Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KURANGNYA PENGGUNAAN BAHASA INGGRIS LISAN DI KALANGAN MAHASISWA JURUSAN BAHASA INGGRIS Andi Hajar; Lely Novia; Rifasya Rifky Fahtani; Az-Zahri Reysaldi Razak
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyelidiki kurangnya penggunaan bahasa Inggris dalam keterampilan berbicara di kalangan mahasiswa jurusan Bahasa Inggris serta mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi terbatasnya penggunaan bahasa Inggris lisan dalam konteks akademik maupun sosial. Meskipun mahasiswa jurusan Bahasa Inggris diharapkan mampu berkomunikasi secara aktif menggunakan bahasa Inggris, banyak dari mereka masih mengalami kesulitan dalam menggunakan bahasa tersebut secara konsisten dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan desain mixed-methods yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 11 responden serta wawancara dengan beberapa partisipan terpilih untuk meneliti frekuensi berbicara, kepercayaan diri, kecemasan, dan lingkungan belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis seperti kecemasan berbicara, ketakutan melakukan kesalahan tata bahasa, rendahnya rasa percaya diri, dan kekhawatiran terhadap pelafalan secara signifikan memengaruhi kemauan mahasiswa untuk berbicara menggunakan bahasa Inggris. Faktor linguistik, khususnya keterbatasan kosakata, juga berkontribusi terhadap keengganan mahasiswa dalam melakukan komunikasi lisan. Selain itu, mahasiswa cenderung lebih sering menggunakan bahasa ibu mereka karena faktor kebiasaan dan kenyamanan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurangnya penggunaan bahasa Inggris dalam keterampilan berbicara di kalangan mahasiswa jurusan Bahasa Inggris dipengaruhi oleh kombinasi faktor psikologis, linguistik, dan lingkungan. Oleh karena itu, menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan mendorong aktivitas berbicara yang dapat membangun rasa percaya diri sangat penting untuk meningkatkan kemampuan komunikasi lisan mahasiswa
Peningkatan Kemampuan Penerjemahan Siswa SMA melalui Workshop “Be Authentic, Translate it Right” Keysha Nizalytha Tualle; Lely Novia; Munir; Nurdin Noni; Yunitari Mustikawati
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan menerjemahkan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris maupun sebaliknya merupakan kompetensi penting yang masih perlu diperkuat di tingkat SMA, khususnya dalam hal pemahaman konteks budaya, penguasaan kosakata, dan ketepatan terjemahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan penerjemahan, keterampilan analisis kesalahan terjemahan, serta kompetensi berpikir kritis dan komunikasi siswa melalui workshop "Be Authentic, Translate it Right" yang dilaksanakan oleh Tim Asistensi Mengajar Mandiri (AjarMi) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Makassar di SMA Negeri 8 Makassar. Kegiatan ini melibatkan 45 siswa kelas X dan XI dengan menerapkan pendekatan Project-Based Learning, Collaborative Learning, dan Experiential Learning melalui lima tahap terstruktur, yaitu orientasi materi, pengumpulan data autentik (text hunting), analisis dan produksi terjemahan, presentasi kelompok, serta evaluasi dan refleksi. Hasil survei menunjukkan bahwa 95,6% peserta menyatakan workshop bermanfaat, 93,4% menilai materi relevan dengan kebutuhan mereka, dan 100% peserta menyatakan materi mudah dipahami. Sebanyak 93% peserta merasakan perubahan positif, mencakup peningkatan pemahaman terjemahan natural (35%), kepercayaan diri (20%), motivasi belajar (20%), dan kemampuan berpikir kritis (18%). Kegiatan ini direkomendasikan untuk dikembangkan dengan durasi yang lebih panjang, ruangan yang lebih kondusif, dan pendampingan lanjutan secara berkelanjutan.
Pelatihan Mind Mapping Berbasis Canva untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa SMAN 8 Makassar Suci Rahmawati; Lely Novia; Amirullah Amirullah; Maemuna Muhayyang; Alamsyah Alamsyah
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v6i1.12628

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran bahasa, namun pada praktiknya banyak siswa masih menghadapi kendala dalam menyampaikan gagasan secara terstruktur dan dengan tingkat kepercayaan diri yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui pelaksanaan pelatihan pembuatan mind mapping berbasis Canva. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas XI‑1 SMAN 8 Makassar dengan melibatkan 28 peserta. Pelatihan berlangsung selama jam pelajaran dan mencakup pemaparan konsep, demonstrasi, praktik penyusunan peta pikiran digital berbasis Canva, serta presentasi hasil. Metode evaluasi dilakukan melalui observasi selama kegiatan dan kuesioner daring untuk mengukur persepsi siswa terhadap dampak pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 89,3% siswa menyatakan mind mapping membantu dalam menyusun ide, 85,7% menyatakan kemampuan berbicara menjadi lebih terstruktur, dan 85,7% menunjukkan peningkatan kepercayaan diri. Selain itu, penggunaan Canva memberikan dukungan visual yang menarik dan mendorong kreativitas siswa dalam menyusun peta pikiran digital. Kebaruan kegiatan ini terletak pada integrasi mind mapping dengan media digital Canva dalam format pelatihan partisipatif yang secara langsung melatih pengorganisasian ide dan keterampilan berbicara siswa. Dengan demikian, pelatihan mind mapping berbasis Canva dapat menjadi strategi efektif dalam pengembangan keterampilan berbicara siswa di tingkat sekolah menengah. Speaking skill is a fundamental component of language learning; however, many students still experience difficulties in expressing ideas in a structured manner and with sufficient confidence. This community service activity aimed to enhance students’ speaking skills through a Canva‑based mind mapping workshop. The workshop was conducted with 28 students of class XI‑1 at SMAN 8 Makassar during regular school hours. The activities included concept presentation, demonstration, hands‑on practice in developing digital mind maps using Canva, and presentation sessions. A participatory approach was employed by utilizing mind mapping as a strategy to organize ideas prior to speaking. The results indicated that students were able to organize ideas more systematically, deliver messages with clearer structure, and demonstrate improved confidence during speaking activities. In addition, the use of Canva provided engaging visual support and encouraged students’ creativity in developing digital mind maps. Therefore, the Canva‑based mind mapping workshop can be considered an effective supporting strategy for improving students’ speaking skills at the secondary school level.
Transformasi Pembelajaran melalui Modul Digital Berbasis Canva dan Heyzine bagi Guru SMA Negeri 8 Makassar Dea Tonapa; Lely Novia; Legiyo Legiyo; Indrawaty Asfah; A. Patimah Ramarh Apdy
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v6i1.12709

Abstract

Perkembangan teknologi digital mengharuskan para guru untuk secara kreatif dan efektif mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Meskipun demikian, banyak guru yang masih menghadapi tantangan dalam menciptakan bahan ajar digital yang menarik dan mudah diakses oleh siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang modul digital menggunakan Canva dan Heyzine melalui serangkaian workshop. Metode yang diterapkan adalah pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on training), yang meliputi tiga tahapan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program ini melibatkan 25 guru dari berbagai disiplin ilmu di SMA Negeri 8 Makassar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta, di mana 72% guru menyatakan memahami konsep modul digital dan 68% mampu mengikuti alur pengembangan modul secara sistematis. Selain itu, 72% peserta berhasil mengonversi modul menjadi media interaktif berbentuk flipbook menggunakan Heyzine secara mandiri. Kegiatan ini juga berdampak positif terhadap motivasi dan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran, yang ditunjukkan oleh lebih dari 70% peserta memberikan respons positif terhadap kebermanfaatan pelatihan. Workshop ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung transformasi pembelajaran dan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Digital technology development requires teachers to integrate technology into the learning process in a creative and effective manner. However, many teachers still face challenges in developing engaging and accessible digital teaching materials. This community service activity aimed to enhance teachers’ competence in developing digital modules using Canva and Heyzine through a workshop program. The method applied was hands-on training conducted through preparation, implementation, and evaluation stages. The activity involved 25 teachers from various subject areas at SMA Negeri 8 Makassar. The results indicate that teachers were able to understand the concept of digital modules, design teaching materials using Canva, and convert them into interactive flipbook modules using Heyzine. In addition to improving technical skills, the workshop also had a positive impact on teachers’ motivation, self-confidence, and readiness to implement technology-based learning. This workshop is expected to support learning transformation and contribute to improving educational quality in schools.
GAS UTBK: Gali Analisis Soal sebagai Strategi Pembelajaran dalam Meningkatkan Kesiapan Siswa Kelas XII SMAN 8 Makassar Menghadapi UTBK Imelda; Lely Novia; Iwanuddin; Keysha Nizalytha Tualle; Dea Tonapa; Suci Rahmawati; Sinta Maharani
Diakoneo : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) merupakan jalur utama bagi siswa SMA untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri, namun banyak siswa masih mengalami kesulitan pada komponen Literasi Bahasa Inggris, khususnya dalam membaca analitis dan pengelolaan waktu. Program pengabdian masyarakat GAS UTBK melibatkan 128 siswa kelas XII SMAN 8 Makassar dan bertujuan meningkatkan kesiapan literasi Bahasa Inggris melalui pelatihan strategi analisis soal. Program dilaksanakan melalui enam pertemuan menggunakan pendekatan partisipatif dan experiential learning yang memadukan pembelajaran luring, bahan ajar digital, latihan intensif, serta pendampingan daring selama Ramadan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert pada akhir kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa 67,2% siswa menyatakan setuju dan sangat setuju bahwa soal latihan sesuai dengan standar UTBK, serta terjadi peningkatan pemahaman teks, kemampuan analisis, manajemen waktu, dan kepercayaan diri. Namun demikian, soal berbasis inferensi seperti Author‑Related Questions masih menjadi tantangan utama. Secara keseluruhan, program GAS UTBK terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan literasi Bahasa Inggris siswa dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
INOVASI PEMBELAJARAN DI MADRASAH: PENGENALAN DEEP LEARNING DAN PENYUSUNAN RPP DENGAN BANTUAN AI Lely Novia; Nurdin Noni; Fitri Radhiyani; Yunitari Mustikawati; Andi Hajar
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.3531

Abstract

Education in Madrasah faces the challenge of developing learning methods that are in line with the needs of the 21st century, especially with the rapid development of technology. Deep Learning and Artificial Intelligence (AI) enable deeper understanding and relevant applications to improve the quality of teaching. The purpose of this service activity is to introduce the use of AI such as ChatGPT and Microsoft Copilot to create more efficient lesson plans, as well as interactive applications such as Canva and Heyzine to create engaging teaching materials. The methods used are workshop-based training and direct simulations. The results of the training showed a significant ability of teachers to use technology in creating lesson plans with a Deep Learning approach and utilizing AI in preparing lesson plans as well as using Canva and Heyzine technology in interactive teaching materials.
PELATIHAN PEMBUATAN MODUL DIGITAL INTERAKTIF MOBILE LEARNING DENGAN CANVA DAN HEYZINE DI SMK HANDAYANI GOWATA Indrawaty Asfah; Nurdin Noni; Lely Novia; Fitri Radhiyani; Riny Jefri
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4270

Abstract

This community service program focused on training vocational school teachers in developing interactive digital modules based on mobile learning. It was conducted at SMK Handayani Gowata, Gowa Regency, in response to the limited use of digital media in vocational learning and teachers’ difficulties in creating engaging and mobile-accessible materials. Fifteen teachers participated in the program, which involved conceptual presentations and hands-on practice using Canva and Heyzine platforms. The evaluation showed that participants successfully produced interactive digital modules integrated with YouTube videos and QR code-based quizzes. Most participants found the training materials relevant and easy to implement. This program not only improved teachers' digital design skills but also contributed to institutional transformation toward technology-integrated teaching.
Penguatan Kompetensi Penyiaran Mahasiswa melalui Pelatihan Berbasis Praktik di Radio Telstar 102.7 FM Lely Novia; Nurdin Noni; Sukardi Weda; Yunitari Mustikawati; Asriati
Aktualisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/akdimas.v4i1.8601

Abstract

Radio remains an important communication medium in the digital era; however, practice-based broadcasting skills among students are still limited due to a lack of direct field experience. This community service activity aims to improve students’ understanding and skills in radio broadcasting through a practice-based training approach. The method applied is experiential learning, which includes classroom theoretical briefing, a visit to Radio Telstar 102.7 FM, limited on-air practice, and follow-up classroom training for reinforcement. The results indicate an improvement in participants’ understanding of radio production processes, communicative delivery skills, as well as awareness of journalistic ethics and digital media utilization. In addition, participants demonstrated increased confidence and active participation in communication practices. This activity provides contextual learning through the integration of theory and practice, although it is limited by time constraints and the scope of practical involvement. Therefore, practice-based training shows strong potential for further development in enhancing students’ competencies in broadcasting
Peningkatan Literasi Jurnalistik Digital melalui Pelatihan Membangun Narasi di Era Informasi Lely Novia; Nurdin Noni; Andromeda Valentino Sinaga; Rimma Sianipar; Elfira Makmur
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/pdvpet57

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didorong oleh keterbatasan peserta dalam menyusun berita dengan struktur yang baik, membedakan antara fakta dan opini, melakukan verifikasi informasi, serta menerapkan etika jurnalistik di lingkungan digital. Untuk mengatasi masalah tersebut, diselenggarakan pelatihan jurnalistik digital dengan pendekatan learning by doing, yang didampingi langsung oleh fasilitator yang bekerja sama dengan tim pengabdi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menulis berita, menggunakan kutipan dan sumber informasi secara akurat, serta menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik dalam penulisan. Program ini melibatkan 30 peserta yang terdiri dari 27 mahasiswa, dua pelajar sekolah menengah, dan satu karyawan swasta. Metode pelaksanaan mencakup orientasi, penyampaian materi, praktik penulisan berita, peer editing, revisi naskah, evaluasi, dan refleksi. Evaluasi dilakukan menggunakan rubrik penilaian dengan skala 1–5 yang mencakup aspek lead, struktur berita, kedalaman informasi, penggunaan kutipan, etika jurnalistik, dan penggunaan bahasa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata skor kualitas naskah meningkat dari 1,92 pada draf awal menjadi 4,08 setelah revisi atau mengalami peningkatan sekitar 112,5%. Peningkatan ini terjadi di semua aspek penilaian dengan capaian tertinggi pada penggunaan kutipan dan etika jurnalistik; disusul oleh peningkatan pada lead, struktur berita, kedalaman informasi, dan penggunaan bahasa. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik bersama pendampingan dan umpan balik dari fasilitator efektif dalam meningkatkan kualitas penulisan berita peserta sehingga lebih sistematis, akurat, objektif dan sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik.
DARI LILIN MENJADI PELUANG: PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI UNTUK KREATIVITAS DAN BISNIS Andi Hajar; Lely Novia; Nur Fadillah; Adewiah Adewiah; Naomi Pindan
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas mahasiswa melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi. Latar belakang kegiatan ini adalah semakin tingginya minat masyarakat terhadap lilin aromaterapi, baik sebagai sarana relaksasi maupun sebagai peluang usaha kreatif dengan nilai ekonomi yang menjanjikan. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari di salah satu rumah kost peserta dengan metode ceramah, diskusi, praktik, dan presentasi hasil karya. Peserta yang terlibat adalah mahasiswa Program Business English Communication kelas A yang berjumlah lima orang. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai bahan, teknik pencampuran, penambahan aroma, hingga pengemasan lilin aromaterapi. Selain itu, peserta mampu menghasilkan karya lilin aromaterapi dengan variasi aroma dan desain yang berbeda, sehingga menumbuhkan kreativitas, rasa percaya diri, serta wawasan kewirausahaan. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil menjadi sarana pemberdayaan yang tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi mahasiswa.