Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL PENGABDI

Cipta Menu Bekal Anak Berbasis Olahan Ikan Air Tawar Dalam Upaya Mensukseskan Gemarikan Pada TK. Kuncup Mekar Kota Palangka Raya Elvince, Rosana; Sulistyaningrum, Tyas Wara; hayani, Nor; Christiana, Ivone
Jurnal Pengabdi Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v3i1.37706

Abstract

AbstrakGEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) adalah program nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan Dan Perikanan mulai tahun 2004 dengan tujuan meningkatkan gizi masyarakat sejak dini dari sumber protein hewani yaitu ikan. Penyediaan bekal yang beragam untuk anak usia dini merupakan suatu tantangan bagi ibu-ibu. Kemampuan mengolah bekal yang memiliki nilai gizi yang tinggi terutama dari bahan dasar ikan untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak membutuhkan ketrampilan tersendiri. Transfer ilmu dan teknologi pengolahan produk olahan ikan bagi orang tua siswa serta guru telah dilakukan di TK Kuncup Mekar Kota Palangka Raya untuk meningkatkan kemampuan orang tua dan guru dalam mengolah makanan berbahan dasar ikan sehingga dapat menciptakan menu bekal makan anak dengan ide kreatif berupa mie berbahan dasar ikan dan sayur, rolade ikan dan perkedel ikan.Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk mengedukasi murid-murid TK tentang pentingnya mengkonsumsi ikan sejak dini. Melalui kegiatan Gemarikan akan terbangun kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan serta upaya meningkatkan konsumsi ikan sekaligus pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Apabila anak-anak kita gemar makan ikan, diharapkan generasi kedepan akan menjadi pemimpin-pemimpin yang cerdas, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi tantangan.Kata kunci : GEMARIKAN, bekal, gizi, olahan ikan air tawar.
Pelatihan Pembuatan Gundukan Untuk Meningkatkan Kemampuan Hidup Tanaman Shorea Balangeran (Korth) Burck Di Lahan Gambut Desa Tanjung Sangalang Dan Penda Barania Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah Rosana Elvince
Jurnal Pengabdi Vol 5, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v5i2.54526

Abstract

This activity was carried out on October 21, 2021 in Tanjung Sangalang and Penda Barania Villages, to provide information to the community in the balangeran revegetation activity and also to conduct a plot demonstration to provide examples of how to increase the growth of Shorea balangeran. As villages that is included in a peat area which is needed to be restorated by the Ministry of the Environment, therefore, the activity that can be developed in both villages was the revegetation of the balangeran plant. The revegetation of the balangeran plant was chosen as one of the Community Work Plans (RKM) in order to restore damaged peatlands in both areas. The unsuccessful revegetation of the balangeran plant carried out by the people in the two villages was caused by the lack of insight and knowledge of the community regarding the proper revegetation system to support the growth of the balangeran plant. Making mounds is one way that can be applied in order to maintain the viability of the balangeran plants in flooded environmental conditions. Balangeran plants that live in flooded areas with a mound system still show good growth. The villages of Tanjung Sangalang and Penda Barania are villages that are often inundated due to floods. To increase the success of revegetation of the balangeran plant, which is a local peat swamp plant and has a high economic value, the planting of balangeran with a mound system is the right system to be applied to the two villages. The training on making mounds in the two villages went smoothly which was attended by the community from representatives of each village.
Penerapan Konsep Sanitasi Standar Guna Menunjang Usaha Pengolahan Di Poklahsar Berkah Gawi Hapakat Kota Palangka Raya Rosana Elvince
Jurnal Pengabdi Vol 5, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v5i2.50360

Abstract

This activity has been done in collaboration with Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Berkah Gawi Hapakat. Food processed product produced by the group are abon ikan gabus, abon ikan patin, amplang ikan tenggiri, stik ikan pipih, empek-empek and otak-otak ikan tenggiri. As a new group, Poklahsar Berkah Gawi Hapakat needs assistance in the application of standard sanitation concepts, especially food, water, equipment, worker and environmental sanitations to obtain products that are safe for consumption and in accordance with food safety quality standards. In this activity, assistance was carried out by applying the concept of standard sanitation through the dissemination of the sanitation activity to obtain products that are in accordance with consumer demands and food safety quality assurance standards. The response of the group to this activity is quite positive because they share knowledge about sanitation which can affect the products produced and can attract consumers because raw materials to products are handled by taking into account good processing standards (Good Manufacturing Practices/GMP). Especially during the COVID-19 pandemic, many products are marketed by online, or through social media.
Pengenalan Formulasi Bahan Pakan Dengan Menggunakan Metode Bujur Sangkar Di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Elvince, Rosana
Jurnal Pengabdi Vol 7, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v7i2.76921

Abstract

Pengenalan formulasi bahan pakan dilakukan untuk masyarakat dari 2 (dua) desa di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah yaitu Desa Tanjung Sangalang dan Penda Barania. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 28 Desember 2021 dengan rtujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat cara menghitung kebutuhan bahan pakan ikan dengan metode bujur sangkar sehingga protein yang diperlukan dalam pakan untuk kebutuhan ikan terpenuhi. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu tahap awal (tahap observasi dan koordinasi) dan tahap pelaksanaan. Pada tahap awal dilakukan untuk mendapatkan informasi terkait dengan permasalahan utama yang dialami oleh petani ikan sehingga kegiatan yang akan diberikan dapat menjawab permasalahan yang dialami masyarakat. Pelaksanaan pelatihan diikuti oleh masyarakat dari Desa Tanjung Sangalang dan Penda Barania yang pusatkan pada satu tempat kegiatan. Dalam pelaksanaan pelatihan masyarakatkan dilibatkan dalam proses perhitungan bahan baku yang diperlukan untuk mendapatkan kandungan protein sesuai kebutuhan ikan. Proses penimbangan, pencampuran, pengadukan, penggilingan dan penjemuran pakan ikan sepenuhnya dilakukan oleh peserta pelatihan. Berdasarkan hasil kegiatan bahwa seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan mampu menghitung kebutuhan pakan untuk memenuhi kebutuhan protein yang diperlukan oleh ikan.