Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

REDESAIN PASAR TRADISIONAL DI AIRMADIDI, Arsitektur Vernakular Kontemporer Taufik Supu; Pingkan P. Egam; Michael M. Rengkung
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 10 No. 1 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v10i1.39064

Abstract

Pasar merupakan lembaga ekonomi masyarakat yang keberadaannya sangat penting sebagai pemenuhan kebutuhan pokok manusia untuk bertahan hidup. Pasar Airmadidi dulunya di kenal dengan pasar Malam dan di jadikan pasar Tradisional oleh pemerintah minahas Utara karena berdekatan dengan terminal airmadidi. Konsep dari perancanaan tapak di ruang luar yaitu menerapkan konsep arsitektur ramah rlingkungan dengan mengambil konsep alam di sesuikan dengan bentuk dan orientasi masa (bangunan utama) agar dapat terlihat ruang luar, tapak dan massa utama memiliki satu kesatuan. Konsep perancanaan di Airmadidi denga tem vernkular kontemporer dimna masa utama dengan unsur persegi. Penggunaan material kaca dan alumunium sebagai selubung bangunan juga penambahan material konstainer bekas sehingga memberikan kesan modem sesuai dengan latar belakang yang menarik daya tarik pada pengunjung. Konsep tata ruang massa di dasarkan pada pengembangan antara tradisional dan moderen. Melalui kajian tematik yang dilakukan sebelumnya maka memiliki kesimpulan bahwa rancang terhadap objek Redesain Pasar Airmadidi dengan tema Arsitektur Vernakular Konemporere, dapat di lakukan dengan memperhatikan persepsi kenyamanan.Kata Kunci : Pasar Tradisional, Airmadidi, Arsitektur Vernakular Kontenporer
DESAIN PUSAT PERBELANJAAN DAN KULINER DI TONDANO: Pendekatan Arsitektur Lansekap Grey M. Moningkey; Cynthia E.V. Wuisang; Michael M. Rengkung
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 3 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 3, Juli 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor perdagangan adalah salah satu aspek kegiatan ekonomi yang berperan manjadi urat nadi pergerakan perekonomian untuk kehidupan dalam suatu kota, perdagangan mempunyai peran dalam suatu aspek penanaman modal serta pergerakan ekonomi yang bisa meningkatkan pendapatan wilayah itu sendiri. Namun keterbatasan fasilitas perbelanjaan yang lengkap di kota Tondano, dalam pemenuhan kebutuhan berbelanja membuat masyarakat harus berbelanja ke luar daerah, seperti Tomohon dan Manado yang membutuhkan jarak yang jauh untuk dapat menikmati fasilitas perbelanjaan yang lengkap. Dilihat dari kondisi kota Tondano saat ini yaitu, belum adanya wadah yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat kota Tondano dalam berbelanja dengan fasilitas yang lengkap, sehingga dengan hadirnya objek “Pusat Perbelanjaan dan Kuliner di Tondano”dengan pendekatan perancangan yang tepat, pendekatan lokasional yang strategis serta pendekatan tematik Arsitektur Lansekap yang dapat mewadahi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan berbelanja serta memanfaatkan potensi wisata yang ada di kota Tondano, sehingga dapat menjadi daya tarik serta peluang besar dalam pertumbuhan dan pengembangan daerah di bidang perdagangan dan ekonomi maupun wisata di kota Tondano. Kata Kunci: Tondano, Pusat Perbelanjaan, Arsitektur Lansekap
KETERSEDIAAN PRASARANA DAN SARANA PERMUKIMAN DI KECAMATAN SONDER Lefrando J. Rumagit; Judy O. Waani; Michael M. Rengkung
MEDIA MATRASAIN Vol. 18 No. 1 (2021)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v18i1.37063

Abstract

Sonder sub-district is one of the districts that is included as a district growth center, namely the local activity center (PKL) in the 2014-2034 RTRW of Minahasa. As for the RTRW direction in article 5 paragraph 2 letter g, regarding increasing the availability and quality of infrastructure services and supporting facilities for urban and rural activities. This study will identify and analyze the availability of infrastructure and facilities for settlements in Sonder District based on SNI 03-1733-2004 supported by other existing standards. The analysis method used is descriptive qualitative method in identifying data by obtaining primary data through field observations, taking documentation, and interviews with sub-district and village governments, as well as quantitative descriptive methods in analyzing data, as well as spatial analysis methods to determine the distribution of infrastructure and settlement facilities. also as an analysis of the service radius of the facility. The results of the discussion show that there are some inadequate infrastructure and facilities such as road infrastructure and solid waste infrastructure. where road infrastructure, traffic lane widths are not up to standard, and solid waste infrastructure, TPS and local TPA are not yet available, so most people still throw garbage in any place, such as drainage, and rivers. For facilities, educational facilities still require an additional 6 units for kindergarten, and 1 unit for senior high schools.
Perencanaan Daya Tarik Wisata Berbasis Ekowisata di Kecamatan Gane Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan La Riti, Wayuna; Moniaga, Ingerid L.; Rengkung, Michael M.
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2023): SABUA : JURNAL LINGKUNGAN BINAAN DAN ARSITEKTUR
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/sabua.v12i2.48903

Abstract

Kecamatan Gane Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara merupakan salah satu Kecamatan yang memiliki potensi Daya Tarik Wisata alam dan wisata bahari yang sangat indah. Daya Tarik yang dapat di kembangkan di lokasi tersebut di antaranya wisata alam dan bahari seperti keindahan bentang alam pulau – pulau kecil, keindahan bawah laut, dan pasir putih yang menciptakan keindahan pulau – pulau kecil di Kepulauan Widi. Adapun tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi potensi Daya Tarik Wisata di Kecamatan Gane Timur Selatan Berbasis Ekowisata, dan mengetahui arahan perencanaan pariwisata menggunakan pendekatan metode analisis SWOT. Hasil identifikasi potensi Daya Tarik Wisata di Kecamatan Gane Timur Selatan diperoleh bahwa Kepulauan Widi memiliki Daya Tarik Wisata alam yang indah dengan persebaran pulau–pulau kecil, hutan mangrove, tempat memancing para masyarakat nelayan, air laut jernih kehijauan dan hamparan pasir putih yang halus dengan panjang 150 km2 menyatukan Kepulauan Widi.Kata kunci; Daya Tarik Wisata Kepulauan WidiAbstractSouth East Gane District, South Halmahera Regency, North Maluku Province is one of the sub-districts that has beautiful natural tourism and marine tourism potential. Attractions that can be developed in this location include natural and marine tourism such as the beauty of the landscape of small islands, the beauty of the underwater world, and the stretch of white sand that creates the beauty of the small islands in the Widi Islands. The purpose of this research is to identify the potential of Ecotourism-Based TouristAttractions in Southeast Gane Regency, as well as to find out the direction of tourism planning with the SWOT analysis method approach. The results of the identification of potential tourist objects in Southeast Gane District found that the Widi Islands have beautiful natural tourist attractions with stretches of small islands, mangrove forests, fishing grounds for fishing communities, clear green sea water and elongated stretches of fine white sand. sand. 150 km2 unites the Widi Islands.Keyword: Tourist Attraction Widi Islands
MITIGASI BENCANA BANJIR PADA PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Modeong, Reyna; Sela, Rieneke L.E.; Rengkung, Michael M.
SPASIAL Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir merupakan salah satu bencana alam hidrometeorologi dimana sering terjadi akibat perubahan cuaca atau iklim. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur diketahui berada pada topografi -32 sampai 1790 mdpl, akibat topografi yang curam langsung berhadapan dengan pegunungan yang terjal membuat daerah ini sangat berisiko akan terjadinya banjir. Dalam mengurangi risiko bencana banjir dapat dilakukan dengan kegiatan mitigasi baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana. Untuk melihat risiko bencana banjir dapat menggunakan metode analisa kuantitatif dan metode analisa spasial untuk mendapatkan nilai indeks risiko bencana banjir. Berdasarkan hasil analisa, terdapat 19 Desa pada tingkat risiko banjir tinggi dan 28 Desa berada pada tingkat risiko rendah. Setelah mendapatkan tingkat risiko maka konsep mitigasi yang akan direkomendasikan fokus pada perumahan dan kawasan permukiman dimana kelas rendah fokus kegiatan struktur/fisik, sedang fokus kegiatan kombinasi dan tinggi fokus kegiatan non struktur/non fisik. Kata kunci : Mitigasi, Bencana Banjir, Perumahan dan Kawasan Permukiman
Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Kualitas Sistem Pengelolaan Persampahan di Kota Manado Hambari, Josua Kevin; Sembel, Amanda S; Rengkung, Michael M.
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur Vol. 13 No. 1 (2024): SABUA : JURNAL LINGKUNGAN BINAAN DAN ARSITEKTUR
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/sabua.v13i1.55983

Abstract

Abstrak Dalam upaya mengelola dan menangani sampah di wilayah perkotaan, pemerintah Kota Manado telah menerapkan berbagai kebijakan, peraturan, serta strategi guna mengurangi produksi sampah di Kota Manado. Meskipun demikian, situasi kebersihan di Kota Manado masih belum mencapai standar yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sistem pengelolaan persampahan di Kota Manado dan menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas sistem pengelolaan persampahan di Kota Manado. Dalam studi ini, pendekatan analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan bagaimana sistem pengelolaan sampah beroperasi di Kota Manado. Selain itu, metode analisis Indeks Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction Index - CSI) digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan sistem pengelolaan sampah yang tengah berjalan di Kota Manado. Berdasarkan hasil identifikasi sistem persampahan di Kota Manado belum dilakukan secara optimal, kurangnya sosialisasi, serta kurangya kesadaran masyarakat terkait persampahan. Hasil analisis CSI (Customer Satisfaction Index) rata-rata tingkat kepuasan masyarakat terhadap sistem pengelolaan sampah: Prosedur Pelayanan 79,51 (Puas), Waktu Penyelesaian 77,64 (Puas), Biaya Pelayanan 72,57 (Puas), Produk Pelayanan 69,68 (Puas), Sarana dan Prasarana 64,39 (Cukup Puas), Kompetensi Petugas Pelayanan 71,22 (Puas). Kata kunci: Tingkat Kepuasan; Sampah; Pelayanan Publik. Abstract In an effort to manage and handle waste in urban areas, the Manado city government has implemented various policies, regulations, and strategies to reduce waste production in Manado city. However, the cleanliness situation in Manado city still has not reached the expected standard. The purpose of this study is to identify the waste management system in Manado city and analyze the level of public satisfaction with the quality of the waste management system in Manado city. In this study, a descriptive analysis approach is used to describe how the waste management system operates in Manado City. In addition, the Customer Satisfaction Index (CSI) analysis method is used to measure the level of public satisfaction with the ongoing waste management system services in Manado City. Based on the identification results, the waste system in Manado City has not been carried out optimally, lack of socialization, and lack of public awareness regarding waste. The results of the CSI (Customer Satisfaction Index) analysis of the average level of public satisfaction with the waste management system: Service Procedures 79.51 (Satisfied), Completion Time 77.64 (Satisfied), Service Fees 72.57 (Satisfied), Service Products 69.68 (Satisfied), Facilities and Infrastructure 64.39 (Moderately Satisfied), Service Officer Competence 71.22 (Satisfied). Keyword: Satisfaction Level; Garbage; Public Service.