Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : agriTECH

Validasi Model Kesetimbangan Air Beken dan Byloos untuk Prediksi Volumetrik Hasil Air Daerah Aliran Sungai Siti Nur Faridah
agriTECH Vol 32, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.099 KB) | DOI: 10.22146/agritech.9630

Abstract

Water Balance Model developed by Beken and Byloos is a hidrologic model used to predict monthly water yield volume of relatively small watersheds (i.e. less than 1.000 km2), especially for river that do not record discharge data. The research was conducted in watersheds in Gowa Regency, South Sulawesi. The research aim is to examine the accuracy of Beken and Byloos Water Balance Model in the prediction of monthly water yield volume in those watersheds. The model was infl uenced by 5 parameters and required input data such as rainfall dan evapotranspiration in monthly basis, as well as physical characteristics of watersheds. Based on graphical and regression analysis from model output, it was shown that the model was capable of predicting water resource potential in relatively small watersheds.ABSTRAKModel Kesetimbangan Air (Water Balance Model) yang dikembangkan oleh Beken dan Byloos, merupakan suatu model hidrologi yang dapat dipergunakan untuk memprediksi volumetrik hasil air bulanan suatu daerah aliran sungai yang relatif kecil (kurang dari 1000 km2), khususnya untuk sungai-sungai yang tidak mempunyai data debit alirannya. Penelitian yang dilakukan di DAS di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini, bertujuan menguji keandalan Model Kesetimbangan Air Beken dan Byloos dalam memprediksi volumetrik hasil air bulanan di DAS tersebut. Model ini dipengaruhi oleh 5 parameter dan membutuhkan data masukan berupa data curah hujan dan evapotranspirasi bulanan serta sifat fi sik DAS. Pengujian secara grafi k dan dengan analisa regresi dari hasil keluaran model, menunjukan bahwa model cukup handal untuk memprediksi potensi sumberdaya air yang relatif kecil pada suatu DAS.