Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP KETERAMPILAN MENGKRITIK SASTRA Lili Herawati Parapat; Khatib Lubis; Rahmat Huda
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.203-207

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan hasil implementasi  pembelajaran online pada terhadap keterampilan mengkritik sastra oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilaksakan selama 6 Bulan pada semester 5 tahun 2021. Objek penelitian adalah Mahasiswa Semester 5 Program studi pendidikan bahasa Indonesia yang berjumlah 28 mahsiswa. Metode penelitian Deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui servey dan wawancara dengan informan serta di ambil dari hasil pembelajaran mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 75% implementasi nya berdampak positif pada peningkatan hasil pembelajaran mahasiswa dan 25% berdampak negatif.
Akronim Kuliner dalam Bahasa Indonesia Susy Deliani; Muhammad Haekal Harahap; Lili Herawati Parapat
Sintaks: Jurnal Bahasa & Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.03 KB) | DOI: 10.57251/sin.v2i2.477

Abstract

Penelitian ini membahas permasalahan pembentukan akronim kuliner di Jawa Barat. Tumbuh pesat akronim di berbagai bidag termasuk di bidang kuliner di Jawa Barat tidak dapat di cegah pertumbuhannya. Hal ini menarik sebagai dinamika dan kreativitas pembentukan kata dalam Bahasa Indonesia. Metode penelitian dalam kajian ini, adalah deskriptif kwalitatif. Data diperoleh dari laman online : cekaja.com, Axan.kuliner.com, cuanki@2019Merdeka.com dan www.idntimes.com. Data diambil pada bulan april 2022, dengan mengumpulkan 20 akronim kuliner dari Jawa Barat. Data di dideskripsikan sesuai bagaimana keadaannya untuk dianalisis dengan mengacu kepada Kridalaksana ( 2007 ). Akronim dianalisis satu persatu, kemudian dikelompokkan berdasarkan kesamaan cara pebentukan. Hasil dari penelitian ini, terlihat pembentukan akronim kuliner di Jawa Barat sangat bervariasi. Dari 20 akronim kuliner di Jawa Barat dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok yang mempunyai kesamaan pembentukan. Proses pembentukan 1) pengekalan suka kata + suku kata dari komponen yang dikekalkan, 2 ) pengekalan suka kata + pengekalan huruf dari komponen yang di kekalkan, 3, pengekalan huruf awal dari komponen yang di kekalkan, 4) pengekalan ini unik, kombinasi dari ketiga proses pebentukan di tambahkan dengan awalan atau kata penghubung – di, ketika diucapkan, namun tidak terlihat ketika dituliskan atau disebutkan akronimnya. Keunikan dari kajian ini, Adanya akroim yang dikekalkan dari komponen yang ada sepenuhnya.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS IKLAN DAN POSTER OLEH SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 PADANGSIDIMPUAN Lili Herawati Parapat; KHatib Lubis; Yeti Sitompul
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 2 (2023): LINGUISTIK: jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i2.372-377

Abstract

Learning to write in schools is a means to develop writing skills because the success of students taking lessons at school is largely determined by writing skills. Therefore, writing skills are very important for subjects. Writing skills are not only needed when someone is still in school. This study limits the problem to the Influence of Direct Learning Learning Model on the Ability to Write Advertisements and Posters by Class VIII Students of SMP Negeri 2 Padangsidimpuan. Samples were taken from class VIII-9 male totaling 17 students, female totaling 15 students, so the total sample amounted to 32 students. This means that the comparison of rxy and rtable values is (0.683>0.341).
Comparative Study of Water Based on Microsoft Mathematics With Traditional Learning Masdelima Azizah Sormin; Lisna Agustina; Benny Sofyan Samosir; Lilik Herawati Parapat; Khairunnisa Khairunnisa; Aisyah Karimah
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2023): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/naturalistic.v8i1.4092

Abstract

The study aimed to see differences in learning outcomes in mathematics using AIR learning based on Microsoft Mathematics and traditional learning in class XI MAS Pondok Pesantren Modern K.H. Ahmad Dahlan Sipirok. This type of quantitative research uses test instruments. The sample consisted of 2 classes, namely the experimental class (AIR learning based on Microsoft Mathematics) and the control class (Traditional learning). Analysis of the data used is a prerequisite test using the average similarity test and hypothesis testing by calculating the average. The research hypotheses: 1) Knowing the increase in students' mathematics learning outcomes by using Water-Based Microsoft Mathematics learning and Traditional learning, 2) Knowing the differences in increasing mathematics learning outcomes between Water-Based Microsoft Mathematics learning and Traditional learning. After the research was carried out, the results showed that there were differences between learning Water-Based Microsoft Mathematics and Traditional learning. The average test of students' mathematics learning outcomes through AIR learning based on Microsoft Mathematics was obtained by 76.66% of the 30 students who took the test or met the minimum completeness criteria (KKM), namely 75%. And for the results of student activities to obtain an overall percentage value of 81%, and for the results of student activities to obtain an overall percentage value of 80%. Meanwhile, the average test score for students' mathematics learning outcomes through traditional learning reached 84.6% of the 25 students who took the test or met the minimum completeness criteria (KKM), namely 75%. And for the results of student activities to obtain an overall percentage value of 80%. Both learning are equally good to use in the learning learning process. However, it can be seen from the results obtained that traditional learning has higher results compared to AIR learning based on Microsoft Mathematics. One of the obstacles that causes this to happen is the lack of an internet network and frequent power outages. And for today's students, they miss the process of learning while playing. And they get it during the traditional learning process (bombing games)—Target Outcome of Scientific Publication in Sinta National Journal with ISSN.
ANALISIS SWOT TERHADAP MUTU EVALUASI PEMBELAJARAN MAHASISWA PPG DALAM JABATAN UM-TAPSEL Abdul Rahman Siagian; Khairunnisah -; Eli Marlina Harahap; Lili Herawati Parapat
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 3 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i3.642-656

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan, 1) implementasi analisis SWOT dalam meningkatkan mutu pendidikan; 2) faktor pendukung, dan penghambat analisis SWOT; 3) strategi peningkatan mutu pendidikan. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data penelitian dengan menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan triangulasi data. Hasil analisis sebagai berikut a) strengths (kekuatan) yaitu lokasi kampus  yang strategis, kondisi dan kelengkapan sarana dan prasarana yang baik, sumber daya manusia berkualifikasi, iklim kampus yang kondusif, nyaman dan asri. standar proses pembelajaran, standar penilaian dikoordinasikan dengan  peserta didik; b) weaknesses (kelemahan) yaitu terdapat dari lingkungan eksternal yaitu kurangnya kepedulian orang tua murid untuk lingkungan sekolah.; c) opportunities (peluang) yaitu wali peserta didik memfasilitasi keperluan peserta didik dari segi akademik dan non akademik, peserta didik memiliki bakat, dan prestasi yang sering menjuarai perlombaan tingkat kota dan provinsi, hubungan dengan warga sekitar sekolah berjalan baik dan harmonis; d) treaths (tantangan) yaitu wali peserta didik yang sangat kritis terkait perkembangan peserta didik sehingga guru harus lebih bijak dalam mengambil keputusan dan sikap. Simpulan, faktor pendukung implementasi analisis SWOT di um-tapsel yakni, sumber daya manusia yaitu stakeholder yang proaktif dalam memberikan informasi, dan melakukan pengembangan dan perencanaan strategi. Faktor Penghambat implementasi analisis SWOT  yakni, kurangnya dukungan masyarakat dan pemahaman masyarakat mengenai manajemen kampus, strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan.
The Cultural Value Of Pabuat Boru As A Semantic Learning Media Parapat, Lili Herawati; Annisah, Laila; Zahro, Annida Hafifah; Ikawati, Erna
Jurnal Hata Poda Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hatapoda.v3i1.11248

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai budaya pabuat boru sebagai media pembelajaran Semantik. Metode penelitian dilaksanakan secara deskriptif kualitatif, dengan wawancara,  teknik catata, transkrip, analisisi, memaknai sesuai ahli serta validasi hasil. pelaksanaan penelitian dilaksanakan di Sayurmatinggi kecamatan Sayurmatinggi Tapanuli Selatan Sumatra Utara. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa setiap benda yang di munculkan saat upacara adat pabuat boru memiliki makna masing-masing. seperti contoh Nasi putih : maknanya melambangkan kesucian, Telor : agar jiwa dan raga bersatu padu,tetap selamat dan sehat-sehat. "Burangir" dimaknai sebagai simbol pemersatu dan sebagi bentuk tanda acara beradat. Adapun yang berbicara pada adat pangkobaran tersebut : Hata-hata ni Suhut (tuan ruamah, penyelenggara pesta), Kahanggi (saudara laki-laki dari mempelai wanita dari garis keturunan ayah), Anak boru (saudara perempuan dari garis keturunan ayah), Mora (saudara laki-laki dari pihak istri), Namora na toras (orang kaya), Raja-raja adat, Raja panusunan.
PENDAMPINGAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA DI MTS. & MAS SWASTA AL - HAKIMIYAH PARINGGONAN KECAMATAN ULU BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS Khatib Lubis; Lili Herawati Parapat; Rahmad Huda; Tsania Azzahra; Indah Fitriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/n15a6b90

Abstract

Perubahan kebijakan kurikulum ini biasanya menimbulkan kebingungan di kalangan guru dan sekolah, terutama guru dan sekolah yang belum pernah mengikuti sekolah mengemudi dan belum pernah mendapatkan pelatihan apapun. Permasalahan yang dialami MTs. Swasta & MAS Al - Hakimiyah berhubungan dengan implementasi pembelajaran diferensiasi kurikulum merdeka serta penyusunan dan pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada mata pelajaran bahasa Indonesia serta masih ditemukan adanya guru yang kurang menguasai penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Maka jalan pintasnya adalah ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran adopsi atau menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran buatan orang lain atau bahkan copy paste Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dari media internet tanpa mempertimbangkan dan menelaah kondisi peserta didik dan lingkungan belajar pada satuan pendidikan dimana pendidik tersebut melaksanakan kegiatan pembelajaran. Jumlah mitra yang diikutsertakan adalah 2 yaitu kepala sekolah pondok pesantren Al-hakimiyah dan seluruh guru Bahasa Indonesia Pondok pesantren Al-hakimiyah yang terdiri dari Guru Madrasyah Tsanawiyah & Madrasyah Aliyah. Berdasarkan hasil pelaksanaan PKM, dapat disimpulkan 80% Guru Madrasyah Tsanawiyah & Madrasyah Aliyah mampu mengaplikasikan media canva untuk mendesaik pembelajaran berdiferensiasi dengan baik dan tepat
Linguistic Ethnography of The Nagajuang & Batang Natal Parapat, Lili Herawati; Sitorus, Wulan Sari; Siregar, Fadia Agustina
Jurnal Hata Poda Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hatapoda.v3i2.13719

Abstract

Between 15 September and 20 November 2024, this study conducted an ethnography of Nagajuang and Batang Natal languages. Sample of 35 first semester students from Nagajuang and Batang Natal was used as the research method of linguistic ethnography. Based on the theory that is employed, is Speaking. Ethnographic linguistic analysis results vary from region to region. One example of the results of the analysis is the setting: the word "Bagak" is used in a particular socio-cultural context. Scene, konteks budaya, penghargaan identitas, dan status sosial Participants are compliments from older people to younger people or vice versa. End (E), giving compliments and increasing individual self-confidence. Act Sequence (A) allows the communication process to begin with someone looking at or interacting with another person, then expressing words with a good tone of praise. Key (K) Instrumentalities, such as smiles, acknowledging gazes, or body movements that support positive expressions, come from the word "Bagak." Standards of Interaction (N) Elegance and politeness, formal and non-formal genres.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROJEK TERHADAP HASIL BELAJAR STRATEGI PEMBELAJARAN Parapat, Lili Herawati; Lubis, Khatib; Nasution, Khoiriah Hasanah
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.817-821

Abstract

Pembelajaran berbasis projek memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinovasi dalam mengimplementasikan strategi pembelajaran, adapun metode pembelajaran yang digunakan adalah secara langsung. yang menjadi sampel penelitian adalah mahasiswa semester III program studi pendidikan Bahasa Indonesia yang berjumlah 36 orang. Pelaksanaan penelitian, dilaksanakan selama kurang lebih dari oktober sampai dengan desember 2023. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 90% berhasil dalam mengimplementasi pembelajaran berbasis projek terhadap hasil belajar strategi pembelajaran. Terlihat dari hasil projek mahasiswa menggunakan strategi pembelajaran menggunakan media flash card, short card dan media pembelajaran konsep MAP.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN KEMBALI KETELADANAN DALAM TEKS BIOGRAFI OLEH SISWA KELAS X MAN 1 PADANGSIDIMPUAN Lubis, Muhammad Zulkarnain; Parapat, Lili Herawati; Lubis, Khatib
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.234-241

Abstract

AbstrakPersoalan yang mendasar pada masalah ini adalah bagaimana kemampuan mengungkapkan kembali keteladanan dalam teks biografi oleh siswa kelas X MAN 1 Padangsidimpuan. Guna menjawab hal ini siswa terlebih dahulu sudah dibekali pengetahuan tentang bagaimana mengungkapkan kembali keteladanan dalam teks biografi. Tidak cukup dengan itu saja siswa juga harus dibekali  dengan ilmu tentang hakikat dan struktur teks biografi.Penelitian ini mesdeskripsikan pengaruh penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition(CIRC) terhadap kemampuan mengungkapkan kembali keteladanan dalam teks biografi oleh siswa kelas X MAN 1 Padangsidimpuan. Populasi diambil dari seluruh siswa kelas X MAN 1 Padangsidimpuan. Siswa perempuan  berjumlah 187 dan siswa laki-laki berjumlah 100 siswa. Siswa berjumlah 287 siswa. Adanya kontribusi terhadap Siswa Kelas X MAN 1 Padangsidimpuan. Hal ini dapat dilihat pada uji hipotesis yang dilakukan pada data yang ditemukan, uji hipotesis diperoleh nilai rxy (koofisien korelasi productmoment antara variabel X dan variabel Y) adalah 0, 697 sehingga jika dibandingkan dengan r tabel yakni (0,697>0,347) maka hipotesis dalam penelitian ini diterima