Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH STRES KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TUGU TIRTA KOTA MALANG Anisiah, Jumiah Ines; Sahertian, Pieter; Suryaningtyas, Dianawati
Jurnal Riset Mahasiswa Manajemen Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jrmm.v11i2.10660

Abstract

Riset ini harapannya ingin memahami dampak stres kerja dan beban kerja pada kinerja karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tugu Tirta Kota Malang. Dengan metode kuantitatif. Populasi pada riset ini ialah 283 tenaga kerja. Sampel digunakan pada penelitian ini adalah 74 responden. Instrumen riset ini memakai kuesioner dengan pengukuran skala likert dan analisa regresi linier berganda. Teknik sampling yang dimanfaatkan ialah proportional stratified random sampling, pengolahan data dengan software SPSS versi 25. Result riset menjelaskan stres keerja serta beban kinerja signifikan dan positif pada karyawan. stres pada kinerja secara signifikan serta positif pada kinerja karyawan. beban kerja secara siignifikan serta positif pada kinerja karyawan. Bagi penulis selanjutnya disarankan untuk mengembangkan faktor- faktor yang memperkuat dampak stres kerja serta beban kinerja yang sudah diriset.
Entrepreneurial mindset and SME performance: The mediating role of entrepreneurial behavior Juniardi; Sarwoko, Endi; Sahertian, Pieter
JEMA: Jurnal Ilmiah Bidang Akuntansi dan Manajemen Vol. 20 No. 2 (2023): JEMA: Jurnal Ilmiah Bidang Akuntansi dan Manajemen
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31106/jema.v20i2.21390

Abstract

This study aims to examine the effect of an entrepreneurial mindset on SME performance and explore the mediating role of entrepreneurial behavior from an Attribution Theory perspective. The study explains that entrepreneurial behavior mediates entrepreneurial mindset and SME performance. This adds depth to the understanding of the mechanisms through which mindset impacts performance, shedding light on the importance of actual behavior in translating mindset into tangible outcomes. To accomplish these objectives, a quantitative research approach was adopted. Data were collected through a structured questionnaire administered to owners/managers of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). To analyze the data and test the proposed hypotheses, Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) was employed due to its suitability for exploring complex relationships with relatively small sample sizes. The dataset comprised responses from 382 owners/managers of MSMEs. Our findings suggest that while having an entrepreneurial mindset is crucial for performance, entrepreneurial behavior acts as the intermediary, guiding and directing the impact of mindset on actual business outcomes. In conclusion, by confirming Attribution Theory within the entrepreneurial context, this study extends the theory's applicability beyond traditional domains.
MANAJEMEN PEMASARAN KAMBING DAN DOMBA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Enike Dwi Kusumawati; Pieter Sahertian; Akhmad Zaini
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga kambing dan domba yang turun saat masa pandemi covid-19 serta terkendalanya pemasaran di Kabupaten Ponorogo menyebabkan pendapatan peternak kambing dan domba di Kabupaten Ponorogo menurun sampai hampir mencapai 50%. Tujuan kegiatan ini antara lain memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen pemasaran di masa pandemi covid-19 seperti pembuatan website ataupun media pemasaran online lainnya untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan peternak sehingga dapat meningkatkan penjualan ternak yang secara otomatis pendapatan peternak akan bertambah. Metode dan tahapan pelaksanaan mulai dari identifikasi kebutuhan masyarakat, perancangan, pembuatan, uji operasi, pendampingan operasional, dan diseminasi teknologi tersebut kepada mitra adalah sebagai berikut: 1) wawancara dan kunjungan kepada mitra dilakukan secara langsung maupun melalui sarana komunikasi online; 2) diskusi dan ceramah tentang penyelesaian permasalahan mitra; 3) manajemen pemasaran; 4) Pendampingan program; 5) monitoring dan evaluasi program kegiatan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan, demplot berjalan dengan sangat baik dan mendapatkan respon yang sangat baik dari masyarakat. Dampak ekonomi dan sosial berupa peningkatan pendapatan dan keterampilan peternak terkait manajemen pemasaran meningkat dari 45% ke 95%. Mitra berkontribusi dalam hal pelaksanaan terkait penyediaan tempat pelatihan, tempat demplot dan pendampingan serta koordinasi dengan masyarakat. Faktor yang menghambat kegiatan antara lain akses komunikasi internet dengan peternak, tingkat pendidikan peternak yang tidak merata sehingga perlu komunikasi yang lebih intensif, usia dan pengalaman beternak juga masih bervariasi. Faktor yang mendukung yaitu akses transportasi dan jalan raya masih baik dan mudah terjangkau, inovasi teknologi sejalan dengan kebutuhan masyarakat, banyaknya limbah pertanian yang bisa dimanfaatkan untuk bahan baku pakan, dukungan pemerintah daerah sangat baik. Solusi dan tindak lanjut antara lain melakukan pendampingan dan monitoring setelah kegiatan sesering mungkin. Kesimpulan kegiatan ini yaitu hasil penerapan manajemen pemasaran kambing dan domba pada masa pandemi covid-19 di Kabupaten Ponorogo telah berjalan dengan baik dan respon peternak juga sangat baik.
Kepercayaan terhadap Merek Perawatan Kulit Lokal di Era Krisis: Bukti Empiris dari Kasus Elshéskin Hellyani, Catharina Aprilia; Tirtasari, Yinartha; Sahertian, Pieter; Adriana, Erica
Journal of Business & Applied Management Vol 18, No 2 (2025): Journal of Business & Applied Management
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jbam.v18i2.9034

Abstract

Industri kecantikan, khususnya skincare, mengalami pertumbuhan pesat di Indonesia, namun menghadapi tantangan berupa overclaim yang dapat melemahkan kepercayaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran influencer media sosial, ulasan konsumen, dan recovery marketing dalam membangun kembali brand trust setelah krisis reputasi. Dengan menggunakan desain kuantitatif kausal-komparatif terhadap 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling, penelitian ini melakukan uji validitas dan reliabilitas, kemudian dilanjutkan dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer media sosial dan ulasan konsumen berpengaruh signifikan dalam meningkatkan brand trust, sementara recovery marketing menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 69% variasi brand trust, dengan influencer sebagai prediktor terkuat. Temuan ini menyiratkan bahwa validasi eksternal melalui influencer dan ulasan konsumen memainkan peran penting dalam memulihkan kepercayaan, sedangkan recovery marketing saja tidak cukup memadai. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan memberikan bukti empiris dari Indonesia terkait pemulihan merek pasca krisis, serta menyoroti implikasi manajerial bagi perusahaan skincare untuk memprioritaskan strategi terintegrasi yang melibatkan influencer dan ulasan konsumen autentik sekaligus memperbaiki desain recovery marketing. Penelitian selanjutnya dianjurkan untuk mengeksplorasi mekanisme mediasi dan moderasi yang dapat memperkuat peran recovery marketing dalam sektor ini.
The Role of Leaders in The Creation of Climate Awareness in The Community For The Realization of Environmentally Friendly and Sustainable Cities Pieter Sahertian; Yuli Ifana Sari
Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science Vol. 2 No. 1 (2024): Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science 202
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah (APPI) PT PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/icdess.v2i1.104

Abstract

Climate change is one of the global challenges affecting the quality of life of communities, especially in large cities. Air pollution, declining water quality, and the impact of increasingly intense natural disasters are issues that need to be addressed immediately. In this context, city leaders have a very important role to play in raising climate awareness among the community in order to realize environmentally friendly and sustainable cities. This paper aims to explore the role of leaders in creating climate awareness and strategies that can be applied to achieve sustainable cities. The method used in this paper is a literature review with a qualitative approach. The author collects and analyzes various sources on leadership theory, climate awareness, and case study examples from cities in Indonesia that have successfully increased climate awareness under strong leadership. The results of the discussion show that city leaders can play an important role through environmentally friendly policies, public campaigns, educational programs, and encouraging community participation. Successful leaders can create sustainable cities through renewable energy policies, clean transportation, and efficient waste management. However, political, social, and economic factors and community support are the main barriers to implementing these programs. Community climate awareness can be achieved by actively engaging the community, designing sustainable policies, and building collaboration between government and the private sector. Visionary and decisive leaders are needed to ensure the success of achieving green and sustainable cities.
From Digitalization to Humanization: Building Collaborative and Impactful Higher Education Models through Technology Integration Pieter Sahertian; Maris Kurniawati
Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science Vol. 3 No. 1 (2025): Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science 202
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah (APPI) PT PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/icdess.v3i1.177

Abstract

This paper aims to examine the shift from digitalization to humanization in higher education by proposing an integrated model that balances technological innovation with human-centered values. It seeks to demonstrate how digital transformation can enhance rather than diminish empathy, social connectedness, and ethical learning in universities. Using a qualitative–descriptive approach supported by case analyses from several higher education institutions, the study reviews practices, policies, and learning innovations to identify patterns that integrate technology with humanistic educational principles. The analysis reveals three essential pillars for designing impactful higher education models: (1) collaborative digital ecosystems that foster interdisciplinary engagement and knowledge co-creation; (2) humanized learning experiences that emphasize emotional intelligence, inclusion, and social interaction; and (3) adaptive institutional strategies that align digital integration with organizational culture and broader societal needs. The findings show that ethically designed and inclusive digital tools can strengthen critical thinking, empathy, and community-oriented innovation among learners and educators. The study concludes that technology in higher education should function as an enabler of human potential rather than a substitute for human interaction. A human-centered digital transformation ensures sustainable, meaningful, and future-ready learning environments, offering practical implications for policymakers, educators, and institutional leaders committed to designing more humanized digital ecosystems.
Kreasi Produk Ecoprint Berbasis Kearifan Lokal sebagai Pendukung Persiapan Desa Sumberdem menuju Desa Wisata Anna Triwijayati; Pieter Sahertian; Zuhkhriyan Zakaria; Didit Prasetyo Nugroho; Bintang Pramudya Putra Prasetya
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 11 No 1 (2026): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v11i1.13123

Abstract

Based on the Decree of the Regent of Malang number 188.45/253/KEP/35.07.013/2023 concerning Tourism Villages in Malang Regency, Sumberdem Village is included in the pioneering category of tourist villages with natural and artificial potential. One of the completeness of a tourist village is the presence of tourist souvenirs, namely culinary, fashion, and crafts. As a pioneering tourist village, Sumberdem Village already has a nature-based thematic village/hamlet and has also developed culinary products such as processed coffee, rosella flowers, lemons, medicinal plants/’empon-empon’, and goat farming, but does not yet fully have craft products as tourist souvenirs. On the other hand, Sumberdem Village has incredibly unique natural potential, namely plants/leaves and flowers, including coffee, papaya, ferns, cloves, ylang-ylang, roses, pine, castor, and so on. These natural materials make ecoprint craft products easy to develop. Based on this situation, the goal of this community service program is to improve the skills of residents in "Creating ecoprint products based on local wisdom to support the preparation of tourism villages." The solution offered is training and practical experience in ecoprinting using natural materials typical of the village. From this training, participants and the village produced ecoprint products in the form of ecoprinted fabrics.
Memprediksi Kepemimpinan Unggul Melalui Nilai-nilai Kearifan Lokal : Studi Pada Pemimpin Organisasi di Wilayah Malang Raya Peter Remy Yosy Pasla; Pieter Sahertian; Uki Yonda Asepta
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11868

Abstract

Kepemimpinan unggul merupakan elemen krusial dalam keberhasilan organisasi, terutama dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Di tengah tuntutan hadirnya pemimpin yang adaptif dan visioner, nilai-nilai kearifan lokal yang telah lama menjadi pedoman hidup masyarakat Indonesia, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai dasar pembentukan kepemimpinan unggul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh nilai-nilai kearifan lokal terhadap kepemimpinan unggul dalam konteks organisasi di Indonesia. Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode survei terhadap 250 pemimpin dari berbagai sektor publik dan swasta di Wilayah Malang Raya. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner untuk mengukur persepsi penerapan nilai-nilai lokal dan atribut-atribut kepemimpinan unggul, seperti kemampuan menciptakan visi strategis, ketahanan dalam menghadapi perubahan, dan integritas pribadi. Data dianalisis menggunakan Regresi Linier Berganda untuk mengetahui pengaruh langsung variabel bebas kearifan lokal terhadap kepemimpinan unggul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga nilai kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan unggul. Temuan ini memberikan bukti bahwa nilai budaya lokal tidak hanya sebagai warisan sosial, tetapi juga aset strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dan tata kelola organisasi.
Pengaruh Kualitas Produk dan Desain Kemasan terhadap Impulsive buying Pembelian Produk Skincare Korea dengan Positive Emotion sebagai Moderasi Karina Priscilla; Anna Triwijayati; Pieter Sahertian; Catharina Aprillia Hellyani
Aktiva : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/aktiva.v5i1.3579

Abstract

Fenomena pebelian impulsif pada produk skincare Korea di Indonesia meningkat seiring dengan tren K-Beauty yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas produk dan desain kemasan terhadap pembelian impulsif produk skincare Korea dengan emosi positif sebagai variabel moderasi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan data disebarkan melalui kuesioner online kepada responden. Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis. Hasil menunjukkan bahwa kualitas produk dan desain kemasan berpengaruh positif signifikan terhadap pembelian impulsif (p < 0,05). Penambahan moderasi emosi positif tidak memperkuat pengaruh kualitas produk terhadap pembelian impulsif. Sebaliknya, emosi positif memperkuat pengaruh desain kemasan terhadap pembelian impulsif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami peran emosi sebagai moderator dalam model perilaku konsumen impulsif dan implikasi praktis bagi perusahaan skincare. Temuan ini dapat memberikan fokus pada peningkatan kualitas produk sekaligus menciptakan keterlibatan emosional melalui elemen desain kemasan yang menarik guna mendorong pembelian impulsif khususnya dalam industri kecantikan yang dipengaruhi oleh tren global seperti K-Beauty.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Keterikatan Kerja Dalam Kinerja Aparatur Sipil Negara Badan Pendapatan Daerah Kota Malang Auryell Ghabryelle Sugiarto; Pieter Sahertian; I Gusti Ngurah Agung Arya Bhakta Narayana; Uki Yonda Asepta; Felik Sad Windu Wisnu Broto
Aktiva : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/aktiva.v5i2.3876

Abstract

Penelitian ini memiliki intensi meneliti dampak dari kepemimpinan transformasional serta keterikatan kerja terhadap performa Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Malang. Penelitian ini bermula dari adanya perbedaan kinerja ASN yang dipengaruhi oleh aspek manajerial dan psikologis, di tengah kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta proses digitalisasi dalam administrasi pemerintahan. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan cara peninjauan distribusi kuesioner kepada 100 orang ASN Yang dipilih dengan teknik sampel purposive. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh antar variabel secara individual dan secara bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan keterlibatan kerja memiliki dampak yang baik dan signifikan terhadap kinerja ASN, baik secara terpisah maupun secara bersamaan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkuat pemahaman studi tentang kepemimpinan dan keterlibatan kerja di sektor publik serta kontribusi praktis untuk BAPENDA Kota Malang dalam merumuskan strategi peningkatan kinerja ASN. Keterbatasan dari penelitian ini terdapat pada jangkauan objek yang hanya terfokus pada satu instansi pemerintah daerah.