Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PKM Perawatan Wajah Dengan Masker Alami Pada Remaja Putri Rosmiaty, Rosmiaty; Hamsar, Israwati; Niza, Andi Khaerun; Suryana, Syarifah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra Program Kemitraan Masyaraat (PKM) ini adalah Kelompok Remaja Putri Kelurahan Mannuruki Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Permasalahan yang ada pada mitra adalah: (1) Mitra  dalam hal ini remaja putri kurang memiliki pengetahuan tentang perawatan wajah dengan masker alami; (2) Mitra dalam hal ini remaja putri belum mengetahui dan memahami alat, bahan dan kosmetik yang dapat digunakan dalam merawat wajah dengan masker alami; (3) Mitra dalam hal ini remaja putri belum memiliki keterampilan dalam merawat wajah dengan masker alami. Target yang ingin dicapai dalam pelaksanaan PKM ini adalah mitra yang dalam hal ini adalah remaja putri bisa  mendapatkan pengetahuan, pelatihan dan pendampingan bagaimana merawat wajah dengan masker alami.  Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah: (1) Melakukan perizinan dan persiapan lokasi. Metode  yang digunakan adalah: berkunjung ke lokasi PKM yaitu Kelurahan Mannuruki Kecamatan Tamalate, diskusi, dan tanya-jawab; (2) Melakukan Sosialisasi. Metode yang digunakan adalah: berkunjung lansung ke lokasi PKM, ceramah, diskusi, dan tanya-jawab; (3) Melakukan penyuluhan. Metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya-jawab, dan diskusi; (4) Memperkenalkan alat, bahan dan kosmetik yang digunakan. Metode yang digunakan adalah: memperlihatkan langsung setiap alat, bahan dan kosmetik yang akan digunakan, diskusi, dan tanya-jawab; (5) Melakukan Pelatihan dan Pendampingan. Metode yang digunakan adalah demonstrasi dan praktik; serta (6) Melakukan Monitoring dan Evaluasi. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah mitra dalam hal ini remaja putri termotivasi dan menjadi  terampil dalam merawat wajah dengan masker alami.Kata kunci: perawatan wajah, masker alami
Up-skilling Pengembangan Usaha Kerajinan Tangan dengan Memanfaatkan Limbah Kain Suryana, Syarifah; Rosmiaty, Rosmiaty; Widya Anriyana, Nur; Fadhil Supriadi, Muh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10891

Abstract

Limbah kain merupakan salah satu jenis sampah yang sering diabaikan, padahal jika dikelola dengan baik, limbah ini memiliki potensi untuk dijadikan bahan baku berbagai produk kerajinan tangan yang bernilai ekonomis. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tujuan utama adalah memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam mengolah limbah kain perca menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual tinggi, serta meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat dalam menghasilkan produk kerajinan. Program ini bertujuan untuk menciptakan peluang usaha baru, mengurangi limbah, dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian lokal melalui up-skilling keterampilan masyarakat dalam pengembangan usaha.
Perbedaan Hasil Pengaplikasian Jenis Kosmetik Pewarnaan Rambut yang Mengandung Amonia dan Non-Amonia dengan Teknik Ombre Sufirah, Sufirah; Riwayani, Rika; Rosmiaty, Rosmiaty
HomeEC Vol 20, No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v20i2.80150

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini adalah Penelitian Eskperimen yang bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung amonia dengan teknik ombre (2) Pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung non-amonia dengan teknik ombre (3) Pendapat panelis dari hasil pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung amonia dan non-amonia dengan teknik ombre. Panelis dalam penelitian ini 2 dosen PKK FT UNM, 10 mahasiswa konsentrasi tata rias dan 5 masyarakat umum. Metode penelitian ini diperoleh menggunakan Observasi, dokumentasi, Fokus Group Discussion (FGD) dan score sheet. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif, uji skala likert. Hasil Penelitian menunjukkan: (1) Pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung amonia dengan teknik ombre: persiapan area kerja, mempersiapkan model, menyiapkan alat dan bahan, parting rambut, persiapan bleaching, pengaplikasian bleaching, penyerapan kosmeik bleaching, pencucian dan pengeringan, parting rambut setelah pembersihan bleaching, persiapan kosmetik amonia, pengaplikasian pewarna rambut amonia, penyerapan kosmetik pewarna rambut amonia, pencucian dan pengeringan.(2)  Pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung non-amonia dengan teknik ombre: persiapan area kerja, mempersiapkan model, menyiapkan alat dan bahan, parting rambut, persiapan bleaching, pengaplikasian bleaching, penyerapan kosmeik bleaching, pencucian dan pengeringan, parting rambut setelah pembersihan bleaching, persiapan kosmetik non-amonia, pengaplikasian pewarna rambut non-amonia, penyerapan kosmetik pewarna rambut non-amonia, pencucian dan pengeringan. (3) Pendapat panelis dari hasil pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung amonia memperoleh hasil penilaian sebesar 81% dan non-amonia sebesar 88%.Kata kunci - Pewarnaan Rambut, Teknik Ombre
Analisis Hasil Ecoprint pada Bahan Semi Katun Rosmiaty Rosmiaty; Kurniati Kurniati; Andi Nur Maida; Rika Riwayani
HomeEC Vol 21, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v21i1.84227

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil jadi ecoprint pada bahan semi katun dengan menggunakan teknik gulung dan fiksasi tawas. Pigmen warna diambil dari daun dan buah prem, daun belimbing, daun monstera, daun mayana dan daun kencana ungu. Urgensi penelitian terletak pada kebutuhan pemilihan bahan utama yaitu bahan semi katun dimana bahan ini banyak digunakan untuk kebutuhan pembuatan pakaian sehari-hari dan teknik ecoprint sebagai pewarna dan motif alami pada tekstil. Bahan semi katun dengan warna dan motif ecoprint bisa jadi pilihan bahan pembuatan busana yang ramah lingkungan dan terus dikembangkan agar dapat bersaing dengan bahan dari pewarna sintetis yang banyak beredar di pasaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian dilakukan sesuai prosedur yaitu diawali dengan memilih teknik ecoprint yang akan digunakan yaitu teknik gulung, kemudian menyiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan, mordanting bahan utama, memulai langkah ecoprint dan ditutup dengan fiksasi sebagai pengunci warna pada bahan. Luaran penelitian berupa analisis hasil jadi ecoprint pada bahan semi katun yang dapat menambah referensi pembelajaran pada mata kuliah kriya.Kata kunci - Analisis; Ecoprint; Bahan Semi Katun
Penerapan Teknik Lekapan Benang Pada Pembuatan Vest Casual Inspirasi Motif Kalosara Khas Sulawesi Tenggara Aisyah Ica ica_26; A Nur Maida; Rosmiaty Rosmiaty
Jambura: Jurnal Seni dan Desain Vol 6, No 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjsd.v6i1.38710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain lekapan benang pada pembuatan vest casual, proses pembuatan vest casual, proses pembuatan lekapan benang motif Kalosara, serta pendapat panelis terhadap hasil jadi penerapan teknik lekapan benang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium PKK Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar dengan subjek penelitian sebanyak 20 panelis yang terdiri atas 5 dosen dan 15 mahasiswa tata busana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, Focus Group Discussion (FGD), dan angket menggunakan skala Likert. Data dianalisis menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain vest casual dengan penerapan lekapan benang motif Kalosara memiliki kesesuaian bentuk, komposisi, proporsi, dan keserasian warna. Proses pembuatan vest dilakukan melalui tahapan perancangan desain, pembuatan pola, pemotongan bahan, penjahitan, dan finishing. Proses pembuatan lekapan benang dilakukan menggunakan teknik kepang dan teknik ulir yang diaplikasikan dengan teknik couching sehingga membentuk motif lingkaran rotan, daun, dan bingkai. Hasil penilaian panelis menunjukkan nilai rata-rata sebesar 93,22% yang berada pada kategori sangat baik.Kata kunci: lekapan benang, vest casual, Kalosara, desain busana, teknik
Pengaplikasian Lekapan 3D Inspirasi Bunga Mawar Sebagai Garnitur Pada Pembuatan Busana Pesta Renata Sarungallo; A Nur Nur Maida; Rosmiaty Rosmiaty
Jambura: Jurnal Seni dan Desain Vol 6, No 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjsd.v6i1.38711

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian rekayasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) desain busana pesta dengan lekapan 3d inspirasi bunga mawar sebagai garnitur. 2) proses pembuatan lekapan 3D inspirasi bunga mawar sebagai garnitur pada pembuatan busana pesta. 3) proses pembuatan busana pesta dengan lekapan 3d inspirasi bunga mawar sebagai garnitur. 4) tanggapan panelis terhadap penerapan lekapan 3D inspirasi bunga mawar sebagai garnitur pada pembuatan busana pesta. Panelis dalam penelitian ini terdiri dari 5 dosen, dan 15 mahasiswa tata busana. Metode penelitian menggunakan observasi, dokumentasi, focus group discussion (FGD), score sheet. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif presentase dan skala likert. Hasil penelitian 1) Busana pesta ini berupa one piece model kemben dengan rok pias, dihiasi lekapan bunga mawar 3D dari kain organza dan payet sebagai garnitur. Menggunakan bahan satin yamaha yang dipadukan dengan tile, kuffner, dan furing asahi, dengan dominasi warna hitam serta aksen merah dan hijau. Tekstur tampak berdimensi melalui perpaduan bahan halus, lekapan 3d, dan kilau payet, diselesaikan dengan teknik jahit mesin, jahit tangan, dan teknik bakar.2) Proses pembuatan lekapan 3d inspirasi bunga mawar dimulai dengan membuat desain bunga mawar, memotong kelopak bunga mawar, pembentukan kelopak bunga mawar, menggabungkan rangkaian kelopak bunga mawar, pengaplikasian glitter pada bagian tepi kelopak bunga dan finishing . 3)  Pembuatan busana pesta dengan lekapan 3d inspirasi bunga mawar meliputi membuat desain busana pesta, membuat pola ukuran M, merancang bahan dan harga, meletakkan pola pada kain, menggunting kain, menjahit busana pesta, mengaplikasikan lekapan 3d berbentuk bunga mawar, memasang payet, dan penyelesaian (finishing). 4) Penilaian panelis terhadap pengaplikasian lekapan 3D inspirasi bunga mawar sebagai garnitur pada pembuatan busana pesta berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata sebesar 93,07%. Secara lebih rinci tanggapan responden terhadap desain memperoleh rata-rata 92,91%, aspek bahan sebesar 94,37, aspek lekapan 3d sebesar 91,75, dan aspek busana pesta sebesar 94,58%. Dengan demikian, pengaplikasian lekapan 3D inspirasi bunga mawar sebagai garnitur pada pembuatan busana pesta dinyatakan sangat baik dan layak dikembangkan..  Kata kunci: Pengaplikasian, Lekapan, Bunga Mawar,Garnitur, Busana Pesta.