Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Intervensi Peer Support terhadap Peningkatan Kepatuhan Pencegahan Penularan Tuberculosis di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Aisyiyah Kudus: The Effectiveness of Peer Support Interventions in Improving Adherence to Tuberculosis Transmission Prevention Measures in the Inpatient Ward of Aisyiyah Kudus Hospital MOCH KHOIRUL NIFA; Sukarmin; Edy Soestanto
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.350

Abstract

T Latar Belakang: Meningkatnya kasus TBC membutuhkan perilaku serius dari pasien untuk patuh dalam pencegahan penularan, salah satunya dengan tindakan peer support. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi peer support terhadap peningkatan kepatuhan pencegahan penularan tuberculosis. Penelitian dilakukan diruang rawat inap rumah sakit Aisyiyah Kudus. Metode: Desain penelitian ini adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien TB paru yang rawat inap di rumah rumah sakit Aisyiyah Kudus berjumlah 36 pasien. Sampel sebanyak 36 responden yang dibagi menjadi dua kelompok intervensi dan control masing-masing 16 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner pencegahan penularan yang sudah melalui uji validitas dan reliabilitas. Uji bivariat menggunakan uji mann whitney test. Hasil: Penelitian mengindikasikan bahwa pada kelompok intervensi rerata skor kepatuhan pencegahan penularan TB paru mengalami kenaikan yang signifikan selisih penurunan sebesar 15 poin sedangkan pada kelompok kontrol dengan selisih sebesar 3,9 poin, dengan p value 0,000.  Kesimpulan : Intervensi Peer support efektif terhadap peningkatan kepatuhan pencegahan penularan tuberculosis.
Faktor-Faktor Berhubungan dengan Kualitas Pelayanan Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Aisyiyah Kudus : Factors Related to the Quality of Nursing Care Services at Aisyiyah Hospital in Kudus EDWIN PRATAMA; Edy Soesanto; Sukarmin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.353

Abstract

Latar belakang: Kualitas layanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sangat berperan penting dalam menjamin keselamatan dan kepuasan pasien. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas layanan keperawatan di rumah sakit ‘Aisyiyah Kudus dalam konteks kegawatdaruratan. Tujuan penelitian melihat hubungan keterampilan perawat, profesionalisme perawat, empati perawat dan komunikasi perawat dengan kualitas pelayanan keperawatan di ruang IGD rumah sakit Aisyiyah Kudus. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuatintatif analitik dengan pendekatan potong lintang. Terdapat 154 responden yang terpilih melalui teknik simple random sampling dari total populasi 250 pasien di IGD. Alat yang dipakai dalam penelitian ini adalah kuesioner keterampilan perawat, kuesioner profesionalisme perawat, kuesioner empati perawat, kuesioner komunikasi perawat, kuesioner kualitas pelayanan di IGD dengan skala likert yang sudah melalui uji validitas dan reliabilitas untuk setiap variabel. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik dan variabel penelitian, analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Nilai p-value < 0,05 yang menyatakan ada hubungan variabel keterampilan perawat, profesionalisme perawat, empati perawat dan komunikasi perawat dengan kualitas pelayanan keperawatan di ruang IGD rumah sakit Aisyiyah Kudus. Kesimpulan: Semakin baik keterampilan, profesionalisme, empati, dan komunikasi perawat, maka semakin baik pula kualitas pelayanan keperawatan yang dirasakan oleh pasien.
Pengaruh Penerapan Aplikasi Mindfulness Riliv Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Nur Banati Ritriana; Diana Tri Lestari; Sukarmin Sukarmin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.17445

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke. Intervensi berbasis mindfulness dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi mindfulness terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental dengan pretest–posttest control group. Penelitian dilaksanakan pada September 2025 di Prolanis Desa Karangampel, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Sampel sebanyak 30 responden dipilih menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi (n=15) dan kelompok kontrol (n=15). Kelompok intervensi diberikan latihan mindfulness melalui aplikasi Riliv selama 10 sesi dalam 10 hari, masing-masing berdurasi 7–10 menit. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi terjadi penurunan signifikan tekanan darah sistolik (p 0.001) dan diastolik (p 0.020). Sementara itu, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan pada tekanan darah sistolik (p 0.320) maupun diastolik (p 0.753). Uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol pada tekanan darah sistolik (p 0.041) dan diastolik (p 0.010). Intervensi mindfulness Riliv signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai terapi non farmakologis tambahan dalam pengelolaan hipertensi.
Hubungan Pendidikan, Sumber Informasi, dan Kepanikan Emosional dengan Respon Ibu dalam Menghadapi Kejang Demam pada Anak di RS Aisyiyah Kudus: Corellation between Education, Information Sources, and Emotional Panic with Mothers' Responses to Fever Seizures in Children at Aisyiyah Hospital, Kudus Tlaga Mustika; Sukarmin; Dewi Hartinah
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 5 (2026): EDISI MEI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i5.381

Abstract

Latar Belakang: Kejang demam merupakan kondisi neurologis akut yang sering terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun dan kerap memicu kepanikan emosional pada ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendidikan, sumber informasi, dan kepanikan emosional dengan respon ibu dalam menghadapi kejang demam pada anak.      Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasional dan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian melibatkan 60 ibu yang memiliki anak dengan riwayat kejang demam, dengan jumlah sampel 52 responden dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner data demografi, instrumen Pediatric Inventory for Parents (PIP), dan Parental Response to Febrile Seizure Questionnaire (PRFSQ). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank (ρ). Hasil: Hasil uji Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna dan kuat antara pendidikan (p=0,001, r=--0,679), sumber informasi (p=0,001, r=0,541), kepanikan emosional ibu (p=0,001, r=0,628), dengan respon ibu dalam menghadapi kejang demam pada anak. Kesimpulan: Penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk memberikan edukasi kepada ibu dalam penanganan pasien kejang demam pada anak
Pengaruh Terapi Musik Instrumental Murrotal terhadap Kualitas Tidur Pasien dan Skala Nyeri Paska Operasi Ahmad Ali Syafi’i; Sukarmin Sukarmin; Noor Hidayah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1473

Abstract

Pembedahan merupakan prosedur invasif yang di gunakan untuk mengobati kelainan bentuk fisik, penyakit, atau cedera yang dapat menimbulkan gangguan psikologis seperti gangguan tidur dan masalah nyeri. Hal tersebut perlu pemberian intervensi berupa musik instrumental murrotal untuk mencegah dampak yang serius akibat nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi musik instrumental murrotal terhadap kualitas tidur pasien dan skala nyeri paska operasi di Rumah Sakit Sarkies Kudus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen two group pre test dan post test. Populasi pada penelitian ini adalah pasien operasi di Rumah Sakit Aisyiyah Kudus dalam tiga bulan terakhir sebanyak 120 pasien dengan rata-rata 40 pasien. Berdasarkan perhitungan rumus slovin, jumlah sampel yang dibutuhkan sebanyak 36 pasien yang diambil dengan teknik accidental sampling. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dengan nilai r (0,471-0,724) dan reliabilitas sebesar 0,83 sedangkan skala nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dengan reliabilitas 0,950. Analisa untuk mencari pengaruh variabel bebas dan terikat menggunakan uji  t- test dengan uji alternatif Wilcoxon dan Mann whitney. Hasil penelitian : Ada pengaruh terapi musik instrumental murrotal terhadap kualitas tidur pasien (0,008) dan skala nyeri (0,002) paska operasi di Rumah Sakit Sarkies Kudus
Hubungan Kepatuhan Diet Protein dengan Kadar Ureum dan Kreatinin pada Pasien CKD Lisa Noviani; Sukarmin Sukarmin; Edy Soesanto
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1475

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan suatu kondisi ditandai oleh menurunnya fungsi ginjal secara bertahap dari waktu ke waktu. Salah satu indikator peningkatan fungsi gagal ginjal adalah kadar ureum dan kreatinin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepatuhan diet rendah protein dengan kadar ureum dan kreatinin pada pasien CKD di ruang ICU RS Aisyiyah Kudus. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 37 pasien. Teknik sampel menggunakan purpossive sampling dan besarnya sampel dihitung dengan rumus slovin sehingga didapatkan besar sampel sebanyak 34 orang. Instrumen penelitian untuk mengukur kepatuhan diet menggunakan kuesione kepatuhan diet dengan skala gutman dan hasil laboratorium kadar ureum dan kreatinin. Analisa kedua variabel menggunakan uji pearson correlation. Hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet rendah protein dan kadar ureum dengan nilai Sig. value sebesar 0,000 < 0,05. Selain itu, hubungan kepatuhan diet rendah protein dan kadar kreatinin juga dapat diterima dengan nilai Sig. value sebesar 0,021 < 0,05.
Hubungan Peran Pengawasan, Beban Kerja dan Iklim Organisasi dengan Pelaksanaan Patient Safety oleh Perawat Siti Sundari; Sukarmin Sukarmin; Noor Hidayah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1593

Abstract

Keselamatan pasien menjadi prioritas utama dan elemen krusial dalam pelayanan kesehatan untuk mencegah cedera, kesalahan, atau kerugian yang dapat dicegah selama perawatan. Data menyebutkan bahwa kasus kejadian tidak diingikan seperti pasien jatuh tercatat sebesar 14,41%, dengan penyebab utama meliputi medikasi (9,26%), prosedur klinis (9,26%). Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan peran pengawasan, beban kerja dan iklim organisasi dengan pelaksanaan patient safety oleh perawat di RS Sarkies Aisyiyah Kudus. Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 60 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner pelaksanaan penerapan International Patient Safety Goals (r=0,730, α=0,721) dan kuesioner peran pengawasan (r=0,617, α=0,627), beban kerja (r=0,867, α=0,845), dan iklim organisasi (r=0,761, α=0,804). Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil penelitian menjelaskan ada hubungan peran pengawasan (0,000), beban kerja (0,000) dan iklim organisasi (0,000) dengan pelaksanaan patient safety oleh perawat di RS Sarkies Aisyiyah Kudus.
Hubungan Budaya Organisasi dan Komunikasi Efektif dengan Kualitas Pelayanan Keperawatan Pasien di RS Rembang : Correlation between Organizational Culture and Effective Communication with the Quality of Nursing Care Services for Patients at Rembang Hospital Ektina Wijarning Dalu; Sri Siska Mardiana; Tri Suwarto; Sukarmin Sukarmin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 7 (2026): EDISI JULI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i7.465

Abstract

Pendahuluan: Kualitas pelayanan keperawatan menjadi salah satu penentu utama mutu pelayanan kesehatan, disini ada interaksi langsung perawat dengan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi efektif dan budaya organisasi dengan kualitas pelayanan keperawatan pasien di rumah sakit. Metode: Desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 104 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Fisher’s Exact dan Odds Ratio (OR). Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas pelayanan keperawatan yang baik (93,2%). Perawat dengan komunikasi efektif baik memiliki kualitas pelayanan baik sebesar 97,5%, dengan p = 0,008 dan OR = 9,63. Pada variabel budaya organisasi, perawat dengan budaya organisasi baik memiliki kualitas pelayanan baik sebesar 97,4%, dengan p = 0,012 dan OR = 8,52. Kesimpulan: Komunikasi efektif dan budaya organisasi perawat berhubungan signifikan dengan kualitas pelayanan keperawatan, dimana peningkatan keduanya akan meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien
The Effect of Healing Touch-Dhikr Therapy on Quality Sleep of Patients With Diabetes Mellitus on The Work Area Kaliwungu Health Center Anggi Dita Puspita; Sukarmin Sukarmin; Diana Tri Lestari
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v6i1.509

Abstract

Poor sleep quality is a common problem in patients with diabetes mellitus which can negatively impact metabolic control and reduce the patient's quality of life. Therefore, this study is important to find alternative non-pharmacological therapies to improve the sleep quality of diabetic patients. The main purpose of this study is to determine the effect of healing touch-dhikr therapy on the sleep quality of patients with diabetes mellitus in the Kaliwungu Health Center Working Area. This study uses a quantitative method, namely quasi experimental with a pretest-posttest with control group design. The sample consisted of 78 respondents who were selected through purposive sampling and divided into two groups: the intervention group (n = 39) and the control group (n = 39). The healing touch-dhikr intervention was given for seven days with a duration of 15–30 minutes per session. The data collection instrument used the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data analysis was carried out by dependent t-test and independent t-test test. The results showed a significant decrease in PSQI scores in both groups (p<0.001). The average sleep quality score of the intervention group decreased from 11.92 to 6.00 (difference of 5.92), while in the control group it decreased from 12.10 to 10.05 (difference of 2.05). Although both showed significant changes, the larger decline in the intervention group showed that healing touch–dhikr therapy was more clinically and statistically effective in improving the sleep quality of patients with diabetes mellitus. This is supported by an independent t-test showing a significant difference between the two groups (p< 0.001), which indicates the effectiveness of the intervention. Thus, it can be concluded that healing touch-dhikr therapy has a significant and clinically effective effect in improving the quality of sleep in patients with diabetes mellitus. This research supports the application of spiritual-based non-pharmacological interventions in nursing practice as a holistic approach that pays attention to the physical, psychological, and spiritual aspects of patients.
The Effect of Healing Touch and Dhikr Therapy on Reducing Blood Pressure in Hypertensive Patients at The Jati Health Center Amanda Putri Nabilla; Sukarmin; Tri Suwarto
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is one of the chronic health problems that is at risk of causing cardiovascular complications if not managed optimally. In addition to pharmacological therapy, a nonpharmacological approach is needed as a complementary therapy to help lower blood pressure. This study aims to determine the effect of healing touch and dhikr therapy on reducing blood pressure in hypertensive patients. This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest design with a control group. The number of respondents was 46 hypertensive patients who were divided into intervention groups and control groups. The intervention group was given a combination of healing touch and dhikr therapy, while the control group only received standard therapy. Analysis of blood pressure differences before and after intervention in the intervention group was conducted using the Wilcoxon test for systolic blood pressure and the paired t-test for diastolic blood pressure. In the control group, the analysis was carried out using the Wilcoxon test. The comparison of blood pressure drops between groups was analyzed using the Mann–Whitney test. The results showed that systolic and diastolic blood pressure in the intervention group experienced a statistically significant decrease (p < 0.001). The decrease in blood pressure in the intervention group was greater than in the control group, and the difference was statistically significant (p < 0.001). It can be concluded that the combination of healing touch therapy and dhikr is effective as a complementary therapy in lowering blood pressure in hypertensive patients.