Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh Pendekatan Deep Learning Berbantuan Quiziz terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Gaya di SMP Kelas VII Sitria Jau; Mursalin Mursalin; Muhammad Yusuf; Dewi Diana Paramata; Nurhayati Nurhayati
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4562

Abstract

Penelitian ini muncul dari permasalahan rendahnya hasil belajar siswa dan belum efektifnya pemahaman konsep gaya dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh pendekatan deep learning berbantuan quiziz terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada materi gaya di SMP Negeri 1 Bulango Utara. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, berupa nonequivalent control group design sebagai rancangan penelitiannya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa pada kelas eksperimen serta 22 siswa pada kelas kontrol, dengan pemilihan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui tes hasil belajar yang meliputi pretest dan posttest sebanyak 20 soal pilihan ganda dan juga didukung lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t test, serta uji N-Gain, yang dibantu oleh IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning berbantuan quiziz berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa dibandingkan dengan kelas kontrol tanpa quiziz. Sebelum analisis lebih lanjut, dilakukan uji normalitas dan homogenitas. Hasilnya menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 78,00, sedangkan kelas kontrol sebesar 68,41. Nilai N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,6527, juga lebih tinggi daripada kelas kontrol yang memperoleh nilai 0,4800. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan deep learning berbantuan quiziz mampu meningkatkan kualitas hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA.
Penerapan Media Pembelajaran Virtual Laboratory (Phet) terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Materi Zat dan Perubahannya di SMP Kelas VII Nurain Duhe; Tirtawaty Abdjul; Ritin Uloli; Muhammad Yusuf; Nurhayati Nurhayati
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Laboratorium Virtual berbasis Physics Education Technology (PhET) terhadap kemampuan literasi sains siswa pada materi zat dan perubahannya di SMP Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian terdiri atas satu kelas eksperimen di SMP Negeri 1 Dungaliyo dan tiga kelas replikasi di SMP Negeri 1 Bongomeme dengan jumlah masing-masing 20 siswa pada tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes esai literasi sains, lembar observasi, dan angket respons siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t dan indeks N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan laboratorium virtual PhET berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi sains siswa. Rata-rata nilai meningkat dari 46,5 pada pretest menjadi 90,3 pada posttest, didukung oleh nilai thitung > ttabel sehingga hipotesis alternatif diterima. Nilai N-Gain berada pada kategori tinggi. Peningkatan terjadi pada aspek menjelaskan fenomena ilmiah, mengevaluasi penyelidikan ilmiah, dan menafsirkan data serta bukti ilmiah. Dengan demikian, media PhET efektif digunakan sebagai inovasi pembelajaran IPA untuk meningkatkan literasi sains siswa.
Pengaruh Pendekatan Deep Learning Berbasis Media Scratch terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Gaya di SMP Kelas VII Febriyani Puhi; Mursalin Mursalin; Muhammad Yusuf; Nurhayati Nurhayati; Ritin Uloli
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4572

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh metode pembelajaran konvensional yang kurang bervariasi, yang menyebabkan siswa kurang aktif dan mengalami kesulitan untuk memahami konsep IPA.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pembelajaran mendalam dengan bantuan media Scratch berdampak pada hasil belajar kognitif siswa pada materi gaya di SMP. Menyelesaikan masalah ini, pendekatan deep learning yang dipadukan dengan media Scratch digunakan. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan jenis quasi-eksperimen dan menggunakan desain kelompok kontrol yang tidak sebanding. Penelitian ini melibatkan 28 siswa dari kelas VII SMP Muhammadiyah Batudaa pada tahun ajaran 2025/2026. total sampling digunakan untuk memilih sampel, yang dibagi menjadi kelas kontrol (VII B) dan kelas eksperimen (VII A). Data dikumpulkan melalui lembar observasi proses pembelajaran dan tes pilihan ganda, yang memiliki 20 soal pada tahap pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar kedua kelas meningkat berdasarkan uji N-Gain, tetapi kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih besar dengan nilai post-test rata-rata 76,67 dan nilai kontrol 63,46, dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,039, yang lebih rendah dari 0,05, yang menunjukkan bahwa Hα diterima. karena itu, telah terbukti bahwa pendekatan pembelajaran mendalam yang dibantu Scratch lebih baik dan lebih efisien daripada pendekatan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa.
Analisis Validitas dan Reliabilitas Instrumen Soal IPA Berbasis HOTS dan Literasi Sains Materi Pewarisan Sifat Muhammad Yusuf; Nova E. Ntobuo; Nyoman Sriastuti; Nur Azizah Dj. Junus; Risna H. Panyo
QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan Aplikasinya Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the quality of a science test instrument on inheritance, based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) and scientific literacy, in terms of validity, reliability, difficulty level, discrimination index, and distractor effectiveness. A descriptive quantitative approach with an ex post facto item analysis design was used. The participants were 28 students, and the instrument consisted of 20 multiple-choice items developed according to HOTS and scientific literacy indicators. Validity was tested using point-biserial correlation, reliability using Kuder-Richardson (KR-20), and item difficulty and discrimination indices were analyzed through correct response proportions and comparisons between upper and lower groups. Results showed that 85% of the items were valid and 15% invalid. The reliability coefficient was 0.8827, indicating high consistency. In terms of discrimination, 60% of items were very good, 25% good, 10% fair, and 5% poor. Most items were moderately difficult (90%), and 10% were difficult, with no easy items. Overall, the instrument demonstrates good quality and is suitable for learning evaluation, although some items require revision to further optimize measurement accuracy.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif STAD terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Energi Deyanti Hapati; Tirtawaty Abdjul; Nurhayati; I Made Hermanto; Muhammad Yusuf; Citron S. Payu
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8481

Abstract

Rendahnya capaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA masih menjadi persoalan yang dihadapi banyak sekolah menengah pertama, dan kondisi ini umumnya dipicu oleh penggunaan model pembelajaran konvensional yang menempatkan guru sebagai pusat utama proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) terhadap hasil belajar siswa pada materi energi di SMP Negeri 2 Suwawa. Metode yang digunakan adalah true experiment dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan 40 siswa kelas VIII yang terbagi ke dalam kelas eksperimen (VIII-3) yang menerapkan model STAD dan kelas kontrol (VIII-2) yang menggunakan pembelajaran konvensional. Kedua kelas memiliki nilai rata-rata pretest yang sama yakni 5,00, yang mengindikasikan kesetaraan kemampuan awal. Setelah pemberian perlakuan, rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat tajam menjadi 12,50 dengan selisih 7,50 poin, sementara kelas kontrol hanya mencapai 7,00 atau naik 2,00 poin. Skor N-Gain kelas eksperimen berada pada kategori tinggi (9,60), sedangkan kelas kontrol tergolong sangat rendah (2,56). Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t-hitung sebesar −65,383 dengan signifikansi 0,000, membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini menegaskan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD secara nyata meningkatkan hasil belajar siswa pada materi energi dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran IPA yang lebih efektif dan partisipatif.
Pengaruh Video Pembelajaran Berbantuan Aplikasi Canva terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Suhu dan Perubahannya Nurlaila Muhsadi; Supartin; Dewi Diana Paramata; Mursalin; Muhammad Yusuf; Nurhayati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8512

Abstract

Di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital yang membuka berbagai peluang baru dalam memperkaya pengalaman belajar sains, kenyataan di banyak kelas justru masih memprihatinkan karena rendahnya keterlibatan siswa akibat dominasi metode ceramah yang kurang variatif. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengkaji dampak yang ditimbulkan oleh video instruksional berbantuan Canva terhadap capaian hasil belajar siswa dalam memahami topik suhu dan perubahannya. Sebanyak 52 siswa kelas VII SMP Negeri 2 Suwawa yang dipilih melalui cluster random sampling dilibatkan dalam penelitian ini, terbagi rata menjadi 26 siswa di kelompok eksperimen dan 26 siswa di kelompok kontrol, dengan menerapkan pendekatan kuasi-eksperimen melalui rancangan Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Data yang terkumpul dianalisis melalui serangkaian uji statistik meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t, yang kemudian diperkuat dengan perhitungan Normalized Gain atau N-Gain guna mengukur seberapa besar peningkatan yang terjadi. Capaian kognitif pada seluruh indikator meningkat signifikan, dengan rentang C1 hingga C4 naik dari 22–35% menjadi 76–85%. Perbedaan kategori terlihat jelas dari perolehan skor N-Gain kedua kelompok, yakni kelompok eksperimen yang berhasil mencapai angka 0,78 dalam kategori tinggi, berbanding dengan kelompok kontrol yang hanya memperoleh 0,75 dalam kategori sedang. Pada taraf signifikansi 5%, nilai t hitung yang diperoleh terbukti melampaui nilai t tabel, sehingga hipotesis alternatif yang diajukan dalam penelitian ini pun dinyatakan diterima berdasarkan hasil pengujian statistik yang telah dilakukan. Video instruksional berbantuan Canva terbukti menjadi media yang efektif dalam mendorong peningkatan hasil belajar IPA, sekaligus membuka potensinya sebagai solusi praktis dalam modernisasi pembelajaran di kelas.
Diversifikasi Olahan Jantung Pisang untuk Penguatan Ekonomi Kreatif Desa Dulomo Tirtawaty Abdjul; Muhammad Yusuf
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 2 (2026): Juni
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v7i2.1659

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat ekonomi kreatif berbasis pangan lokal melalui pelatihan diversifikasi olahan jantung pisang bagi masyarakat Desa Dulomo, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Tematik Universitas Negeri Gorontalo dengan melibatkan pemerintah desa, TP. PKK, dosen pembimbing lapangan, dan unsur masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, pendampingan, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi ekonomi jantung pisang, memperkenalkan keterampilan pengolahan secara praktis, serta mendorong diversifikasi produk pangan lokal yang bernilai jual. Luaran awal kegiatan meliputi produk olahan, dokumen kerja sama/Implementation Agreement, video kegiatan, serta publikasi media massa. Faktor pendukung utama adalah ketersediaan bahan baku, dukungan kelembagaan, dan partisipasi masyarakat, sedangkan tantangan utama terletak pada kebutuhan pendampingan lanjutan dalam pengemasan, pemasaran, dan standardisasi produk. Program ini berpotensi dilanjutkan melalui pembentukan kelompok usaha, perbaikan label, pemasaran digital, dan monitoring berkala. Dengan demikian, diversifikasi olahan jantung pisang relevan sebagai strategi pemberdayaan untuk mendukung pendapatan keluarga dan ekonomi kreatif desa
ANALISIS PENGARUH PENDEKATAN DEEP LEARNING BERBANTUAN MEDIA GENIALLY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SMPN 2 TELAGA Nurhalisa Sambel; Muhammad Yusuf; Abdul Haris Odja; Nurhayati Nurhayati; Nova Elysia Ntobuo
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.10261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan pembelajaran mendalam berbantuan media Genially terhadap hasil belajar sains siswa SMP pada mata pelajaran suhu dan panas, serta untuk menguji kontribusinya terhadap pengembangan teori pembelajaran sains. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental tipe Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas 7 SMP Negeri 2 Telaga, dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian terdiri dari tes hasil belajar 25 butir yang diberikan pada tahap pretest dan posttest. Data diuji menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Uji prasyarat menggunakan uji normalitas dan homogenitas, serta uji hipotesis Mann-Whitney U dan perhitungan ukuran efek untuk melihat peningkatan dan dampak perlakuan. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam hasil belajar antara kedua kelas (p 0,05), dengan kelas eksperimen mencapai hasil yang lebih tinggi daripada kelas kontrol. Temuan ini memperkuat kerangka konseptual pembelajaran mendalam dalam pendidikan sains, yang menekankan pembelajaran yang bermakna, reflektif, dan kontekstual. Studi ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan pembelajaran mendalam dengan media digital interaktif dapat meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, sehingga memberikan kontribusi empiris untuk memperkuat model pembelajaran sains yang berorientasi pada pemahaman mendalam.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Getaran Gelombang Dan Bunyi Di Mts Salafiyah Syafi’iyah Nova Elysia Ntobuo; Muhammad Yusuf; Suparmin Fathan; Siti Fatima; Asnianti A. Awila; Andini Pratiwi M. Mahmud; Moh. Rivaldi Bulilingo; Moh. Fadli D. Lahalik
Educatio Vol 20 No 3 (2025): Educatio
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v20i3.30493

Abstract

This study aims to determine the effect of guided inquiry learning model on student learning outcomes on Vibration, Wave, and Sound materials. This study was motivated by the low active involvement of students due to the dominance of giving assignments without being accompanied by explorative activities, experiments, or meaningful discussions. This condition has an impact on the achievement of less than optimal learning outcomes, especially on material that is abstract and difficult to visualise directly. Thisistudy used a quantitative approach with a quasi-experimentalipretest-posttest control group design. The research subjects consisted of two randomly selected VIII classes at MTs Salafiyah Syafi'iyah, namely the experimental class that applied the guided inquiry model and the controliclass that used direct learning. The instruments used were essay tests for pretest and posttest and observation sheets. The analysis results showedithat the average posttest of the experimental class was 81.31 and the control class was 65.15. The n-gain value of the experimental class was 0.74 (highicategory), while the control class was 0.53 (medium category). The t-test shows tcount> ttable, so Ha is accepted. Thus, the guidediinquiry model is proven effective iniimproving student learning outcomes on the material..