Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kebutuhan Parkir (Studi Kasus: Kendaraan Roda Empat, di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Tuban) Bianfaal, Ar Radiqo Bianfaal; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 2 No. 2 (Agustus) (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v2n2.p138-147

Abstract

Di Kabupaten Tuban terdapat sebuah gedung administrasi yang disebut Mal Pelayanan Publik Kabupaten Tuban. Tempat parkir Mal Pelayanan Publik Kabupaten Tuban hanyalah salah satu dari sekian banyak lokasi yang harus dipersiapkan untuk melayani pengunjung. Setiap pengunjung yang akan datang ke tempat tersebut memakai kendaraan roda empat dan roda dua. Permasalahan muncul ketika sebuah mobil atau kendaraan roda empat memarkir mobil tersebut. Pada sebuah lahan tempat parkir yang ada di Mal Pelayanan Publik terjadi kurangnya ruang untuk memarkir kendaraan roda empat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kapasitas dan efektivitas sistem parkir yang ada di gedung tersebut. Penelitian ini mengkaji fitur parkir mobil dalam kaitannya dengan peraturan parkir dengan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan analisis dari studi ini didapat hasil volume 468 mobil yang diparkir selama survei; akumulasi 177 mobil; durasi parkir; kapasitas parkir: 34,45 mobil per jam; indeks parkir mobil: 40,2%; dan tingkat pergantian parkir mobil: 0,96 mobil per tempat parkir. Dari studi yang dilakukan terhadap perhitungan tersebut, ditemukan 86 SRP, namun hanya 55 SRP yang dapat diakses oleh mobil. Oleh karena itu, diperlukan 31 SRP untuk tempat parkir. Kesimpulannya, terdapat 31 Satuan Ruang Parkir di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Tuban untuk mengakomodasi kebutuhan tempat parkir, khususnya untuk kendaraan roda empat.
Perancangan Infrastruktur Transportasi Terintegrasi Sepanjang Daerah Taman Pelangi - Wonokromo Asy'ari, Dzaky Nawwafudin Al; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 2 No. 3 (Desember) (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v2n3.p253-266

Abstract

Sepanjang daerah Taman Pelangi - Wonokromo menghadapi masalah kemacetan karena kurangnya pengaturan yang baik dalam sistem transportasi terintegrasi serta kekurangan infrastruktur transportasi yang perlu direncanakan dengan lebih baik. Taman Pelangi atau Bundaran Dolog di sana terdapat penyempitan rute akibat dari persimpangan antara Jalan Jemursari dan perlintasan kereta api di sisi timur Jalan Ahmad Yani, menyebabkan kemacetan lalu lintas. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuntitatif deskriptif dengan menggunakan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Pendekatan ini digunakan untuk mendeskripsikan kondisi dan karakteristik jalan berdasarkan data lalu lintas. Hasilnya kondisi saat ini dari infrastruktur transportasi sepanjang daerah Taman Pelangi menunjukkan adanya kebutuhan untuk meningkatkan fasilitas demi mendukung integrasi transportasi yang lebih baik. Beberapa arus lalu lintas di sepanjang daerah Wonokromo – Taman Pelangi Jenuh yaitu di Palang KA Bendul merisi 0,97 dan Wonokromo 1,10. Perbaikan infrastruktur di beberapa ruas jalan tersebut sangat dibutuhkan, dengan beberapa usulan perbaikannya yaitu pembangunan JPO dan menggunakan lajur yang tersedia pada jalan Wonokromo untuk mengurangi kemacetan.
Rancangan Digitalisasi Tiket Angkutan Umum (Lyn) Berbasis Website Berdasarkan Jarak Perjalanan (Studi Kasus: Trayek Joyoboyo - Menganti Surabaya) Ari Susanti, Risma Septiana; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 2 No. 3 (Desember) (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v2n3.p291-302

Abstract

Transportasi perkotaan penting untuk memenuhi kebutuhan angkutan umum. Angkutan kota (Lyn) Joyoboyo – Menganti mengoperasikan 25 kendaraan, tetapi tingkat keterisiannya rendah dikarenakan masyarakat lebih memilih kendaraan pribadi. Biaya Operasional Kendaraan (BOK) guna menentukan tarif angkutan yang sesuai dengan kebijakan pemerintah. Mengikuti perkembangan zaman teknologi digital, seperti pemesanan tiket online melalui website dapat meningkatkan efisiensi pada layanan angkutan kota. Penelitian ini mengumpulkan data melalui tiga metode utama yaitu: metode literatur, kuisioner, dan dokumentasi. Kepuasan pengguna, yang dinilai dari berbagai parameter, menunjukkan tingkat kepuasan 62,25% (kategori baik). Peningkatan kinerja, termasuk penggunaan aplikasi online dan pemesanan tiket online, menunjukkan tingkat peningkatan 66,75% (kategori baik). Biaya operasional kendaraan (BOK) per kilometer berdasarkan rute Joyoboyo – Lakarsantri diperoleh Rp. Rp. 9.577, rute Joyoboyo – Driyorejo diperoleh Rp. 6.425, rute Joyoboyo – K.Baru diperoleh Rp. 6.425, dan rute Joyoboyo – Menganti diperoleh Rp. 5.938 yang mencakup biaya langsung dan biaya tidak langsung, dengan tarif yang direkomendasikan bervariasi dari rute Joyoboyo-Lakarsantri sebesar Rp. 11.000 untuk Joyoboyo–Driyorejo-K.Baru sebesar Rp.12.500, dan Joyoboyo-Menganti sebesar Rp.13.000. Website yang dikembangkan menyediakan pemesanan tiket online dan informasi real-time, meningkatkan efisiensi dan manajemen armada.
Perencanaan Fasilitas Transportasi Terintegrasi Di Sepanjang Bandara Juanda-Aloha Akhiru Jusuf, Frananda Rafi; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 2 No. 3 (Desember) (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v2n3.p303-312

Abstract

Sistem integrasi yang dilakukan pada transportasi secara umum adalah memindahkan individu dari tempat satu menuju tempat lain dengan menggunakan transportasi yang nyaman dan bersahabat bagi pengguna, sehingga dapat mempermudah mobilitas masyrakat pengguna, dan mengurangi ketidaknyamanan selama perjalanan. Integrasi dapat mencakup penghubungan antar kebijakan, kerjasama antar sektor, atau penguatan antar wilayah. Integrasi moda juga memungkinkan bagi penumpang untuk beralih dengan lancar antar moda transportasi yang berbeda, misalnya dari kereta ke bus atau mobil ke kereta. Integrasi transportasi juga diharapkan mampu mengatasi hal seperti kemacetan lalu lintas, mengurangi gas emisi rumah kaca, meningkatkan efisiensi transportasi secara keseluruhan dan aksebilitas bagi penumpang. Oleh karena itu, dengan terintegrasinya sarana dan prasarana transportasi dapat mempermudah segala kegiatan manusia. Pada wilayah sekitar Bandara Juanda hingga Jembatan Layang Aloha saat ini dibutuhkan beberapa tambahan sarana dan prasarana pendukung terlaksananya integrasi transportasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuantitatif karena data yang dihasilkan berupa data rasio dan fokus dalam penelitian ini beruapa besarnya pengaruh antar variabel. Berdasarkan tabel di atas, nilai DS paling tertinggi di masing-masing titik tidak ada yang menunjukkan indikasi jenuh. Dimana nilai DS masing-masing titik Jalan Raya Juanda (Depan Gapura Semambung)= 0,33 (Pada Pukul 07.00-08.00), SPBU Sedati= 0,57 (pukul 16.00-17.00), Jalan Raya Juanda (Sedati Agung)= 0,29 (Pada Pukul 08.00-09.00).
Redesain Stasiun Indro dan Stasiun Kandangan dengan Peningkatan Fasilitas Pelayanan Penumpang Kereta Api Zidan, Moch. Yazhid; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 2 No. 3 (Desember) (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v2n3.p313-325

Abstract

Stasiun kereta api berfungsi sebagai lokasi menaikkan dan menurunkan penumpang, dilengkapi fasilitas seperti peron, ruang tunggu, dan toilet. Peningkatan fasilitas sangat diperlukan untuk memenuhi standar pelayanan minimum dan memberikan kenyamanan bagi pengguna kereta, terutama di Stasiun Indro dan Kandangan yang terus mengalami peningkatan jumlah penumpang. Penelitian ini bertujuan merancang ulang Stasiun Indro dan Kandangan agar sesuai dengan ketentuan peraturan serta standar pelayanan minimum, sehingga pelayanan penumpang dapat ditingkatkan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yang menggambarkan situasi tanpa mengaitkan variabel tertentu, dengan fokus pada data faktual. Langkah-langkahnya mencakup identifikasi permasalahan, analisis, pengembangan berdasarkan hasil analisis, dan penggambaran desain dengan perangkat lunak Autocad untuk dua dimensi dan Sketchup untuk tiga dimensi. Penelitian ini memberikan masukan bagi PT. Kereta Api Indonesia dalam peningkatan fasilitas stasiun, terutama di Stasiun Indro dan Kandangan. Keduanya memerlukan peningkatan fasilitas ruang tunggu, toilet, serta peron agar sesuai standar. Selain itu, penambahan ruang laktasi diperlukan. Rencana peron disesuaikan dengan Standar Teknis Bangunan, yakni panjang 84 meter di Stasiun Indro dan 183 meter di Stasiun Kandangan, lebar 2 meter, serta tinggi 1 meter.
Pengembangan Inovasi Layanan Commuter Pass Terhadap Biaya Tiket Suroboyo Bus (Studi Kasus: Rute Terminal Purabaya - Tanjung Perak) Aisyah, Putri; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p9-16

Abstract

Transportasi umum memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan. Suroboyo Bus, sebagai moda transportasi inovatif di Surabaya, menyediakan aplikasi GoBis yang mempermudah akses informasi rute dan pembelian tiket. Namun, sistem pembayaran saat ini hanya berlaku untuk perjalanan sekali jalan, sehingga kurang efektif bagi pengguna yang rutin bepergian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akumulasi penumpang sebagai salah satu pengaruh yang dapat mendukung minat masyarakat terhadap layanan tiket commuter pass. Hasil penelitian menyatakan bahwa akumulasi penumpang menunjukkan pola perjalanan penumpang lebih terfokus pada kebutuhan rutin, seperti bekerja atau sekolah, selama hari kerja, sementara aktivitas perjalanan lebih sedikit dan tersebar pada hari libur. Adanya pola perjalanan yang rutin memungkinkan untuk mendukung adanya layanan tiket berlangganan commuter pass untuk Suroboyo Bus dan mendukung keberlanjutan operasional transportasi publik di Surabaya.
Evaluasi Kondisi Gardu Tol dan Dampaknya Terhadap Panjang Antrian Kendaraan (Studi Kasus: Gerbang Tol Kejapanan Utama Pasuruan) Septi Nurdiana, Rista; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p1-8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi gardu tol di Gerbang Tol Kejapana Utama Pasuruan dan dampaknya terhadap panjang antrian kendaraan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali pengalaman dan pandangan dari berbagai pihak yang terlibat termasuk Manager Area, Senior Officer Transaction, Officer Technician, Customer Service Supervisor dan Customer Service. Berdasarkan hasil penelitian menujukkan bahwa beberapa faktor, seperti waktu pelayanan yang lama serta masalah teknis pada perlatan tol seperti mesin reader dan Automatic Lane Barrier (ALB), berkontribusi signifikan terhadap terjadinya panjang antrian kendaraan. Penelitian ini juga mengidentifikasikan bahwa saldo e-tol yang tidak mencukupi saat transaksi menjadi faktor tambahan yang memperpanjang waktu tunggu. Hasil penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai permasalahan yang ada dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan di gerbang tol, termasuk perencanaan jumlah gadu tol yang lebih akurat dan peningkatan sistem pembayaran menggunakan teknologi Single Lane Free Flow (SLFF). Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat membantu pengelola jalan tol dalam merumuskan strategi untuk mengurangi kemacetan yang terjadi Gerbang Tol Kejapanan Utama dan meningkatkan kepuasan pengguna jalan.
Evaluasi Kinerja Yard Occupancy Ratio (YOR) Pada Terminal Petikemas Surabaya Annindya Lukito, Adhelia Syahada; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p17-22

Abstract

Terminal Petikemas Surabaya dirancang untuk memproses pelayanan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dalam beberapa tahun terakhir, Terminal Petikemas Surabaya menghadapi tantangan terkait dengan overcapacity di area penumpukan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan volume arus peti kemas yang tidak diimbangi dengan kapasitas dan efisiensi operasional yang memadai. Adanya Peningkatan arus peti kemas setiap tahunnya dan keterbatasan luas fasilitas lapangan peti kemas perlu diimbangi dengan manajemen pelayanan yang baik yang dapat melancarkan proses keluar dan masuknya peti kemas di lapangan penumpukan peti kemas, untuk menghindari tingginya nilai utilisasi dari lapangan penumpukan (Yard Occupancy Ratio). Oleh sebab itu, penelitian ini berfokus untuk mengevaluasi kinerja YOR Terminal Petikemas Surabaya serta memberikan solusi terhadap hasil evaluasi agar aktivitas bongkar muat petikemas berjalan lancar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan perhitungan luas lapangan penumpukan peti kemas domestik yang terpakai dan luas lapangan penumpukan peti kemas domestik yang tersedia di Terminal Petikemas Surabaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata YOR pada tahun 2023 adalah 31,29%, yang menurut standar UNCTAD dapat dikatakan rendah. Melalui simulasi dan analisis scenario, ditemukan scenario yang paling efektif untuk mengurangi tingkat pemanfaatan tempat penumpukan (YOR) adalah dengan pengurangan dwelling time dengan hal ini dapat membantu mencapai nilai YOR yang sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Kementerian Perhubungan dan UNCTAD.
Kebijakan Green Economy melalui Sektor Energi Terbarukan dalam Pencapaian SDGS: Tinjauan Pustaka Sistematis Susanti, Anita; Meilany Nabila, Zahra; Nuriansyah, Fazar; Imani Hakam, Lazuardi
Jurnal Ekonomis Vol 18 No 1 (2025): Ekonomis, April 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid economic development and increasing energy consumption have posed significant challenges to global environmental and social sustainability. The dominance of fossil energy has led to an increase in carbon emissions, making the transition to a green economy and the use of renewable energy critical solutions for achieving the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 7 on affordable and clean energy. This study analyses green economy policies in achieving SDGs through the renewable energy sector using the Systematic Literature Review (SLR) method. Based on 12 articles analysed, the main findings show that green economy policies, through the development of renewable energy and green finance, positively impact sustainable economic growth and carbon emission reduction in various countries. Furthermore, the increase in renewable energy consumption has also been shown to support the reduction of social inequalities and improve welfare. This study provides strategic recommendations for Indonesia to strengthen green economy policies, particularly in the renewable energy sector, to achieve more optimal SDGs.
Model Bangkitan Perjalanan Penduduk Perumahan Pinggiran Kota (Studi Kasus Perumahan Bukit Bambe Driyorejo Gresik) Susanti, Anita; Wibisono, R. Endro; Kusuma, Emil Andrean
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v2n2.p55-66

Abstract

Perumahan Bukit Bambe Gresik akan menimbulkan bangkitan perjalanan yang akan membebani jalur-jalur tertentu terutama pada Jalan Raya Mastrip yang selama ini dikenal dengan jalan rawan kemacetan karena land use, sehingga perlu diketahui model bangkitan perjalanan dari perumahan Bukit Bambe. Pengumpulan data dilakukan dengan dua metode yaitu survei primer dan survei sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa regresi linier yang dibantu perangkat lunak komputer SPSS 17. Karakteristik pedududuk perumahan Bukit Bambe yaitu jumlah anggota keluarga 51 % berjumlah 4 orang, jumlah pendapatan 39% sebesar Rp. 6.000.000,00 - Rp. 8.000.000,00, jumlah pegawai, mahasiswa dan pelajar 39% berjumlah 3 orang, Jumlah kepemilikan sepeda motor 46% memiliki 2 unit, dan jumlah kepemilikan mobil 60% tidak memiliki mobil. Sedangkan untuk karakteristik perjalanan penduduk perumahan Bukit Bambe yaitu jumlah biaya transportasi 47 % sebesar Rp. 0. - Rp. 19.999,00, jumlah lama waktu perjalanan 41% selama 31 60 menit, jumlah jarak perjalanan 38% sebesar 16 30 km, jumlah perjalanan 38% berjumlah 6 perjalanan, moda transportasi yang digunakan 74% menggunakan sepeda motor dan tujuan perjalaan 41,8% menuju ke kecamatan Karang Pilang, Wiyung, Gayungan, Wonokromo, Dukuh Pakis, Jambangan, Wonocolo dan Sawahan. Model bangkitan perjalanan yang dihasilkan yaitu Y = 0,014+0,023X1+3,313x 10-8X2+1,934X30,137X40,122X51,291x10-6X6+0,004X7+0,001X8. 
Co-Authors Aditya, Didi Chandra Agus Wiyono Agus Wiyono Akhiru Jusuf, Frananda Rafi Alansyah, Edgar Amalia Yasmin Amanda Ristriana P. Amanda Ristriana Pattisinai Annindya Lukito, Adhelia Syahada Ari Susanti, Risma Septiana Ari Widayanti Ari Widayanti Ariyanti, Karin Nur Fitria Asidigisianti Surya Patria Asy'ari, Dzaky Nawwafudin Al BIANFAAL, AR RADIQO Bianfaal, Ar Radiqo Bianfaal Buger Wijaya Yuana Dadang Supriyatno Dadang Suyadi Dermawan, Dodik Arwin Dian Savitri Dwi Kasiyanti Sulistiyani Eka Febrianti, Eka Fadilla Octaviana Ferdianto, Ardy Fikri Ramadhan, Muhammad Fitri R. Widayanti Fitri Rohmah Widayanti Hanum, Seruni Haratama, Kusuma Refa Hasan Dani Hitapriya Suprayitno Hitapriya Suprayitno, Hitapriya Ilma, Princesz Uthul Imani Hakam, Lazuardi Irma Russanti Ismiec Istyawati Kadek Yudha Pradipta Kencana Verawati Kusuma, Emil Andrean Lilis Sulandari Meilany Nabila, Zahra Muflihan, Rifqi Muhammad Syayen Alfatra Mukhamad Najib Nadhifah, Nisrina Ninik Wahju Hidajati1 Ninik Wahju Hidayati, Ninik Wahju Nisa, Lily Choirun Nuriansyah, Fazar Nurjannah Nurjannah Ocky Soelistyo Pribadi Ovilia Linda, Ovilia Pattisinai, Amanda R. Pratama, Jossy Ardhan Purwo Mahardi Putri Aisyah, Putri Putri, Rachma Febrianty R. Endro Wibisono Refa Haratama, Kusuma Ria Asih Aryani Soemitro Ria Asih Aryani Soemitro Rinjani, Ira Niluh Ristriana, Amanda Rizki, Fitroh Maulana Septi Nurdiana, Rista Septika, Erisa Widya Silmy Ni’mah Fadhilah Suprapto Supriyatno, Dadang Wahyu Padma Baskara WENI ROSDIANA Wibisono, R. Endro Wicakrani, Dhyva Choirunnisa Widayanti , Fitri Rohmah Widayanti, Fitri R. Widyaningrum, Kartika Ayu winoto hadi Wiwik Handayani Yuana, Buger Wijaya Yuda Satria Nugraha Zidan, Moch. Yazhid