Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peran Komunikasi Interpersonal dalam Meningkatkan Efektivitas Kerja Tim di Era Digital Sanmas, Masni; Qadir, Abdul; Nahria, Nahria; Laili, Izzatul
LITERATUS Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Internasional Sosial dan Budaya
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v5i2.1503

Abstract

This study explores the role of interpersonal communication in enhancing team work effectiveness in the digital era, focusing on how effective communication practices can strengthen mutual understanding, coordination, and collaboration within teams. Utilizing a qualitative method and literature review, this research collected and analyzed data from various contemporary sources to comprehend the dynamics of interpersonal communication within the context of technology-supported team work. The findings indicate that interpersonal communication characterized by openness, empathy, and support not only strengthens relationships among team members and builds trust but also reduces misunderstandings and conflicts. Furthermore, the study highlights the importance of training in interpersonal communication skills to bolster team cooperation and expedite the collaboration process by leveraging appropriate digital communication tools. These findings underscore the significance of effective interpersonal communication strategies and the integration of digital communication technology to create a productive and harmonious work environment, as well as to improve job satisfaction, motivation, and employee retention in the digital era.
Evaluasi Mutu Benih Jagung (Zea mays L.) Berdasarkan Perbedaan Tata Letak Benih pada Tongkol Bayubaskara, Muhammad Fito; Qadir, Abdul
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 2 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i2.51426

Abstract

Jagung termasuk ke dalam salah satu komoditas yang sangat prospektif. Data menunjukkan adanya peningkatan penggunaan jagung yang signifikan dari tahun 2014 hingga 2017. Ketersediaan benih jagung hibrida maupun bersari bebas masih menjadi masalah petani di daerah-daerah terpencil. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh panjang tongkol dan letak benih terhadap mutu benih jagung. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret hingga Juli 2019 bertempat di Laboratorium Penyimpanan dan Pengujian Benih, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu panjang tongkol dan letak benih. Faktor panjang tongkol terdiri dari 3 taraf, yaitu <16 cm, 16-18 cm, dan >18 cm. Letak benih terdiri dari 5 taraf, yaitu T1 (pangkal tongkol), T2 (antara pangkal dengan tengah tongkol), T3 (tengah tongkol), T4 (antara tengah dan ujung tongkol), dan T5 (ujung tongkol). Hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak benih dan panjang tongkol berpengaruh secara nyata pada peubah bobot 1000 butir, benih berukuran >8 mm, benih berbentuk pipih sempurna dan persentase radicle emergence. Benih yang terletak di T4 pada semua panjang tongkol memiliki peubah benih berukuran >8 mm, benih berbentuk pipih sempurna, bobot 1000 butir, dan persentase radicle emergence yang lebih tinggi dari letak benih lainnya. Kata kunci: mutu fisik, mutu fisiologis, radicle emergence.
Pengaruh Ukuran Benih terhadap Mutu Kecambah Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Varietas Vima 4 dan Vimil 1 Rolin, Nadia; Zamzami, Ahmad; Qadir, Abdul
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 1 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i1.51528

Abstract

Konsumsi kacang hijau nasional terus meningkat sehingga peningkatan produksi perlu dilakukan dengan meningkatkan produktivitas tanaman. Produktivitas tanaman dapat ditingkatkan salah satunya dengan menggunakan benih bermutu tinggi. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh ukuran benih terhadap mutu kacang hijau varietas Vima 4 dan Vimil 1. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pengolahan Benih, Laboratorium Penyimpanan dan Pengujian Mutu Benih, serta Laboratorium Biofisika Benih, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor pada bulan Januari-April 2022. Penelitian disusun menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktor tunggal yaitu ukuran benih dengan empat taraf ukuran (besar, sedang, kecil dan campuran). Benih varietas Vima 4 memiliki diameter (besar: ≥0.43 cm; sedang: 0.39-0.42 cm; kecil: ≤0.38 cm; campuran: 0.38≥ x ≥0.43) serta varietas Vimil 1 memiliki diameter (besar: ≥0.38 cm; sedang: 0.33- 0.37 cm; kecil: ≤0.34 cm; dan campuran:0.34≥ x ≥0.38). Hasil penelitian menunjukkan daya berkecambah dan indeks vigor benih kacang hijau varietas Vima 4 tidak berbeda nyata antara benih berukuran besar dan sedang. Ukuran benih tidak berpengaruh nyata terhadap persentase perkecambahan dan indeks vigor kacang hijau varietas Vimil 1, namun berpengaruh nyata terhadap nilai daya hantar listrik. Benih berukuran besar memiliki laju imbibisi paling tinggi. Viabilitas dan vigor benih hasil seleksi dengan air screen cleaner memperlihatkan bahwa yang lebih baik terdapat pada benih berukuran besar dan sedang. Kata kunci: diameter benih, imbibisi, perkecambahan, vigor
Literasi Digital dan Ketimpangan Sosial: Tinjauan Sistematis Terhadap Kesenjangan Akses dan Partisipasi Komunikasi di Masyarakat Berkembang Qadir, Abdul; Mustofa, Hamim
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6166

Abstract

Penelitian ini menyajikan tinjauan sistematis mengenai literasi digital dan ketimpangan sosial dengan fokus pada kesenjangan akses dan partisipasi komunikasi di masyarakat berkembang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menganalisis 34 publikasi yang relevan dari berbagai negara, khususnya dalam konteks negara-negara berkembang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan digital tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup dimensi yang lebih kompleks seperti literasi digital, keadilan epistemik, eksklusi algoritmik, dan kedaulatan digital. Masyarakat di wilayah pedesaan, kelompok masyarakat adat, lansia, serta kelompok berpendapatan rendah menghadapi berbagai hambatan dalam berpartisipasi pada ekonomi digital dan komunikasi digital. Hambatan-hambatan tersebut diperkuat oleh faktor struktural, kultural, dan politik yang turut melanggengkan ketimpangan sosial. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan holistik yang menggabungkan pembangunan infrastruktur digital dengan pendidikan literasi digital kritis, kerangka kebijakan yang inklusif, serta pemberdayaan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai lokal. Inklusi digital yang bermakna memerlukan pengakuan terhadap pengetahuan lokal, partisipasi kelompok masyarakat yang termarginalkan dalam tata kelola teknologi, serta penguatan kedaulatan digital sebagai hak fundamental setiap warga negara.