Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh E-CRM Terhadap Loyalitas Pelanggan Dengan Live Streaming Sebagai Variabel Moderasi Pada Generasi Z Tiktok Shop di Kota Malang Anastasia Vivian Santoso; Sahala Manalu; Pieter Sahertian; Catharina Aprillia Hellyani
Aktiva : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/aktiva.v5i2.3877

Abstract

Pertumbuhan social commerce seperti TikTok Shop mendorong perubahan signifikan pada pola belanja digital generasi Z yang menyukai interaksi cepat dan real time. Fitur live streaming berfungsi sebagai sarana promosi dan media komunikasi langsung yang dapat memperkuat efektivitas E-CRM. Sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh E-CRM terhadap customer loyalty serta menguji peran live streaming sebagai variabel moderasi pada pengguna Gen-Z TikTok Shop di Kota Malang. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan explanatory research 100 responden melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis data moderated regression analysis. Penelitian memiliki hasil yang menunjukkan bahwa E-CRM berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer loyalty (β > 0; p < 0,05). Selain itu, live streaming memperkuat hubungan tersebut (p < 0,05) melalui interaksi real time, demonstrasi produk, dan komunikasi langsung yang meningkatkan kepercayaan dan keterlibatan pengguna. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi pelaku usaha dalam mengoptimalkan strategi E-CRM berbasis interaktivitas digital.
Pengaruh Kepemimpinan Inovatif Terhadap Produktivitas Karyawan Dimoderasi Perilaku Cyberloafing Pada Perusahaan Ritel Jawa Timur Melly Yuwono; Pieter Sahertian; Santi Widyaningrum; Uki Yonda Asepta; Felik Sad Windu Wisnu Broto
Aktiva : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/aktiva.v5i2.3937

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan inovatif pada produktivitas karyawan serta menguji peran perilaku cyberloafing yang berperan sebagai variabel moderator. Latar belakang pada penelitian berdasarkan pada meningkatnya intensitas penggunaan teknologi dan internet di lingkungan kerja yang memiliki potensi untuk memengaruhi perilaku dan produktivitas karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner kepada karyawan back office perusahaan ritel wilayah Jawa Timur. Analisis data menggunakan SPSS versi 25 menggunakan metode moderated regression analysis (MRA). Hasil dari penelitian mengindikasikan gaya kepemimpinan inovatif memiliki pengaruh pada produktivitas karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Selain itu, perilaku cyberloafing terbukti memoderasi gaya kepemimpinan inovatif dan produktivitas karyawan dengan didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000. Penelitian ini memberikan implikasi teoretis dan praktis bagi pengembangan kepemimpinan dan pengelolaan perilaku kerja digital di organisasi agar dapat membuat strategi serta kebijakan yang dapat membangun organisasi tanpa membuat kebijakan yang dapat menurunkan loyalitas karyawan pada organisasi.
Peningkatan Nilai Ekonomis Masyarakat Poncokomo dengan Memanfaatkan Potensi Pertanian Pieter Sahertian; Henny Leondro
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v7i1.7077

Abstract

Products produced from agricultural businesses such as the cultivation of potatoes, apples, bananas and others play a very important role for the community in Poncokusumo District, Malang Regency. This potential has not been explored and empowered, especially in utilizing agricultural products, land with potential for agro-tourism, and human resources, namely by increasing the knowledge and skills of the Poncokusumo community through the transfer of skills and technology and demonstration plots. The objectives of this program are (1) To increase public awareness as owners of tourist villages; (2) Equipping the community to have skills in processing agricultural products; (3) Provide facilities for displaying processed dry food products and handicrafts; (4) Train the community to have knowledge and skills about business management; (5) Creating online promotion media in the form of Poncokusumo Profile Website and e-commerce Website. To fulfill these objectives, the implementation methods in this community service activity are in the form of; training, practice and coaching as well as guidance. The results achieved from this community service program are: the quality and quantity of processed agricultural products increases, processed products are accommodated in packaging labeled and have PIRT, There is a proper place for displaying processed products, the community has online publication facilities, and there is an increase in product diversification and improvement. community income. Based on the results of the entire series of service activities, it can be concluded that when the community has an understanding as the owner of a tourist village, the willingness to improve skills and knowledge in utilizing their potential turns out to have an impact on increasing economic welfare.
The Effect of Electronic Word of Mouth (E-WOM) and Fear of Missing Out (FOMO) on Purchase Intention toward Music Concert Tickets in Indonesia Daniel Allen Limantara; Santi Widyaningrum; Pieter Sahertian; Aprillia Hellyani
JURNAL ILMIAH RESEARCH AND DEVELOPMENT STUDENT Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Research and Development
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jis.v4i2.2064

Abstract

This study aims to examine the effect of Electronic Word of Mouth (E-WOM) and Fear of Missing Out (FOMO) on purchase intention toward music concert tickets. The study employed a quantitative approach with a causal research design. Data were collected through an online questionnaire using a five-point Likert scale. A total of 127 valid responses were analyzed after the data cleaning process. The independent variables consisted of E-WOM and FOMO, while the dependent variable was purchase intention. The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results show that E-WOM has a positive and significant effect on purchase intention, with a regression coefficient of 0.453 and a significance value of 0.000. FOMO also has a positive and significant effect on purchase intention, with a regression coefficient of 0.515 and a significance value of 0.000. Simultaneously, E-WOM and FOMO significantly influence purchase intention, as indicated by an F-value of 250.161 and a significance value of 0.000. The coefficient of determination shows that both variables explain 80.1% of the variance in purchase intention. These findings indicate that consumers’ intention to purchase music concert tickets is influenced by both informational factors from digital platforms and psychological pressure arising from social media exposure.
Penguatan Entrepreneurial Skills Siswa SMA melalui Pengembangan Model Inkubator Bisnis Berbasis Sekolah: Eksplorasi Kebutuhan di Thursina IIBS Muhammad Miftah; Stefanus Yufra Menahen Taneo; Pieter Sahertian
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i2.696

Abstract

Penguatan entrepreneurial skills siswa sekolah menengah memerlukan pendidikan kewirausahaan yang mengintegrasikan pembelajaran teoritis dengan pengalaman praktik, pendampingan, akses sumber daya, dan jejaring. Kebutuhan tersebut menjadi semakin kompleks dalam konteks sekolah berasrama yang memiliki keterbatasan waktu dan mobilitas siswa. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kebutuhan pengembangan inkubator bisnis berbasis sekolah untuk mendukung penguatan entrepreneurial skills siswa SMA Thursina IIBS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap sembilan informan yang terdiri atas pimpinan sekolah, pengelola program, mentor, siswa, dan alumni. Data dianalisis menggunakan Thematic Analysis. Hasil penelitian mengidentifikasi empat kebutuhan utama, yaitu: (1) integrasi kurikuler dan tahap Pra-Inkubasi untuk menyetarakan mindset dan kesiapan siswa; (2) sistem mentoring yang terstruktur dan adaptif terhadap keterbatasan waktu lingkungan pesantren; (3) dukungan fasilitas pemasaran dan produksi, pendanaan mikro, serta pendampingan legalitas usaha; dan (4) penguatan ekosistem inovasi melalui Parent Network, keterlibatan alumni dan mitra eksternal, serta mekanisme regenerasi usaha lintas angkatan. Temuan ini menunjukkan bahwa kebutuhan inkubasi bisnis pada sekolah berasrama bersifat multidimensional dan saling terintegrasi, serta menjadi dasar empiris bagi pengembangan model konseptual pada tahap penelitian selanjutnya.