Articles
Gambaran Resiliensi Pada Individu Dewasa Awal Terhadap Situasi Akibat Perceraian Orangtua
Amalia, Shofi Tri;
Cahyanti, Ika Yuniar
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (320.957 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.24754
Penelitian terdahulu menunjukkan adanya perbedaan proses adaptasi yang dialami oleh individu dewasa awal yang orangtuanya bercerai dan yang orangtuanya tidak bercerai. Kasus menunjukkan hasil adaptasi yang negatif dan positif oleh perceraian orangtua tersebut. Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana resiliensi pada individu dewasa awal terhadap situasi akibat perceraian orangtua dengan metode kualitatif. Ketiga partisipan memiliki kesulitan yang berbeda-beda namun terdapat persamaan yaitu tumbuhnya ketakutan yang membuat subjek untuk antisipasi dalam berhubungan dan menyiapkan diri dalam berumah tangga. Sumber resiliensi "I am”, "I have”, dan "I can” juga memenuhi adaptasi individu. Perubahan beradaptasinya menjadi lebih berpikir jauh dalam bertindak, lebih dewasa, dan lebih bersyukur dari sebelum adanya peristiwa perceraian. Penelitian dilakukan karena pada masa dewasa awal seseorang mulai dihadapkan tanggungjawab yang lebih serius dalam kehidupan yang berdampak besar dan dewasa awal adalah masa pembentukan hubungan dekat menuju pernikahan sehingga individu dewasa awal dituntut untuk memahami diri dan melakukan adaptasi yang sesuai.
Gambaran Kualitas Hidup Dewasa Autistik: Studi terhadap Mahasiswa Autistik di Universitas X
Al Rahim, Muthi'ah Amah;
Cahyanti, Ika Yuniar
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.918 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.24827
Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran kualitas hidup mahasiswa autistik di Universitas X. Mahasiswa autistik di Universitas X mengalami penolakan dan kesulitan dalam berkomunikasi. Dewasa autistik dengan pengalaman serupa dilaporkan memiliki kualitas hidup lebih rendah, terutama pada kualitas relasi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus intrinsik. Partisipan penelitian berjumlah tiga mahasiswa dan empat significant other. Data penelitian didapatkan melalui wawancara dengan pedoman terstandar yang terbuka dan dianalisis melalui analisis tematik. Hasil penelitian dilihat melalui empat domain kualitas hidup setiap partisipan. Terdapat partisipan yang memiliki gambaran domain kesehatan fisik yang baik dan kurang baik. Begitu pula pada domain relasi sosial. Kemudian, seluruh partisipan memiliki gambaran domain relasi lingkungan yang baik dan domain psikologis yang kurang baik. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan gambaran kualitas hidup antar partisipan. Perbedaan terjadi karena setiap partisipan memiliki pengalaman dan pemaknaan yang beragam.
Gambaran Kecerdasan Emosional Remaja yang Diasuh Ayah Tunggal
Nafisah, Amithya;
Cahyanti, Ika Yuniar
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.749 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.26946
Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kecerdasan emosional remaja yang diasuh ayah tunggal dengan perspektif teoritis kecerdasan emosional milik Goleman dengan 5 aspek yaitu mengenali emosi diri, mengendalikan emosi, memotivasi diri, memahami emosi orang lain, dan membina hubungan. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik yang melibatkan dua orang partisipan yang terdiri dari dua remaja perempuan berusia 15-18 tahun yang diasuh oleh ayah tunggal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi-terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik dengan pendekatan theory driven. Hasil menunjukkan remaja yang diasuh ayah tunggal mampu mengenali emosi, penyebab dan pengaruhnya pada tindakan, mampu mengendalikan emosinya dengan menguatkan iman kepada Tuhan. Aspek memotivasi diri bersumber dari internal dan eksternal. Mampu memahami emosi orang lain dan suka membantu sesama. Remaja yang diasuh ayah tunggal menyadari pentingnya membina hubungan dan mampu hidup selaras dengan kelompok.
Hubungan antara Self-Esteem dengan Kecenderungan Anorexia Nervosa pada Remaja Putri
Diwananda Islamy, Sekar Jingga;
Cahyanti, Ika Yuniar
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (264.203 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.27519
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan kecenderungan anorexia nervosa pada remaja putri. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui survei. Self-esteem diukur menggunakan Rosenberg Self-esteem Scale (RSES) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia dengan koefisien reliabilitas 0,8689. Kecenderungan anorexia nervosa diukur menggunakan Eating Attitude Test 26 (EAT-26) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia, memiliki koefisien reliabilitas 0,872. Subjek pada penilitian ini adalah remaja putri berusia 15-22 tahun berjumlah 245 orang. Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-esteem dengan kecenderungan anorexia nervosa pada remaja putri (r=-0,136; p=0,033). Artinya, semakin tinggi tingkat self-esteem maka semakin rendah tingkat kecenderungan anorexia nervosa, sebaliknya, semakin rendah tingkat self-esteem maka semakin tinggi tingkat kecenderungan anorexia nervosa.
Gambaran Postpartum Depression pada Figur Ayah
Reeven, Natasya Vergyano;
Cahyanti, Ika Yuniar
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.106 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.27601
Hampir 80% gangguan psikologis terjadi pada perempuan pasca melahirkan. Gangguan psikologis ini juga bisa dialami oleh suami pasca istrinya bersalin atau setelah lahirnya bayi. Salah satu masalah yang mungkin terjadi setelah kelahiran bayi untuk ayah adalah paternal post-natal depression atau postpartum depression. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih jauh mengenai hal-hal yang dapat mengembangkan postpartum depression figur ayah dan apa saja yang dirasakan oleh figur ayah saat mengalami postpartum depression. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian Descriptive Phenomenological Analysis (DPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal yang dapat mengembangkan postpartum depression pada figur ayah antara lain; kurang tidur dan istirahat, merasa terputus dengan pasangan, adanya masalah perekonomian dan, adanya masalah perkerjaan. Figur ayah yang sedang mengalami postpartum depression juga merasakan hal-hal seperti; mudah marah, bekerja lebih banyak, kelelahan, konsentrasi yang buruk, perubahan nafsu makan, gejala fisik (kepala terasa berat, pusing dan, pegal-pegal), kemarahan dan ledakan.
Strategi Koping Stres Siswa SMA dalam Menghadapi UTBK 2021
Fa'izah, Salma;
Cahyanti, Ika Yuniar
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.161 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.29721
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi koping stres yang dilakukan oleh siswa SMA dalam menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada tahun 2021. UTBK termasuk ke dalam kategori ujian terstandarisasi (standardized test) dan digunakan untuk keputusan risiko tinggi (high-stakes) yaitu seleksi PTN yang berkontribusi pada perkebangan stres bagi siswa yang menjalaninya. Stres dan koping adalah hasil dari terjadinya transaksi antara individu dengan penyebab stres yang melibatkan proses pengevaluasian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus intrinsik. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik theory-driven. Penggalian data melalui wawancara dengan 2 siswa SMA yang mengalami stres menghadapi ujian dengan tingkatan stres sedang hingga tinggi. Hasil penelitian menunjukkan kedua partisipan menggunakan strategi koping berbeda meskipun menghadapi permasalahan yang sama. Strategi koping yang digunakan berfokus pada emosi dan masalah. Pemilihan koping dipengaruhi oleh faktor personal dan lingkungan.
Hubungan antara Gaya Kelekatan dengan Kepuasan Hubungan Wanita Dewasa Awal yang Menjalani Pacaran Jarak Jauh
Septiani, Azizah Ayu;
Cahyanti, Ika Yuniar
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 2 No 1 (2022): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (738.522 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v2i1.31925
Kepuasan hubungan merupakan hasil evaluasi subjektif pasangan atas hubungannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara gaya kelekatan dengan kepuasan hubungan wanita dewasa awal yang sedang menjalani pacaran jarak jauh. Penelitian ini bertipe kuantitatif dengan metode pengambilan data survei. Alat ukur yang digunakan adalah Experiences in Close Relationship-Revised dan Relationship Assessment Scale. Sebanyak 139 wanita berusia 18-25 tahun yang sedang menjalani pacaran jarak jauh berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil analisis data menunjukkan nilai Pearson Correlation r=0,730 dan signifikansi p=0,00 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kelekatan dengan kepuasan hubungan pada wanita dewasa awal yang sedang menjalani pacaran jarak jauh.
Hubungan Perasaan Inferior dengan Jealousy dalam Berpacaran pada Dewasa Awal
Washfa, Firyal Kamiliya;
Cahyanti, Ika Yuniar
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 2 No 1 (2022): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (282.58 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v2i1.31927
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perasaan inferior dan jealousy dalam berpacaran pada dewasa awal. Penelitian melibatkan 218 partisipan yang memiliki rentang usia 18-25 tahun dengan menggunakan metode survei online. Alat ukur yang digunakan adalah The Feelings of Inadequacy Scale yang sudah diadaptasi dalam Bahasa Indonesia dengan koefisien reliabilitas Cronbach's alpha (α=0.924) dan Types of Jealousy Scale yang sudah ditranslasi dalam Bahasa Indonesia dengan koefisien reliabilitas Cronbach's alpha (α=0.831). Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara perasaan inferior dengan jealousy sebesar 0.396 (Ï (218) =0,396; p<0,001).
Hubungan antara Grit dengan Kesiapan Kerja Fresh Graduate
Firdaus, Dinda Rizky Syafira;
Cahyanti, Ika Yuniar
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 2 No 1 (2022): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (715.894 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v2i1.32500
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan grit dan kesiapan kerja pada fresh graduate. kesiapan kerja merupakan kapasitas individu yang berkaitan dengan keahlian, ilmu pengetahuan, pemahaman dan atribut kepribadian sebagai bekal untuk memilih pekerjaan sehingga dapat meraih kesuksesan. Istilah grit untuk semangat dan ketekunan yang dimiliki oleh seseorang ketika tengah melakukan sesuatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian survei online dengan populasi fresh graduate dan mendapatkan 183 responden. Instrumen alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala grit yang dikembangkan oleh Duckworth dan untuk skala kesiapan kerja dibuat oleh peneliti berdasarkan teori kesiapan kerja oleh Dacre Pool dan Sewell yang kemudian diukur menggunakan korelasi pearson dengan SPSS 25.0. Hasil dari penelitian ini, variabel grit dan kesiapan kerja memiliki hubungan positif yang signifikan sebesar 0.304 sehingga semakin tinggi grit yang dimiliki maka kesiapan kerja akan semakin tinggi pula.
Penerimaan Diri pada Ibu yang Tidak Menyusui Secara Eksklusif
Nazihatunnisa, Nisrina;
Cahyanti, Ika Yuniar
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 2 No 1 (2022): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.018 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v2i1.32915
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan diri ibu yang tidak menyusui secara eksklusif. Penerimaan diri diperlukan untuk menghadapi perasaan-perasaan kehilangan seperti sedih dan perasaan bersalah ketika harapan untuk menyusui tidak dapat terpenuhi. Seseorang yang memiliki penerimaan diri dapat menunjukkan sikap positif terhadap diri sendiri, serta mengakui dan menerima berbagai aspek diri berupa kelebihan dan kekurangan. Proses penerimaan diri ini dilihat dari lima tahapan penerimaan milik Kubler-Ross. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus intrinsik dengan teknik wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa partisipan mengalami tahapan penolakan, marah, tawar-menawar, dan depresi sebelum dapat menerima kondisi dirinya yang tidak lagi menyusui secara eksklusif. Penerimaan kondisi diri dari partisipan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, pemahaman diri yang baik, harapan yang realistis, tidak adanya hambatan di lingkungan sekitar, sikap sosial yang positif, tidak adanya stres berat, identifikasi penyesuaian diri, perspektif akan diri sendiri, serta konsep diri yang stabil.