiun pengempaan, stasiun pemurnian dan stasiun pengolahan biji. Dalam industri pengolahan minyak kelapa sawit faktor utama yang dapat menimbulkan kerusakan mutu minyak sawit yaitu kandungan air dan kadar asam lemak bebas (ALB) yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas CPO pada Vacuum dryer di PKS PT. Socfin indonesia kebun Seunagan yang dilihat dari kadar ALB dan kadar air. Analisa kadar asam lemak bebas dilakukan dengan metode titrasi asam basa dengan menggunakan larutan standar NaOH 0.25 N, sedangkan analisa kadar air menggunakan metode gravimetri. Hasil perhitungan diperoleh rata-rata kadar asam lemak bebas (ALB) pada bagian atas yaitu 2,12%, lalu pada bagian tengah yaitu 2,21% dan pada bagian bawah yaitu 2,25%. Pada kadar air bagian atas dengan rata-rata yaitu 0,15%, lalu pada bagian tengah yaitu 0,19% dan pada bagian bawah yaitu 0,17% Hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari analisa kadar asam lemak bebas, dan kadar air telah memenuhi syarat pabrik PT. Socfin Indonesia Kebun Seunagan dan Standar SNI.
Analisis asam lemak bebas dan kadar kotoran pada Crude Palm Oil di storage tank PT. Socfin Indonesia kebun Seunagan Ilyas, Maijal; Husin, Hasanuddin
Agrokompleks Vol 23 No 2 (2023): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v23i2.556

Abstract

Masalah kualitas minyak kelapa sawit masih menjadi perhatian, terutama terkait dengan kadar asam lemak bebas (ALB) yang tinggi dimana dapat mengurangi daya tahan dan kualitas minyak kelapa sawit, sehingga berdampak pada kualitas produk akhir yang dihasilkan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah berapakah kadar asam lemak bebas (ALB) dan kadar kotoran yang terkandung dalam Crude Palm Oil (CPO) di pabrik kelapa sawit PT. Socfin Indonesia Seunagan, adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui standar mutu yang terkandung dalam Crude Palm Oil (CPO) dengan parameter kadar asam lemak bebas (ALB) dan kadar kotoran di storage tank yang telah ditetapkan di pabrik kelapa sawit PT. Socfin Indonesia Kebun Seunagan. Penelitian dilaksanakan 04 – 15 Oktober 2022 di laboratorium pabrik kelapa sawit PT Socfindo Seunagan Kabupaten Nagan Raya, menggunakan metode gravimetri dan titrimetri. Teknik pengambilan data dilakukan secara wawancara dan observasi langsung melakukan pengamatan di laboratorium. Data dikumpulkan primer dan sekunder. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai rata – rata kadar asam lemak bebas pada CPO di Storage tank antara lain, pada bagian atas yaitu 2,16%, pada bagian tengah yaitu 2,18% dan pada bagian bawah yaitu 2,21%, sedangkan nilai rata – rata kadar kotoran pada CPO di Storage tank yaitu 0,02%, pada bagian tengah yaitu 0,03% dan pada bagian bawah yaitu 0,05%, Dapat dikatakan bahwa nilai dari kadar asam lemak bebas dan kadar kotoran pada CPO masih memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan oleh PT PT Socfin Indonesia Seunagan yang berlokasi di Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.
MALONDIALDEHIDE (MDA) URINE AS AN EARLY MARKER OF DEVELOPMENTAL DISORDERS OF CHILDREN LIVING AROUND GOLD MINES Ernawati; Adi Heru Sutomo; Indwiani Astuti; Enda Silvia Putri; Marniati; Itza Mulyani; Sufyan Anwar; Eva Flourentina Kusumawardani; Suci Eka Putri; Hasanuddin Husin
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 4 No. 2 (2024): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v4i2.1664

Abstract

Children born to mothers living around gold mines are at risk of mercury exposure (Hg) and can cause developmental disorders. These developmental disorders can be detected early through stress oxidation mechanisms based on Hg toxicity that directly harm brain cells. It can be detected early on from the level of DNA damage, which is malondialdehyde (MDA) in the urine. Examining children's MDA urine levels near gold mines is the aim of this study. The Observational Research Method performs measurement of MDA of baby urine with TBARS examination of 16 babies in the age range of 2-14 weeks babies who live around the gold mining village Kalirejo Prefecture Kokap district of Kulon Progo Yogyakarta. The result was a rate of 3.23 μmol/L of MDA in baby urine, which is above the normal level of 1.03 μMol/L. So it can be concluded that the high level of MDI in the baby's urine is an early indication of a child's developmental disorder living around the gold mining.