Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaplikasian Motif Batik Gabungan Khas Jawa Tengah Dalam Fashion Modern Yukallifa Ridwinawati; Sania Febriani; Henry Bastian; Agus Setiawan; Abi Senoprabowo
Jurnal MAVIB Vol 4 No 2 (2023): MAVIB Journal - Agustus 2023
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/mavib.v4i2.2756

Abstract

Batik salah satu kesenian yang hampir dimiliki di berbagai daerah di Indonesia dan daerah yang banyak memilki kesenian batik di Jawa Tengah. Mulai dari batik kawung khas Jogja, batik tujuh rupa khas Pekalongan, batik Naga Silam khas Cirebon dan batik Ukel Salem khas Brebes. Batik dijadikan identitas diri suatu daerah, itu alasan mengapa semua daerah di Jawa Tengah memiliki batik. Batik yang menjadi identitas ini pun memiliki motif yang berbeda disetiap daerahnya untuk membedakan batik. Motif beragam tak luput dari perkembangan jaman , desain motifnya modern dan pengaplikasian batik kekinian. Dalam memperkuat persatuan daerah lewat kesenian maka inovasi motif batik gabungan dari berbagai daerah di Jawa Tengah yaitu batik Ukel Salem Brebes dan batik Naga Silam Cirebon yang nantinya motif gabungan menjadi ornamen baru yang diaplikasikan pada fashion modern sehingga batik bisa eksis. Penelitian ini bertujuan menggabungkan dua jenis motif batik dari Jawa Tengah. Teori dari Gustami yaitu teori penciptaan yang terdiri dari eksplorasi, perancangan dan perwujudan yang akan dipakai sebagai metode perancangan. Proses teori penciptaan itu dimulai mencari data mengenai batik khas Jawa Tengah. Selanjutnya penggabungan dari jenis motif batik yang sudah dicari diaplikasikan pada pakaian, topi hingga tas modern. Teknik pengaplikaan menggunakan teknik printing.
Analisis Komponen Visual Dasar Sinematografi Dalam Film “Everything Everywhere All At Once” Hazel Adam Fitzpatrick; Abi Senoprabowo
Jurnal MAVIB Vol 5 No 1 (2024): MAVIB Journal - Februari 2024
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/mavib.v5i1.2802

Abstract

Film merupakan media komunikasi massa yang bersifat audio visual untuk menyampaikan suatu pesan sekaligus menjadi sarana hiburan. Dalam pembuatan film yang baik, dibutuhkan teknik sinematografi dan penggunaan unsur visual yang baik. Sinematografi mencakup pengambilan gambar, pembangunan ide, kata, aksi, emosi, tone, berbagai cara komunikasi non-verbal dan menyatukannya dalam karya visual. Salah satu film yang memiliki sinematografi yang baik dan telah memperoleh penghargaan Best Picture di tahun 2023 ini adalah film Everything Everywhere All At Once. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari hal-hal yang menjadi kunci dalam penyusunan film Everything Everywhere All At Once dari sisi visual sehingga dapat menjadi salah satu film yang baik, indah, dan memperoleh banyak prestasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk memperoleh informasi dan membuat deskripsi wawasan. Selanjutnya metode analisis data yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan analisis komponen visual dasar berdasarkan teori Bruce Block. yang meliputi ruang (space), garis (line), bentuk (shape), nada (tone), warna (color), gerakan (movement), dan irama (rhythm). Berdasarkan analisis yang dilakukan, film ini memiliki 7 komponen visual dasar tersebut dengan lengkap. Kesimpulan yang diperoleh yaitu 7 komponen visual dasar tersebut memiliki peran penting untuk mendukung mengkomunikasikan cerita, pesan, suasana hati/perasaan dan emosi dalam sebuah film.
PERANCANGAN DESAIN MOTIF BATIK KONTEMPORER PEKALONGAN GUNA MEMPERKAYA MOTIF BATIK BERDASARKAN ORNAMEN LOGO KOTA PEKALONGAN Anzilirohmania Kirana; Azzriel Fala Ananta; Abi Senoprabowo
AKSA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 4 No. 2 (2021): AKSA: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37505/aksa.v4i2.52

Abstract

The existence of Pekalongan batik has no doubt about its existence where the characteristics or characters on the motif have a strong image, but some classic batik motifs are more identical with adults. So this design aims to develop contemporary batik motifs adapted from the Pekalongan City logo but still suitable for young people. The use of the Pekalongan City logo itself means that there is still no motif adapted from the ornament on the logo. This design was compiled using the theoretical method of the creative art creation process from Gustami which has three stages. The first is the exploration process, which is the idea-searching stage, followed by collecting and searching for data about the meaning of the Pekalongan City logo. The second process of designing works, generating ideas and ideas are obtained from the brainstorming process. The third embodiment process, including the final design and mockup. The results of the design development in the form of designs can be applied to fabrics, masks, tote bags, and pillowcases that have been adapted to the target audience. Through the results of batik motifs is a first step to invite people to know, love, and preserve the traditions of our nation.
PERANCANGAN PETA WISATA GRAND MAERAKACA SEBAGAI PENGEMBANGAN IDENTITAS PARIWISATA Farhania Apriliyani; Suci Salsabila; Abi Senoprabowo; Mohamad Taufik
AKSA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 5 No. 1 (2021): AKSA: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37505/aksa.v5i1.55

Abstract

A map provides a corporate identity as a medium of information as well as a clear position on the tourist destination, thus making it easier for visitors to visit. Grand maerakaca design travel maps using the glass box method. The grand maerakaca isa cultural educational field. Grand maerakaca's grand maerakaca tourist map was prepared through preparation, incubation, ironing, and verification, which produced simple, modern design but did not eliminate the original element.
Perancangan Komik Strip Tokoh Mitologi Nagagini Bertema Pandemi Di Rumah Aja Abi Senoprabowo; Immanuel Andhika Pratama; Yumna Anindya Septiani; Ali Muqodas
AKSA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 5 No. 2 (2022): AKSA: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37505/aksa.v5i2.67

Abstract

This study aims to design a communication media with a pandemic theme at home in the form of a comic strip. This study uses Indonesian puppet characters as character visualizations. The method used in this study is a qualitative method. In this stage of the research process, there are stages of making a theoretical basis, data collection, brainstorming, storyboarding, rough sketches, line art, digitizing works. The purpose of making this comic strip is to urge the public, especially in Indonesia, to always stay at home and also comply with the existing health protocols during the COVID-19 pandemic.
INOVASI MOTIF BATIK CAP SEBAGAI MOTIF KHAS BATIK “3 PRANGGOK” Febby Haryo Agung Nugroho; Abi Senoprabowo
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 10, No 2 (2023): Mei - Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v10i2.45469

Abstract

Batik 3 Pranggok sampai saat ini masih belum memiliki motif khas seniri yang diperjual belikan di pasar, melainkan masih memasarkan hasil produksi menggunakan motif yang sedang tren di pasaran. Perancangan ini bertujuan merancang desain motif khas bagi Batik 3 Pranggok berdasarkan bentuk-betuk ornamen yang menghiasai toko yang merupakan ciri khas dari Batik 3 Pranggok. Penelitian ini menggunakan metode perancangan penciptaan seni kriya dari Gustami. Penelitian ini menghasilkan desain motif baru bagi Batik 3 Pranggok yang akan diproduksi dan dipasarkan oleh Batik 3 Pranggok yang berbentuk kain, sarung bantal, serta totebag.
PERANCANGAN KATALOG KITCHEN EQUIPMENT PT NAYATI INDONESIA UNTUK MENUNJANG PERLUASAN PEMASARAN DI INDONESIA Shinta Buana Dewi; Abi Senoprabowo
CITRAKARA Vol 5, No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : CITRAKARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Nayati Indonesia merupakan pusat manufaktur mengolah dan layanan peralatan dapur profesional dari Indonesia. Belum semua pebisnis mengenal produk PT Nayati Indonesia sehingga, agar lebih mudah memahami produk PT Nayati Indonesia, diperlukan pembuatan katalog untuk menunjang perluasan pemasaran kitchen equipment PT Nayati Indonesia. Penelitian untuk perancangan ini menggunakan metode kualitatif secara deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, internet, dan studi pustaka. Metode analisis data menggunakan SWOT dan metode perancangan Design Thinking dari Robin Landa. Perancangan ini menghasilkan desain katalog dengan mengutamakan peralatan dapur berkualitas standar internasional dan mengunggulkan produk buatan Indonesia dengan nilai TKDN 27,15%. Hasil perancangan utama adalah katalog digital, media pendukung story Instagram, feed Instagram dan feed Facebook
PERANCANGAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT PEKERJA ANAK DIBAWAH UMUR PROVINSI RIAU UNTUK MENGURANGI PENINGKATAN PEKERJA ANAK DI PROVINSI RIAU Mitha Rosadi Br Sinaga; Abi Senoprabowo
CITRAKARA Vol 5, No 2 (2023): JULI 2023
Publisher : CITRAKARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahaya dan dampak buruk yang dihasilkan dari pekerja anak di bawah umur di Provinsi Riau belum sepenuhnya diketahui oleh masyarakat terutama orang tua sebagai generasi selanjutnya.  Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau perlu mengembangkan informasi dan edukasi tentang menghindari mempekerjakan anak secara komunikatif dan efektif melalui media iklan layanan masyarakat. Metode penelitian menggunakan kualitatif, metode analisis data framing dan metode perancangan desain thinking. Media utama hasil perancangan adalah poster dan media pendukung berupa, pin, gantungan kunci, totebag.
Digital Fashion Graphic Berdasarkan Inovasi Ornamen Kala Abi Senoprabowo; Dwi Puji Prabowo; Khamadi Khamadi
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 2 No 2 (2022): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v2i1.190

Abstract

Ornamen Kala sering dijumpai di bangunan candi baik di Jawa maupun Bali. Ornamen ini sangat menonjol karena letaknya di atas pintu utama bangunan candi. Secara visual, disamping ornamen ini sangat menarik tetapi juga ikonik sehingga mudah diterima masyarakat. Penelitian ini mencoba mengembangkan ornamen kala menjadi sebuah komoditas fashion bagi generasi muda. Sehingga diperlukan perancangan desain fashion graphic yang secara sistematis mulai dari perancangan desain ornamen kala hingga pemasaran produk fashion dari ornamen tersebut dalam digital graphic. Penelitian dilakukan dengan proses eksplorasi, perancangan, hingga perwujudan. Data ornamen kala dari proses eksplorasi menghasilkan ide desain ornamen kala dalam bentuk motif utama, pendukung, dan isian. Sebagai hasil akhirnya hasil inovasi desain ornamen kala diwujudkan dalam produk fashion berupa dress, kain, hingga merchandise yang mengedepankan dua inovasi ornamen kala dalam implementasi media pemasaran berupa logo, media sosial, dan website.
PENDAMPINGAN TK BAITURRAHMAN DALAM PEMBUATAN SISTEM PENILAIAN BERBASIS KURIKULUM MERDEKA MELALUI PEMANFAATAN GOOGLE EDU DAN DESAIN GRAFIS Abi Senoprabowo; Noor Hasyim; Dwi Puji Prabowo; Henry Bastian
Join Vol. 4 No. 2: September 2023
Publisher : Program Studi Informatika Fakultas Teknik dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TK Islam Baiturrahman merupakan sekolah Islam swasta yang semester genap 2022/2023 ini menggunakan kurikulum merdeka pada proses berlajar mengajar di sekolah. Sebelumnya kurikulum yang digunakan adalah kurikulum 2013. Saat menerapkan kurikulum 2013, sekolah menggunakan Sistem Informasi Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini (Sipendi). Namun dalam penerapan kurikulum merdeka ini sekolahan kesusahan membuat laporan penilaian karena ada beberapa kriteria yang tidak sesuai dengan Sipendi. Sipendi mengharuskan guru untuk mengisi setiap hari fitur penilaian harian agar supaya grafik laporan penilaian bisa muncul. Sedangkan kurikulum merdeka membebaskan guru untuk membuat laporan penilaian. Laporan penilaian hanya dibuat saat terjadi anekdot pada peserta didik. Diperlukan adanya kegiatan pendampingan TK Islam Baiturrahman dalam pembuatan Sistem penilaian Berasis Kurikulum Merdeka melalui Pemanfaatan Google Edu dan Desain Grafis. Pembuatan sistem penialaian ini memanfaatkan Google for education. Google for education memiliki banyak fitur yang dapat dimanfaatkan untuk membuat system penilaian lebih mudah dan lebih efisien. Pembuatan sistem penilaian ini juga memanfaatkan desain grafis sehingga sistem penilaian yang dibuat lebih menarik. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta tentang dasar desain grafis untuk pembuatan sistem penialaian.