Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kinerja Lingkungan Unit Bisnis Teh Hijau Perusahaan X dengan Metode IEPMS dan LCA Selly Harnesa Putri; Mery Andriyani; Kralawi Sita; Asri Widyasanti
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 17, No 2 (2023): TEKNOTAN, Agustus 2023
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jtvol17n2.9

Abstract

Persoalan lingkungan pada industri teh semakin berkembang seiring dengan perkembangan fokus utama industri dalam meningkatkan kepedulian perusahaan terhadap kinerja lingkungannya. Perusahaan X sebagai salah satu perusahaan teh berupaya untuk meningkatkan performa kinerja lingkungannya dengan menciptakan proses produksi yang ramah lingkungan. Perusahaan X belum memiliki sistem pengukuran kinerja lingkungan yang seimbang dan terintegrasi. Penelitian ini berfokus pada perancangan sistem pengukuran kinerja lingkungan di unit bisnis teh hijau perusahaan x dengan menggunakan metode Integrated Environmental Performance Measurement System (IEPMS) dan Life Cycle Assessment (LCA), kemudian melakukan identifikasi aspek lingkungan dari kegiatan operasional, merancang Key to Environmental Performance Indicator (KEPI), melakukan pembobotan dengan Analytical Hierarchy Process (AHP), mengukur KEPI menggunakan Objective Matrix (OMAX) dan traffic light, serta memberikan rekomendasi perbaikan kinerja lingkungannya. Hasil perancangan kinerja lingkungan di perusaahan x berupa 23 KEPI yang meliputi 16 KEPI kuantitatif dan 7 KEPI kualitatif dengan menghasilkan 7 KEPI kategori merah, 2 KEPI kategori kuning, dan 14 KEPI kategori hijau. Nilai kinerja lingkungan unit bisnis teh hijau perusahaan x yang diperoleh dari hasil pembobotan menggunakan metode AHP dan scoring system adalah sebesar 6,373 dan berada dalam kategori kuning menggunakan traffic light system yang berarti bahwa kinerja lingkungan perusahaan x masih perlu dilakukan perbaikan dan pengawasan oleh pihak perusahaan.Kata kunci: Industri Teh Hijau; Kinerja Lingkungan
Pengaruh Konsentrasi Pati Singkong Terhadap Karakteristik Edible Film Berbahan Pati Singkong dengan Penambahan Ekstrak Daun Belimbing Wuluh Sinta Ramanda Dewi; Asri Widyasanti; Selly Harnesa Putri
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.02.05

Abstract

Pati singkong (Amylum manihot) merupakan pati yang berasal dari umbi akar yang bersifat hidrokoloid sehingga memiliki potensi untuk digunakan sebagai bahan dasar pembuatan edible film. Pati singkong memiliki kandungan amilopektin 87% dan amilosa 17%. Kandungan amilopektin yang tinggi memungkinkan edible film yang dihasilkan lebih kuat dan fleksibel. Selain itu, penggunaan pati singkong dapat mempengaruhi kualitas fisik edible film menjadi lebih jernih. Penambahan ekstrak daun belimbing wuluh digunakan sebagai antifungi yang dapat menghambat pertumbuhan jamur. Ekstrak daun belimbing wuluh positif memiliki kandungan antifungi seperti tanin, flavonoid dan saponin. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh konsentrasi pati singkong terhadap karakteristik edible film berbahan pati singkong dengan penambahan ekstrak daun belimbing wuluh. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan perlakukan variasi konsentrasi. Tahapan penelitian meliputi pembuatan ekstrak daun belimbing wuluh dan pembuatan formulasi edible film berbasis pati singkong. Parameter pada penelitian ini adalah rendemen, kelarutan dan laju transmisi uap. Hasil yang diperoleh menunjukan nilai rendemen sebesar 3.18–4.78%, kelarutan 37.95–43.61% dan laju transmisi uap 0.815–1.121 g/m2.jam. Kombinasi perlakuan terbaik pada konsentrasi pati singkong 4% menghasilkan nilai kelarutan 37.95% dan laju transmisi uap sebesar 1.121 g/m2.jam.
Perancangan Desain Kemasan Colenak Murdi Putra Menggunakan Metode Design Thinking Boy Sohmo Banurea; Totok Pujianto; Selly Harnesa Putri
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 13 No. 1 (2023): VOLUME 13 NO 1 MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v13i1.17514

Abstract

Intisari— Kemasan mempunyai peran yang sangat penting dalam pemasaran sebuah produk. Colenak Murdi Putra merupakan salah satu UMKM di bidang pangan yang belum memperhatikan desain kemasan produknya dari segi daya tarik visual dan daya tarik fungsional yang mengakibatkan kurangnya minat konsumen di pasaran, sehingga perlu dilakukan perancangan ulang desain kemasannya. Oleh karena itu dilakukan penelitian perancangan kemasan yang dilakukan di Jalan Raya Cibiru Nomor 3, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dari bulan April 2022 hingga bulan September 2022. Perancangan kemasan ini menggunakan metode Design thinking, dengan tahapan emphatize, define, ideate, prototype, test, prototype II dan test II. Terdapat beberapa pendekatan dalam pelaksanaan penelitian ini, meliputi Participatory Action Research (PAR), Focus Group Discussion (FGD), juga penggunaan tools Empathy Map, Customer journey, dan Value Proposition Canvas. Melalui beberapa metode dan pendekatan tersebut ditemukan perancangan desain kemasan colenak yang baru yang memiliki daya tarik visual dan fungsional. Hasil dari penelitian ini adalah konsumen lebih menyukai kemasan yang menggunakan bahan plastik Polyethylene Terephthalate (PET) dengan bentuk rice bowl dan terdapat label kemasan yang dikelilingi seperti ikat pinggang ke kemasan disertai dengan informasi mengenai produk karena dinilai lebih praktis untuk dibawa, tidak mudah bocor, serta desain kemasannya lebih menarik dari kemasan sebelumnya. Abstract— Packaging has a very important role in marketing a product. Colenak Murdi Putra is one of the UMKM in the food sector that has not paid attention to the packaging design of its products in terms of visual appeal and functional appeal which results in a lack of consumer interest in the market, so it is necessary to redesign the packaging design. Therefore, packaging design research was carried out on Jalan Raya Cibiru Number 3, Bandung Regency, West Java from April 2022 to September 2022. The packaging design used the Design thinking method, with the stages of empathizing, defining, ideating, prototyping, testing, prototyping II, and testing II. There are several approaches in carrying out this research, including Participatory Action Research (PAR), Focus Group Discussion, as well as the use of an Empathy Map, Customer journey, and Value Proposition Canvas tools. Through these several methods and approaches, a new colenak packaging design was found that has visual and functional appeal. The results of this study are consumers prefer packaging that uses plastic Polyethylene Terephthalate (PET) material in the shape of a rice bowl and there is a packaging label that is surrounded by a belt the packaging is accompanied by information about the product because it is considered more practical to carry, not easy to leak, and the packaging design is more attractive than the packaging. previous packaging.
Feasibility Testing of a Household Industry Food Production Certificate Using an Expert System with Forward Chaining Method Irfan Ardiansah; Fajri Efatmi; Efri Mardawati; Selly Harnesa Putri
JOIN (Jurnal Online Informatika) Vol. 5 No 2 (2020)
Publisher : Department of Informatics, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/join.v5i2.579

Abstract

Quality and safe food products are the basic right of every consumer, including food products produced by small and medium industries. Good food production is an important factor in meeting quality standards or food safety licensing requirements. In setting standards, the government also plays an important role in providing direction and assistance to small and medium industries on achieving the specified quality standards. During this time the process is still carried out in a conventional manner directly to the industry. This conventional process is still considered ineffective by seeing the low level of business actors’ knowledge of the standards for Good Food Production Practice (GFPP). So, with this lack of knowledge, business actors’ interest in making food licensing is low. This study designed the application of an expert system that stimulates and provides an illustration for a standards assessment of Good Food Production methods. This research was conducted using Object Oriented Programming (OOP) engineering method for program development and using forward chaining for reasoning methods. This research proved that the application of an expert system for licensing due diligence can function in accordance with standards set by the government.
Aktivitas Antioksidan dan Penentuan Nilai SPF Ekstrak Etanol Tanaman Patikan Kebo (Euphorbia hirta L.) Dalam Sediaan Krim Tabir Surya Yuriga Salsya Sahertia; Selly Harnesa Putri; Anis Yohana Chaerunnisaa
Majalah Farmasetika Vol 8, No 5 (2023)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v8i5.48442

Abstract

Patikan kebo (Euphorbia hirta L.) merupakan tanaman gulma yang biasa tumbuh disekitar pekarangan rumah atau pinggir jalan. Patikan kebo mengandung senyawametabolit sekunder golongan alkaloid, flavonoid, fenolik, dan tannin. Golongan senyawaflavonoid dan fenolik berpotensi sebagai antioksidan. Antioksidan dapat mencegahdampak negatif yang ditimbulkan oleh radiasi sinar UV dan memberikan perlindunganterhadap sinar UV karena memiliki ikatan rangkap terkonjugasi yang dapat beresonansiketika terkena sinar UV sehingga bersifat fotoprotektif. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui aktivitas antioksidan dan nilai SPF ekstrak etanol tanaman patikan kebodalam menghambat radikal bebas serta mengetahui pengaruh penambahankonsentrasi ekstrak tanaman patikan kebo terhadap karakteristik fisikokimia dan nilaiSPF dalam sediaan krim tabir surya. Pengambilan senyawa metabolit dilakukan denganekstraksi maserasi. Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak tanaman patikan kebomenggunakan metode DPPH dengan kontrol positif vitamin C. Analisis data dilakukandengan metode deskriptif dan statistik menggunakan regresi linear. Berdasarkan hasilpenelitian, ekstrak etanol tanaman patikan kebo dapat menghambat radikal bebasdengan nilai IC50 sebesar 19,53 ppm yang termasuk kategori antioksidan sangat kuat.Nilai SPF ekstrak etanol patikan kebo sebesar 19,30 pada konsentrasi 300 ppm yangtermasuk kategori proteksi ultra. Formula sediaan krim tipe minyak dalam airmenghasilkan karakteristik fisikokimia yang baik dengan nilai pH sebesar 4,8, viskositas20273 cPs, daya lekat 5,4 detik, daya sebar 2,8 cm, dan nilai SPF tertinggi sebesar5,46 yang termasuk kategori proteksi sedang.
Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Semangka (Citrullus Lanatus) Sebagai Antioksidan Alami Dalam Sediaan Masker Wajah Berbentuk Gel Amara Alya Nur Cantika; Selly Harnesa Putri; Desi Nurliasari
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 21 No. 2 (2023): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v21i2.158

Abstract

Abstract Watermelon fruit in Indonesia is very abundant and much sought by the public, generally people only consume the flesh of the fruit, but watermelon fruit has a white layer which is less desirable and is only used as waste. The white rind of red watermelon contains citrulline compounds which are antioxidants, so it can be used in the form of a facial mask to avoid exposure to free radicals on the skin. The aim of the research is to determine the antioxidant activity of watermelon white rind extract, determine the antioxidant activity preparations in gel face mask, and determine the best antioxidants preparations in gel face mask.. The random step design (CRD) method was used in this study with treatment concentrations (F0) 0%, (F1) 0.5%, (F2) 1%, (F3) 1.5%, (F4) 2%, (F5) 2.5%, (F6) 3%, and (F7) 3.5% so that the research results show that watermelon white peel extract has an IC50 value of 76.12 μg/mL which is included in the strong antioxidant category and the facial mask is in the form of watermelon white peel extract gel in the F7 formulation with additional concentration 3.5% extract has an IC50 value of 97.11 μg/mL which is included in the strong antioxidant category. Keywords: Antioxidant Activity, Watermelon White Rind, Gel Mask. Abstrak Buah semangka di Indonesia sangat berlimpah dan banyak diminati oleh masyarakat, umumnya masyarakat hanya mengonsumsi daging buahnya saja tetapi buah semangka memiliki lapisan berwarna putih yang kurang diminati dan hanya dijadikan limbah. Kulit putih buah semangka merah memiliki senyawa sitrulin yang merupakan zat antioksidan, sehingga dapat dimanfaatkan dalam bentuk masker wajah untuk terhindar dari paparan radikal bebas pada kulit. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada ekstrak kulit putih semangka, mengetahui aktivitas antioksidan dalam sediaan masker wajah berbentuk gel, dan mengetahui antioksidan terbaik di dalam sediaan masker wajah berbentuk gel. Metode rancangan acak langkap (RAL) digunakan dalam penelitian ini dengan perlakuan konsentrasi (F0) 0 %, (F1) 0.5 %, (F2) 1 %, (F3) 1.5 %, (F4) 2 %, (F5) 2.5%, (F6) 3 %, dan (F7) 3.5 % sehingga hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak kulit putih semangka memiliki nilai IC50 sebesar 76.12 μg/mL yang termasuk dalam kategori antioksidan kuat dan masker wajah berbentuk gel ekstrak kulit putih semangka pada formulasi F7 dengan penambahan konsentrasi ekstrak 3.5 % memiliki nilai IC50 sebesar 97.11 μg/mL yang termasuk dalam kategori antioksidan kuat. Kata Kunci: Aktivitas Antioksidan, Kulit Putih Semangka, Masker Gel
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma Putri Wilujeng Lestari; Selly Harnesa Putri; M Iqbal Prawira-Atmaja; Totok Pujianto
Jurnal Penelitian Teh dan Kina Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Sains Teh dan Kina
Publisher : Research Institute for Tea and Cinchona

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/pptk.jur.jstk.v2i2.181

Abstract

Teh hijau diproduksi dengan cara inaktivasi enzim polifenol oksidase pada daun teh pada suhu 90-110°C. Kualitas teh hijau dipengaruhi oleh kualitas pucuk yang digunakan untuk pengolahan teh. Kualitas bahan baku pucuk teh yang dipetik dianalisis PMS (pucuk memenuhi syarat), sebaliknya, mutu produk teh yang dihasilkan dianalisis berdasarkan persentase grade dan organoleptik. Penelitian ini menggunakan metode lean six sigma yang bertujuan untuk menganalisis parameter kualitas produk yang dihasilkan dan mengidentifikasi pemborosan yang terjadi dalam proses pengolahan teh hijau di pabrik teh hijau PPTK, serta mengusulkan perbaikan dalam pengendalian kualitas teh hijau. Metode lean six sigma dengan tahapan DMAI untuk mengidentifikasi permasalahan dan penyebabnya dalam proses pengolahan teh hijau. Parameter penelitian ini yaitu proses pengolahan teh hijau dan produk yang dihasilkannya. Teh hijau kualitas terbaik mengandung komposisi grade peko yang lebih tinggi. Hasil penelitian menunjukkan persentase jikeng lebih banyak dibanding grade lain. Kualitas produk teh hijau telah memenuhi persyaratan SNI teh hijau berdasarkan parameter kadar air, ketampakan teh hijau kering, air seduhan, dan ampas seduhan. Grade batang menunjukkan ketidaksesuaian pada produk teh hijau yang disebabkan oleh faktor bahan baku pucuk teh, mesin, tenaga kerja dan lingkungan. Pemborosan yang terjadi dalam proses pengolahan teh hijau adalah defect dan waiting yang disebabkan oleh faktor bahan baku, mesin, metode, dan tenaga kerja. Pengendalian kualitas perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas produk teh hijau dan meminimalisasi terjadinya pemborosan dalam proses pengolahan teh hijau.
Penerapan Analisis Runtun Waktu pada Peramalan Penjualan Produk Organik menggunakan Metode Moving Average dan Exponential Smoothing Irfan Ardiansah; Irsyad Fauzi Adiarsa; Selly Harnesa Putri; Totok Pujianto
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 10, No 4 (2021): Desember
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v10i4.548-559

Abstract

The purpose of this study is to answer the problem of procurement of goods and minimize goods reaching expiration due to too long storage time, then as a provider of information about the forecasting system at Warung Sehat 1000 Kebun, then to predict sales of goods at Warung Sehat 1000 Kebun and identify how many goods that have been sold. This research uses a quantitative approach. The data used in this study is sales data for 2 (two) months with 30 lines of data and a total of 3 types of goods studied, namely sales data of pakcoy, cocofresh and free-range chicken eggs. The method used starts from data collection, forecasting calculations, forecasting testing, forecasting selection, and forecasting application. The forecasting methods used are moving average and exponential smoothing, by testing the mean absolute deviation, mean square error, and standard deviation. Forecasting results yielded outputs for pakcoy products as much as 1583.33 grams, for cocofresh products as many as 11 pcs and for chicken eggs as many as 9 pcs. Keywords:  exponential smoothing, forecasting examination, time series data, moving average
A study on microclimate monitoring and control inside greenhouse using fans automation Irfan Ardiansah; Endryaz Vergian Nusantara; Selly Harnesa Putri; Ryan Hara Permana
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 33, No 1: January 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v33.i1.pp101-112

Abstract

Efficient microclimate management is crucial in enhancing crop yields in greenhouses. Factors like temperature, relative humidity, and ultraviolet (UV) index significantly impact crop quality. The absence of adequate ventilation mechanisms in greenhouses presents a challenge for temperature regulation. This study proposes a solution for tropical greenhouses by designing a system that automatically activates fans when temperatures rise above 30 °C. This system regulates temperature and cultivates optimal growth conditions for crops. It is supported by a web page that enables monitoring and adjustment of microclimate data. To accommodate individual crop requirements, the minimum temperature threshold for fan activation can be modified, enhancing the system's adaptability. The impact of the UV index on greenhouse temperature is also considered. The automation system decreases the temperature by around ±3 °C when the UV index hits 10. Nonetheless, its cooling impact wanes beyond the UV index of 10. A greenhouse automation system, equipped with fans and internet access, proves quite useful for agricultural environment management. It tackles the temperature control issue and offers varied solutions.
Sunscreen Activity Determination on Hippobroma Longiflora Leaves Extracts Affected to Differences in Simplicia Treatments and Extraction Techniques Awaly Ilham Dewantoro; Selly Harnesa Putri; Efri Mardawati; Desy Nurliasari
al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan Vol 9, No 2 (2022): al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ak.v9i2.20502

Abstract

Various weeds in paddy rice fields could be utilized as natural polyphenols sources, one of them was kitolod (Hippobroma longiflora (L.) G.Don). Kitolod was widely utilized as traditional medicine by several community groups because of its polyphenols content. Recent trends showed kitolod could be valorized as additive matters in sunscreen products. Polyphenols content, especially flavonoids were able to absorb dangerous spectrum in sunray radiation and it is related to sunscreen activity. This study aimed to evaluate the differences in simplicia treatments and extraction techniques towards total polyphenols content and sunscreen activity on kitolod leaf extracts. Solvent-cold extraction techniques were deployed in this study that consist of water infusion and ethanolic maceration for 24 hours at ambient temperature. Extracts were analyzed by spectrophotometric measurement to determine total phenolics content (TPC), total flavonoids content (TFC), and sunscreen activity by deploying Folin-Ciocalteu assay, AlCl3 colorimetric assay, and Mansur approached assay, respectively. Dry kitolod leaves were extracted by ethanolic maceration techniques provided high yields (15.5±0.3%), high TPC (17.9±0.3 mg GAE/g of solids), high TFC (25.9±0.4 mg QE/g of solids), and moderate sunscreen activity (SPF 11.0±0.1). The results indicated kitolod could be valorized as natural polyphenols sources and additive matters in any cosmetical sunscreen products.
Co-Authors Abdurrahman Hanif Abdurrahman Hanif Abil Fadila Akbar Nashrullah, Irsyad Ali Alifia, Rachma Nur Amara Alya Nur Cantika Anas Bunyamin Andryas, Prasetyo Anis Yohana Chaerunnisaa Ardy Yusuf Wibawa Artta Gracia Malau Asep Yusuf Asri Widyasanti Asri Widyasanti Asri Widyasanti Asri Widyasanti Asri Widyasanti Astriani, Elisa Dian Awaly Ilham Dewantoro Boy Sohmo Banurea Chay Asdak Debora Handarni Desi Nurliasari Desy Nurliasari Suparno Devi Maulida Devi Maulida Rahmah Dewi, Sinta Ramanda Dian Juliadmi Diandra Puteri Salsabilla Efatmi, Fajri Efri Mardawati Eko Heri Purwanto Elisa Dian Astriani Endryaz Vergian Nusantara Fajri Efatmi Farah Nuranjani Faza Rizki Safira Fitry Filianty Fitry Fillianty Ghifary, Abdurachman Hasyyati Nadhilah Hasyyati Nadhilah Hazli Nurdin Hilman Maulana Hilman Maulana Hilmi Daffa Aziz In-In Hanidah Irfan Ardiansah Irfan Ardiansah Irsyad Fauzi Adiarsa Jeremia Kristian Kardaya, Rahmat Subrata Kralawi Sita Kurnia Rahmah Nurshiyam Amaliasari M Iqbal Prawira-Atmaja Melly Indriyani Mery Andriyani Mery Andriyani Mukhammad Iqbal Prawira-Atmaja Mukhammad Iqbal Prawira-Atmaja Nadhilah, Hasyyati Neni Cahyati Nirwana, Fricella Mayanggita Nur Oktavia Benedicta Nurpilihan Bafdal Nurpilihan Bafdal Putri Wilujeng Lestari Putri Wilujeng Lestari Putri Wilujeng Lestari Rachma, Danisa Fathiya Raden Bramadi Nugraha Wargadibrata Rafli, Muhammad Raissa Ariany Putri Resha Nurvabilla Rifda Rihhadatu Aisy Rizki Safira, Faza Roni Kastaman Ryan Hara Permana Ryan Hara Permana S Shabri S Shabri Sarifah Nurjanah Sarinarulita Rosalinda Sayuti, Kesuma Seila Teresia Devi Sinaga Setia Permana Setia Permana Sinta Ramanda Dewi Sudaryanto Zain Sudaryanto Zain Sugeng Harianto Sugeng Harianto Suparno, Desy Nurliasari Tensiska, Tensiska Totok Herwanto Totok Pujianto Totok Pujianto Tri Yuliana Tri Yuliana Triokto, Albert Yanti Rubiyanti Yudha, Welly Kusuma Yuriga Salsya Sahertia