Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL INTEGRASI

Rekayasa Mesin Pemilah dan Penghancur Sampah Otomatis dengan Sistem Kendali Kontrol Sederhana pada Skala Internal Politeknik Negeri Batam Fedia Restu
JURNAL INTEGRASI Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Integrasi - April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Along with the development of the times, the problem posed increasingly diverse. One of them is the problem of garbage that hard pressed to treatment be it organic or nonorganic. Until recently the issue has yet to be addressed optimally and professionally. Waste Shredder architecture aims to create garbage recyclers tool, so the trash can be recycled into useful items and have economic value. To focus the creation of this shredder, then the manufacture is limited only in the manufacture of organic waste shredder and non-organic. The architecture is expected to work well and can destroy waste into granules, granules with as cheaper manufacturing costs. The expectations of this research, the garbage processing machine independent materialize by Batam State Polytechnic as well as get a healthy environment hygiene and Techno- preneurship in the field of the environment.
Analisa Kekuatan Material ASTM A36 pada Konstruksi Ragum terhadap Variasi Gaya Cekam dengan Menggunakan Software SolidWorks 2013 Fedia Restu; Rahman Hakim; Faris Saiful Anwar
JURNAL INTEGRASI Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Integrasi - Oktober 2017
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v9i2.444

Abstract

Ragum merupakan alat yang erat kaitannya dengan pekerjaan teknik ,karena fungsinya untuk menjepit benda kerja. Banyak jenis ragum yang dapat dijumpai seperti juga ragum hasil pembuatan alat di Politeknik Negeri Batam. Salah satu variabel untuk mengetahui kekuatan konstruksi dari ragum adalah dengan mengukur tegangan yang terjadi ketika saat melakukan pencekaman. Penelitian ini untuk mengetahui kekuatan material ragum saat terjadi pembebanan dengan nilai gaya 94,75 KN dan divariasi lebih rendah serta lebih tinggi dari nilai tersebut. Penelitian dilakukan secara simulasi dengan menggunakan software SolidWorks 2013. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan maksimum yang diakibatkan ialah 51,811,816 N/m2 serta variasi gaya yang diberikan menghasilkan tegangan maksimum yang masing-masing nilainya ialah 51,267,120 N/m2 dan 52,358,640 N/m2, nilai dari tegangan maksimum yang dihasilkan dari analisa simulasi tersebut masih dibawah dari batas kekuatan luluh material (yield strength) material konstruksi ragum itu sendiri, dengan menggunakan material ASTM A36 yang mempunyai kekuatan luluh 250 X 106 N/m2, oleh karena itu displacement dan Strain yang terjadi akibat dari pencekaman masih bersifat sangat elastis, untuk deformasi maksimum hanya mencapai 0,02548 mm serta regangan maksimum hanya terjadi sampai 0,0001859 mm.
Analisis Pengaruh Heart Rate Variability Dalam Penggunaan Welding Simulator Terhadap Performance Welder Nurul Laili Arifin; Fedia Restu
JURNAL INTEGRASI Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Integrasi - April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v10i1.693

Abstract

VIMS (Visual Induced Motion Sickness) yang dialami oleh operator alat welding simulator dapat diukur menggunakan HRV (Heart Rate Variability) sebagai penilaian objektif dan SSQ (Simulator Sickness Quesioner) sebagai penilaian subjektif. Pengukuran parameter tersebut dapat mengetahui ada atau tidaknya pengaruh manusia terhadap performance operator simulator welding. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mencari hubungan antara pengaruh heart rate variability dalam penggunaan welding simulator terhadap performance welder. Heart Rate diukur selama simulasi kemudian dianalisis lebih lanjut menggunakan software. Pada penilaian HRV, ternyata heart rate berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan alat welding simulator yaitu (F(2,23) = 3.670, p<0.05). Hasil ini menunjukkan bahwa dalam penggunaan welding simulator dalam jangka waktu yang lama akan berpengaruh pada kestabilan heart rate pada welder. Sedangkan, dari segi performance welder, diketahui posisi vertikal memiliki nilai tertinggi dengan skor 1344,35 yang menunjukkan bahwa posisi vertikal adalah posisi yang paling mudah dikuasai dibandingkan dengan posisi flat 1239,96 dan over head 1181,73.