Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Evaluasi Pelatihan Penggunaan Antropometri untuk Meningkatkan Akurasi Pengukuran sebagai Indikator Deteksi Dini Stunting Prodyanatasari, Arshy; Purwasih, Yefi; Putri, Mardiana Prasetyani; Purnadianti, Mely
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v11i1.778

Abstract

Latar belakang: Stunting adalah problematika di bidang kesehatan yang penting, memerlukan perhatian dan penanganan sungguh-sungguh. Kejadian stunting berfokus pada balita dan anak-anak. Stunting ditandai dengan pertumbuhan yang lambat, kekurangan asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh sejak dalam kandungan. Untuk mendeteksi stunting pada balita, upaya hal yang dapat dilakukan dengan pemantauan pertumbuhan, diantaranya pengukuran tinggi badan dan masa tubuh. Pengukuran tinggi badan pada balita dilakukan dengan menggunakan metode Antropometri, dengan menggunakan alat ukur infantometer atau microtoice. Operasionalisasi kedua alat tersebut terkategori sederhana, namun diperlukan keterampilan dan ketelitian dalam menggunakannya. Tujuan: Pada implementasi penggunaan infantometer dan microtoice masih ditemukan ketidaktepatan pengukuran. Hal ini akan berpengaruh pada keakurasian hasil pengukuran yang diperoleh. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperimental design) dengan rancangan non-randomized pretes-postes design dan strategi unjuk kerja. Penelitian dilakukan dengan empat tahapan penelitian. Hasil: Pada tahapan ke tiga dan keempat diperoleh hasil bahwa keterampilan proses kader Posyandu dalam menggunaan alat sudah terdapat peningkatan, terlihat dari peningkatan nilai posttes. Penilaian dilakukan dengan menggunakan Lembar Pengamatan Keterampilan Proses, dimana setiap kader diminta untuk melakukan unjuk kerja operasionalisasi alat dengan benar. Simpulan: Berdasarkan hasil observasi, tes, monitoring, dan evaluasi diperoleh hasil bahwa kader Posyandu antusias mengikuti pelatihan yang diberikan dan skills penggunaan alat semakin baik dan hasil pengukuran yang diperoleh lebih akurat.
Pembuatan Susu Jelly MooMilly untuk Meningkatkan Nilai Jual Susu dan Upata Pemenuhan Gizi Anak Bebas Stunting Prodyanatasari, Arshy; Purnadianti, Mely; Cahyadinata, Indra
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1353

Abstract

Susu sapi segar adalah sumber bahan pangan dengan kandungan gizi tinggi. Di Desa Blimbing terdapat peternak sapi perah, akan tetapi produk susu sapi belum dilakukan pengolahan secara optimal dan hanya disetorkan ke BUMDES dan dijual dengan harga yang relatif rendah. Untuk jangkauan pasar konsumen susu sapi masih skala lokal Desa Blimbing saja. Hal ini dipengaruhi minta beli masyarakat terhadap susu sapi segar masih kurang dikarenakan terdapat aroma dan rasa amis pada susu. Berdasarkan hal di atas, maka dilakukan upaya untuk meningkatkan nilai jual susu dan jumlah konsumen melalui pengolahan susu sapi segar menjadi susu Jelly Moomilly aneka rasa. Pembuatan susu Jelly Moomilly menggunakan bahan-bahan yang berkualitas dan mudah diperoleh. Pada kegiatan PkM ini dilakukan edukasi tentang manfaat, pengolahan, dan penyimpanan susu segar yang baik serta unjuk kerja membuat susu Jelly MooMilly. Pada akhir kegiatan PkM, produk susu Jelly MooMilly yang telah dibuat dibagikan kepada peserta. Respon peserta terhadap susu Jelly Moomilly adalah sangat menyukai rasa, aroma, dan warnanya yang menarik. Peserta anak-anak pun juga sangat menyukai susu Jelly MooMilly yang telah dibuat. Susu Jelly MooMilly dapat menjadi alternatif minuman untuk mencukupi kebutuhan nutrisi anak dan mencegah stunting. Susu Jelly MooMilly ini juga bisa dijadikan sebagai alternatif usaha untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan UMKM Desa.
Analisis Jumlah Leukosit pada Penderita Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi Di RS Bhayangkara Kota Kediri Purnadianti, Mely; Prodyanatasari, Arshy; Indra Kumala Dewi , Yoanita; Dewi Sumaningrum, Ningsih; Arifatunnisa, Yulvia
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i2.24617

Abstract

Kanker payudara yaitu kondisi adanya tumor ganas yang menyerang jaringan payudara seperti kelenjar susu (kelenjar pembuat air susu), saluran kelenjar (saluran air susu), dan jaringan penunjang payudara. Pada saat ini telah banyak berkembang metode pengobatan kanker seperti pemberian obat kemoterapi. Obat-obatan kemoterapi yang digunakan untuk mengobati kanker dapat mempengaruhi sel darah putih, termasuk leukosit. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran jumlah dan persentase leukosit pada penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Desain penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel menggunakan teknik sampling purposive sampling. Penelitian ini menggunakan Hematology Analyzer Yumizen Hx500. Hasil penelitian didapatkan hasil jumlah leukosit dibawah nilai normal sebanyak 9 orang dengan persentase 30%, jumlah leukosit dalam rentang normal sebanyak 19 orang dengan persentase 63%, dan jumlah leukosit diatas nilai normal sebanyak 2 orang dengan persentase 7%. Dapat disimpulkan bahwa usia pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi paling banyak jumlah leukositnya dalam rentang normal dengan usia terbanyak <50 tahun dan kemoterapi ke 2-6 kali tidak mempengaruhi jumlah leukosit.
VARIASI JUMLAH SEL NEUTROFIL DAN SEL LIMFOSIT: INDIKATOR KESEHATAN PADA ANAK JALANAN DI KOTA KEDIRI JAWA TIMUR Purnadianti, Mely; Handayani , Anik; Ermawati , Nita; Agustina, Novia; Zahra Putri Hakim, Nandya
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i2.24619

Abstract

Fenomena anak jalanan menjadi problem sosial di perkotaan, namun saat ini telah bergeser ke kota kecil bahkan di tingkat kabupaten. Permasalahan yang kompleks pada anak jalanan meliputi banyak segmen dalam populasi yang tertinggal, marginal, eksploitasi dalam hal pemenuhan hak-hak dasar hidup, kesehatan, pemenuhan gizi, pendidikan dan perlindungan. Anak Jalanan mempunyai kadar markerinflamasi lebih tinggi seperti leukosit, Chess Reaktif Protein (CRP), dan fibrinogen. Respon inflamasi seringkali umumnya diukur dari jumlah total leukosit. Ketika sistem imun menurun, leukosit menjalankan fungsi defensif dan fungsi reparatif, apabila kedua fungsi ini terus menerus berjalan maka mengakibatkan kenaikan jumlah leukosit. Jenis leukosit yang mengalami peningkatan jumlah akibat merokok adalah limfosit, netrofil dan monosit. Hal ini terjadi karena respon inflamasi lokal dan sistemik terhadap pengaruh asap rokok dan partikel asing yang masuk didalam tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran jumlah Sel Neutrofil dan Sel Limfosit pada Anak Jalanan di Kota Kediri dan pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode penelitian survai deskriptif dengan teknik sampling total sampling dengan jumlah 27 sampel. Pengumpulan data dilaukan dengan menggunakan kuisioner terbuka. Berdasarkan penelitian menunjukan bahwa dari 27 anak jalanan di Kota Kediri didapatkan hasil pemeriksaan sel neutrofil sebanyak 19 responden (70,4%) normal, 3 responden (11,1%) tinggi, dan 5 responden (18,5%) rendah. Pada pemeriksaan Limfosit didapatkan hasil sebanyak 18 sampel (66,7%) normal, 6 sampel (22,2%) tinggi, dan 3 sampel (11,1%) rendah.
Hubungan Kadar Timbal (Pb) dengan Kadar hemoglobin (Hb) dalam Sampel Darah Petugas Sampah TPS Bandar Lor Kota Kediri Putri, Mardiana Prasetyani; Purnadianti, Mely; Prodyanatasari, Arshy; Agustina, Novia; Nelson, Andy Deski
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v11i2.826

Abstract

Salah satu pencemar utama lingkungan adalah timbal (Pb). Timbal adalah zat aditif yang ditambahkan ke bahan bakar sebagai campuran bensin untuk meningkatkan pembakaran dan meningkatkan kinerja kendaraan. Timbal adalah jenis logam berat yang dapat merusak tubuh. Timbal mudah diserap oleh tubuh dan dapat terakumulasi dalam jaringannya. Timbal dapat memasuki tubuh melalui sistem pernafasan, oral, dan permukaan kulit. Karena timbal dapat mengganggu sistem heme dalam darah, menyebabkan anemia, kadar timbal tinggi dalam darah dapat menyebabkan trombosit menjadi rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kadar timbal (Pb) dan jumlah trombosit darah pada petugas SPBU Desa Mekikis berhubungan satu sama lain. Penelitian ini dirancang untuk menggunakan pendekatan cross-sectional. Untuk penelitian ini, 10 petugas SPBU menggunakan teknik sampling purposive. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kadar timbal dan trombosit petugas SPBU Desa Mekikis rata-rata 0,4344 ppm dan 293.500/UL, masing-masing. Nilai signifikan uji korelasi Spearman adalah 0,391, dengan nilai signifikan lebih dari 0,05, yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kadar timbal dan jumlah trombosit dalam darah mereka
PENYULUHAN PEMBUATAN MINUMAN HERBAL WEDANG TELANG PADA MASYARAKAT DESA KRATON KECAMATAN MOJO KABUPATEN KEDIRI Putri, Mardiana Prasetyani; Prodyanatasari, Arshy; Purnadianti, Mely
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 6 (2023): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i6.247

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) mempunyai banyak kandungan dan manfaat yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Salah satu manfaat bunga telang yaitu dapat meningkatkan daya tahan tubuh karena mengandung anti oksidan yang tinggi. Bunga telang banyak tumbuh subur di pekarangan rumah warga namun belum banyak dimanfaatkan potensinya. Salah satu potensi bunga telang yaitu dapat dibuat minuman herbal yang dicampurkan dengan rempah-rempah asli Indonesia dengan bentuk penyajian berupa wedang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat desa Kraton tentang manfaat dan cara pembuatan minuman herbal (wedang) yang berasal dari bunga telang dan rempah-rempah. Agenda kegiatan yaitu pemberian materi dan praktik langsung pembuatan wedang telang kepada masyarakat. Berdasarkan pemaparan materi dan demo praktik yang dilakukan kepada warga diharapkan minuman ini dapat menjadi alternatif pilihan produk minuman kesehatan untuk mengembangkan perekonomian desa Kraton.
COMMUNITY-BASED ECO-ENZYMES PRODUCTION: A STEP TOWARD A CLEAN AND SUSTAINABLE ENVIRONMENT: PEMBUATAN ECO-ENZIM BERBASIS KOMUNITAS: LANGKAH MENUJU LINGKUNGAN BERSIH DAN BERKELANJUTAN Arshy Prodyanatasari; Krisnita Dwi Jayanti; Mely Purnadianti; Mardiana Prasetyani Putri; Jerhi Wahyu Fernanda
Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements Vol. 6 No. 2 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Faculty of Vocational Studies, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/dc.V6.I2.2024.193-201

Abstract

Background: This community service activity focuses on the issue of processing household organic waste into valuable products, namely eco-enzyme. Waste can have an impact on human health, including a medium for transmission of diseases such as diarrhea and leptospirosis, decreased air quality. Objective: This activity aims to reduce the volume of household organic waste to reduce environmental pollution and improve the quality of life of the community and create valuable products. Method: The method used in this activity is Participatory Action Research (PAR) where the activity is divided into 2 sessions, namely counseling and demonstration activities. The activities were carried out on March 16 - July 20, 2024 and the targets of the activities were residents of Pojok Village, Kediri City as many as 45 people. Activities were carried out in partnership with Bank Sampah Sri Wilis. Results: In this activity, it was found that there was an increase in participant’s knowledge about household organic waste processing, especially in making eco-enzymes. This is known from the results of pretest and post-test scores which have increased significantly. Conclusion: Training activities on making eco-enzymes can be an alternative in processing organic waste into useful product innovations, reducing environmental pollution, and improving the quality of human life.
EDUKASI DAMPAK MENGGUNAKAN GADGET PADA SISWA SEKOLAH DASAR Prodyanatasari, Arshy; Palupi Susilowati; Mely Purnadianti; Mardiana Prasetyani Putri; Hari Untarto Swandono; Krisnita Dwi Jayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v6i1.1498

Abstract

Perkembangan teknologi telah membuat gadget menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan siswa sekolah dasar, dengan 65% anak usia 6-12 tahun di Indonesia menggunakan gadget selama 3-5 jam per hari. Namun, penggunaan berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif seperti gangguan kesehatan, kecanduan, dan penurunan performa akademik, sehingga diperlukan strategi untuk memastikan pemanfaatan gadget yang sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa sekolah dasar mengenai dampak penggunaan gadget. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Bandar Lor 1 Kota Kediri pada 18 November 2024. Metode PkM adalah Participatory Action Research (PAR) dan populasi adalah siswa kelas 1-6 sebanyak 121 siswa dan sampel PkM adalah siswa kelas 4-6 sebanyak 73 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan Teknik analisis data menggunakan analisis statistis non parametrik Uji Wilcoxon karena data tidak terdistribusi normal. Pelaksanaan PkM dibagi menjadi empat tahapan, meliputi pretes, penyampaian materi edukasi, ice breaking, serta evaluasi melalui posttest. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan, terlihat dari perbandingan nilai pretest dan posttest yaitu sebesar 50.17 dan 97,17. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa terhadap penggunaan gadget yang sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa dalam mengelola penggunaan teknologi secara bijak dan menjadi model untuk pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang.
Dinamika Bioelektrik Darah: Analisis Perubahan Hemoglobin dan Albumin Pasca Hemodialisis sebagai Biomarker Efektivitas Terapi Purnadianti, Mely; Prodyanatasari, Arshy; Putri, Mardiana Prasetyani; Amalia, Rifka
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i1.236

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan terapi hemodialisis (HD) sebagai penanganan utama. Evaluasi efektivitas HD saat ini masih bergantung pada parameter konvensional seperti ureum dan kreatinin, yang memiliki keterbatasan dalam mencerminkan perubahan fisiologis mendasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hemoglobin (Hb) dan albumin sebagai indikator bioelektrik darah pasca HD. Metode penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pengukuran kadar Hb dan albumin sebelum dan sesudah HD pada 31 pasien PGK di RS Baptis Kediri, serta analisis parameter bioelektrik darah menggunakan bioimpedance spectroscopy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan signifikan kadar Hb (8,55±1,63 menjadi 9,73±1,49 g/dL) dan albumin (3,21±0,56 menjadi 3,48±0,56 g/dL) pasca HD, nilai tersebut tetap berada di bawah kisaran normal. Analisis lebih lanjut mengungkap korelasi kuat antara perubahan kadar Hb-albumin dengan parameter bioelektrik darah, khususnya pada konduktivitas listrik (r=0,72) dan impedansi (r=-0,68). Simpulan penelitian ini mengidentifikasi Hb dan albumin sebagai biomarker potensial untuk pemantauan efektivitas HD berbasis sifat bioelektrik darah. Rekomendasi penelitian mencakup pengembangan sistem pemantauan real-time terintegrasi dalam alat HD, optimalisasi protokol dialisis berbasis profil bioelektrik individu, serta perluasan studi dengan sampel lebih besar dan variasi metode analisis. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan pendekatan personalisasi untuk terapi HD.
Paparan Tembakau Terhadap Kadar Pb Pada Kuku Pekerja Linting Rokok di Pabrik Rokok X Kabupaten Tulungagung: Paparan Tembakau Terhadap Kadar Pb Pada Kuku Pekerja Linting Rokok di Pabrik Rokok X Kabupaten Tulungagung Putri, Mardiana Prasetyani; Prodyanatasari, Arshy; Purnadianti, Mely; Agustina, Novia
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i1.244

Abstract

Logam Pb pada tembakau berasal dari adanya logam berat Pb yang ditemukan secara alami dalam tanah, penggunaan pupuk yang mengandung Pb atau penerapan agrokimia pada tembakau. Pb masuk dalam tubuh manusia melalui saluran pernafasan, saluran pencernaan dan absorbsi melalui kulit. Pb dalam tubuh dapat terakumulasi pada jaringan lunak dan jaringan keras (rambut, gigi, tulang, kuku). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan tembakau terhadap kadar Pb pada kuku pekerja linting rokok di pabrik rokok X kabupaten Tulungagung berdasarkan lama masa kerja. Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan jenis oenelitian quasi eksperimen. Data diambil dari responden dengan menggunakan quota sampling. Instrumen analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah AAS. Hasil penelitian diperoleh rata-rata kadar Pb pada masa kerja (<11, 11-12, >12) tahun berturut-turut sebesar (0,017 ; 0,027 ; 0,048) ppm. Hasil analisa statistik menggunakan uji kruskal wallis menunjukkan nilai p=0,002 dengan demikian Ho ditolak dan H1 diterima sehingga diperoleh kesimpulan bahwa paparan tembakau berpengaruh terhadap kadar Pb pada kuku pekerja linting rokok di pabrik rokok X kabupaten Tulungagung berdasarkan lama masa kerja.