Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Analogi Hukum

Sanksi Pidana Terhadap Pidana Penganiayaan yang Mengakibatkan Luka Berat Suma , I Kadek Betit Pranata; Rideng, I Wayan; Widia, I Ketut
Jurnal Analogi Hukum 225-229
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/ah.3.2.2021.225-229

Abstract

The problem that often occurs in the community is persecution. Based on the decision issued by the Semarapura District Court Number: 67 / Pid.B / 20016 / PN.Srp A case of persecution has occurred. The formulation of the problem in this paper, namely: (1) How are the provisions for the Criminal Act of Persecution? (2) How do judges impose sanctions in the Crime of Persecution which results in serious injuries (case study of the Semarapura District Court Number: 67 / Pid.B /2016 / PN.Srp)? This study uses a normative legal research method, using the Law Approach, Case Approach, and Conceptual Approach. Source of Primary and Secondary Legal Materials. Document and literature study. By studying descriptively. Criminal action regulation itself has been included in the KUHP (Criminal Code) in CHAPTER XX. Based on the Judge's Decision Number: 67 / Pid.B / 2016 / PN.Srp, the defendant has been sentenced to 1 (one) year in prison. Before making a decision, the Panel of Judges made considerations from both juridical and psychological and sociological aspects.
Tinjauan kriminologis terhadap tindak pidana penganiayaan di kota denpasar (studi kasus putusan nomor 363/pid.b/2022/pn.denpasar) Mutiara Devina Toshi; I Wayan Rideng; I Wayan Werasmana Sancaya
Jurnal Analogi Hukum 220-226
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/ah.5.2.2023.220-226

Abstract

Penganiayaan merupakan bentuk kejahatan terhadap tubuh, tindakan penganiayaan menjadi salah satu fenomena yang sulit hilang didalam kehidupan bermasyarakat. Tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 tingkat tindak Pidana penganiayaan di Kota Denpasar bersifat fluktuatif. Apakah faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tindak Pidana penganiayaan?, Bagaimanakah pertimbangan Hakim dalam penjatuhan putusan berdasarkan perkara Nomor 363/Pid.B/2022/P.N Denpasar?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Hasil penelitian ini menunjukkan penganiayaan terjadi karena faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari faktor dalam diri pelaku, bakat dalam diri pelaku, umur, spiritual, nafsu, dan emosional. Faktor eksternal terdiri dari faktor lingkungan, ekonomi, pendidikan, minuman keras atau beralkohol, kurangnya kesadaran terhadap hukum dan faktor dari korban itu sendiri. Pertimbangan Hakim dalam memutuskan perkara ini yaitu dengan melihat fakta-fakta dan alat bukti yang terdapat dalam persidangan tersebut. Sehingga Hakim dapat memutus Hukuman yang akan dijatuhi kepada terdakwa, Hakim telah terikat oleh surat dakwan yang telah dibuat oleh jaksa penuntut umum. Hakim mengadili perkara tersebut dengan penuh keadilan dan rapat permusyawaratan, dengan mengadili bahwa terdakwa terbukti bersalah karena telah melakukan tindak Pidana penganiayaan sebagaimana dengan dakwaan tunggal yaitu Pasal 351 Ayat (1) tentang tindak Pidana penganiayaan dan menjatuhkan hukuman penjara 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan.
Perlindungan Hukum Terhadap Pura Sebagai Kawasan Suci Dari Komersialisasi Budaya Untuk Pariwisata Vaisnava, Ida Bhujangga Putri; Rideng, I Wayan; Sudibya, Diah Gayatri
Jurnal Analogi Hukum 210-216
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jah.6.2.2024.210-216

Abstract

The presence of tourism brings a new paradigm. To raise legal issues, so far the temple in this case as a holy place is often commercialized even though the temple itself is a sacred area for Hindus. How is the Regulation of the Temple as a sacred area from Commercialization of Culture for Tourism? and How is the Form of Legal Protection of the Temple as a sacred area from Commercialization of Culture for Tourism?, This research uses normative research. As a result, the form of legal protection of the temple as a sacred area from the commercialization of culture for tourism in Bali is in the form of prohibition of commercialization, setting limits and supervision, as well as the establishment of law enforcement and enforcement of sanctions in the form of formal law and the application of customary sanctions.
Co-Authors A.A.Gede Oka Wisnumurti Anak Agung Ngurah Bgs Pradhana Ningrat Arta, I Dewa Gede Dwitya Giri Bongon, Miel S. Desak Gede Dwi Arini Desak Ketut Parwati Desak Ketut Parwati Diah Gayatri Sudibya Erawati, Ni Putu Tina Gede Putu Oka Brahma Adhi Gede Supriatna Gst Bgs. Udayana Hoesin, Zainal Arifin I Dewa Gede Sastra Buwana I Gusti Bagus Suryawan I Gusti Putu Ghosadhira Vedhastama I Ketut Irianto I Ketut Sukadana I Ketut Widia I Ketut Widia I Made Arjaya I Made Mardika I Made Minggu Widyantara I Made Minggu Widyantara I Made Rusdiko I Made Suwitra I Made Suwitra I Nengah Sunaradana I Nyoman Gede Sugiartha I Nyoman Lemes I Nyoman Putu Budiartha I Nyoman Putu Budiartha I Nyoman Putu Budiartha I Nyoman Surata I Putu Arta Setiawan I Wayan Kartika Jaya Utama I Wayan Werasmana Sancaya I Wayan Wesna Astara I Wayan Wesna Astara I Wayan Wesna Astara I Wayan Wesna Astara Ida Ayu Putu Widiati Ida Ayu Sintya Wulandari Ida Bagus Asrama Wibawa Iswarayana, I Gede Andi Johannes Ibrahim Kosasih Kadek Mahadewi Karma, Ni Made Sukaryati Laksmi, Anak Agung Rai Sita Luh Made Mahendrawati Made Bagoes Wiranegara Wesna Made Setiasa Manuel, Julio Marta, I Dewa Gd Mahardika Muliana, I Wayan Mutiara Devina Toshi Ni Gek Ayu Septi Nohanaa Ni Ketut Sari Ardani Ni Made Wahyuni Ni Made Widiari Ni Nengah Seri Ekayani Ni Putu Helindra Ekayanti Putu Ayu Devi Kardila Putu Ayu Sriasih Wesna Putu Budiartha, I Nyoman Putu Budiartha, I Nyoman Putu Suryani . Rahmat Bin Mohamad Raymundo, Carlos M. Reiro, Leonito Riberio, Leonito Sentelices, Leovigildo C. SETIAWAN, Armand Setyawati, Ni Komang Arini Simon Nahak Simon Nahak Styawati, Ni Komang Arini Suastawan, Nyoman Adi Sudibya, Diah Gayatri Sugiartha, I Nym Gd Sugiartha, I Nyoman Gd Suma , I Kadek Betit Pranata Sumardika, I Nyoman Susanthi, I Gusti A.A. Dian Vaisnava, Ida Bhujangga Putri Vibandor, Demosthenes B. Vibandor Villafuerte, Marcelo Roland C. widia, ketut Widiati, Ida Ayu Widiati, Ida Ayu Putu