Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP SELF-EFFICACY DAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK KELAS XI PADA MATERI ASAM BASA Dewi, Safira Eka; Salirawati, Das
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Riset Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v8i1.20622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) ada tidaknya pengaruh penerapan model PBL terhadap efikasi diri dan kemandirian serta (2) ada tidaknya peningkatan efikasi diri dan kemandirian peserta didik kelas XI pada materi Asam Basa di SMA Negeri di Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen yang menggunakan One-Group Pretest-Posttest dengan variabel bebas berupa model PBL, variabel terikat berupa efikasi diri dan kemandirian yang dinyatakan dalam bentuk kategori. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri di Bantul yang terdiri dari 1 kelas penelitian. Efikasi diri dan kemandirian diukur dengan menggunakan angket yang telah divalidasi oleh satu dosen ahli untuk mengetahui kelayakan instrumen. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test. Analisis data menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai signifikan sebesar 0.049 untuk efikasi diri peserta didik, artinya ada perbedaan efikasi diri awal dan akhir peserta didik yang menggunakan model PBL. Kemandirian mempunyai nilai signifikan sebesar 0.377, artinya tidak ada perbedaan kemandirian awal dan akhir peserta didik yang menggunakan model PBL.
PENGARUH PENERAPAN CHEMISTRY LEARNING COMMUNITY BERBASIS DISCOVERY TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Sari, Anggi Mei Indah; Salirawati, Das
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Riset Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v8i2.20629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat belajar dan hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah mengikuti penerapan Chemistry Learning Community (CLC) berbasis discovery di kelas XI SMA N 2 Ngaglik pada materi Larutan Asam Basa. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experiment dengan desain one-group pretest-posttest. Variable bebas penelitian berupa model pembelajaran yaitu CLC berbasis discovery dengan variabel terikatnya adalah minat dan hasil belajar Kimia. Pemilihan sample menggunakan teknik convenience sampling, dengan instrumen pengumpulan data berupa angket untuk minat belajar dan soal untuk hasil belajar kimia peserta didik. Analisis hasil belajar menggunakan uji Wilcoxon signed rank, sedangkan untuk minat belajar menggunakan uji Paired t-test. Hasil analisis paired sample t-test menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 untuk minat belajar yang menunjukkan adanya perbedaan minat belajar yang signifikan antara peserta didik sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran CLC berbasis discovery. Sementara hasil uji Wilcoxon signed rank sebesar 0,000 menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran.
PENGARUH EKSTRAK KULIT PISANG KEPOK DAN DAUN SIRSAK SEBAGAI ANTIOKSIDAN PADA MINYAK GORENG Salirawati, Das; Hasanah, Hanissa Nur
Jurnal Elemen Kimia Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Elemen Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan minyak goreng yang berulang dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Salah satu indikator kerusakan minyak goreng adalah tingginya nilai bilangan peroksida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai variasi konsentrasi ekstrak etanol kulit pisang kepok dan daun sirsak terhadap nilai bilangan peroksida minyak goreng penggorengan satu, dua, dan tiga, serta pengaruh penambahan ekstrak sebelum dan sesudah penggorengan. Variasi konsentrasi ekstrak etanol kulit pisang kepok dan daun sirsak yang digunakan adalah 0 : 1; 1 : 0; 1 : 1; 1 : 2; dan 2 : 1. Penambahan ekstrak ke dalam minyak goreng dilakukan sebelum atau sesudah digunakan untuk menggoreng terung. Kontrol yang digunakan adalah minyak goreng bekas tanpa penambahan ekstrak etanol kulit pisang kepok dan daun sirsak. Metode yang digunakan untuk mengukur nilai bilangan peroksida adalah titrasi iodometri yang mengacu pada SNI 7709:2019 dengan pengujian secara triplo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penambahan berbagai variasi konsentrasi ekstrak etanol kulit pisang kepok dan daun sirsak serta perlakuan penambahan ekstrak sebelum dan sesudah penggorengan dilakukan terhadap nilai bilangan peroksida minyak goreng. Variasi terbaik dengan nilai bilangan peroksida paling rendah adalah perbandingan 2 : 1. Penambahan ekstrak terbaik dilakukan sebelum minyak goreng digunakan.
PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR DAN KULIT PISANG KEPOK SEBAGAI ANTIOKSIDAN PADA MINYAK GORENG Salirawati, Das; Kusuma Dewi, Fitriana Pramesthi
Jurnal Elemen Kimia Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Elemen Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak goreng merupakan kebutuhan penting dalam pengolahan makanan, dengan konsumsi yang terus meningkat. Pemanasan pada minyak goreng secara berulang dapat menimbulkan dampak negatif jika dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empiris mengenai pengaruh ekstrak etanol daun kelor dan kulit pisang kepok terhadap nilai bilangan peroksida pada minyak goreng dengan perlakuan variasi konsentrasi perbandingan kedua bahan tersebut, baik secara sebelum dan sesudah penggorengan. Sampel minyak goreng digunakan untuk menggoreng terung lalu diberi perlakuan penambahan ekstrak etanol daun kelor dan kulit pisang kepok dengan variasi perbandingan konsentrasi masing-masing 1 : 0; 1 : 1; 1 : 2; 2 : 1; dan 0 : 1. Pengujian bilangan peroksida menggunakan metode iodometri mengacu pada SNI 7709:2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak etanol daun kelor dan kulit pisang kepok dalam berbagai variasi konsentrasi berpengaruh terhadap nilai bilangan peroksida pada minyak goreng, baik dalam satu kali penggorengan, dua kali penggorengan, maupun tiga kali penggorengan, dan pengaruh paling baik dari kedua perlakuan terdapat pada penambahan ekstrak dengan perbandingan konsentrasi 1 : 2. Kedua perlakuan penambahan ekstrak etanol daun kelor dan kulit pisang kepok sebelum dan sesudah penggorengan berpengaruh terhadap nilai bilangan peroksida, dengan pengaruh paling baik pada perlakuan penambahan ekstrak sebelum minyak goreng digunakan.
Pandangan Guru Kimia SMA terhadap Integrasi Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran di Era Digital Bambang Susilo; Das Salirawati; Sunartri Sunartri
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 3 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i3.368

Abstract

Artificial Intelligence (AI) menawarkan potensi besar dalam meningkatkan pembelajaran kimia di SMA. Penerapan teknologi AI dalam pendidikan menjadi kebutuhan yang mendesak, terutama untuk membantu guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Namun, pemanfaatan AI di sekolah terutama di daerah Kabupaten Sleman, masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan pemahaman guru dan adaptasi teknologi AI yang relatif baru. Oleh karena itu, penting dilakukan penelitian ini untuk memahami sejauh mana pandangan guru terhadap pembelajaran kimia berbasis AI dan kendala yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pandangan guru teradap pembelajaran kimia berbasis AI. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus yang melibatkan 20 orang guru kimia di berbagai SMA Negeri di Kabupaten Sleman sebagai responden, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa kebanyakan guru baru mempunyau pemahaman dasar tentang AI dan baru tertarik menggunakannya. Aplikasi AI seperti ChatGPT dan Gemini AI menjadi pilihan utama. Guru melihat AI bisa memberikan umpan balik lebih cepat dan meningkatkan semangat belajar siswa. Meskipun begitu, ada beberapa kendala seperti guru yang belum terlalu paham cara menggunakan AI, fasilitas sekolah yang kurang mendukung, dan kekhawatiran soal kualitas informasi data dari AI. Kebanyakan guru juga belum pernah ikut pelatihan teknologi AI. Selain itu, penting agar ada lebih banyak pelatihan AI, fasilitas sekolah ditingkatkan, dan AI digunakan dengan bijak.
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) DAN DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN TERHADAP KUALITAS MINYAK GORENG Mizani, Nazhifa Shabrina; Salirawati, Das
Jurnal Elemen Kimia Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Elemen Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak goreng sawit merupakan komponen penting dalam proses memasak di Indonesia. Namun, pemakaian berulang dan pemanasan dalam suhu tinggi dapat merusak kualitas minyak melalui proses oksidasi asam lemak, peningkatan bilangan peroksida, serta pembentukan senyawa radikal bebas yang berisiko bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek penambahan campuran ekstrak etanol daun rambutan dan daun sirsak yang berfungsi sebagai antioksidan alami terhadap penurunan nilai bilangan peroksida pada minyak goreng yang digunakan untuk menggoreng sebanyak 1, 2, dan 3 kali, baik sebelum maupun sesudah proses penggorengan. Minyak goreng digunakan untuk menggoreng terung, lalu ditambahkan ekstrak etanol dari daun rambutan dan sirsak. Kedua daun ini dipilih karena mengandung senyawa bioaktif dengan sifat antioksidan kuat. Variasi rasio konsentrasi ekstrak yang diuji meliputi 0 : 1, 1 : 0, 1 : 1, 1 : 2, dan 2 : 1. Ekstraksi dilakukan melalui metode maserasi menggunakan etanol, sementara minyak tanpa ekstrak berfungsi sebagai kontrol. Pengukuran bilangan peroksida dilakukan dengan titrasi iodometri sesuai standar SNI 7709:2019, diulang tiga kali untuk setiap perlakuan. Hasil penelitian membuktikan bahwa kombinasi ekstrak daun rambutan dan sirsak secara signifikan menekan bilangan peroksida, terutama pada rasio 2 : 1. Penambahan ekstrak sebelum penggorengan lebih efektif dibandingkan setelahnya, menunjukkan potensi aplikasinya dalam menjaga kualitas minyak goreng.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Ilmiah Peserta Didik di SMA Daerah Pedesaan Aceh Zulfa Yulia; Das Salirawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.3026

Abstract

This study aims to determine differences in critical thinking skills between students who apply the problem-based learning model and students who apply the direct instruction model; Differences in scientific attitudes between students who apply the problem-based learning model and students who apply the direct instruction model. This study uses a quasi-experimental research type with a posttest only design. This research was conducted at SMA Negeri 2 Nisam Aceh Utara. The sample in this study consisted of two classes, namely class XI-IPA1 as the experimental class with the Problem based learning model and class XI-IPA 2 as the control class with the direct instruction learning model. A total of 50 students as the research sample were taken by cluster random technique. The instrument used is in the form of multiple-choice questions to measure students' critical thinking skills and scientific attitude questionnaires. The MANOVA test is used to analyze differences in critical thinking skills and scientific attitudes of students in the experimental class and the control class. The results of the study show that there are significant differences in the ability to think critically between students who apply the problem-based learning model and students who apply the direct instruction model; there is a significant difference in scientific attitude between students who apply the problem-based learning model and students who apply the direct instruction model.
Influence of Mobile Learning Based on Articulatde Storyline 3 on Colloid Materials on Students' Learning Interest Hardianti Rukmana; Das Salirawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 2 (2024): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i2.5639

Abstract

This research aims to measure students' interest in learning through the use of mobile learning based on storyline 3 on colloidal material. The type of research used is experimental research. The subjects in this research were students in class XI MIPA SMA Negeri 1 Seyagen, totaling 17 students. In this research, students' interest was measured using the Pretest-Posttest technique by administering an interest questionnaire. From the results of the analysis, it is known that there was an increase of 4 students who were promoted from high to very high. The pretest and posttest results of learning interest show that learning using articulate storyline-based learning media has increased students' learning interest by 23.40%. The results of the paired t-test stated that the use of articulate storyline-based learning media was effective in increasing students' interest in learning. This research aims to measure students' interest in learning through the use of mobile learning based on storyline 3 on colloidal material. The type of research used is experimental research. The subjects in this research were students in class XI MIPA SMA Negeri 1 Seyagen, totaling 17 students. In this research, students' interest was measured using the Pretest-Posttest technique by administering an interest questionnaire. From the results of the analysis, it is known that there was an increase of 4 students who were promoted from high to very high. The pretest and posttest results of learning interest show that learning using articulate storyline-based learning media has increased students' learning interest by 23.40%. The results of the paired t-test stated that the use of articulate storyline-based learning media was effective in increasing students' interest in learning.Â