Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pembinaan Baca Tulis Al-Qur'an dan Bimbingan Belajar Pelajaran Umum bagi Anak-Anak di Desa Simatorkis Tapanuli Selatan Parapat, Lili Herawati; Zulmi, Muhammad; Mardiah, Saadah
PAKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): December l PAKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Alfa Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64733/pakat.v2i2.127

Abstract

Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Al-Qur'an dan prestasi akademik anak-anak di Desa Simatorkis, Kabupaten Tapanuli Selatan. Program ini mengatasi keterbatasan akses pendidikan agama dan akademik yang berkualitas di daerah pedesaan, khususnya dalam mengembangkan kemampuan anak-anak untuk membaca Al-Qur'an dengan benar dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap mata pelajaran umum. Metode: Program ini dilaksanakan selama 8 minggu melalui dua kegiatan utama: pengajaran membaca Al-Qur'an (Iqra dan Al-Qur'an) dan bimbingan belajar akademik untuk siswa sekolah dasar dan menengah pertama. Metode pengajaran meliputi pembelajaran tatap muka, pembelajaran sebaya, dan bimbingan individu. Penilaian pra-tes dan pasca-tes dilakukan untuk mengukur peningkatan kelancaran membaca Al-Qur'an dan prestasi akademik di bidang Matematika, Sains, dan Bahasa Indonesia. Hasil: Program ini berhasil melibatkan 15 anak usia 6-15 tahun. Hasil menunjukkan peningkatan kelancaran membaca Al-Qur'an sebesar 75%, dengan peserta mencapai rata-rata 2-3 tingkat Iqra. Prestasi akademik meningkat sebesar 68% dalam Matematika, 72% dalam Sains, dan 65% dalam Bahasa Indonesia. Orang tua melaporkan peningkatan motivasi dan kebiasaan belajar anak-anak. Kesimpulan: Pendekatan terpadu pendidikan agama dan akademik secara efektif meningkatkan kompetensi anak di kedua bidang tersebut. Program ini menunjukkan pentingnya intervensi pendidikan berbasis masyarakat di daerah pedesaan. Program berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat direkomendasikan untuk mempertahankan peningkatan pendidikan jangka panjang.
Analysis The Impact of Southern Thai Malay as a First Language on English Pronunciation toward Science Understanding Eli Marlina Harahap; Happy Sri Rezeki Purba; Lili Herawati Parapat; Imam Al-Faruq; Isthifa Kemal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.12501

Abstract

The aims of this research were to analyze the impact of southern Thai Malay on the study of English pronunciation, especially the final consonant sounds. To make the analysis, the researcher used a qualitative method involving 15 students at Ban Kalisa School, Thailand, and data collected by observation, in-depth interviews, and pronunciation tests.  Based on the results related to pronunciation made by 15 students, it can be concluded that there are 1 student pronounced sound [æ] as [a], 1 student pronounced [ʌ] as [u], 3 students pronounced [æ] as [e] and 1 student pronounced [o] as [ʌ]. While in consonant sounds, there are 10 subjects pronounced palate alveolar fricative [ʃ] changed into sound [s, t] or alveolar fricative. 3 students pronounce [ð] with [t], there are 2 students with substitution and 5 students with omission. The students also still have a minor vocabulary in responding to the English questions in an interview. They only knew how to answer the question that related to their identity but had difficulties in responding to the other questions. This research, it is hopefully can be useful to the development of students’ English ability, especially in pronouncing words as one of the indicators of English proficiency.
Penguatan Literasi Baca Tulis Melalui Klinik Membaca dan Menulis di Sekolah Taman Pendidikan Al-Qur'an Raudhotul Ilmi Kepong- Kuala Lumpur Harahap, Eli Marlina; Parapat, Lili Herawati; Rejeki, Happy Sri; Rambe, Malim Sholeh; Rosinah, Yenni; Lubis, Elfa Fadhilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1190

Abstract

Program Klinik Literasi Membaca dan Menulis di TPA Raudhatul Ilmi Kepong, Kuala Lumpur, dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis pendidikan untuk menjawab rendahnya kemampuan baca tulis sebagian siswa dalam konteks komunitas diaspora. Melalui pendekatan asesmen diagnostik dan pendampingan individual dalam kelompok kecil, program ini dirancang dalam tahapan perencanaan, perancangan model, implementasi, serta evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kelancaran membaca, pemahaman isi bacaan, kemampuan menyusun kalimat dan paragraf sederhana, serta bertambahnya kepercayaan diri dan partisipasi siswa. Temuan ini menegaskan bahwa model klinik literasi efektif sebagai strategi penguatan literasi dasar sekaligus praktik baik pengabdian masyarakat di lingkungan pendidikan nonformal.
Pembinaan Literasi Anak Berbasis Bimbingan Belajar dalam Kegiatan KKN di Desa Simatorkis: Penelitian parapat, Lili Herawati; Huda, Rahmat; Lubis, Jumaita Nopriani; Khairul Amri; Pgb, Saadah Mardiyah; Rambe, Ikrima; Nasution, Arifin Anwar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5855

Abstract

Pembinaan literasi anak merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak melalui program bimbingan belajar di Desa Simatorkis. Program ini dirancang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan kemampuan membaca, menulis, dan pemahaman bacaan anak sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi awal, perencanaan program, pelaksanaan bimbingan belajar, serta evaluasi hasil kegiatan. Bimbingan belajar dilakukan secara rutin dengan memanfaatkan media pembelajaran sederhana dan kontekstual yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar, kemampuan membaca, serta keaktifan anak dalam mengikuti proses pembelajaran. Selain itu, program ini juga mendapat respons positif dari orang tua dan masyarakat setempat karena mampu menjadi alternatif pendampingan belajar di luar sekolah. Kegiatan pembinaan literasi berbasis bimbingan belajar ini berkontribusi dalam mendukung pemerataan akses pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan, serta menjadi model penguatan literasi yang dapat direplikasi dalam kegiatan KKN di daerah lain. Dengan demikian, program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan literasi anak, tetapi juga mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih cerdas dan berdaya saing.
PENINGKATAN LITERASI ANAK DI DESA SIMATORKIS MENGGUNAKAN STRATEGI BELAJAR TERBIMBING KEGIATAN KKN DALAM MEWUJUDKAN GENERASI CERDAS Lili Herawati Parapat; Khairunnisah Khairunnisah; Rini Agustini; Saadah Mardiyah Pgb; Rawani Indah Tanjung; Maya Ritonga
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.1-6

Abstract

This study aims to improve children's literacy in Simatorkis Village through the implementation of guided learning strategies in the 2025 Community Service Program (KKN). The research method used was a descriptive qualitative approach supported by simple quantitative data. The study was conducted from October to December 2025. The subjects consisted of 20 elementary school-aged children who participated in the four-week learning assistance program. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The results showed an increase in children's literacy skills, including reading fluency, reading comprehension, and simple writing skills. The children's average literacy scores increased significantly after the implementation of the guided learning strategy. This strategy is effective because it provides gradual support, creates an interactive learning environment, and increases children's motivation and self-confidence. Therefore, guided learning strategies in KKN activities can be an alternative solution to improving children's literacy in rural areas and supporting the creation of an intelligent generation by 2025.
PENDAMPINGAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA DI MTS. & MAS SWASTA AL - HAKIMIYAH PARINGGONAN KECAMATAN ULU BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS Khatib Lubis; Lili Herawati Parapat; Rahmad Huda; Tsania Azzahra; Indah Fitriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/n15a6b90

Abstract

Perubahan kebijakan kurikulum ini biasanya menimbulkan kebingungan di kalangan guru dan sekolah, terutama guru dan sekolah yang belum pernah mengikuti sekolah mengemudi dan belum pernah mendapatkan pelatihan apapun. Permasalahan yang dialami MTs. Swasta & MAS Al - Hakimiyah berhubungan dengan implementasi pembelajaran diferensiasi kurikulum merdeka serta penyusunan dan pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada mata pelajaran bahasa Indonesia serta masih ditemukan adanya guru yang kurang menguasai penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Maka jalan pintasnya adalah ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran adopsi atau menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran buatan orang lain atau bahkan copy paste Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dari media internet tanpa mempertimbangkan dan menelaah kondisi peserta didik dan lingkungan belajar pada satuan pendidikan dimana pendidik tersebut melaksanakan kegiatan pembelajaran. Jumlah mitra yang diikutsertakan adalah 2 yaitu kepala sekolah pondok pesantren Al-hakimiyah dan seluruh guru Bahasa Indonesia Pondok pesantren Al-hakimiyah yang terdiri dari Guru Madrasyah Tsanawiyah & Madrasyah Aliyah. Berdasarkan hasil pelaksanaan PKM, dapat disimpulkan 80% Guru Madrasyah Tsanawiyah & Madrasyah Aliyah mampu mengaplikasikan media canva untuk mendesaik pembelajaran berdiferensiasi dengan baik dan tepat