Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Karakteristik Pasien Covid-19 dengan Riwayat Penyakit Kardiovaskular di Sebuah Rumah Sakit di Provinsi Jawa Barat Mochammad Rachmat Deriansyah; Poernomo; Titik Respati
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.7148

Abstract

Abstract. COVID-19 patients who have recovered can experience long COVID, one of the risk factors is comorbidities. Cardiovascular disease is one of the comorbidities of COVID-19. The NICE guidelines and the CDC define long COVID as individuals with symptoms of COVID-19 that persist for more than 4 weeks after first infection. This study aims to determine patient characteristics based on age and gender of COVID-19 patients with a history of cardiovascular disease who experience long-term events of COVID. This research is a descriptive observational study with a cross-sectional design. took place from March – November 2022. Patient data was taken based on medical records and the statistical analysis used was univariate. The results of this study showed that the majority of the 88 patients were mostly in the age range of 60-75 years (45.4%), female (51.1%), and duration of hospitalization <14 days (65.9%) . It can be concluded that the majority of COVID-19 patients are aged 60-75 years, female sex, and are hospitalized <14 days. Abstrak. Pasien COVID-19 yang sudah sembuh dapat mengalami long COVID, salah satu faktor resiko adalah komorbid. Penyakit kardiovaskular merupakan salah satu komorbid dari COVID-19. NICE guidelines beserta CDC mendefinisikan long COVID sebagai individu dengan gejala dari COVID-19 yang persisten lebih dari 4 minggu setelah pertama terinfeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien berdasarkan usia dan jenis kelamin dari pasien COVID-19 dengan riwayat penyakit kardiovaskuler yang mengalami kejadian long COVID. Penelitian ini adalah penelitian observasional secara deskriptif dengan rancangan cross-sectional. berlangsung dari Maret – November 2022. Data pasien diambil berdasarkan rekam medis dan analisis statistik yang digunakan adalah univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas dari 88 pasien, paling banyak berada di rentang usia 60-75 tahun (45,4%), jenis kelamin perempuan (51,1%), dan durasi rawat inap <14 hari (65,9%). Dapat disimpulkan bahwa mayoritas pasien COVID-19 berusia 60-75 tahun, jenis kelamin perempuan, dan dirawat <14 hari.
Literature Review: Hubungan antara Metode Game-Based Learning dengan Kejadian Kecemasan pada Pelajar Fathya Puspita Wijaya; Titik Respati; Nurul Romadhona
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6694

Abstract

Abstract. Cases of anxiety disorder in the student environment are still quite high and often not resolved properly. In order to manage it properly, in dealing with the high number of cases of anxiety disorders in students through the application of game-based learning methods. Game-based learning is a learning method specifically designed to help the learning process using game applications. The literature review method is carried out based on issues, methogologies, similarities and further research proposals. Of the four studies used, three of them used quasi experimental studies and one used randomized controlled trial studies. The population is students. The results obtained are based on the four studies that the use of game-based learning methods can reduce the incidence of anxiety in the students. Abstrak. Kasus gangguan kecemasan di lingkungan pelajar masih cukup tinggi dan seringkali tidak terselesaikan dengan baik. Dibutuhkan manajemen yang tepat dalam menangani tingginya kasus gangguan kecemasan pada pelajar melalui penerapan metode pembelajaran berbasis permainan. Game-based learning adalah suatu metode pembelajaran yang dirancang khusus untuk membantu proses pembelajaran menggunakan aplikasi permainan. Metode literature review dilakukan berdasarkan issue, metodologi, persamaan dan proposal penelitian lanjutan. Dari empat penelitian yang digunakan, tiga diantaranya menggunakan studi quasi experimental dan satu menggunakan studi randomized controlled trial. Populasinya adalah para pelajar. Hasil yang didapat berdasar atas empat penelitian tersebut bahwa penggunaan metode game-based learning dapat mengurangi kejadian kecemasan pada pelajar.
Literature Review: Perbandingan Efek Whey Protein plus Vitamin D dengan Whey Protein plus Latihan Aktivitas Fisik terhadap Penurunan Berat Badan Dewasa Obesitas Revan Muhammad; Herry Garna; Titik Respati
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6404

Abstract

Abstract. Obesity is defined as abnormal or excessive fat accumulation that presents a risk to health. Another important alteration is an increase in fat mass, mainly in fat free mass (FFM) deposits, such as bones, liver, and muscles. Resistance training (RT) and nutrition are interventions that have been shown to improve the quality of life. It can be obtained by consuming whey protein, vitamin D, and physical activity training. The literature review method is carried out based on issues, methodologies, similarities and further research proposals. The 2 studies, both used randomized controlled trial. The population is adults with obesity. The results obtained based on two studies found that whey protein with physical activity training can reduce weight significantly. Conclusion whey protein with vitamin d can lose weight but not as significant as whey protein with physical activity training. Abstrak. Obesitas didefinisikan sebagai penumpukan lemak berlebihan akibat dari ketidakseimbangan asupan dan pengeluaran energi. Perubahan penting lainnya adalah peningkatan massa lemak, terutama pada deposit massa bebas lemak (FFM), seperti tulang, hati, dan otot. Latihan aktivitas fisik maupun nutrisi merupakan intervensi yang telah terbukti dapat meningkatkan kualitas hidup. Salah satunya didapat dengan konsumsi whey protein, vitamin D, dan latihan aktivitas fisik. Metode Literature review dilakukan berdasarkan issue, metodologi, persamaan dan proposal penelitian lanjutan. Dari 2 penelitian yang digunakan keduanya menggunakan studi randomized controlled trial. Populasinya adalah orang dewasa dengan obesitas. Hasil yang didapat berdasar dua penelitian didapatkan whey protein dengan latihan aktivitas fisik dapat menurunkan berat badan yang signifikan. Kesimpulan whey protein dengan vitamin d dapat menurunkan berat badan namun tidak signifikan seperti whey protein dengan latihan aktivitas fisik.
Gambaran Karakteristik Pasien Hipertensi di Puskesmas Kalipucang Zulfi Noor Fadia; Titik Respati; Wida Purbaningsih
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6649

Abstract

Abstract. Hypertension is a complex disease because it can damage many organ systems. The prevalence of hypertension in Indonesia is still increasing until now. The increase in cases is due to hypertension being a multifactorial disease. The risk factors for hypertension are classified as modifiable and non-modifiable. Therefore, researchers are interested in studying the description of the characteristics of hypertensive patients at the Kalipucang Health Center. This study used an analytic observational method with a cross-sectional design. The sampling technique is consecutive sampling. Patient data was taken from the Kalipucang Health Center medical records. Obtained data on hypertension patients as many as 129 patients. The results showed that the majority of hypertension patients at the Kalipucang Health Center were aged ≥60 (68.2%), women (93.8%), obesity 1 (35.7%), and stage 1 hypertension (46.5%). It was concluded that the characteristics of hypertension patients at the Kalipucang Health Center were ≥60 years old, female, obese 1, and had stage 1 hypertension. Abstrak. Hipertensi adalah penyakit yang bersifat kompleks karena dapat merusak banyak sistem organ. Sampai saat ini prevalensi kejadian hipertensi di Indonesia masih terus meningkat. Peningkatan kasus disebabkan karena hipertensi merupakan penyakit yang bersifat multifaktorial. Faktor risiko hipertensi dibedakan menjadi dapat dimodifikasi dan tidak dapat dimodifikasi. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti tentang gambaran karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Kalipucang. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan consecutive sampling. Data pasien diambil dari data rekam medis di Puskesmas Kalipucang sehingga diperoleh data pasien hipertensi sebanyak 129 pasien. Hasil menunjukan bahwa mayoritas pasien hipertensi di Puskesmas Kalipucang berusia ≥60 (68,2%), Wanita (93,8%), Obesitas 1 (35,7%), dan hipertensi stage 1 (46,5%). Disimpulkan bahwa gambaran karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Kalipucang adalah berusia ≥60, wanita, obesitas 1, dan memiliki hipertensi stage 1.
Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Keputusan Masyarakat Memilih Puskesmas Cimahi Tengah Sebagai Tempat Vaksinasi COVID-19 Asri Destriani; Dede R. Oktini; Titik Respati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.13079

Abstract

Sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan, Puskesmas Cimahi Tengah memiliki peran besar dalam pengendalian pandemi Covid-19 untuk masyarakat di wilayah kerjanya. Dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, puskesmas menjadi garda terdepan dalam melakukan 3T testing, tracing, dan treatment. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pemanfaatan dan persepsi masyarakat mengenai akun media sosial Instagram Puskesmas Cimahi Tengah, yang selanjutnya dianalisis terkait pengaruh media sosial Instagram terhadap keputusan masyarakat memilih Puskesmas Cimahi Tengah sebagai tempat vaksinasi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix methode yang menggabungkan antara pendekatan kualitatif deskriptif dan kuantitatif deskriptif verifikatif. Teknik sampling yang digunakan adalah convinience sampling sebanyak 100 pasien yang melakukan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Cimahi Tengah. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa penilaian dimensi media sosial instagram dan indikator keputusan memilih termsuk kedalam kategori sangat baik. Media sosial Instagram memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan memilih Puskesmas Cimahi Tengah sebagai tempat vaksinasi Covid-19. Akun Instagram @puskesmas_cimahitengah dipersepsikan positif sebagai media informatif dan edukatif dalam mendukung kegiatan vaksinasi Covid-19. Adapun yang perlu dioptimalisasi adalah pemanfatan fitur-fitur komunikasi dalam instagram, dan publiksasi rekomendasi atau testimoni dari pasien yang memiliki pengalaman baik setelah divaksin di Puskesmas Cimahi tengah. Untuk penelitian selanjutnya dapat lebih mengkaji variabel lainnya pada media sosial yang mungkin berpengaruh pada keputusan pasien memilih, seperti dukungan influencer, selebgram, atau jenis akun instagram lainnya.
Factors influencing healthcare workers' perceptions towards comprehensive emergency obstetric and newborn care Yusrawati, Yusrawati; Respati, Titik; Sekarwana, Nanan
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 12, No 4: December 2023
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v12i4.22987

Abstract

In tertiary hospitals, comprehensive emergency obstetric and newborn care (CEmONC) provides subspecialty care for high-risk maternal and neonatal emergency cases. Healthcare workers (HCWs) play critical roles in hospital services, and their perception affects the quality of care they provide. Hence, this study was conducted to analyze the factors influencing HCWs’ perception regarding CEmONC in a tertiary referral hospital. This cross- sectional study used an electronic questionnaire distributed to 198 CEmONC team members. The sample was selected by convenience sampling, and those who had worked for at least one year were included. The collected data were then analyzed using bivariate and multivariate analysis. Among 119 HCWs, 52.9% had a positive perception towards CEmONC implementation at the hospital. The result of logistic regression analysis found that the significant factors contributing to HCWs’ positive perceptions were good knowledge (AOR=33.484; p=0.001), good attitude (AOR=55.834; p=0.009), high motivation (AOR=12.579; p=0.005), high expectations (AOR =27.106; p=0.002), and good actual performance (AOR=45.879; p=0.003). Age, gender, professional background, and the length of work experience werenot associated with HCWs’ perceptions (p>0.05). Therefore, hospital administrators must regularly evaluate these factors to improve the quality of CEmONC services in the hospital so that maternal and infant mortality rates can be reduced.
Is Resilience Knowledge Related to the Mental Health of First-Year Medical Students? Romadhona, Nurul; Fitriyana, Susan; Prasetia, Ayu; Ibnusantosa, Raden Ganang; Nurhayati, Eka; Respati, Titik
Global Medical & Health Communication (GMHC) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/gmhc.v11i1.11361

Abstract

The many demands faced by first-year medical students can impact mental health. For students to function well, resilience is needed. This study aimed to determine the relationship between resilience knowledge and the mental health of first-year medical students. This quantitative study was conducted at the Faculty of Medicine, Universitas Islam Bandung, in October 2022. Respondents were 92 students in the first 2022/2023 academic year—data collection method was by distributing two Google Forms links. The first contains a pre-test regarding resilience knowledge, while the second includes the self-reporting questionnaire-29 (SRQ-29). Univariate analysis used distribution assumptions, frequency distribution (median, mean, standard deviation), and proportion distribution (percentage, 95% CI). Bivariate analysis used the ttest, Wilcoxon test, and chi-square test. Most respondents were female, 59% (95% CI=52.62, 72.37). The majority of respondents were 18 years old. The highest order of mental health screening was post-traumatic stress disordersymptoms at 59% (95% CI=48.27, 68.39), mental-emotional disorder (anxiety and depression) symptoms at 37% (95% CI=27.62, 47.37), and psychotic symptoms at 27% (95% CI 18.98, 37.28). No respondents experienced symptoms of narcotic or psychotropic drugs. Respondents who indicated mental health disorders were more significant than those who did not, namely 60% (95% CI=49.35, 69.39). There was no relationship between resilience knowledge and mental health (p=0.75). Respondent's understanding of resilience was good, but more indicated mental health disorders.
Perception of Halal Cosmetics Consumers towards Halal Awareness in Online Social Network: Study in Malaysia and Indonesia Respati, Titik; Jamilah, Lina; Alamsyah, Indra Fajar; Abdulhadi, Abdulrazak
Indonesian Journal of Halal Research Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijhar.v6i1.33326

Abstract

The cosmetics and personal care industry has emerged as one of the most prominent and fastest-growing markets, especially among millennials worldwide. The halal cosmetics industry is also important to today's young generation. They and social media technology have become an important part of consumer research. This study explores the factors determining the millennial generation's choice of halal cosmetics. This study used the exploratory factor analysis (EFA) method with 202 millennial respondents from Indonesia and Malaysia. The Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) test result is 0.723%, indicating a middling sampling. The Bartlett test result shows a value of 1848,828 with a significance level of 0.0000 < 0.05, indicating a correlation between the variables. There are no statements with a score of less than 0.5 after the communalities checking. As a result, every statement can be used more thoroughly in this research. Based on the results, six main factors can increase the millennial generation's interest in making choices about halal cosmetics: social media campaign, influencer trustworthiness, halal awareness, brand curiosity in social media, cosmetics advertisement language, and brand trust and product quality.
Hubungan Pengetahuan Sanitasi Lingkungan dan Personal Hygiene terhadap Perilaku Pedagang Makanan Kaki Lima di Sekitar Kampus Unisba Tamansari Kota Bandung Aisha Berliana Nugraha; Titik Respati; Purnomo
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.10393

Abstract

Abstract. Unclean and unhealthy habits lead to the emergence of various diseases in society, one of which is food hygiene and health. Food health includes aspects of hygiene and sanitation. Poor hygiene and sanitation practices and the impact of unhealthy habits can lead to foodborne disease. The study aimed to determine the relationship between the knowledge of environmental sanitation and personal hygiene and the behavior of street food vendors around the Unisba Tamansari campus in Bandung City. The sample size is 30 respondents. This technique uses total sampling. This study used an analytic observational method with a cross-sectional approach and data analysis using Chi-square. To conduct direct interviews, a questionnaire sheet was used to assess food handlers' behavior when handling food, food handlers' personal hygiene knowledge, and food handlers' environmental sanitation knowledge. This research was conducted around the Unisba Tamansari campus. This research was conducted in June–November 2023. The results showed that most of those with good environmental sanitation knowledge consisted of 24 traders (80%); 17 traders had personal hygiene knowledge which was 56,7%, and 26 respondents had good behavior, which was 86,7%. In conclusion, there is a relationship between the knowledge of environmental sanitation and personal hygiene and the behavior of street food vendors around the Unisba Tamansari Campus in Bandung City. Abstrak. Kebiasaan yang tidak bersih dan tidak sehat menyebabkan munculnya bermacam-macam penyakit di masyarakat, salah satunya kebersihan dan kesehatan dari makanan. Kesehatan makanan meliputi aspek hygiene dan sanitasi. Penerapan hygiene dan sanitasi yang kurang baik dan dampak kebiasaan tidak sehat bisa menyebabkan terjadinya penyakit bawaan pangan (food borne disease). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengetahuan sanitasi lingkungan dan personal hygiene terhadap perilaku pedagang makanan kaki lima di sekitar Kampus Unisba Tamansari Kota Bandung. Jumlah sampel 30 responden. Teknik ini menggunakan total sampling. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dan analisis data menggunakan chi-square. Untuk melakukan wawancara langsung menggunakan lembar kuisioner untuk menilai perilaku pedagang makanan ketika menangani makanan, pengetahuan personal hygiene pedagang makanan dan pengetahuan sanitasi lingkungan penjamah makanan. Tempat penelitian ini dilakukan di sekitar Kampus Unisba Tamansari. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-November 2023. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar yang memiliki pengetahuan sanitasi lingkungan yang baik terdiri 24 pedagang (80%), 17 pedagang memiliki pengetahuan personal hygiene, yaitu sebesar 56,7%, dan 26 responden memiliki perilaku yang baik, yaitu sebesar 86,7%. Simpulan, terdapat hubungan antara pengetahuan sanitasi lingkungan dan personal hygiene terhadap perilaku pedagang makanan kaki lima di sekitar Kampus Unisba Tamansari Kota Bandung.
Stunting, Perjalanan sejak Bayi Lahir Rendah dengan Pola Pemberian Makan Salma Nur Fauziah; Titik Respati; Budiman
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.10954

Abstract

Abstract. Low Birth Weight (LBW) has a stunting risk factor of 4.24 times compared to normal birth weight. Inadequate nutritional factors such as improper feeding patterns, can affect stunting. This study aimed to determine the relationship between LBW and feeding patterns with stunting in toddlers in the working area of Puskesmas Payungsari. This research method is an observational analysis with a quantitative approach. The design used is the control case. The number of respondents consisted of 51 stunted people and 51 non-stunted people. Univariate analysis to determine the picture of low birth weight and eating patterns aims to determine the characteristics of stunting toddlers based on low birth weight and feeding patterns. Furthermore, bivariate analysis was carried out using the Chi-square test. The percentage of LBW history is more found in stunted toddlers (39.22 and 3.92%) than in the non-stunting group. Improper diet in the stunting group was greater than in the non-stunting group (68.63 and 5.88%). There is a relationship between low birth weight and stunting (p<0.01; OR=15.81) and there was a relationship between feeding patterns and stunting (p<0.01; OR=35). In conclusion, the results of this study show that low birth weight and feeding patterns significantly increase the chances of stunting toddlers. The relationship between LBW variables and unidirectional eating patterns means that LBW is more prevalent in stunted toddlers, while the better the diet, the incidence of stunting will decrease. Therefore, it is necessary to educate parents about feeding patterns for toddlers. Abstrak. Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) memiliki faktor risiko stunting sebesar 4,24 kali dibandingkan dengan berat badan lahir normal. Faktor nutrisi yang tidak adekuat seperti pola pemberian makan yang tidak tepat dapat mempengaruhi stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dan pola pemberian makan dengan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Payungsari. Metode penelitian ini adalah analisis observasional dengan pendekatan kuantitatif. Desain yang digunakan adalah case control. Jumlah responden terdiri dari 51 orang stunting dan 51 orang tidak stunting. Analisis univariat untuk mengetahui gambaran BBLR dan pola makan yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik balita stunting berdasarkan BBLR dan pola pemberian makan. Selanjutnya dilakukan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi square. Presentase riwayat BBLR lebih banyak ditemukan pada balita stunting (39.22 dan 3.92%) dibandingkan kelompok tidak stunting. Pola makan yang tidak tepat dalam kelompok stunting lebih besar dibanding kelompok tidak stunting (68.63 dan 5.88%). Terdapat hubungan antara BBLR dengan stunting (p<0,01; OR=15,81) dan terdapat hubungan pola pemberian makan dengan stunting (p<0,01; OR=35). Simpulan, hasil penelitian ini menunjukkan BBLR dan pola pemberian makan secara bermakna memiliki peluang lebih tinggi pada balita stunting. Hubungan antara variabel BBLR dan pola makan searah artinya BBLR lebih banyak terjadi pada balita stunting sedangkan semakin baik pola makan maka tingkat kejadian stunting akan berkurang. Oleh karena itu perlu mengedukasi mengenai pola pemberian makan kepada orang tua balita.
Co-Authors Abdulhadi, Abdulrazak Adi Imam Cahyadi Afrijal Muhammad Agam Mayzufli Agam Mayzufli, Agam Agly Adithya Agly Adithya, Agly Agustina Aisha Berliana Nugraha Aisyah Sufrie Aisyah Sufrie, Aisyah Alamsyah, Indra Fajar Alya Kamila Ramadhanty Ami Rachmi Andika Aulia Ramadhan Andriane, Yuke Anita Asmara Anwar Hidayat Ardini Raksanagara ardini raksanagara, ardini Ardini Raksanegara Ardini Saptaningsih Raksanagara Ariko Rahmat Putra Ariko Rahmat Putra Arin Nandita Asep Sofyan Asri Destriani Astuti, Ratna Dewi Indi Atia Mansoorah Budiman Budiman , Budiman Buti Azfiani Azhali Dartiwen Dartiwen Dede R Oktini Deis Hikmawati Dewi Sartika Djonny Djuarsa Dwi Agustian Eka Nurhayati Enggar Hestu Enggar Hestu, Enggar Engkun Sopian Indrayana Erika Maria Resi Ervan Meidan Ariatama Fahmi Arief Fajar A. Yulianto Fajar Awalia Yulianto Fathya Puspita Wijaya Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hani Burhanudin Heni Djuhaeni Henni Djuhaeni Henni Djuhaeni Herri S. Sastramihardja Herry Garna Hilmi Sulaiman Rathomi Ieva B. Akbar Imanuel Ruku Isnawati Isnawati Isnawati Isnawati Kusmiran, Eni Kusumahwardani, Dessiana Lelly Yuniarti Lia Faridah Lina Jamilah Lisa Adhia Garina Lu&#039;lu Ulul Albab Luh Putu Ratna Sundari Mahmudah Mahmudah Maretha Puspa Nuraili Maya Tejasari Meike Rachmawati Millatul Malihah MMSI Irfan ,S. Kom Mochammad Rachmat Deriansyah Mohamad Satori Muhamad Iqbal Nada Nabila Ramadhani Nanan Sekarwana Nasyifa Nurul Fitriany Nevi Nurkomarasari Nevi Nurkomarasari, Nevi Nindrea, Ricvan Dana Nugraha Nugraha Nurul Romadhona Pahmi Firman Fauzi Pahmi Poernomo Prasetia, Ayu Purnomo Putri Anggraini Aswad Putri, Leni Yuliani Qiswatun Mukhoyyaroh R Kince Sakinah R. Kince Sakinah Raden Ganang Ibnusantosa Ragu Harming Kristina Ramadhani Ferrial Nugraha Ratih Tresnati Revan Muhammad Ridad Agoes Rizky Ramdhani Rizky Ramdhani, Rizky Romadhona, Nurul Rosady, Dony Septriana Roy Rillera Marzo Rudiansyah Rudiansyah Sadeli Masria Salma Nur Fauziah Setyo Dwi Widyastuti Siprianus Singga Siska Nia Irasanti Sri Yusnita Irda Sari Sunarjati Sudigdoadi Susan Fitriyana Sutisna, Ade Jaya Tony S. Djajakusumah Usep Abdullah Husin Vinda Maharani Patricia Vira Annisa Fitriyani Vira Annisa Fitriyani Wanti Wanti Wanti Wanti Wawang S. Sukarya Wida Purbaningsih Widia Nurul Aidah Yani Triyani Yudi Feriandi Yuktiana Kharisma Yusrawati Yusrawati Yusup Junaedi Zulfi Noor Fadia