Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisa Pengaruh Preheating dan Post Weld Quench terhadap Kekuatan dan Struktur Mikro Baja S45C dengan Pengelasan Shielded Metal Arc Welding Rachman, Arif; Dirja, Iman; Setiawan, Reza
Quantum Teknika : Jurnal Teknik Mesin Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jqt.v6i2.23046

Abstract

In many industrial contexts, steel is an everyday material. The technique of attaching metal parts using heat energy, known as welding, is something we encounter often; S45C is one of several steels that are used in machine construction. Protected metal arc welding is one type of welding that we come across frequently. Unwanted metallurgical changes, deformation, or residual stress in the base metal might occur as a consequence of uneven or excessive heating. A better method is to heat it up beforehand, often known as preheating, before welding. Determining the effect of preheating on the hardness of S45C steel during welding is one of the primary aims of this study. (2) to understand how changes in temperature and time affect the microstructure of S45C steel during welding and how it affects the final product. (3) ascertain the effect of temperature and duration on the resulting hardness of S45C steel welding. During the preheating procedure, the temperature is varied between 160 and 260 degrees Celsius, and the waiting periods are 7, 15, and 20 minutes, respectively. Hardness and microstructure testing, also known as metalografy, is performed on S45C steel after shielded metal arc welding (SMAW) to ascertain the degree of hardness and microstructure of the steel.
Analisis Stres Kerja pada Dokter Umum Menggunakan Intrumen Niosh Generic Job Stress Questionnaire di Rumah Sakit Daerah Jakarta Ramadhani, Raysha; Rachman, Arif; Rubini, Rizki Adriansyah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10744

Abstract

Stres kerja merupakan tantangan utama dalam profesi kedokteran, khususnya bagi dokter umum yang bertugas di rumah sakit daerah dengan beban kerja tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan dengan tingkat stres kerja dokter umum di Rumah Sakit Daerah Jakarta menggunakan instrumen NIOSH Generic Job Stress Questionnaire. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 373 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji bivariat (Spearman, Mann-Whitney) dan uji multivariat regresi linier ganda. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata stres kerja berada pada tingkat sedang hingga tinggi (65,75 ± 20,255). Variabel-variabel yang terbukti berpengaruh signifikan dalam model akhir adalah: lingkungan fisik (B = 2,586; p = 0,000), konflik peran (B = 0,413; p = 0,000), konflik interpersonal (B = 0,162; p = 0,040), jumlah beban kerja (B = -0,818; p = 0,018), variasi beban kerja (B = 0,746; p = 0,012), tanggung jawab terhadap orang lain (B = 0,457; p = 0,012), kemampuan yang tidak digunakan (B = 1,019; p = 0,039), tuntutan mental (B = -1,186; p = 0,000), shift kerja (B = -3,220; p = 0,000), aktivitas di luar pekerjaan (B = 1,428; p = 0,005), kepribadian tipe A (B = -0,359; p = 0,004), dan penilaian diri (B = -0,404; p = 0,005). Temuan menunjukkan bahwa stres kerja tidak hanya dipengaruhi oleh beban tugas, tetapi juga oleh faktor psikososial dan kepribadian. Intervensi manajerial yang terarah pada perbaikan lingkungan kerja, pengelolaan beban tugas, dan penguatan keseimbangan kehidupan pribadi dapat menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan dokter.
Sosiologi Kesehatan Terhadap Mahasiswa Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia Pannyiwi, Rahmat; Rachman, Arif; Wibowo, Markus
JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin (April)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/jimad.v2i3.857

Abstract

The sociology of health is the study of the interaction between social, cultural, and institutional factors on the health of individuals and groups. Students of the Faculty of Military Medicine at the Indonesian Defense University (Unhan RI) are in a unique position because, in addition to pursuing medical education, they are also bound by military values ​​that emphasize discipline, leadership, and physical endurance. This study aims to analyze how the sociology of health perspective plays a role in shaping the behavior, knowledge, and healthy lifestyles of military medical students. The research method used a qualitative descriptive approach with in-depth interviews and questionnaires. The results indicate that social environmental factors, military discipline, and the influence of military health culture have a significant impact on students' mindsets and behaviors in maintaining physical and mental health.
Analisis Sosiologi Kesehatan Terhadap Perilaku Hidup Sehat Kadet Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia Pannyiwi, Rahmat; Rachman, Arif; Wibowo, Markus
JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin (April)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/jimad.v2i3.858

Abstract

This study aims to analyze the healthy lifestyle behaviors of cadets at the Faculty of Military Medicine, the Indonesian Defense University (Unhan RI) through a sociology of health perspective. The background of this study focuses on the importance of a healthy lifestyle for prospective military medical personnel, who play a strategic role in supporting national defense health. The research method used was a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through in-depth interviews, observation, and documentation of 30 cadets. The results indicate that cadets' healthy lifestyle behaviors are influenced by internal factors (knowledge, motivation, discipline) and external factors (military education environment, academic culture, and social support). Implementation of healthy lifestyle behaviors includes dietary regulation, regular physical activity, stress management, and adherence to military health regulations. However, barriers such as high academic workloads, limited rest time, and mental stress were also identified. The discussion of this study emphasizes that cadets' healthy lifestyle behaviors are not only the result of individual factors but also a social construct shaped by the military education system. This study suggests the need for strategies to strengthen a healthy lifestyle through educational interventions, psychosocial support, and institutional policies.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE STAD MENGUNAKAN MEDIA ULAR TANGGA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARANGEOGRAFI SISWA KELAS XI IS MAN DARUL ULUM KOTA BANDA ACEH Rachman, Arif; Abdi, Abdul Wahab; Bardi, Syamsul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5268

Abstract

Model pembelajaran koperatif tipe STAD merupakan model yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi di antara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran. Media ulartangga adalah sebuah permainan yang mengunakan dadu atau board game. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik;(2) Aktivitas guru dan peserta didik; (3)Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon peserta didik terhadap model pembelajaran koperatif tipe STAD berbantuan media ulartangga. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IS MAN Darul Ulum Kota Banda Aceh dengan jumlah 22 orang. Pengambilan data diambil dengan menggunakan instrumen pembelajaran. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Persentase ketuntasan individual meningkat dari 17 siswa yang tuntas pada siklus I, 19 siswa tuntas di siklus II, dan 21 tuntas pada siklus III, ketuntasan klasikal pun mengalami peningkatan dari 60% pada siklus I, 80% pada siklus II, dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,53 pada siklus I dengan kategori sedang, skor 3,00 di siklus II dengan kategori baik, dan 3,30 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Respon peserta didik, terhadap model pembelajaran koperatif tipe STAD berbantuan media ular tangga dapat dikatagorikan baik.
Preheat and PWHT analysis of FCAW A573 grade 70 welds results of HT and NHT materials on hardness and microstructure Karim Al Amin, Mochammad; Zakaria, Abdul Majid; Bachtiar, Bachtiar; Rachman, Arif; Widodo, Eriek Wahyu Restu; Fauzi, Muhammad
Journal of Welding Technology Vol 6, No 1 (2024): June
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jowt.v6i1.5239

Abstract

Material A573 Grade 70 is one type of material used to manufacture pressure vessel shells or walls. The thickness of the shell depends on the required pressure design for production. In a case study on pressure vessel shell manufacturing, a thickness of 36 mm was used near the manhole. Due to the connection between the shell and the manhole, the material A573 Grade 70 in the shell was subjected to heat influence. The shell near the manhole will be connected to the rest of the shell using the same material, A573 Grade 70. Consequently, it was necessary to analyse the heat treatment for this material. The heat treatments used to determine the microstructure and hardness value were Preheat and Post Weld Heat Treatment (PWHT). Both types of heat treatments were employed. The preheat temperatures varied at 120°C, 150°C, and 200°C for each joint undergoing PWHT at 650°C with a holding time of 60 minutes, as well as for joints without PWHT. The microstructure of variations with preheat and PWHT exhibited finer grains compared to variations without PWHT. The highest recorded hardness value among the variations with PWHT was 209.89 HVN in the weld metal for the 150°C preheat variation. The highest recorded hardness value among the variations without PWHT was 235.07 HVN in the weld metal for the 200°C preheat variation
Pengaruh Pelayanan Prima Terhadap Kinerja Paramedis Rumah Sakit Khusus Paru Kab. Karawang Widuri, Wike; Komara, Endang; Rachman, Arif
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8286

Abstract

Pada Hakekatnya Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat, Sebagai salah satu pusat pelayanan kesehatan rumah sakit dituntut untuk dapat selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang menggunakan dan memanfaatkan sarana kesehatan ini. Tenaga kesehatan merupakan sumber daya manusia kesehatan yang pada satu sisi adalah unsur penunjang utama dalam pelayanan kesehatan, pada sisi lain ternyata kondisi kualitas saat ini masih kurang. Kemampuan Sumber Daya Manusia Kesehatan dalam membuat perencanaan pelayanan kesehatan serta sikap perilaku dalam mengantisipasi permasalahan kesehatan yang terjadi, ternyata tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pelayanan Prima Terhadap Kinerja Paramedis Rumah Sakit Khusus Paru Kab. Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain cross sectional yaitu penelitian dilakukan pada waktu tertentu dan subjek diamati hanya satu kali saja. Populasi dalam penelitian ini ialah 235 paramedis. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang. Berdasarkan hasil penelitian uji t, dari kelima variabel (Sikap, Penampilan, Perhatian, Tindakan dan Tanggung Jawab) terdapat dua variabel mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja paramedis. Berdasarkan uji f, bahwa variabel (Sikap, Penampilan, Perhatian, Tindakan dan Tanggung Jawab) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Paramedis.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Bauran Pemasaran terhadap Kepuasan Pasien Rumah Sakit Lira Medika Karawang Angga, Aditya; Syaodih, Erliany; Rachman, Arif
Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol. 4 No. 3 (2024): Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting (In Press)
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/dawatuna.v4i3.639

Abstract

At the beginning of its development, the hospital was an institution that functioned for social purposes, but with the existence of private hospitals, the institution was more referred to as an industry engaged in the field of health services by carrying out management based on business entity management. As a business entity, hospitals must be able to create loyalty from patients. The aim of creating patient loyalty is that hospitals can provide a medical experience, improve service quality, and survive in intense competition between hospitals. This research aims to determine the effect of service quality and marketing mix on patient satisfaction at Lira Medika Karawang Hospital. This research uses quantitative methods, explanatory positivistic approach, and cross sectional study design. The population in this study were 9,496 patients. The sample was selected based on random sampling technique with 100 patients. Data collection is done by filling out a questionnaire. Data analysis techniques were carried out using univariate, bivariate and multivariate methods with linier regression. The research results show that partially service quality has a positive and significant effect on patient satisfaction. Marketing Mix has a positive and significant effect on patient satisfaction. Service quality and marketing mix simultaneously have a positive and significant effect on patient satisfaction at Lira Medika Hospital Karawang. The test results of coefficient of determination obtained value R2 = 0,225, meaning that the effect/contribution service quality to patient satisfaction was 22,5%. The test results of coefficient of determination obtained value R2 = 0,254, meaning that the effect/contribution marketing mix to patient satisfaction was 25,4%. The test results of coefficient of determination obtained value R2 = 0,16, meaning that the effect/contribution service quality and marketing mix to patient satisfaction was 16,0%.
Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia, Sarana Prasarana, Sistem Informasi Kesehatan dalam Efisiensi Pelayanan Puskesmas Suak Ribe Putri, Nurhalisa; Rachman, Arif; Efawati, Yen
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3498

Abstract

Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peran krusial dalam sistem kesehatan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sumber daya manusia, sarana prasarana, dan sistem informasi kesehatan dalam mencapai efisiensi pelayanan di Puskesmas Suak Ribee. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Populasi mencakup seluruh tenaga kesehatan dan fasilitas di Puskesmas Suak Ribee yang berjumlah 92 tenaga kesehatan. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan sepuluh informan kunci yang meliputi kepala puskesmas, kepala manajemen sumber daya manusia, dokter, petugas sistem informasi kesehatan, dan penanggung jawab berbagai bagian. Instrumen pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara induktif menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validasi melalui triangulasi sumber data dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen SDM memiliki sistem monitoring sistematis melalui SKP dan Ekinerja, namun implementasinya terhambat oleh kurangnya pelatihan berkelanjutan dan kepemimpinan transformasional. Sarana prasarana menunjukkan kondisi beragam dengan keterbatasan anggaran sebagai hambatan utama. Sistem informasi kesehatan berupa P-Care dan RME sudah diimplementasikan namun menghadapi kendala infrastruktur teknologi dan keterampilan SDM yang terbatas. Penelitian menyimpulkan bahwa efisiensi pelayanan Puskesmas Suak Ribee belum mencapai level optimal karena interaksi kompleks dari ketiga dimensi tersebut, memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan penguatan SDM, optimalisasi sarana prasarana, dan akselerasi implementasi sistem informasi kesehatan.