Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengaruh Konversi Minyak Sawit Menjadi Biodiesel dengan Katalis Abu Limbah Boiler Rahmat, Bayu; Primandari, Sri Rizki Putri
Asian Journal of Science, Technology, Engineering, and Art Vol 1 No 2 (2023): Asian Journal of Science, Technology, Engineering, and Art
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ajstea.v1i2.1912

Abstract

Biodiesel is one of the various alternative energy options to replace the role of diesel or petroleum. Using the basic ingredient, namely palm oil, which is renewable and more environmentally friendly. The palm oil used is not used cooking oil because the focus of this research is to test the effect of boiler waste ash as a catalyst so that the esterification stage can be skipped and focuses on the transesterification stage. The catalyst commonly used today is a homogeneous catalyst that is produced and has a negative impact if there is too much residual substance. Currently, there is not much use for boiler waste ash so much of it is wasted as waste and it is known that boiler waste ash is alkaline and contains alkaline substances so that it can be used as a heterogeneous catalyst to replace homogeneous catalysts. At this tranesterification stage, two types of treatment are given, namely variations in temperature and catalyst concentration to see the best comparison of the several types of samples. The transesterification stage uses a 1:1 ratio of oil and methanol and the addition of 1% KOH. The results of this stage produce biodiesel with characteristics, namely a density ranging between 854-859 Kg/m3 and a viscosity in the range 3,32-4,47 mm2/s, which meets SNI biodiesel standards. From this research, it can be concluded that boiler waste ash has the potential as a heterogeneous catalyst in making biodiesel, replacing homogeneous catalysts and adding to the processing of palm oil boiler waste.
Konversi Minyak Sawit Menjadi Biodiesel dengan Katalis Abu Sekam Padi Arman, Fikry Naufal; Primandari, Sri Rizki Putri
Asian Journal of Science, Technology, Engineering, and Art Vol 1 No 2 (2023): Asian Journal of Science, Technology, Engineering, and Art
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ajstea.v1i2.1925

Abstract

Based on data from the Coordinating Ministry for the Economy, in 2022 Indonesia will contribute 52% of palm oil to the world market share and will be able to produce 40% of the world's total vegetable oil, this will encourage Indonesia to increase the use of biofuels such as biodiesel.Rice husks are still not well utilized so they only become piles of waste. This research aims to determine the effect of rice husk ash as a catalyst in making biodiesel. Rice husks contain compounds as catalyst support, namely SiO2.At this tranesterification stage, two types of treatment are given, namely variations in temperature and catalyst concentration to see the best comparison of the several types of samples. The transesterification stage uses a 1:1 ratio of oil and methanol and the addition of 1% KOH. The results of this stage produce biodiesel with characteristics, namely a density ranging from 857.2-862.4 Kg/m3 and a viscosity in the range 3.25-4.48 mm2/s which meets SNI biodiesel standards. From this research it can be concluded that rice husk ash has the potential as a heterogeneous catalyst in making biodiesel to replace homogeneous catalysts.
Islamic Education Comprehension among Engineering Students:Effects of Attitude and Motivation to Learn as an Antecedent Mediator Rinaldi; Primandari, Sri Rizki Putri; Wahyuni, Deni; Hamzah, Mohd Isa; Alimin, Masnaini
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2024): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : LETIGES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v8i3.670

Abstract

This study aimed to analyse the effect of attitudes and motivation to learn on Islamic education comprehension among engineering students. It also identified the role of motivation as a mediator between attitude and Islamic education comprehension. This study employed a quantitative method with a survey study. The participants were first-year and end-year engineering students in Higher Education Institutions who were chosen by purposive sampling. Data were gathered from 250 samples by using one set of questionnaires. SmartPLS with Structure Equation Modeling was carried out to analyse data. Furthermore, path analysis at two-tailed significance (p<0.05) examines hypotheses and the effect of each antecedent on Islamic education comprehension. The findings of this study confirmed that attitude had no significant impact on Islamic education comprehension among engineering students. But attitude affects the motivation to learn. Motivation to learn affects Islamic education comprehension. These findings reveal that motivation to learn is a significant antecedent as a mediator in the relationship between attitude and Islamic education comprehension. This study is limited by a questionnaire to gather the data and area restrictions. This study involved Muslim engineering students in higher education institutions who have not been assigned to other studies on Islamic education. Generally, other Islamic education studies analyse subjects in Madrasah or other Islamic education institutions.
Peningkatan Produktivitas Getah Gambir Melalui Inovasi Alat Pencetak Getah Gambir Arafat, Andril; Primandari, Sri Rizki Putri; Helmi, Nofri; Jasman, Jasman; Adri, Junil; Lapisa, Remon
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21, No 3 (2021): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.01860

Abstract

Tujuan pelaksanaan pengebadian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkakan ekonomi masyarakat petani gambir melalui efesiensi waktu, biaya, dan tenaga yang dibutuhkan dalam pengolahan getah gambir. Inovasi yang ditawarkan berada pada proses pencetakan getah gambir. Permasalahan mendasar masyarakat pada proses ini berada pada waktu dan tenaga yang dibutuhkan dalam proses pencetakan getah sehingga harus membayar upah tenaga kerja untuk proses pencetakan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan memberikan teori pengantar, demonstrasi, praktek dan aplikatifnya secara langsung. Hasil dari kegiatan ini adanya alat pencetak getah gambir dengan mekanisme impact yang menjadikan proses pencetakan lebih cepat, mudah dan efisien. Alat pencetak telah diserah terima dengan masyarakat petani gambir melalui pemerintah kenagarian.
Peningkatan Kemampuan Berwirausaha Pembuatan Bubuk Kopi Bagi Ikatan Pemuda Desa Cubadak Air Dan Sikapak Barat Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman Karudin, Arwizet; Abdi, Zainal; Primandari, Sri Rizki Putri
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 20, No 3 (2020): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.0580

Abstract

Banyaknya angka pengangguran akan menimbulkan dampak sosial yang kurang baik di tengah masyarakat. Untuk itu perlu adanya upaya untuk meningkatkan keterampilan masyarakat melalui pelatihan. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan proses pelatihan dalam rangkan peningkatan kemampuan berwirausaha pembuatan bubuk kopi bagi ikatan pemuda di desa Cubadak Air dan Sikapak Barat. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode ceramah dan demonstrasi. Pelatihan ini diikuti oleh 10 orang peserta yang berasal dari Desa Cubadak Air dan Sikapak Barat. Metode ceramah berupa penyampaian teori tentang kopi, teknik rosting, teknik grinding, packing dan pemasaran kopi. Metode demonstrasi digunakan mulai dari cara meroasting, menggrinding dan packing kopi. Hasil pelatihan terlihat bahwa peserta sangat termotivasi dan serius mengikuti pelatihan hal terlihat dari skor tes yang diberikan telah terjadi peningkatan yang signifikan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang kopi, teknik roasting, grinding dan packing kopi dari rata-rata skor 63,0 menjadi 84,2. Dapat disimpulkan bahwa peserta mampu menyerap dengan baik pengetahuan dan keterampilan yang diberikan selama pelatihan. Diharapkan akan muncul wirausaha-wirausaha baru dalam bidang pembuatan bubuk kopi di daerah ini.
Alat Penyulingan Serai Wangi Untuk Meningkatkan Hasil Sulingan Masyarakat Lokal Putri Primandari, Sri Rizki; Kurniawan, Andre; Rizka, Berril Habibil; Azim, Muhammad
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 2 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.02300

Abstract

Nagari Gurun terletak di Kecamatan Harau, Kabupaten 50 Kota. Topografi nagari Gurun yang berbukit-bukit menjadikan nagari ini berpotensi untuk pengembangan tanaman serai wangi dan industri pengolahan minyak atsiri dari daun serai wangi. Pengolahan tanaman sereh wangi memberikan kontribusi besar dalam peningkatan perekonomian masyarakat lokal. Sebagian masyarakat lokal telah membudidayakan tanaman serai wangi dan telah memiliki alat penyulingan. Namun, alat penyulingan tersebut masih sederhana, berkapasitas kecil, dan belum efektif serta efisien karena masih banyak uap yang terbuang dari mesin penyulingan sehingga meningkatkan konsumsi bahan bakar. Oleh itu, melalui Program Kemitraan Masyarakat maka solusi yang ditawarkan adalah penerapan alat penyulingan serai wangi yang memiliki kapasitas lebih besar, berteknologi sehingga proses penyulingan lebih baik, dan efektif dan efisien. Kegiatan PKM ini meliputi desain alat penyulingan, pembuatan mesin, dan pelatihan penggunaan alat. Mesin penyulingan yang dibuat adalah bejana yang didesain secara khusus untuk menyuling serai wangi yang dilengkapi dengan pengukur temperatur, tekanan, dan katup pengaman supaya penyulingan lebih efektif dan efisien. Hasil menunjukkan bahawa hasil sulingan lebih banyak dalam waktu penyulingan yang sama sebelum menggunakan mesin PKM.
Smart Eco Waste Hub Berbasis IoT: Mendorong Green Economy di Limau Manis Selatan Darni, Resmi; Putri Primandari, Sri Rizki; Sofia, Nita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.5005

Abstract

Kelurahan Limau Manis Selatan, Kota Padang, menghadapi permasalahan pengelolaan sampah yang serius, dengan kontribusi 42% dari total sampah kota, rendahnya kesadaran masyarakat memilah sampah, dan infrastruktur bank sampah yang belum optimal. Program pengabdian masyarakat bertajuk "Pemberdayaan Masyarakat Melalui Smart Eco Waste Hub berbasis IoT" dirancang untuk mengatasi tantangan ini melalui teknologi dan edukasi. Inovasi utama berupa mesin pencacah plastik berhasil meningkatkan volume sampah plastik olahan hingga 25% per bulan, sementara seminar tentang ekonomi sirkular dan pengelolaan bank sampah meningkatkan pengetahuan peserta, memotivasi implementasi teknologi, dan meningkatkan kesadaran memilah sampah dari 20% menjadi 35%. Program ini juga menghasilkan peningkatan pendapatan bank sampah sebesar 25% per bulan, keterampilan masyarakat dalam memproduksi barang daur ulang seperti eco enzyme, publikasi di media elektronik, dan video dokumentasi di kanal YouTube. Hasil-hasil ini menunjukkan keberhasilan program dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan serta mendorong penerapan ekonomi hijau di Limau Manis Selatan.
Pengaruh Rasio Pencampuran Bahan Bakar Biosolar dengan Dexlite Terhadap Torsi dan Daya pada Mesin Diesel Mitsubishi L300 Randa Afabek; Primawati, Primawati; Refdinal, Refdinal; Rizki Putri Primandari, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14255

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis perbandingan pengaruh pencampuran bahan bakar biosolar dengan dexlite terhadap kinerja mesin diesel mitsubishi L300. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan Metode penelitian eksperimental. Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu satu variabel independent (bebas) dan variabel dependent (terikat). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa alat chassis dynamometer. Subjek pada penelitian ini yaitu pengaruh rasio pencampuran bahan bakar dexlite dengan biosolar terhadap torsi dan daya pada mesin diesel Mitsubishi L300. Berdasarkan hasil pengujian, perhitungan dan pengolahan data serta analisis data yang dilakukan pada performa mesin diesel Mitsubishi L300 pada bahan bakar dexlite rasio 1:0, biosolar rasio 1:0, dexlite dengan biosolar rasio 7:3, dan dexlite dengan biosolar rasio 3:7, maka didapatkan kesimpulan bahwa pada bahan bakar dexlite dengan biosolar rasio 7:3 memang lebih unggul didalam performa mesin dengan selisih yang sedikit dibandingkan dengan bahan bakar biosolar 1:0, maka dapat disimpulkan bahwa penggunan bahan bakar biosolar 1:0 lebih efisien dan signifikan dari sampel bahan bakar lainnya.
Analisis Rasio Pencampuran Bahan Bakar Dexlite dengan Biosolar terhadap Daya, Torsi dan Efisiensi Bahan Bakar pada Mesin Diesel Astron 4D56 Algery, Fauzan; Rizki Putri Primandari, Sri; Nurdin, Hendri; Mulianti, Mulianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak rasio pencampuran bahan bakar biodiesel terhadap efisiensi bahan bakar dan kinerja mesin pada mesin diesel Astron 4D56 menjadi permasalahan yang ingin dipecahkan oleh penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja dan penghematan bahan bakar mesin diesel Astron 4D56 dipengaruhi oleh rasio pencampuran bahan bakar Dexlite dengan Biosolar. Beberapa karakteristik, termasuk efisiensi bahan bakar, tenaga mesin, dan torsi, akan dinilai selama tahap percobaan proyek. Tiga variabel yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu variabel independen, dependen, dan kontrol. Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah dinamometer sasis. Dexlite 1:0, Biosolar 1:0, Dexlite dan Biosolar 3:7, Dexlite dan Biosolar 5:5, serta Dexlite dan Biosolar 7:3 merupakan campuran bahan bakar yang digunakan pada mesin 2000 Rpm dan 3000 Rpm. Data unjuk kerja mesin diesel Astron 4D56 dianalisis dengan menggunakan rasio sebagai berikut: 1:0. Analisis yang telah dilakukan didapatkan bahwa bahan bakar biosolar 1:0 lebih hemat biaya dan efisien untuk digunakan sehari-hari dan lebih unggul dalam hal tenaga dan torsi dengan selisih yang kecil. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pembakaran bahan bakar biosolar dengan perbandingan 1:0 lebih signifikan dan efisien dibandingkan dengan pembakaran bahan sampel lainnya.
Pengaruh Variasi Temperatur terhadap Kualitas Biodiesel dari Minyak Jelantah dengan Metode Transesterifikasi sebagai Pengganti Bahan Bakar Mesin Diesel Muhammad Raihan; Dori Yuvenda; Andre Kurniawan; Sri Rizki Putri Primandari; M. Chalid Kurnia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2701

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh variasi temperatur terhadap kualitas biodiesel yang diproduksi dari minyak jelantah melalui metode transesterifikasi. Minyak jelantah dipilih sebagai bahan baku karena ketersediaannya yang melimpah serta potensinya sebagai energi alternatif ramah lingkungan. Proses transesterifikasi dilakukan pada tiga variasi suhu, yaitu 55°C, 60°C, dan 65°C, untuk mengetahui bagaimana perubahan suhu memengaruhi karakteristik biodiesel yang dihasilkan. Parameter kualitas yang dianalisis meliputi bilangan asam, densitas, dan viskositas. Selain itu, dilakukan juga uji emisi asap dengan menggunakan biodiesel terbaik pada mesin diesel dengan putaran konstan 2000 RPM dan beban 1000–4000 watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi temperatur memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas biodiesel. Suhu optimum memberikan hasil dengan bilangan asam yang rendah, viskositas dan densitas yang sesuai dengan standar SNI 04-7182-2015, serta emisi asap yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar solar. Dengan demikian, pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel dapat menjadi solusi dalam pengelolaan limbah rumah tangga serta sebagai alternatif bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam pengembangan energi terbarukan dan mendukung strategi pengurangan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.