Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Buana Ilmu

ANALISIS POTENSI RISIKO POSTUR KERJA PADA UMKM TELUR ASIN DESA JAYAMUKTI, KARAWANG Nana Rahdiana; Ade Suhara; Sukarman; Khoirudin
BUANA ILMU Vol 7 No 1 (2022): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v7i1.3014

Abstract

Postur kerja, merupakan salah satu unsur penting dari sikap kerja yang mengandung risiko tinggi jika dilakukan dengan sikap kerja yang kurang tepat. Perlu adanya antisipasi agar tidak terjadi ganguan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Hasil penelitian pendahuluan dengan kuesioner Nordic Body Map (NBM) pada UMKM telur asin menunjukkan keluhan dengan persentase tinggi yang dialami pekerja adalah sakit pada bagian leher atas, bahu kanan, pinggang, pantat, lutut kiri, dan lutut kanan. Keluhankeluhan ini apabila dibiarkan dalam jangka Panjang dapat menyebabkan ganguan muskuloskeletal, penyakit akibat kerja, bahkan kecelakaan kerja. Sehingga perlu dilakukan analisis postur tubuh pekerja saat melakukan aktivitas. Tujuan untuk mengetahui potensi risiko ergonomi pada UMKM telur asin “Si Emak” berdasarkan analisis postur tubuh para pekerja saat melakukan aktivitas pada proses persiapan pembuatan telur asin, dengan menggunakan metode OWAS (Ovako Working Posture Analysis System). Berdasarkan analisis postur kerja dengan menggunakan metode OWAS seluruh aktivitas masuk kategori level 4 (potensi risiko sangat tinggi), sehingga diperlukan adanya perbaikan segera postur kerja dan fasilitas kerja untuk mengurangi risiko terjadinya cedera dan atau penyakit akibat kerja. Simulasi perhitungan metode OWAS, setelah usulan penggunaan meja kerja dan kursi kerja ergonomis, diperoleh skor OWAS kategori level 1 dengan potensi risiko ergonomi rendah. Kata Kunci: UMKM, Musculoskeletal Disorders (MSDs), OWAS, Risiko ErgonomiWork posture is one of the important elements of a work attitude that contains a high risk if it is done with an inappropriate work attitude. There is a need for anticipation so that Musculoskeletal Disorders (MSDs) do not occur. The results of a preliminary study using a Nordic Body Map (NBM) questionnaire on salted egg SMEs showed that a high percentage of complaints experienced by workers were pain in the upper neck, right shoulder, waist, buttocks, left knee, and right knee. These complaints if left unchecked in the long term can cause musculoskeletal disorders, occupational diseases, and even work accidents. So it is necessary to analyze the body posture of workers when doing activities. The purpose of this study was to determine the potential ergonomic risks of salted egg SMEs "Si Emak" based on an analysis of the workers' body postures when carrying out activities in the preparation process for making salted eggs, using the OWAS (Ovako Working Posture Analysis System) method. Based on the analysis of work posture using the OWAS method, all activities are categorized as level 4 (very high risk potential), so it is necessary to immediately repair work postures and work facilities to reduce the risk of injury and or work-related diseases. The OWAS calculation simulation method, after the proposed use of ergonomic work desks and chairs, obtained an OWAS score for level 1 category with low ergonomic risk potential..Keywords: MSMEs, Musculoskeletal Disorders (MSDs), OWAS, Ergonomics Risk
PERANCANGAN PRODUK SOFTENER PAKAIAN DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT PADA UMKM SUCI LAUNDRY Afif Hakim; Nana Rahdiana; Ade Suhara
BUANA ILMU Vol 7 No 1 (2022): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v7i1.3020

Abstract

Perancangan produk merupakan hal yang paling penting dalam suatu proses bisnis perusahaan. Perusahaan harus senantiasa mengembangkan produk yang dimiliki agar produk tetap eksis dan tidak mengalami fase kematian. Penelitian ini merancang produk softener suci laundry. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode Quality Function Deployment (QFD) dengan pembuatan House of Quality yang dapat menterjemahkan voice of customer kedalam spesifikasi produk.. Dari hasil survey dilakukan pembobotan dan didapatkan bobot atribut konsumen (voice of customer) yang paling besar adalah softener pakaian yang diinginkan adalah softener yang lembut dengan bobot 23%. Kesimpualan pada penelitian ini adalah rekomendasi desain kemasan dan isi softener suci laundry adalah kekuatan Material kemasan (18 ribu x uji), tingkat kekentalan campuran (0,7 modulus), koefisien gesek kemasan / kelicinan (0,1 µ), tinggi kemasan (9 cm), berat kemasan (40 gram), tebal kemasan (12 mm), lebar kemasan (4 cm), panjang tutup kemasan (42,8 mm), tinggi tutup kemasan (46 mm), lebar tutup kemasan (39 mm), pewarnaan (terang), jenis campuran (buatan), dan model kemasan (tidak berkontur). Kata Kunci : Quality Function Deployment (QFD), House of Quality, voice of customer
ANALISIS PROSES PELAPISAN LOGAM DENGAN METODE HARDCHROME ELECTROPLATING PADA PERMUKAAN DIES MOULDING PADA PT. REKAYASA PUTRA MANDIRI Ade Suhara
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i1.6004

Abstract

PT. Rekayasa Putra Mandiri adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa perawatan Industri Engineering Service. Selain proses Hardchrome ada juga Proses Thermal Spray Coating, Ceramic Coating, Polishing, Wet Blasting dan Fabrication atau Repair. Namun untuk saat ini efek dari pandemi covid-19 PT. Rekayasa Putra Mandiri banyak mengurangi jumlah pekerjanya dan juga lebih terfokus pada jasa pelapisan Hardchrome, Polishing, dan Wet Blasting. Hardchrome adalah proses pemberian lapisan chrome dengan bantuan arus listrik atau dikenal dengan electroplating, pelapisan logam dengan menggunakan listrik adalah rangkaian dari sumber arus listrik, anoda, larutan elektrolit, dan katoda. Pelapisan hardchrome ini berfungsi untuk melapisi logam pada dies moulding yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat kekerasan pada logam agar tidakmudah mengalami keausan akibat ge sekan. Tujuan Penelitian ini untuk mengamati dan mempelajari proses atau tahapan-tahapan dalam proses hardchrome dari awal part dies moulding tiba hingga produk siap dikirimkan kembali ke perusahaan asal part tersebut. Untuk urutan awal proses perbaikan pelapisan hardchrome PT. Rekayasa Putra Mandiri adalah pemeriksaan kerusakan seperti pengelupasan lapisan Hardchrome pada part pemeriksaan dent atau cacat, membuat JIG sesuai pola dies moulding, melakukanpengelupasan keseluruhan lapisan hardchrome pada part yang cacat menggunakan larutan HCL, memberikan cairan antikarat, melakukan proses wet blasting, memberikan cairan anti karat ulang, memasangkan JIG ke dies moulding, dan terakhir mencelupkan dies moulding kedalam larutan elektrolit dengan waktu dan tegangan listrik yang bervariasi sesuai tingkat ketebalan yang dibutuhkan. Selama pelaksanaan kerja praktik penulis melakukan analisa penelitian meliputi studi lapangan dan studi pustaka. Studi lapangan meliputi wawancarakepada pembimbing lapangan, pengamatan dilapangan, pengambilan foto dokumentasi dan wawancara kepada pekerja. Studi pustaka dilakukan dengan penelitian kepustakaan yang relevan.