Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK MELALUI PENGENALAN SISTEM MESIN DAIHATSU XENIA Boli, Rahmad Hidayat; Rifaldo Pido; Novriyanti Talango; Sahional Ishak
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.618

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terhadap komponen dan sistem kerja mesin kendaraan masih menjadi permasalahan mendasar dalam pendidikan vokasi di Indonesia. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan siswa dalam menguasai keterampilan otomotif yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri, khususnya pada bidang perawatan dan perbaikan mesin. Ketidakseimbangan antara teori dan praktik nyata menjadi penyebab utama rendahnya kompetensi lulusan SMK, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan sarana pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis praktik langsung menggunakan media yang relevan dan mudah diakses. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Mootilango pada bidang otomotif melalui pelatihan pengenalan komponen dan sistem kerja mesin mobil Daihatsu Xenia. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan praktik siswa dalam memahami hubungan antar sistem mesin yang disebabkan oleh keterbatasan sarana belajar nyata. Kegiatan dilaksanakan di SMK Negeri 1 Mootilango, Kabupaten Gorontalo, selama satu hari dengan metode pelatihan praktik langsung (hands-on training), demonstrasi komponen mesin, diskusi interaktif, observasi aktivitas belajar dan evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 19 siswa dari program keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap rerata nilai siswa dari 56,3 pada pre-test menjadi 86,3 pada post-test, hal ini mengalami peningkatan kompetensi sebesar 50,2%. Pelaksanaan pelatihan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kemampuan kognitif, psikomotorik serta motivasi belajar siswa terhadap bidang otomotif. Kegiatan ini memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, sekolah vokasi dan industri otomotif, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan vokasi dan kesiapan kerja lulusan SMK di daerah.
Analisis Kenyamanan Termal Pada Gedung BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo Erick. A, Yohanes P.; Pido, Rifaldo; Boli, Rahmad Hidayat
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 3 No. 2 (2024): JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v3i2.1069

Abstract

Secara geografis Indonesia berada dalam garis khatulistiwa atau tropis, namun secara thermis (suhu) tidak semua wilayah Indonesia merupakan daerah tropis. Daerah tropis menurut pengukuran suhu adalah daerah tropis dengan suhu rata-rata 20°C, sedangkan rata-rata suhu di wilayah Indonesia umumnya dapat mencapai 35°C dengan tingkat kelembaban yang tinggi, dapat mencapai 85% (iklim tropis panas lembab). Keadaan ini terjadi antara lain akibat posisi Indonesia yang berada pada pertemuan dua iklim ekstrim (akibat posisi antara 2 benua dan 2 samudra), perbandingan luas daratan dan lautannya, dan lain-lain. Kondisi ini kurang menguntungkan bagi manusia dalam melakukan aktifitasnya sebab produktifitas kerja manusia cenderung menurun atau rendah pada kondisi udara yang tidak nyaman seperti halnya terlalu dingin atau  terlalu panas. Suhu nyaman thermal untuk orang Indonesia berada pada rentang suhu 22,8°C - 25,8°C dengan kelembaban 70%. Langkah yang paling mudah untuk mengakomodasi kenyamanan tersebut adalah dengan melakukan pengkondisian secara mekanis (penggunaan AC) di dalam bangunan yang berdampak pada bertambahnya penggunaan energi (listrik). Cara yang paling murah memperoleh kenyamanan thermal adalah secara alamiah melalui pendekatan arsitektur, yaitu merancang bangunan dengan mempertimbangkan orientasi terhadap matahari dan arah angin, pemanfaatan elemen arsitektur dan material bangunan, serta pemanfaatan elemen-elemen landscape.